Kopi TIMES

Mengapa Belajar Sejarah?

Selasa, 22 September 2020 - 15:26 | 16.56k
Mengapa Belajar Sejarah?
Ganjar Setyo Widodo, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Islam Malang (UNISMA).

TIMESINDONESIA, MALANG – Orang-orang hidup di masa sekarang. Mereka merencanakan dan mengkhawatirkan masa depan. Bagaimanapun, sejarah adalah studi tentang masa lalu. Mengingat semua tuntutan yang mendesak dari kehidupan saat ini dan mengantisipasi apa yang akan datang, mengapa repot-repot dengan apa yang telah terjadi? Mengingat semua cabang pengetahuan yang diinginkan dan tersedia, mengapa bersikeras mendesak banyak siswa untuk mempelajari lebih banyak sejarah daripada yang diminta?

Setiap subjek studi membutuhkan pembenaran. Pendukungnya harus menjelaskan mengapa hal itu patut diperhatikan. Sejarawan tidak melakukan transplantasi jantung, memperbaiki desain jalan raya, atau menangkap penjahat. Dalam masyarakat yang mengharapkan pendidikan untuk melayani tujuan yang berguna, fungsi sejarah bisa tampak lebih sulit untuk didefinisikan daripada ilmu teknik atau kedokteran. Namuin sejarah sebenarnya sangat berguna dan diperlukan, tetapi hasil studi sejarah kurang nyata, terkadang kurang langsung, daripada beberapa disiplin ilmu lain.

Di masa lalu, sejarah telah dibenarkan karena alasan yang tidak akan bisa diterima lagi. Misalnya, salah satu alasan sejarah mempertahankan tempatnya dalam pendidikan saat ini adalah karena para pemimpin sebelumnya percaya bahwa pengetahuan tentang fakta sejarah tertentu membantu membedakan yang terpelajar dari yang tidak berpendidikan. Akan tetapi, semua definisi kegunaan sejarah bergantung pada fakta fundamental.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Sejarah Membantu Kita Memahami Orang dan Masyarakat

Pertama-tama, sejarah menawarkan gudang informasi tentang bagaimana orang dan masyarakat berperilaku. Bagaimana kita bisa memahami kejeniusan, pengaruh inovasi teknologi, atau peran yang dimainkan kepercayaan dalam membentuk kehidupan keluarga, jika kita tidak menggunakan apa yang kita ketahui tentang pengalaman di masa lalu? Beberapa ilmuwan sosial berusaha merumuskan hukum atau teori tentang perilaku manusia. Tetapi bahkan sumber-sumber ini bergantung pada informasi sejarah, kecuali dalam kasus-kasus yang terbatas dan seringkali artifisial di mana eksperimen dapat dirancang untuk menentukan bagaimana orang bertindak. Akibatnya, sejarah harus berfungsi, betapapun tidak sempurna, sebagai laboratorium kita, dan data dari masa lalu harus menjadi bukti paling vital kita dalam pencarian yang tak terhindarkan untuk mencari tahu mengapa spesies kompleks kita berperilaku seperti itu dalam tatanan masyarakat. Sejarah menawarkan satu-satunya dasar bukti yang luas untuk kontemplasi dan analisis tentang bagaimana masyarakat berfungsi, dan orang perlu memiliki pemahaman tentang bagaimana masyarakat berfungsi hanya untuk menjalankan kehidupan mereka sendiri.

