Peristiwa Daerah

Sengkarut BPNT Banyuwangi, Aktivis Laporkan Dugaan Pemalsuan Data Perekrutan Pemegang Mesin EDC BTN

Senin, 21 September 2020 - 23:04 | 59.95k
Sengkarut BPNT Banyuwangi, Aktivis Laporkan Dugaan Pemalsuan Data Perekrutan Pemegang Mesin EDC BTN
Surat Pemerintah Desa Kalibaru Wetan kepada pihak Bank BTN Banyuwangi, terkait dugaan pemalsuan data dalam perekrutan Agen Batara pemegang mesin EDC. (Foto: Dokumentasi TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Kasus sengkarut Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Banyuwangi, terus menggelinding. Kali ini, aktivis sosial Banyuwangi, Moh Taufan akan melaporkan temuan dugaan pemalsuan data dalam perekrutan sejumlah Agen Batara atau E Warong pemegang mesin Electronic Data Capture (EDC) Bank Tabungan Negara (BTN).

“Segera kita laporkan ke pihak berwajib, ini sudah tidak bisa dibiarkan,” katanya, Senin malam (21/9/2020).

Seperti diketahui, mesin EDC adalah alat transaksi pencairan bantuan bahan pangan BPNT. Dan sesuai surat Bank BTN No 542/S/BWI.III/BCFU/IX/2020, tertanggal 11 September 2020, disebutkan bahwa mulai bulan September 2020 dan seterusnya penyaluran bahan pangan BPNT hanya bisa dilakukan melalui E Wallet dan mesin EDC Bank BTN.

Namun temuan kalangan aktivis sosial Banyuwangi dilapangan perekrutan Agen Batara pemegang mesin EDC Bank BTN disinyalir asal comot dan sarat pengkondisian.

“Diduga juga ada pemalsuan data dalam proses permohonan,” cetus Ivan, sapaan akrab Moh Taufan.

Apa yang disampaikan pria asal Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, ini bukan tanpa dasar. Di lapangan, dia mendapati sejumlah Agen Batara pemegang mesin EDC Bank BTN, hanya rumah hunian. Tidak memiliki usaha toko atau pun warung. Ada juga warga yang ujug-ujug menerima mesin EDC Bank BTN, padahal tidak pernah merasa mengajukan permohonan.

“Ada lagi pemegang mesin tidak tahu apa-apa, dan saat pencairan bantuan, mesin tersebut dioperasikan oleh orang lain,” ucapnya.

Dari investigasi di lapangan, Ivan menemukan data bahwa perekrutan para Agen Batara pemegang mesin EDC Bank BTN disejumlah kecamatan dikabarkan atas rekomendasi petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) setempat. Perekrutan tersebut mengesampingkan keberadaan agen, toko dan warung yang selama ini menjadi jujugan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau penerima bantuan BPNT saat mencairkan bahan pangan bantuan.

“Bahkan Pemerintah Desa Kalibaru Wetan telah mengirimkan surat ke Bank BTN, karena diwilayah setempat terdapat 2 orang pemegang mesin EDC Bank BTN, padahal pemerintah desa tidak pernah menerbitkan izin usaha apa pun kepada keduanya,” ungkap Ivan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banyuwangi, Lukman Hakim, menegaskan bahwa pihaknya akan menjatuhkan sanksi tegas kepada TKSK pendamping BPNT jika terbukti melakukan pengkondisian, mengeluarkan rekomendasi atau pun mengarahkan dalam perekrutan Agen Batara pemegang mesin EDC Bank BTN. Apalagi yang diam-diam menjadi pemasok bahan pangan untuk bantuan.

“Akan kami beri sanksi tegas. Siapa berbuat harus mempertanggung jawabkan,” tegasnya.

Terkait BPNT, selain melakukan pelaporan, aktivis sosial Banyuwangi juga mengajukan hearing ke DPRD setempat. Dan sebagai persiapan, mereka telah membeli beras bantuan BPNT periode September 2020 dari para KPM di sejumlah kecamatan di Banyuwangi, yang memiliki kualitas kurang bagus. Selanjutnya akan dipertontonkan dihadapan wakil rakyat saat pelaksanaan hearing.

Untuk diketahui, sebelumnya bantuan bahan pangan BPNT disalurkan melalui beberapa jenis E Warong. Ada KPM yang mencairkan lewat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) atau oknum Bumdes. Ada yang belanja bahan pangan di Rumah Pangan Kita (RPK). Ada pula yang beli di agen perbankan. Ada juga KPM yang membentuk kelompok bersama dan bekerja sama dengan agen.

Banyaknya pilihan E Warong tempat pencairan BPNT ini berimbas pada persaingan yang sehat dan menguntungkan Wong Cilik penerima bantuan. Mereka bisa leluasa memilih, mana E Warong yang menyediakan bahan pangan sesuai dengan kebutuhan mereka.

