Adv

Demi Lingkungan Tanpa Limbah, Pupuk Kaltim dan KLHK Bangun IPAL Domestik

Minggu, 20 September 2020 - 21:40 | 18.44k
Demi Lingkungan Tanpa Limbah, Pupuk Kaltim dan KLHK Bangun IPAL Domestik
Manajemen CSR Pupuk Kaltim saat meresmikan IPAL domestik di Inbis permata bunda. (Foto: Humas Pupuk Kaltim For TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, BONTANGPupuk Kaltim meresmikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik yang dibangun dalam mendukung pengembangan potensi program Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas, bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI dan Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda, di R 11 Kelurahan Api-Api Bontang Utara.

Manager CSR Pupuk Kaltim Fakhri Husaini, mengungkapkan inisiasi IPAL dimulai sejak 2019, melihat limbah domestik non toilet (greywater) dari aktivitas Inbis yang mencapai 1,65 meter kubik per hari, dikhawatirkan memberi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat jika dilakukan pembiaran. Serta berpotensi menghambat pengembangan program lingkungan pada 10 titik emas sesuai roadmap Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas. 

Pembangunan IPAL ditujukan agar pengelolaan air buang yang berpotensi mencemari sungai Api-Api di Area Kampung Aren dapat ditekan dan dimanfaatkan ulang, untuk kebutuhan harian seperti penyiraman berbagai jenis bibit dan tanaman yang kini dikembangkan Inbis bersama masyarakat sekitar.

“Saat ini IPAL baru dimanfaatkan oleh Inbis, namun ke depannya akan difungsikan sebagai IPAL komunal dengan melibatkan warga Kampung Aren,” ujar Fakhri, Minggu (20/09/2020).

Konsep IPAL tak sekadar sebagai lokasi pengolahan air buang, namun didukung keberadaan taman di sekitar area agar kawasan lebih hijau dan jauh dari kesan penampungan limbah. 

Pupuk Kaltim juga memfasilitasi beberapa tenaga ahli dari Universitas Brawijaya Malang untuk desain IPAL dan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda untuk kajian pengurangan dampak pencemaran air sungai dan optimalisasi pengelolaan IPAL. 

Setelah 20 hari masa uji coba, IPAL domestik ini mampu mengolah 33 meter kubik limbah greywater dan hasil olahan digunakan untuk menyiram tanaman di area Inbis dengan nilai penghematan Rp 154 ribu, dengan asumsi harga air rata-rata Rp 4.672 per meter kubik.

“Setelah menjadi IPAL komunal, 245 warga di Kampung Aren juga dipastikan menerima manfaat. Apalagi air olahan IPAL sudah lolos uji sampel laboratorium dan aman untuk tanaman,” tambah Fakhri. 

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, mengatakan pengembangan Kampung Aren sebagai area inklusi untuk mengoptimalkan potensi penyandang disabilitas bersama masyarakat sekitar, diharapkan mampu mewujudkan kawasan ramah lingkungan melalui pemberdayaan ekonomi mandiri dengan berbagai peningkatan secara bertahap.

Untuk IPAL domestik, Pupuk Kaltim mengalokasikan anggaran senilai Rp 182,45 Juta untuk peningkatan pembangunan dan sarana pendukung lainnya, di luar biaya yang ditanggung KLHK.

Hal ini merupakan bentuk keseriusan Pupuk Kaltim terhadap pemberdayaan masyarakat, melihat perkembangan Inbis Permata Bunda sebagai salah satu binaan perusahaan, mampu memaksimalkan potensi penyandang disabilitas yang lebih produktif dan mandiri dengan penciptaan lapangan usaha di berbagai sektor. 

“Hal ini yang kita kembangkan pada program Kampung Aren, sehingga pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat tercipta melalui lingkungan yang produktif,” kata Rahmad. 

Pimpinan Inbis Permata Bunda Anggi V. Goenadi mengaku optimis gagasan Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas mampu mewujudkan 10 goals yang ditetapkan melalui dukungan dan kontribusi Pupuk Kaltim. Apalagi dengan berbagai pengembangan yang dilakukan, masyarakat sekitar yang awalnya terkesan acuh dan memandang sebelah mata penyandang disabilitas. Kini mampu berkolaborasi untuk kehidupan serta penataan lingkungan menuju kemandirian ekonomi yang jauh lebih baik. 

