Kopi TIMES

Kultur Pilkada Era Pandemi

Rabu, 23 September 2020 - 14:27 | 18.58k
Kultur Pilkada Era Pandemi
Rio Era Deka, MM, Editor Jurnal Pascasarjana Universitas Islam Malang.

TIMESINDONESIA, MALANG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman menyatakan Pilkada pada 9 desember 2020 nanti akan menggunakan pencoblosan secara langsung. Meski KPU sendiri juga telah memikirkan opsi pencoblosan lain menggunakan sistem daring. Senada dengan pengalaman yang dilihat Pemilu di banyak negara tetap mengusung kultur pemungutan secara langsung.

Dalam diskusi di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Arief menegaskan opsi daring di pelaksanaan pilkada yang boleh menggunakan sistem teknologi informasi daring hanya saat rekapitulasi.  Rekapitulasi menggunakan teknologi informasi saat rekap per-TPS. Sementara di kecamatan hingga pusat menggunakan e-rekap. Implementasi e-rekap diharapkan bisa mewakili hasil final pilkada dan mendorong terwujudnya RUU Pemilu.

Pilkada serentak ini diharapkan menjadi pilkada yang bersejarah. Karena pemilihan diselenggarakan pada kondisi pandemi covid-19. Momen sangat penting dalam pelaksanaan pilkada akan menjadi dasar bagi generasi pasca pandemi mendatang. Pilkada pada saat pandemi juga akan memunculkan regulasi, kultur dan model pelaksaan baru.

Meski akan memunculkan regulasi, kultur dan model pelaksaan baru, pelaksaan pilkada masih harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang “Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi Undang-Undang” dan Peraturan KPU. Untuk menyesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini, hanya bisa menambahkan peraturan KPU terbaru menyesuaikan situasi covid-19 dan mengutamakan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan harus diterapkan dalam kondisi Covid-19. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah persebaran Covid-19 dalam pilkada yaitu dengan mewajibkan memakai masker, menjaga jarak, hand sanitizer, dan penyemprotan disinnfektan pada TPS atau ruangan tertentu. Dalam verifikasi data calon dapat dilakukan secara daring. Kemudian pada tahapan logistik kotak suara dan surat suara diawasi dengan CCTV yang bisa diakses oleh KPU. 

Selain itu, pelaksanaan kampanye dilaksanakan dengan pembatasan pertemuan fisik yang mengakibatkan kerumunan masyarakat. Pendekatan kampanye secara online dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 karena mencegah yang biasa memanfaatkan pengumpulan massa. Kampanye online dapat menggunakan semua media sosial maupun aplikasi online karena kampanye online melingkupi iklan online, berita online, website, email, streaming dan banyak lainnya yang dapat digunakan termasuk aplikasi meeting. Hal ini akan merubah pola kampanye pengumpulan orang ke kampanye digital. Pola adaptasi ini menuju pilkada new normal.

Meski dirasa berbeda pelaksanaan pilkada sekarang dengan pilkada terdahulu, namun pesta demokrasi pilkada harus ingat  dua hal penting.

Pertama yaitu masyarakat yang menjadi subyek politik dari kalangan penyelenggara pilkada untuk dalam kehidupannya memahami apa yang menjadi peran atau aktifitas yang dilakukan.

Kedua, semakin sakral atau fundamental peran yang dilakukan masyarakat, maka semakin besar pengaruhnya untuk berperan di pilkada. Siapapun yang dapat berperan dalam pilkada, tentu tidak sulit merealisasikan keterkaitannya dalam memainkan peran penyelenggaran pilkada ini, apa yang diperbuatnya ini akan berpengaruh terhadap konstruksi demokrasi atau wajah ketatanegaraan  Indonesia sekarang dan lima tahun ke depan.

