Peristiwa Nasional

Kasus Penganiayaan Ulama, Fachrul Razi: Agama Tidak Mengajarkan untuk Menyakiti

Selasa, 15 September 2020 - 09:31 | 7.75k
Kasus Penganiayaan Ulama, Fachrul Razi: Agama Tidak Mengajarkan untuk Menyakiti
Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto: Kemenag.go.id)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTAMenag RI Fachrul Razi mengaku tidak habis pikir, dan sekaligus mengecam keras, dua kejadian beruntun serangan terhadap tokoh agama belakangan ini. Pertama penusukan yang melukai Syekh Ali Jaber di Lampung, dan kedua bahkan menewaskan seorang imam ketika shalat Subuh di sebuah masjid di Tanjung Rancing, Kayu Agung, Ogan Komering Hilir, Sumatera Selatan.

“Dalam Islam, ulama adalah pewaris para nabi. Merekalah yang mendapat amanah menyampaikan pesan-pesan ilahi dan kemanusiaan di muka bumi, membunuhnya adalah sebuah kejahatan ganda,” ujar Menag dengan penuh empati, di Jakarta, Selasa (15/09/2020).

Menag berharap kita semua belajar dari kisah Usamah bin Zaid, seorang penglima perang termuda yang pernah membunuh lawannya dalam sebuah perang jihad fi sabilillah. Usai perang, Usamah bercerita kepada Rasulullah bahwa dalam perang ia berhadapan dengan seorang laki-laki bernama Mirdas bin Nahik. Saat Usamah berhasil memojokkan dan hendak menghabisinya, Mirdas mengucapkan syahadat. Tapi Usamah tetap saja menusuk dan membunuhnya.

Menag melanjutkan, mendengar cerita sahabatnya itu, Rasul menegur, "Bagaimana bisa engkau membunuh orang yang sudah mengucap kalimat syahadat?" Rasul menegur Usamah yang tetap membunuh laki-laki itu, padahal dia telah mengucapkan syahadat, karena seorang Muslim sesungguhnya tidak berhak menilai isi hati dan kebenaran keislaman seseorang.

Menag menceritakan kembali kisah Usamah bin Zaid itu untuk mengingatkan bahwa agama tidak mengajarkan untuk menyakiti, apalagi membunuh sesama. “Dalam pesan terakhirnya ketika haji wada’, Rasulullah tegas berpesan bahwa haram bagi setiap insan untuk menumpahkan darah saudaranya. Ini adalah pesan kemanusiaan tertinggi dalam Islam”, tegas Menag.

Dalam sejarah, Usamah pun sangat menyesali perbuatannya. Ia lalu berjanji tak akan pernah lagi membunuh orang ataupun musuh yang telah mengucapkan syahadat. Saat terjadi perselisihan antara Khalifah Ali dan Mu'awiyah,  Usamah memilih netral bersama sejumlah sahabat lainnya.

“Menumpahkan darah dan membunuh manusia tanpa alasan sangat bertentangan dengan esensi ajaran agama. Islam diyakini sebagai agama pembawa rahmat bagi alam semesta,” ujar Menag. Indonesia adalah negara hukum yang konstitusinya dirumuskan dengan melibatkan para pemuka agama. Jangankan seagama, mencederai atau membunuh warga negara beda agama pun adalah sebuah kejahatan hukum.

