Ekonomi

Sengkarut Program BPNT di Banyuwangi, Mulai E-Warong Abal-Abal Hingga Pendamping Merangkap Pemasok Sembako

Rabu, 16 September 2020 - 11:44 | 103.33k
Sengkarut Program BPNT di Banyuwangi, Mulai E-Warong Abal-Abal Hingga Pendamping Merangkap Pemasok Sembako
Ilustrasi BPNT. (dok/TI)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya melalui program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Besaran nominal bantuan pun juga terus ditingkatkan. Dari semula Rp 150 ribu, terhitung sejak Maret 2020 menjadi Rp 200 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dengan kawalan petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pendamping PKH (Program Keluarga Harapan), program pro kesejahteraan ini diharap bisa berjalan optimal dan maksimal. Harapan tersebut tentunya juga berlaku untuk pelaksanaan program BPNT di Banyuwangi, Jawa Timur.

Untuk diketahui, dana bantuan BPNT sebesar Rp 200 ribu per KPM tersebut disalurkan melalui rekening E Wallet, berbentuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Sebuah kartu yang berfungsi mirip ATM namun hanya bisa untuk digunakan belanja bahan pangan. Di Banyuwangi, KPM berbelanja dengan sistim elektronik melalui mesin Electronic Data Capture (EDC), yang tersedia di E Warong.

Dan terhitung mulai bulan September 2020, perbelanjaan KPM BPNT di Banyuwangi, hanya bisa dilakukan melalui mesin EDC milik Bank Tabungan Negara (BTN).

Di Bumi Blambangan, KPM atau masyarakat penerima bantuan jumlahnya cukup fantastis.  Sekitar 100 ribuan lebih, terdiri dari KPM kawalan petugas TKSK dan pendamping PKH. Atau ada aliran sekitar Rp 20 miliar lebih dana bantuan berupa pangan per bulan. Biasanya bantuan senilai Rp 200 ribu per KPM tersebut disalurkan dalam bentuk beras, daging dan telur.

Sungguh nominal yang tidak sedikit. Yang tentunya perlu pengawalan dari seluruh masyarakat demi optimalisasi program. Pertama, warga, aktivis, ormas, pegiat LSM perlu memahami tugas dan larangan pendamping PKH dan TKSK. Kenapa?. Karena mereka yang penjadi ujung tombak dilapangan.

Ya, mari kita mengulik tugas dan larangan pendamping PKH dan TKSK selaku pendamping sosial bantuan pangan sesuai Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 20 Tahun 2019 tentang Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai.

Sesuai bunyi Pasal 38 ayat 1, pendamping sosial bantuan sosial pangan bertugas mendampingi KPM BPNT selama proses registrasi, aktivasi rekening serta dalam pembelanjaan dana program penyaluran. Melengkapi data KPM BPNT untuk melakukan penggantian. Membuat jadwal distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Menyusun laporan penyaluran BPNT. Melakukan sosialisasi kepada KPM BPNT dan melakukan pemantauan pelaksanaan penyaluran bantuan.

Di ayat 2 dijabarkan bahwa pendamping sosial bantuan pangan juga bertugas melaporkan kepada tim koordinasi bantuan pangan kabupaten dengan tembusan kepada Dinas Sosial melalui koordinator daerah kabupaten.

Sementara itu, Pasal 39 ayat 1 Permensos No 20 tahun 2019 mengamanatkan bahwa petugas TKSK dan pendamping PKH dilarang mengarahkan, memberikan ancaman atau paksaan kepada KPM BPNT untuk melakukan pembelanjaan di E Warung tertentu. Dilarang mengarahkan KPM untuk membeli bahan pangan tertentu dan atau membeli bahan pangan dalam jumlah tertentu di E Waoung.

Petugas TKSK dan pendamping PKH juga dilarang membentuk E Warong. Menjadi pemasok bahan pangan E Warong dan menerima imbalan dari pihak mana pun. Baik dalam bentuk uang maupun barang terkait penyaluran BPNT.

Ditegaskan di Pasal 40, jika petugas pendamping bantuan pangan terbukti melanggar bisa dikenakan sanksi pemecatan.

Fakta dilapangan, bantuan BPNT di Banyuwangi, rata-rata disalurkan dalam bentuk beras, daging dan telur. Jumlahnya pun sudah ditentukan oleh petugas. Dengan kata lain, PKM BPNT hanya bisa pasrah menerima haknya sesuai dengan bentuk bahan pangan yang ditentukan oleh petugas. Kondisi tersebut seharusnya bertabrakan dengan Pasal Pasal 39 ayat 1 Permensos No 20 tahun 2019 tentang Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai.

Nampaknya kondisi tersebut bakal subur makmur mengingat sementara ini Bank BTN Banyuwangi hanya mengeluarkan mesin EDC dalam jumlah yang minim. Sebanyak 237 mesin EDC se Kabupaten Banyuwangi. Alias hanya ada segelintir E Warung ditiap desa.

Padahal ditiap desa, sedikitnya ada 800-1500 penerima bantuan BPNT. Yang memprihatinkan, dari penelusuran redaksi timesbanyuwangi.com (TIMES Indonesia Network) d ilapangan, mesin EDC Bank BTN ini hanya mampu melayani kurang dari 100 KPM per hari. Dengan jumlah yang minim, mesin EDC tersebut dikabarkan banyak dipegang oleh orang dekat para petugas pendamping bantuan sosial, sehingga rawan terjadi monopoli hingga kemunculan E Warong abal-abal atau E Warong dadakan.