***

*)Oleh : Rio Era Deka, MM, Editor Jurnal Pascasarjana Universitas Islam Malang.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Antisipasi Klaster Pilkada, Johan Budi Sidak KPU Ngawi
    Antisipasi Klaster Pilkada, Johan Budi Sidak KPU Ngawi
    19/10/2020 - 22:14
  • DPPKB Bontang Dampingi Pengurus PIK-R di Pelatihan Pendidikan Sebaya
    DPPKB Bontang Dampingi Pengurus PIK-R di Pelatihan Pendidikan Sebaya
    19/10/2020 - 22:00
  • Prodi Manajemen UIN Maliki Malang Lakukan Sertifikasi AUN-QA Wujudkan WCU
    Prodi Manajemen UIN Maliki Malang Lakukan Sertifikasi AUN-QA Wujudkan WCU
    19/10/2020 - 21:53
  • DPPKB Bontang Kirim Petugas PIK-R Berprestasi Ikuti Pelatihan Pendidikan Sebaya
    DPPKB Bontang Kirim Petugas PIK-R Berprestasi Ikuti Pelatihan Pendidikan Sebaya
    19/10/2020 - 21:50
  • Pemkab Madiun Raih Opini WTP Tujuh Kali Berturut
    Pemkab Madiun Raih Opini WTP Tujuh Kali Berturut
    19/10/2020 - 21:47
  • Asisten II Pemprov Sulteng Dinyatakan Sembuh dari Covid-19
    Asisten II Pemprov Sulteng Dinyatakan Sembuh dari Covid-19
    19/10/2020 - 21:45
  • Paslon Nia-Usman Bakal Bikin Kabupaten Bandung Unggul Mendunia Jika Menang di Pilbup Bandung
    Paslon Nia-Usman Bakal Bikin Kabupaten Bandung Unggul Mendunia Jika Menang di Pilbup Bandung
    19/10/2020 - 21:42
  • Kementan RI: Penggunan Alsintan Tingkatkan Produksi dan Kesejahteraan Petani
    Kementan RI: Penggunan Alsintan Tingkatkan Produksi dan Kesejahteraan Petani
    19/10/2020 - 21:40
  • Siap Bantu Jaga Kondusifitas, PC GP Ansor Sinergi dengan Polres Bondowoso
    Siap Bantu Jaga Kondusifitas, PC GP Ansor Sinergi dengan Polres Bondowoso
    19/10/2020 - 21:37
  • Ridwan Kamil Buka Pelatihan 3.000 Relawan Covid-19 Jabar
    Ridwan Kamil Buka Pelatihan 3.000 Relawan Covid-19 Jabar
    19/10/2020 - 21:35

TIMES TV

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

09/10/2020 - 17:10

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?
Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Simpatisan HTI ?

Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Simpatisan HTI ?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • UU Terancam “Nihilisme Total”
    UU Terancam “Nihilisme Total”
    19/10/2020 - 11:49
  • Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    19/10/2020 - 11:25
  • Diaspora Televisi Pendidikan
    Diaspora Televisi Pendidikan
    18/10/2020 - 16:36
  • Mahalnya Harga Sebuah Keteladanan
    Mahalnya Harga Sebuah Keteladanan
    18/10/2020 - 14:37
  • Surat Buat Wakil Rakyat di DPR RI
    Surat Buat Wakil Rakyat di DPR RI
    18/10/2020 - 12:35
  • Jika PJJ Benar Permanen
    Jika PJJ Benar Permanen
    17/10/2020 - 15:08
  • Tak Hanya Dunia Kerja, UU Cipta Kerja juga Mengancam Pendidikan Indonesia
    Tak Hanya Dunia Kerja, UU Cipta Kerja juga Mengancam Pendidikan Indonesia
    17/10/2020 - 14:04
  • Salahkah Rakyat Menolak Percaya Omnibus Law?
    Salahkah Rakyat Menolak Percaya Omnibus Law?
    17/10/2020 - 13:06

KULINER

  • Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    18/10/2020 - 05:28
  • Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    14/10/2020 - 13:02
  • Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    14/10/2020 - 08:03
  • Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    12/10/2020 - 15:57
  • Soto Bathok Jogja, Sensasi Makan Soto Pakai Batok Kelapa di Cirebon
    Soto Bathok Jogja, Sensasi Makan Soto Pakai Batok Kelapa di Cirebon
    12/10/2020 - 06:47
  • Tak Disangka Penjual Koran Itu Mayjen TNI yang Redam Kerusuhan Jakarta
    Tak Disangka Penjual Koran Itu Mayjen TNI yang Redam Kerusuhan Jakarta
    19/10/2020 - 07:20
  • Said Aqil: Pak Jokowi Cucu Kandung Nabi Musa, Cek Faktanya
    Said Aqil: Pak Jokowi Cucu Kandung Nabi Musa, Cek Faktanya
    19/10/2020 - 09:34
  • Presiden Donald Trump Meninggal karena COVID-19, Cek Faktanya
    Presiden Donald Trump Meninggal karena COVID-19, Cek Faktanya
    19/10/2020 - 07:16
  • Novel Bamukmin: Akan Ada Pertumpahan Darah jika Ahok Jadi Presiden
    Novel Bamukmin: Akan Ada Pertumpahan Darah jika Ahok Jadi Presiden
    19/10/2020 - 13:41
  • Kisah Penderitaan Tak Terbayangkan Korban Kecanduan Seks Tiger Woods
    Kisah Penderitaan Tak Terbayangkan Korban Kecanduan Seks Tiger Woods
    19/10/2020 - 05:30