Sejarah Membantu Kita Memahami Perubahan

Alasan kedua, sejarah tak terhindarkan sebagai subjek studi yang serius mengikuti alasan pertama. Masa lalu menyebabkan saat ini, begitu juga masa depan. Setiap kali kita mencoba untuk mengetahui mengapa sesuatu terjadi, kita harus mencari faktor yang menyebabkan bentuk sebelumnya. Terkadang sejarah yang cukup baru akan cukup untuk menjelaskan perkembangan utama, tetapi seringkali kita perlu melihat lebih jauh ke belakang untuk mengidentifikasi penyebab perubahan. Hanya dengan mempelajari sejarah kita dapat memahami bagaimana hal-hal berubah; hanya melalui sejarah kita dapat mulai memahami faktor-faktor yang menyebabkan perubahan; dan hanya melalui sejarah kita dapat memahami elemen apa dari sebuah institusi atau masyarakat yang bertahan meskipun ada perubahan.

Sejarah Berkontribusi pada Pemahaman Moral

Sejarah juga menyediakan medan untuk kontemplasi moral. Mempelajari kisah individu dan situasi di masa lalu memungkinkan seorang siswa untuk menguji perasaan moralnya sendiri, untuk mengasahnya terhadap beberapa kompleksitas nyata yang dihadapi individu dalam situasi sulit. Orang-orang yang telah melewati kesulitan tidak hanya dalam beberapa karya fiksi, tetapi dalam kenyataan, keadaan historis dapat memberikan inspirasi. "Pengajaran sejarah dengan teladan" adalah salah satu frasa yang menggambarkan penggunaan studi masa lalu . Studi tidak hanya tentang pahlawan yang dapat sertifikasi, pria dan wanita hebat dalam sejarah yang berhasil mengatasi dilema moral, tetapi juga terhadap orang-orang biasa yang menyediakan pelajaran dalam keberanian, ketekunan, atau protes yang membangun.

Sejarah Memberikan Identitas

Sejarah juga membantu memberikan identitas, dan ini tidak diragukan lagi adalah salah satu alasan semua negara modern mendorong ajarannya dalam beberapa bentuk. Data historis mencakup bukti tentang bagaimana keluarga, kelompok, institusi, dan seluruh negara dibentuk dan tentang bagaimana mereka berevolusi sambil mempertahankan kohesi. Bagi banyak orang Amerika, mempelajari sejarah keluarga sendiri adalah penggunaan sejarah yang paling jelas, karena memberikan fakta tentang silsilah dan (pada tingkat yang sedikit lebih kompleks) dasar untuk memahami bagaimana keluarga telah berinteraksi dengan perubahan sejarah yang lebih besar. Identitas keluarga ditetapkan dan dikonfirmasi. Sejarah yang menceritakan kisah nasional, dengan menekankan ciri-ciri khas dari pengalaman nasional, dimaksudkan untuk membawa pulang pemahaman tentang nilai-nilai nasionalisme dan komitmen terhadap kesetiaan bangsa.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Ganjar Setyo Widodo, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Islam Malang (UNISMA).

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • DPD RI Apresiasi Jabar Menangani Covid-19 di Pesantren 
    DPD RI Apresiasi Jabar Menangani Covid-19 di Pesantren 
    20/10/2020 - 09:16
  • Kabar Baik, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Sembuh dari Covid-19
    Kabar Baik, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Sembuh dari Covid-19
    20/10/2020 - 09:04
  • Kunjungi Pentagon, Menhan RI Prabowo Sepakati Kerja Sama Bidang Pertahanan
    Kunjungi Pentagon, Menhan RI Prabowo Sepakati Kerja Sama Bidang Pertahanan
    20/10/2020 - 08:56
  • Dewan Pariwisata Hong Kong dan Singapura Sepakat Kerjasama Travel Bubble
    Dewan Pariwisata Hong Kong dan Singapura Sepakat Kerjasama Travel Bubble
    20/10/2020 - 08:41
  • Nama Presiden RI Jokowi Diabadikan sebagai Nama Jalan di Abu Dhabi
    Nama Presiden RI Jokowi Diabadikan sebagai Nama Jalan di Abu Dhabi
    20/10/2020 - 08:35
  • Mantan Kombatan Teroris Lamongan Bersinergi dengan TNI Demi Desa Tertinggal
    Mantan Kombatan Teroris Lamongan Bersinergi dengan TNI Demi Desa Tertinggal
    20/10/2020 - 08:28
  • Hari Ini, 5 Ribu Mahasiswa Kembali Turun Jalan Tolak UU Cipta Kerja
    Hari Ini, 5 Ribu Mahasiswa Kembali Turun Jalan Tolak UU Cipta Kerja
    20/10/2020 - 08:22
  • Tiga Bintara Kodim Surabaya Utara Dilepas
    Tiga Bintara Kodim Surabaya Utara Dilepas
    20/10/2020 - 08:15
  • Selebgram Sombong Dapat ‘Pukulan Telak’ dari Denny Cagur 
    Selebgram Sombong Dapat ‘Pukulan Telak’ dari Denny Cagur 
    20/10/2020 - 08:08
  • DPRD Banyuwangi Fasilitasi Keluhan Asosiasi RPK Agen BPNT Lama
    DPRD Banyuwangi Fasilitasi Keluhan Asosiasi RPK Agen BPNT Lama
    20/10/2020 - 08:04

