Peristiwa Internasional

29 Tahun Tragedi WTC (6): Muslim Amerika Pecah, Imam Shamsi Ali Bikin Advisory Council

Senin, 21 September 2020 - 10:15 | 13.44k
29 Tahun Tragedi WTC (6): Muslim Amerika Pecah, Imam Shamsi Ali Bikin Advisory Council
George W. Bush. (FOTO: Britannica)
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, NEW YORK – Direktur Jamaica Muslim Center dan Presiden Nusantara Foundation Imam Shamsi Ali harus berjuang keras pasca tragedi WTC (9/11/2009). Itu karena terjadi friksi dan perpecahan tokoh Muslim Amerika. Bagaimana kisahnya?

*

Satu kelebihan Presiden George W. Bush adalah kepribadian yang hangat. Seperti yang pernah saya sebutkan terdahulu ketika bertemu di Gedung Saint Patrick di Kota New York. Beliau ramah, hangat dalam menyapa, dan senang bercanda. 

Kehadirannya di Islamic Center di Washington DC, ibukota negara super power dunia itu juga tidak terlalu terasa kaku dan menegangkan. Suasana terasa cair walau mungkin suasana sangat menegangkan. Tidak jauh beda ketika bertemu di New York sehari sebelumnya.
we

Islamic Center di Washington DC sesungguhnya bukanlah masjid Raya seperti yang kita kenal di Indonesia. Karena di Amerika tidak ada yang dinamakan masjid Raya. Bahkan secara jamaah ada masjid-masjid lain yang lebih besar dari pada Islamic Center tersebut. 

Hanya saja memang Islamic Center ini adalah salah satu masjid tertua di Washington dan dipandang penting karena seolah menjadi representasi dunia Islam. Walaupun kenyataannya lagi-lagi Saudi-lah yang lebih dominan, termasuk dalam pendanaan dan pengelolaan.

Pertemuan di Islamic Center itu dimulai dengan pertemuan tertutup antara Presiden Bush dan perwakilan-perwakilan organisasi Islam. Ada sekitar 10 tokoh-tokoh Islam yang hadir. Mereka mewakili komunitas Muslim yang sangat ragam. Sayang nampaknya tidak ada seorang pun wakil dari Indonesia.

Nihad Awad, adalah salah satunya yang hadir di pertemuan tersebut. Beliau adalah seorang Muslim keturunan Palestina, sekaligus menjabat sebagai Direktur Eksekutif dari CAIR (Council on American-Islamic Relations). Sebuah organisasi nasional Amerika yang sangat gigih memperjuangkan hak-hak sipil warga Muslim di Amerika. 

Suatu ketika beliau menyampaikan bahwa pada pertemuan tertutup itu Komunitas Muslim juga mempergunakan untuk menyampaikan kepada Bush bahwa pada pemilihan beberapa bulan sebelumnya Komunitas Muslim Amerika, minus Afro Amerika, memberikan suaranya secara penuh kepada Presiden Bush. 

Alasan utama Komunitas Muslim selain “Afro American” secara bulat mendukung Bush saat itu adalah karena lawan capresnya saat itu, Al Gore, memilih Liberman, seorang Senator dari Connecticut yang beragama Yahudi. Karena ke Yahudianbdsri Liberman itulah sehingga masyarakat Muslim non Afro pantang memberikan dukungannya.

Ini sekaligus mengindikasikan bahwa saat itu Komunitas Muslim Amerika masih menjadikan isu-isu global sebagai prioritàs dalam perjuangan mereka. Salah satunya adalah isu Palestina. Sehingga seringkali dukungan politik misalnya selalu dikaitkan dengan kepentingan dunia Islam. Sementara isu-isu yang mereka hadapi di dalam negeri kadang justeru diabaikan.

Akan tetapi peristiwa 9/11 ini menjadikan mereka sadar bahwa ternyata sebagai bagian dari warga Amerika, begitu banyak isu-isu domestik yang perlu diperjuangkan. Dari pendidikan, ekonomi, budaya, hingga kepada partisipasi politik itu sendiri. 

Mulai saat itu Komunitas Muslim mulai sadar bahwa ada tanggung jawab domestik yang begitu banyak. Karenanya harus terjadi perubahan prioritàs dalam langkah-langkah perjuangan.

Friksi antar Komunitas

Dukungan Komunitas Muslim ke Capres Bush di tahun 2000 itu juga ternyata berdampak kepada hubungan antara Afro American Muslim dan Komunitas Muslim Imigran. Khususnya mereka  yang dari Timur Tengah. Terjadi friksi dan perpecahan yang cukup terasa saat itu. 

Akibatnya Komunitas Muslim yang sering mengaku sebagai “Native American” (pribumi Amerika), khususnya Afro American, mendirikan sebuah organisasi baru bernama MANA (Muslim Alliance of North America). Presiden pertama organisasi ini adalah Imam Siraj Wahhaj, seorang Imam kharismatik dari Brooklyn, New York. 