“Kini masyarakat Kampung Aren sudah sangat terbuka dan antusias menjalankan berbagai program bersama teman-teman di Inbis. Ini perkembangan yang luar biasa, sehingga target besar Kampung Aren sebagai kawasan inklusi dan ramah disabilitas bisa diraih bersama,” papar Anggi.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Jelang Akhir Jabatan, Risma Beberkan Suka Duka jadi Wali Kota
    Jelang Akhir Jabatan, Risma Beberkan Suka Duka jadi Wali Kota
    24/10/2020 - 22:07
  • Pilbup Musi Rawas, H2G Berkomitmen Tuntaskan dan Sempurnakan Pekerjaan
    Pilbup Musi Rawas, H2G Berkomitmen Tuntaskan dan Sempurnakan Pekerjaan
    24/10/2020 - 21:42
  • Eri-Armuji Unggul di Survei, Pengamat: Risma dan Mesin PDI Perjuangan Sangat Efektif
    Eri-Armuji Unggul di Survei, Pengamat: Risma dan Mesin PDI Perjuangan Sangat Efektif
    24/10/2020 - 21:31
  • Serahkan Bantuan UMKM, Bupati Morotai Berbagi Pengalaman
    Serahkan Bantuan UMKM, Bupati Morotai Berbagi Pengalaman
    24/10/2020 - 21:26
  • Kemendes PDTT RI dan Kemnaker Berikan Langsung Bantuan Karya Produktif di Tuban
    Kemendes PDTT RI dan Kemnaker Berikan Langsung Bantuan Karya Produktif di Tuban
    24/10/2020 - 21:21
  • Jelang Libur Panjang, Daop 3 Cirebon Operasikan 53 KA
    Jelang Libur Panjang, Daop 3 Cirebon Operasikan 53 KA
    24/10/2020 - 21:16
  • Antisipasi Banjir, Kementerian PUPR RI Bangun Kolam Retensi Sungai Wanggu di Kendari
    Antisipasi Banjir, Kementerian PUPR RI Bangun Kolam Retensi Sungai Wanggu di Kendari
    24/10/2020 - 21:10
  • Sowan ke PD Muhammadiyah, Pasangan QA Sampaikan Program Prioritas
    Sowan ke PD Muhammadiyah, Pasangan QA Sampaikan Program Prioritas
    24/10/2020 - 21:03
  • Bupati Morotai Minta UMKM Manfaatkan KUR, Jangan Pinjam Uang di Rentenir
    Bupati Morotai Minta UMKM Manfaatkan KUR, Jangan Pinjam Uang di Rentenir
    24/10/2020 - 20:54
  • Obar Sobarna Beri Pembekalan Mantan Kades untuk Dukung Nia-Usman Pilbup Bandung
    Obar Sobarna Beri Pembekalan Mantan Kades untuk Dukung Nia-Usman Pilbup Bandung
    24/10/2020 - 20:46

TIMES TV

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

17/10/2020 - 16:33

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kasus Yuli, Refleksi Pemkab Lotim Tangani Perdagangan Orang
    Kasus Yuli, Refleksi Pemkab Lotim Tangani Perdagangan Orang
    24/10/2020 - 17:35
  • Omnibus Law dan Kolonisasi Masa Lalu
    Omnibus Law dan Kolonisasi Masa Lalu
    24/10/2020 - 16:33
  • Jiwa Sosiokultur Masyarakat Menjawab Tuntutan Omnibus Law
    Jiwa Sosiokultur Masyarakat Menjawab Tuntutan Omnibus Law
    24/10/2020 - 15:31
  • Ratatouille: Dalam Sesuap Ingatan
    Ratatouille: Dalam Sesuap Ingatan
    24/10/2020 - 14:31
  • Menumbuhkan Budaya Literasi di Tengah Pandemi
    Menumbuhkan Budaya Literasi di Tengah Pandemi
    24/10/2020 - 13:35
  • Eksistensi Lembaga Eksekutif Sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik
    Eksistensi Lembaga Eksekutif Sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik
    24/10/2020 - 12:54
  • Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    24/10/2020 - 12:40
  • Pemuda di Era Digital
    Pemuda di Era Digital
    23/10/2020 - 14:53

KULINER

  • Belajar dari Orang Tua, Mistar Sukses Kembangkan Bluder Miroso di Kota Madiun
    Belajar dari Orang Tua, Mistar Sukses Kembangkan Bluder Miroso di Kota Madiun
    24/10/2020 - 18:29
  • Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    23/10/2020 - 18:49
  • Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    23/10/2020 - 13:05
  • Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    23/10/2020 - 12:04
  • Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    22/10/2020 - 03:20
  • Netizen Maha Kejam Tanggapi Vaksin Palu Arit Fadli Zon
    Netizen Maha Kejam Tanggapi Vaksin Palu Arit Fadli Zon
    24/10/2020 - 00:25
  • Ganda Rusia Melejit, Kevin/Marcus Tempati Rangking 3 BWF World Tour
    Ganda Rusia Melejit, Kevin/Marcus Tempati Rangking 3 BWF World Tour
    24/10/2020 - 10:25
  • Gila, Cara Tangani Mike Tyson Ketika Candu Seksnya Kumat
    Gila, Cara Tangani Mike Tyson Ketika Candu Seksnya Kumat
    24/10/2020 - 04:24
  • 5 Fakta Pembunuhan Sadis Yulia, Nomor 2 Cara Pelaku Benar-benar Ngeri
    5 Fakta Pembunuhan Sadis Yulia, Nomor 2 Cara Pelaku Benar-benar Ngeri
    24/10/2020 - 05:32
  • Bikin Malu, Konsep Video Via Vallen Ternyata Nyontek Artis K-Pop
    Bikin Malu, Konsep Video Via Vallen Ternyata Nyontek Artis K-Pop
    24/10/2020 - 03:00