Kopi TIMES

Urgensi Penundaan Tahapan Pilkada Serentak 2020

Selasa, 22 September 2020 - 12:06 | 14.44k
Urgensi Penundaan Tahapan Pilkada Serentak 2020
Muzayid, Koordinator Bidang Litbang Ikatan Mahasiswa Sumbermanjing Wetan (IMS) & Sekretaris Jenderal Forum Pemuda Milenial Malang Selatan (Forda Emas).
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 serentak akan dilaksanakan pada Desember mendatang. Saat ini, tahapan prosesnya pun sudah sampai pada masa pendaftaran bakal pasangan calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Namun di tengah berjalannya proses tahapan tersebut, berbagai tuntutan untuk menunda terselenggaranya Pilkada 2020 terus digencarkan oleh berbagai kalangan. Hal ini terjadi karena angka kasus positif corona (COVID-19) belum juga melandai, bahkan terus menunjukkan peningkatan.

Malahan, penambahan kosntan kasus harian sudah melebihi angka 3.000. Bahkan, DKI Jakarta sebagai daerah pertama yang dikategorikan sebagai episentrum pandemi kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penundaan Pilkada 2020 ini pun dianggap sebuah urgensi.

Keputusan tetap menyelenggaraan Pilkada serentak di tengah belum surutnya gelombang pandemi Covid-19 dinilai akan memunculkan kerisauan banyak pihak. Beragam kerisauan tersebut dapat dilatar belakangi oleh beberapa potensi permasalahan baru yang dapat muncul jika Pilkada tetap dilaksanakan di tengah pandemi.

Salah satu alasan mengapa kekhawatiran tersebut muncul adalah penyelenggaraan Pilkada yang dapat berpotensi menjadi cluster Covid-19 baru. Oleh karena itu sudah menjadi hal wajar jika tuntutan penundaan terus digencarkan, mengingat kesehatan dan keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan Pilkada di masa pandemi.

Gugus tugas penanganan Covid-19 memang telah memberikan rekomendasi dan memperbolehkan Pilkada Serentak diadakan sepanjang memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. KPU pun telah menyiapkan SOP penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 dan penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan baik yang berkaitan dengan jadwal, program, maupun tahapan.

Namun, fakta di lapangan berkata lain. Banyak pelanggaran ditemukan selama proses tahapan pilkada 2020 berlangsung. Saat proses pendaftaran misalnya, berdasarkan catatan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), banyak bapaslon yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Mereka malakukan iring-iringan massa pendukung yang menyebabkan terjadinya kerumunan orang dan berpotensi menyebarkan virus corona.

Belum lagi, sebagian besar daerah yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pilkada pun dikategorikan rawan penyebaran. Berdasarkan data dari Satgas COVID-19, derah yang masuk dalam ketegori rawan penyebaran covid-19 masih diatas 60%. Artinya mayoritas daerah masih rawan.

Selain itu, banyaknya bapaslon dan penyelenggara pemilu yang positif terjangkit covid-19 juga menjadi pertimbangan tersendiri dalam pelaksanaan Pilkada 2020 ini. Hal ini cukup menjadi potret bagaimana bahayanya kondisi saat ini untuk tetap menyelenggarakan pemilukada pada Desember nanti. 

Dari KPU sendiri sebagai penyelenggara, ada tiga orang yang sudah terkonfirmasi positif covid-19 baru-baru ini. Ada Ketua KPU, Arief Budiman dan komisioner KPU, Evi Novida Ginting. Bahkan kabar terbaru Pramono Ubaid Tanthowi Wakil Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sabtu kemarin, mengumumkan dirinya positif terinfeksi Covid-19. Sementara itu, dari pihak bapaslon malah lebih banyak lagi, seperti di Jawa Timur. Artinya manajemen resiko sampai hari ini belum sepenuhnya tercapai.

Memaksakan penyelenggaraan pilkada 2020 akan mengancam nyawa dan bertentangan dengan hak untuk hidup sebagai bagian dari hak yang tidak dapat dicabut dan dijamin. Kemudian hak atas kesehatan bagi masyarakat. Padahal, ini merupakan satu hak yang sangat fundamental. 

Selain itu, ada juga hak atas rasa aman. Ini merupakan kewajiban pemerintah untuk menjamin atas perlindungan diri, kehormatan, martabat, dan hak milik masyarakat. Bukankah semua itu sudah diatur dalam undang-undang?.

Penyelenggara pemilu perlu untuk memastikan seluruh persiapan dan tahapan penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi ini dengan matang. Marilah berkaca pada Pemilu 2019, akibat besarnya beban kerja penyelenggara, banyak di antara mereka yang gugur. Pertimbangan risiko dalam penyelenggaraan pilkada menjadi salah satu indikator penting.

Jika pemerintah dan KPU tidak dapat memastikan protokol kesehatan secara penuh dan ketat. Tidak ada kata lain selain menunda tahapan pilkada dan kemudian melakukan evaluasi dan identifikasi ulang protokol kesehatan sampai ada prosedur ketat.