TIMES TV

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

09/10/2020 - 17:10

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?
Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Simpatisan HTI ?

Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Simpatisan HTI ?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • UU Terancam “Nihilisme Total”
    UU Terancam “Nihilisme Total”
    19/10/2020 - 11:49
  • Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    19/10/2020 - 11:25
  • Diaspora Televisi Pendidikan
    Diaspora Televisi Pendidikan
    18/10/2020 - 16:36
  • Mahalnya Harga Sebuah Keteladanan
    Mahalnya Harga Sebuah Keteladanan
    18/10/2020 - 14:37
  • Surat Buat Wakil Rakyat di DPR RI
    Surat Buat Wakil Rakyat di DPR RI
    18/10/2020 - 12:35
  • Jika PJJ Benar Permanen
    Jika PJJ Benar Permanen
    17/10/2020 - 15:08
  • Tak Hanya Dunia Kerja, UU Cipta Kerja juga Mengancam Pendidikan Indonesia
    Tak Hanya Dunia Kerja, UU Cipta Kerja juga Mengancam Pendidikan Indonesia
    17/10/2020 - 14:04
  • Salahkah Rakyat Menolak Percaya Omnibus Law?
    Salahkah Rakyat Menolak Percaya Omnibus Law?
    17/10/2020 - 13:06

KULINER

  • Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    18/10/2020 - 05:28
  • Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    14/10/2020 - 13:02
  • Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    14/10/2020 - 08:03
  • Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    12/10/2020 - 15:57
  • Soto Bathok Jogja, Sensasi Makan Soto Pakai Batok Kelapa di Cirebon
    Soto Bathok Jogja, Sensasi Makan Soto Pakai Batok Kelapa di Cirebon
    12/10/2020 - 06:47
  • Terekam Kamera Aksi Mesra 3 Jenderal TNI Cium dan Peluk Mantan Pacar
    Terekam Kamera Aksi Mesra 3 Jenderal TNI Cium dan Peluk Mantan Pacar
    20/10/2020 - 00:13
  • PA 212 Minta Dubes RI Agus Maftuh Dicopot, Istana Merespons
    PA 212 Minta Dubes RI Agus Maftuh Dicopot, Istana Merespons
    20/10/2020 - 05:40
  • Kabar Baik dari Letjen Prabowo Usai Datangi Pentagon
    Kabar Baik dari Letjen Prabowo Usai Datangi Pentagon
    20/10/2020 - 04:10
  • Ibu Kota Terkepung, Cek Faktanya
    Ibu Kota Terkepung, Cek Faktanya
    20/10/2020 - 07:43
  • Mega Tsunami Bisa Terjadi Lebih Cepat dari Perkiraan
    Mega Tsunami Bisa Terjadi Lebih Cepat dari Perkiraan
    20/10/2020 - 06:10