Bahkan, di sejumlah desa di Banyuwangi, ada warung bukan penjual sembako, yang entah bagaimana tiba-tiba menjadi E Warong pengelola mesin EDC. Sementara E Warong yang sebelumnya melayani penyaluran BPNT, kini harus gigit jari.

Meskipun Pasal 2 ayat huruf (e) Permensos No 20 tahun 2019 tentang Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai, jelas mengamanatkan bahwa manfaat BPNT salah satunya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi didaerah, terutama usaha mikro dankecil dibidang perdagangan.

Di lapangan, TIMES Indonesia juga mendapati informasi adanya sejumlah petugas pendamping bantuan sosial pangan yang mendadak menjadi pemasok bahan pangan di E Warong. Meskipun itu jelas-jelas sebuah pantangan sesuai Pasal 39 ayat 1 huruf (c) Permensos No 20 tahun 2019 tentang Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (program BPNT). (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Sukses Gandeng Penyanyi Solo Putri Ariani, Langit Sore Rilis Single 'Melesat'
    Sukses Gandeng Penyanyi Solo Putri Ariani, Langit Sore Rilis Single 'Melesat'
    19/09/2020 - 08:44
  • MUI: Jika Pilkada Serentak 2020 Langgar Ketentuan Medis, Lebih Baik Ditunda
    MUI: Jika Pilkada Serentak 2020 Langgar Ketentuan Medis, Lebih Baik Ditunda
    19/09/2020 - 08:23
  • Kasus Positif Covid-19 di Ponorogo Melonjak Tajam Selama Sepekan
    Kasus Positif Covid-19 di Ponorogo Melonjak Tajam Selama Sepekan
    19/09/2020 - 08:15
  • Masukan Publik, Kota Depok Longgarkan Aturan Jam Malam
    Masukan Publik, Kota Depok Longgarkan Aturan Jam Malam
    19/09/2020 - 08:03
  • Jadwal Sepakbola di Televisi 19-21 September 2020
    Jadwal Sepakbola di Televisi 19-21 September 2020
    19/09/2020 - 07:55
  • Buka Kompetisi, FC Bayern Munchen Permalukan Schalke 04
    Buka Kompetisi, FC Bayern Munchen Permalukan Schalke 04
    19/09/2020 - 07:37
  • SAE L’SIMA a Perfect Place for Mountain Biking
    SAE L’SIMA a Perfect Place for Mountain Biking
    19/09/2020 - 07:23
  • Enjoy the Exotic Scenery of Sendiki Beach Malang
    Enjoy the Exotic Scenery of Sendiki Beach Malang
    19/09/2020 - 06:12
  • These are d'Omah Hotel Yogya Ways to Give a Complete Safety to Their Guests
    These are d'Omah Hotel Yogya Ways to Give a Complete Safety to Their Guests
    19/09/2020 - 05:26
  • Check These Special Offers of Tugu Hotel Malang on September
    Check These Special Offers of Tugu Hotel Malang on September
    19/09/2020 - 04:20

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    19/09/2020 - 03:16
  • Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    18/09/2020 - 11:55
  • Pentingnya Olahraga di Era New Normal
    Pentingnya Olahraga di Era New Normal
    18/09/2020 - 10:33
  • Pertarungan Klaim Keberhasilan Vs Narasi Harapan Baru
    Pertarungan Klaim Keberhasilan Vs Narasi Harapan Baru
    18/09/2020 - 08:46
  • Jumat Berkah: Kematian adalah Hadiah
    Jumat Berkah: Kematian adalah Hadiah
    18/09/2020 - 06:16
  • Kurikulum Darurat dan Pergolakan Guru Dwitunggal
    Kurikulum Darurat dan Pergolakan Guru Dwitunggal
    18/09/2020 - 02:16
  • Laznas LMI Berbagi untuk Negeri: Dulu, Kini, dan Nanti
    Laznas LMI Berbagi untuk Negeri: Dulu, Kini, dan Nanti
    17/09/2020 - 22:40
  • Mengembalikan Marwah Mahasiswa
    Mengembalikan Marwah Mahasiswa
    17/09/2020 - 18:47
  • Pemutilasi Sadis Apartemen Kalibata City Ternyata Pemuja Bangsa Viking
    Pemutilasi Sadis Apartemen Kalibata City Ternyata Pemuja Bangsa Viking
    19/09/2020 - 00:12
  • Seragam Satpam Mirip Polisi, Haris Azhar: Konyol, Tak Ada Urgensinya
    Seragam Satpam Mirip Polisi, Haris Azhar: Konyol, Tak Ada Urgensinya
    19/09/2020 - 00:04
  • Bela Ahok, Ketua Jokowi Mania Minta Prabowo Copot Andre Rosiade
    Bela Ahok, Ketua Jokowi Mania Minta Prabowo Copot Andre Rosiade
    19/09/2020 - 01:15
  • OPM Tebas Wajah TNI Pakai Parang, Jenderal TNI Sekongkol sama China
    OPM Tebas Wajah TNI Pakai Parang, Jenderal TNI Sekongkol sama China
    19/09/2020 - 06:06
  • Indonesia Sejajar Kamboja, Kalah Kelas dengan 6 Negara Asia Tenggara
    Indonesia Sejajar Kamboja, Kalah Kelas dengan 6 Negara Asia Tenggara
    19/09/2020 - 00:02