***

*) Penulis: Muzayid, Koordinator Bidang Litbang Ikatan Mahasiswa Sumbermanjing Wetan (IMS) & Sekretaris Jenderal Forum Pemuda Milenial Malang Selatan (Forda Emas)

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Pemkab Madiun Raih Opini WTP Tujuh Kali Berturut
    Pemkab Madiun Raih Opini WTP Tujuh Kali Berturut
    19/10/2020 - 21:47
  • Paslon Nia-Usman Bakal Bikin Kabupaten Bandung Unggul Mendunia Jika Menang di Pilbup Bandung
    Paslon Nia-Usman Bakal Bikin Kabupaten Bandung Unggul Mendunia Jika Menang di Pilbup Bandung
    19/10/2020 - 21:42
  • Siap Bantu Jaga Kondusifitas, PC GP Ansor Sinergi dengan Polres Bondowoso
    Siap Bantu Jaga Kondusifitas, PC GP Ansor Sinergi dengan Polres Bondowoso
    19/10/2020 - 21:37
  • Delapan Fraksi DPRD Jombang Setujui Empat Raperda Jadi Perda Tahun 2020
    Delapan Fraksi DPRD Jombang Setujui Empat Raperda Jadi Perda Tahun 2020
    19/10/2020 - 21:32
  • Gandung Pardiman Manfaatkan Reses untuk Tinjau Destinasi Wisata Kedung Asri
    Gandung Pardiman Manfaatkan Reses untuk Tinjau Destinasi Wisata Kedung Asri
    19/10/2020 - 21:27
  • Melihat Kampanye Cabup Banyuwangi Yusuf Widyatmoko di Kalibaru
    Melihat Kampanye Cabup Banyuwangi Yusuf Widyatmoko di Kalibaru
    19/10/2020 - 21:25
  • Pasangan Petahana Cabup Pali: Siswa Tidak Mampu Berprestasi Akan Disekolahkan Hingga Sarjana
    Pasangan Petahana Cabup Pali: Siswa Tidak Mampu Berprestasi Akan Disekolahkan Hingga Sarjana
    19/10/2020 - 21:22
  • Fraksi Keadilan Sejahtera Sampaikan Pandangan Rencana Sektor Kepariwisataan Bontang
    Fraksi Keadilan Sejahtera Sampaikan Pandangan Rencana Sektor Kepariwisataan Bontang
    19/10/2020 - 21:17
  • Cabup Bandung Kurnia Agustina Dorong Ekonomi Kreatif Perajin Gerabah
    Cabup Bandung Kurnia Agustina Dorong Ekonomi Kreatif Perajin Gerabah
    19/10/2020 - 21:15
  • Pembangunan Jogging Track Ibu Kota Kompleks Pemkab Sleman Mulai Dikerjakan
    Pembangunan Jogging Track Ibu Kota Kompleks Pemkab Sleman Mulai Dikerjakan
    19/10/2020 - 21:10

TIMES TV

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

09/10/2020 - 17:10

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?
Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Simpatisan HTI ?

Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Simpatisan HTI ?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • UU Terancam “Nihilisme Total”
    UU Terancam “Nihilisme Total”
    19/10/2020 - 11:49
  • Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    19/10/2020 - 11:25
  • Diaspora Televisi Pendidikan
    Diaspora Televisi Pendidikan
    18/10/2020 - 16:36
  • Mahalnya Harga Sebuah Keteladanan
    Mahalnya Harga Sebuah Keteladanan
    18/10/2020 - 14:37
  • Surat Buat Wakil Rakyat di DPR RI
    Surat Buat Wakil Rakyat di DPR RI
    18/10/2020 - 12:35
  • Jika PJJ Benar Permanen
    Jika PJJ Benar Permanen
    17/10/2020 - 15:08
  • Tak Hanya Dunia Kerja, UU Cipta Kerja juga Mengancam Pendidikan Indonesia
    Tak Hanya Dunia Kerja, UU Cipta Kerja juga Mengancam Pendidikan Indonesia
    17/10/2020 - 14:04
  • Salahkah Rakyat Menolak Percaya Omnibus Law?
    Salahkah Rakyat Menolak Percaya Omnibus Law?
    17/10/2020 - 13:06

KULINER

  • Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    18/10/2020 - 05:28
  • Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    14/10/2020 - 13:02
  • Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    14/10/2020 - 08:03
  • Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    12/10/2020 - 15:57
  • Soto Bathok Jogja, Sensasi Makan Soto Pakai Batok Kelapa di Cirebon
    Soto Bathok Jogja, Sensasi Makan Soto Pakai Batok Kelapa di Cirebon
    12/10/2020 - 06:47
  • Tak Disangka Penjual Koran Itu Mayjen TNI yang Redam Kerusuhan Jakarta
    Tak Disangka Penjual Koran Itu Mayjen TNI yang Redam Kerusuhan Jakarta
    19/10/2020 - 07:20
  • Said Aqil: Pak Jokowi Cucu Kandung Nabi Musa, Cek Faktanya
    Said Aqil: Pak Jokowi Cucu Kandung Nabi Musa, Cek Faktanya
    19/10/2020 - 09:34
  • Presiden Donald Trump Meninggal karena COVID-19, Cek Faktanya
    Presiden Donald Trump Meninggal karena COVID-19, Cek Faktanya
    19/10/2020 - 07:16
  • Novel Bamukmin: Akan Ada Pertumpahan Darah jika Ahok Jadi Presiden
    Novel Bamukmin: Akan Ada Pertumpahan Darah jika Ahok Jadi Presiden
    19/10/2020 - 13:41
  • Kisah Penderitaan Tak Terbayangkan Korban Kecanduan Seks Tiger Woods
    Kisah Penderitaan Tak Terbayangkan Korban Kecanduan Seks Tiger Woods
    19/10/2020 - 05:30