KPM BPNT juga bisa memastikan bahan pangan yang mereka terima memiliki kualitas yang bagus. Namun dalam perjalanannya, penyaluran BPNT di Banyuwangi, disinyalir ada permainan harga oleh oknum tertentu. Di mana selisih harga yang seharusnya dikelola kembali untuk peningkatan kualitas bantuan, malah dijadikan laba demi keuntungan pribadi. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Belajar dari Orang Tua, Mistar Sukses Kembangkan Bluder Miroso di Kota Madiun
    Belajar dari Orang Tua, Mistar Sukses Kembangkan Bluder Miroso di Kota Madiun
    24/10/2020 - 18:29
  • Konferwil 2 AMSI Jatim, 2 Bupati di Jatim Sebut Media Berperan Penting dalam Branding Daerah
    Konferwil 2 AMSI Jatim, 2 Bupati di Jatim Sebut Media Berperan Penting dalam Branding Daerah
    24/10/2020 - 18:10
  • Petugas Gabungan Evakuasi Material Longsor di Mlaya, Bajarnegara
    Petugas Gabungan Evakuasi Material Longsor di Mlaya, Bajarnegara
    24/10/2020 - 17:57
  • Pemakaman Covid-19 Kota Cirebon Diwarnai Penolakan
    Pemakaman Covid-19 Kota Cirebon Diwarnai Penolakan
    24/10/2020 - 17:42
  • Kasus Yuli, Refleksi Pemkab Lotim Tangani Perdagangan Orang
    Kasus Yuli, Refleksi Pemkab Lotim Tangani Perdagangan Orang
    24/10/2020 - 17:35
  • Cawabup Bandung Sahrul Gunawan Pimpin Sholawat Badar di PC NU Kabupaten Bandung
    Cawabup Bandung Sahrul Gunawan Pimpin Sholawat Badar di PC NU Kabupaten Bandung
    24/10/2020 - 17:27
  • Dokter Ifran Akhmad: Selama di UEA Pola Makan Pemain Timnas U-16 Diatur dengan Ketat 
    Dokter Ifran Akhmad: Selama di UEA Pola Makan Pemain Timnas U-16 Diatur dengan Ketat 
    24/10/2020 - 17:21
  • Launching Mobil PCR, Bupati Magetan: Hasilnya Keluar Lebih Cepat
    Launching Mobil PCR, Bupati Magetan: Hasilnya Keluar Lebih Cepat
    24/10/2020 - 17:18
  • Fantastis, Gaji ART Kerajaan Inggris Setara Mobil Baru
    Fantastis, Gaji ART Kerajaan Inggris Setara Mobil Baru
    24/10/2020 - 17:15
  • Turba ke Dampit, Abah Sanusi Puji Usaha Karoseri Irma Sofyan
    Turba ke Dampit, Abah Sanusi Puji Usaha Karoseri Irma Sofyan
    24/10/2020 - 17:09

TIMES TV

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

17/10/2020 - 16:33

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kasus Yuli, Refleksi Pemkab Lotim Tangani Perdagangan Orang
    Kasus Yuli, Refleksi Pemkab Lotim Tangani Perdagangan Orang
    24/10/2020 - 17:35
  • Omnibus Law dan Kolonisasi Masa Lalu
    Omnibus Law dan Kolonisasi Masa Lalu
    24/10/2020 - 16:33
  • Jiwa Sosiokultur Masyarakat Menjawab Tuntutan Omnibus Law
    Jiwa Sosiokultur Masyarakat Menjawab Tuntutan Omnibus Law
    24/10/2020 - 15:31
  • Ratatouille: Dalam Sesuap Ingatan
    Ratatouille: Dalam Sesuap Ingatan
    24/10/2020 - 14:31
  • Menumbuhkan Budaya Literasi di Tengah Pandemi
    Menumbuhkan Budaya Literasi di Tengah Pandemi
    24/10/2020 - 13:35
  • Eksistensi Lembaga Eksekutif Sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik
    Eksistensi Lembaga Eksekutif Sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik
    24/10/2020 - 12:54
  • Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    24/10/2020 - 12:40
  • Pemuda di Era Digital
    Pemuda di Era Digital
    23/10/2020 - 14:53

KULINER

  • Belajar dari Orang Tua, Mistar Sukses Kembangkan Bluder Miroso di Kota Madiun
    Belajar dari Orang Tua, Mistar Sukses Kembangkan Bluder Miroso di Kota Madiun
    24/10/2020 - 18:29
  • Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    23/10/2020 - 18:49
  • Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    23/10/2020 - 13:05
  • Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    23/10/2020 - 12:04
  • Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    22/10/2020 - 03:20
  • Netizen Maha Kejam Tanggapi Vaksin Palu Arit Fadli Zon
    Netizen Maha Kejam Tanggapi Vaksin Palu Arit Fadli Zon
    24/10/2020 - 00:25
  • Ganda Rusia Melejit, Kevin/Marcus Tempati Rangking 3 BWF World Tour
    Ganda Rusia Melejit, Kevin/Marcus Tempati Rangking 3 BWF World Tour
    24/10/2020 - 10:25
  • Gila, Cara Tangani Mike Tyson Ketika Candu Seksnya Kumat
    Gila, Cara Tangani Mike Tyson Ketika Candu Seksnya Kumat
    24/10/2020 - 04:24
  • 5 Fakta Pembunuhan Sadis Yulia, Nomor 2 Cara Pelaku Benar-benar Ngeri
    5 Fakta Pembunuhan Sadis Yulia, Nomor 2 Cara Pelaku Benar-benar Ngeri
    24/10/2020 - 05:32
  • Bikin Malu, Konsep Video Via Vallen Ternyata Nyontek Artis K-Pop
    Bikin Malu, Konsep Video Via Vallen Ternyata Nyontek Artis K-Pop
    24/10/2020 - 03:00