Perbedaan bahkan perpecahan antar kelompok Komunitas Afro dan Immigran itu semakin terasa di kemudian hari ketika Bush memutuskan untuk menyerang Irak. Saat itu, walaupun semua Komunitas Muslim menentang perang itu, Afro American seolah mengatakan; “Gara-gara kamu wahai imigran maka terpilihlah Bush sebagai presiden."

Dan seolah gara-gara Komunitas Muslim imigran maka serangan kepada Irak terjadi.

Perbedaan bahkan perpecahan itu terjadi karena memang secara tradisional Afro American adalah Demokrat. Rupanya Komunitas Muslim Imigran memberikan “block voting” atau suara penuh kepada calon Republican (Bush-Cheney) tanpa persetujuan Afro American.

Ketegangan antar kelompok Muslim itu sempat terasa di kemudian hari. Bahkan saya sendiri ikut merasakan di tataran lokal kota New York. Betapa dalam pertemuan-pertemuan Imam kerap ada gap/jarak antara Muslim Arab khususnya dan Afro Amerika. 

Di Kota New York misalnya. Majelis Shura Imam yang saat itu dipimpin oleh Imam Al-Amin, seorang Imam Afro dari Long Island berseberangan tajam dengan Imam Mohammaed Gami’a, Imam Islamic Cultural Center atau 96th Street Mosque asal Mesir. Keadaan ini menjadikan sebagian Imam asal Timur Tengah mendirikan “Imams Council” di kemudian hari. 

Saya sendiri sesungguhnya saat itu agak berat mengambil sikap. Selain karena memang baru, belum punya suara yang didengarkan, juga hanya dikenal sebagai Imam masjid Indonesia yang memang kurang dikenal. Walaupun kenyataannya saya banyak dilibatkan oleh pemerintah kota New York dalam berbagai acara-acara besar pasca 9/11 di kota ini. 

Keadaan seperti itu berlanjut hingga sekitar akhir tahun 2002. Pada bulan September tahun itu, saya untuk kedua kalinya terpilih sebagai Chairman Muslim Day Parade atau Ketua Parade Muslim Internasional di kota New York.

Salah satu hal yang saya lakukan saat itu sebagai ketua adalah membentuk Advisory Council (Majlis Penasehat) yang melibatkan semua tokoh-tokoh utama Imam di kota New York. 

Alhamdulillah, ternyata usaha itu cukup berdampak kepada upaya rekonsiliasi antar kelompok Komunitas Muslim, minimal pada tingkatan kota New York. Di Majlis Penasihat itu duduk Imam Siraj (Afro), Imam Al-Amin (Afro dan Salafi oriented), Imam Mohamed Gam’a (Imam Islamic Center, seorang Professor dari Azhar), Imam Bayram Mulich (Bosnia/Eropa), dan beberapa Imam/tokoh dari Asia Selatan. 

Dari pertemuan ke pertemuan yang saya pimpin ketika itu, ketegangan dapat kita kurangi. Bahkan Imam Siraj Wahhaj yang pernah tidak mau datang ke Islamic Cultural Center New York karena dianggap masjid Arab, mulai hadir pada pertemuan-pertemuan yang kita adakan di masjid tersebut.

Singkatnya, ketegangan dan friksi yang terjadi akibat pilpres tahun 2000 itu mulai redah. Walaupun MANA tetap eksis namun keberadaannya tidak lagi di pandang sebagai resistensi kepada organisasi Islam lainnya yang memang dianggap di dominasi oleh Muslim Immigran. 

*

Kembali ke kunjungan Presiden Bush di Islamic Center DC. Pastiya kunjungan itu menjadi sorotan yang luar biasa di media Dan publik. 

Bisa dibayangkan Islam yang saat itu banyak dicurigai sebagai inspirator teror. Sementara Muslim dianggap musuh Amerika, kini pusatnya (Islamic Center) dikunjungi oleh Presiden negara ini. 

Bagaimana keadaan di saat kunjungan itu? Apa saja yang disampaikan Presiden Bush? (bersambung/ikuti tulisan Imam Shamsi Ali tentang tragedi WTC pada edisi berikutnya).