“Karenanya saya sangat mengecam kejadian penyerangan dan pembunuhan terhadap ulama ini. Semoga ini yang terakhir kalinya terjadi. Saya percaya penegak hukum bisa tuntas mengusut dan menindak pelakunya, sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Menag RI Fachrul Razi. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Sukses Gandeng Penyanyi Solo Putri Ariani, Langit Sore Rilis Single 'Melesat'
    Sukses Gandeng Penyanyi Solo Putri Ariani, Langit Sore Rilis Single 'Melesat'
    19/09/2020 - 08:44
  • MUI: Jika Pilkada Serentak 2020 Langgar Ketentuan Medis, Lebih Baik Ditunda
    MUI: Jika Pilkada Serentak 2020 Langgar Ketentuan Medis, Lebih Baik Ditunda
    19/09/2020 - 08:23
  • Kasus Positif Covid-19 di Ponorogo Melonjak Tajam Selama Sepekan
    Kasus Positif Covid-19 di Ponorogo Melonjak Tajam Selama Sepekan
    19/09/2020 - 08:15
  • Masukan Publik, Kota Depok Longgarkan Aturan Jam Malam
    Masukan Publik, Kota Depok Longgarkan Aturan Jam Malam
    19/09/2020 - 08:03
  • Jadwal Sepakbola di Televisi 19-21 September 2020
    Jadwal Sepakbola di Televisi 19-21 September 2020
    19/09/2020 - 07:55
  • Buka Kompetisi, FC Bayern Munchen Permalukan Schalke 04
    Buka Kompetisi, FC Bayern Munchen Permalukan Schalke 04
    19/09/2020 - 07:37
  • SAE L’SIMA a Perfect Place for Mountain Biking
    SAE L’SIMA a Perfect Place for Mountain Biking
    19/09/2020 - 07:23
  • Enjoy the Exotic Scenery of Sendiki Beach Malang
    Enjoy the Exotic Scenery of Sendiki Beach Malang
    19/09/2020 - 06:12
  • These are d'Omah Hotel Yogya Ways to Give a Complete Safety to Their Guests
    These are d'Omah Hotel Yogya Ways to Give a Complete Safety to Their Guests
    19/09/2020 - 05:26
  • Check These Special Offers of Tugu Hotel Malang on September
    Check These Special Offers of Tugu Hotel Malang on September
    19/09/2020 - 04:20

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    19/09/2020 - 03:16
  • Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    18/09/2020 - 11:55
  • Pentingnya Olahraga di Era New Normal
    Pentingnya Olahraga di Era New Normal
    18/09/2020 - 10:33
  • Pertarungan Klaim Keberhasilan Vs Narasi Harapan Baru
    Pertarungan Klaim Keberhasilan Vs Narasi Harapan Baru
    18/09/2020 - 08:46
  • Jumat Berkah: Kematian adalah Hadiah
    Jumat Berkah: Kematian adalah Hadiah
    18/09/2020 - 06:16
  • Kurikulum Darurat dan Pergolakan Guru Dwitunggal
    Kurikulum Darurat dan Pergolakan Guru Dwitunggal
    18/09/2020 - 02:16
  • Laznas LMI Berbagi untuk Negeri: Dulu, Kini, dan Nanti
    Laznas LMI Berbagi untuk Negeri: Dulu, Kini, dan Nanti
    17/09/2020 - 22:40
  • Mengembalikan Marwah Mahasiswa
    Mengembalikan Marwah Mahasiswa
    17/09/2020 - 18:47
  • Pemutilasi Sadis Apartemen Kalibata City Ternyata Pemuja Bangsa Viking
    Pemutilasi Sadis Apartemen Kalibata City Ternyata Pemuja Bangsa Viking
    19/09/2020 - 00:12
  • Seragam Satpam Mirip Polisi, Haris Azhar: Konyol, Tak Ada Urgensinya
    Seragam Satpam Mirip Polisi, Haris Azhar: Konyol, Tak Ada Urgensinya
    19/09/2020 - 00:04
  • Bela Ahok, Ketua Jokowi Mania Minta Prabowo Copot Andre Rosiade
    Bela Ahok, Ketua Jokowi Mania Minta Prabowo Copot Andre Rosiade
    19/09/2020 - 01:15
  • OPM Tebas Wajah TNI Pakai Parang, Jenderal TNI Sekongkol sama China
    OPM Tebas Wajah TNI Pakai Parang, Jenderal TNI Sekongkol sama China
    19/09/2020 - 06:06
  • Indonesia Sejajar Kamboja, Kalah Kelas dengan 6 Negara Asia Tenggara
    Indonesia Sejajar Kamboja, Kalah Kelas dengan 6 Negara Asia Tenggara
    19/09/2020 - 00:02