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • When a Craftsman Using Coconut Bonsai as His Canvas
    When a Craftsman Using Coconut Bonsai as His Canvas
    20/10/2020 - 05:41
  • Gua Jajaran, Gua 'Perawan' di Kampung Jlegong Banjarnegara
    Gua Jajaran, Gua 'Perawan' di Kampung Jlegong Banjarnegara
    20/10/2020 - 04:15
  • Kenali Ciri Ikan Cupang Sakit dan Cara Mengatasinya
    Kenali Ciri Ikan Cupang Sakit dan Cara Mengatasinya
    20/10/2020 - 03:34
  • Golongan Darah O dan B Lebih Rendah Risiko Terinfeksi Covid-19
    Golongan Darah O dan B Lebih Rendah Risiko Terinfeksi Covid-19
    20/10/2020 - 02:20
  • Stay & Relax, Paket Lengkap Menginap di Luminor Hotel Jemursari Surabaya
    Stay & Relax, Paket Lengkap Menginap di Luminor Hotel Jemursari Surabaya
    20/10/2020 - 01:15
  • Kemenparekraf Gelar Workshop Manajemen Panggung untuk Pelaku Seni Pertunjukan
    Kemenparekraf Gelar Workshop Manajemen Panggung untuk Pelaku Seni Pertunjukan
    19/10/2020 - 23:00
  • Mahasiswa Akan Demo Lagi Tolak UU Cipta Kerja, Aremania: Kami Titip Bumi Arema!
    Mahasiswa Akan Demo Lagi Tolak UU Cipta Kerja, Aremania: Kami Titip Bumi Arema!
    19/10/2020 - 22:49
  • Pemkab Cilacap Gelar Rakor Tolak Unjuk Rasa Anarkis
    Pemkab Cilacap Gelar Rakor Tolak Unjuk Rasa Anarkis
    19/10/2020 - 22:41
  • Syaifuddin Zuhri Komandoi Pemenangan Pasangan Eri-Armuji di Surabaya Barat
    Syaifuddin Zuhri Komandoi Pemenangan Pasangan Eri-Armuji di Surabaya Barat
    19/10/2020 - 22:36
  • Pilbup Lamongan, Cabup Yuhronur Sebut Warung Kopi Berkontribusi Hidupkan Perekonomian
    Pilbup Lamongan, Cabup Yuhronur Sebut Warung Kopi Berkontribusi Hidupkan Perekonomian
    19/10/2020 - 22:29

TIMES TV

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

09/10/2020 - 17:10

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?
Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Simpatisan HTI ?

Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Simpatisan HTI ?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • UU Terancam “Nihilisme Total”
    UU Terancam “Nihilisme Total”
    19/10/2020 - 11:49
  • Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    19/10/2020 - 11:25
  • Diaspora Televisi Pendidikan
    Diaspora Televisi Pendidikan
    18/10/2020 - 16:36
  • Mahalnya Harga Sebuah Keteladanan
    Mahalnya Harga Sebuah Keteladanan
    18/10/2020 - 14:37
  • Surat Buat Wakil Rakyat di DPR RI
    Surat Buat Wakil Rakyat di DPR RI
    18/10/2020 - 12:35
  • Jika PJJ Benar Permanen
    Jika PJJ Benar Permanen
    17/10/2020 - 15:08
  • Tak Hanya Dunia Kerja, UU Cipta Kerja juga Mengancam Pendidikan Indonesia
    Tak Hanya Dunia Kerja, UU Cipta Kerja juga Mengancam Pendidikan Indonesia
    17/10/2020 - 14:04
  • Salahkah Rakyat Menolak Percaya Omnibus Law?
    Salahkah Rakyat Menolak Percaya Omnibus Law?
    17/10/2020 - 13:06

KULINER

  • Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    18/10/2020 - 05:28
  • Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    14/10/2020 - 13:02
  • Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    14/10/2020 - 08:03
  • Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    12/10/2020 - 15:57
  • Soto Bathok Jogja, Sensasi Makan Soto Pakai Batok Kelapa di Cirebon
    Soto Bathok Jogja, Sensasi Makan Soto Pakai Batok Kelapa di Cirebon
    12/10/2020 - 06:47
  • Terekam Kamera Aksi Mesra 3 Jenderal TNI Cium dan Peluk Mantan Pacar
    Terekam Kamera Aksi Mesra 3 Jenderal TNI Cium dan Peluk Mantan Pacar
    20/10/2020 - 00:13
  • Kabar Baik dari Letjen Prabowo Usai Datangi Pentagon
    Kabar Baik dari Letjen Prabowo Usai Datangi Pentagon
    20/10/2020 - 04:10
  • John Kei: Saya Baru Bebas, Kalau Buat Masalah Lagi Saya Gila
    John Kei: Saya Baru Bebas, Kalau Buat Masalah Lagi Saya Gila
    20/10/2020 - 00:07
  • Kisah Keperkasaan Tiger Woods Bikin Wanita Kecanduan Seks
    Kisah Keperkasaan Tiger Woods Bikin Wanita Kecanduan Seks
    20/10/2020 - 00:47
  • Artis-artis Sindir Seleb TikTok Viral yang Ngaku Kaya
    Artis-artis Sindir Seleb TikTok Viral yang Ngaku Kaya
    20/10/2020 - 00:00