Peristiwa Daerah

Sidak Swalayan Vionata Genteng, DPRD Banyuwangi Temukan Dugaan Pemalsuan Data

Senin, 14 September 2020 - 14:46 | 16.04k
Sidak Swalayan Vionata Genteng, DPRD Banyuwangi Temukan Dugaan Pemalsuan Data
Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Irianto (baju putih) saat sidak swalayan Vionata Genteng, di Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. (Foto : Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Sidak Swalayan Vionata Genteng, di Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Komisi I DPRD Banyuwangi, temukan dugaan pemalsuan data. Yakni data tanda tangan persetujuan warga batas-batas yang merupakan syarat dalam proses pengurusan Izin Usaha, Izin Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IPPT) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Saya tidak mencurigai, saya tidak menuduh, Cuma saya punya prasangka saja, semoga prasangka ini tidak benar,” ucap Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Irianto, Senin (14/9/2020).

Sidak di Jalan Wahid Hasyim, Genteng, ini dewan didampingi sejumlah instansi terkait. Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Camat Genteng, Firman Sanyoto, dan Kepala Desa (Kades) Genteng Kulon, Supandi. Perwakilan masyarakat yang rumahnya berdiri tepat berbatasan langsung dengan swalayan Vionata Genteng. Termasuk jajaran MPC Pemuda Pancasila Banyuwangi, selaku pengadu sekaligus pendamping warga.

Di situ Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Irianto, menanyakan langsung kepada sejumlah pihak yang berkaitan dalam proses pengurusan izin swalayan Vionata Genteng. Mulai dari DPMPTSP, perwakilan manajemen swalayan Vionata Genteng, Kades Genteng Kulon, Ketua RT hingga masyarakat berbatasan langsung.

Hasilnya sangat mencengangkan.  Data tanda tangan persetujuan warga batas-batas yang merupakan syarat pengurusan IMB, ternyata sebagian tidak sesuai. Alias palsu. Misal, warga yang rumahnya berada di sebelah utara swalayan Vionata Genteng, dimasukan di data tanda tangan warga batas-batas sebelah timur. Sementara sejumlah warga yang rumahnya berdiri tepat berbatasan langsung justru tidak pernah diajak musyawarah atau pun dimintai persetujuan.

Dan itu diamini oleh manajemen swalayan Vionata Genteng, maupun Bambang Sunarto, Ketua RT 9 RW 5, Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Dalam sidak ini juga mencuat nama Hudori. Dia disebut-sebut sebagai orang yang mengurus permohonan.

“Pak Hudori itu datang ke rumah, minta ijin untuk urusan ini (Swalayan Vionata Genteng). Pak ini di gang ini (Yang dibantu minta tanda tangan), yang lainnya bapak urus sendiri, itu urusan bapak bukan urusan Pak RT,” ungkap Bambang Sunarto menceritakan saat Hudori mengurus permohonan IMB swalayan Vionata Genteng tahun 2017 silam.

Anggota Komisi I DPRD Banyuwangi, Ficky Septalinda, mengaku sangat menyayangkan kejadian ini. Data tanda tangan warga batas-batas syarat pengurusan IMB yang dipalsukan bisa lolos. Hingga DPMPTSP menerbitkan IMB.

Padahal mengacu Pasal 46 Undang-Undang (UU) No 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, jelas mengamanatkan bahwa sebelum menetapkan atau mengeluarkan keputusan yang dapat menimbulkan pembebanan bagi masyarakat. Badan atau pejabat pemerintahan wajib memberikan sosialisasi hingga klarifikasi pihak terkait secara langsung.

“Tapi faktanya, data tanda tangan persetujuan warga batas-batas yang dipalsukan bisa lolos, ini ada apa?,” katanya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan ini juga mengutip Pasal 58 UU No 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, yang mana disitu diamanatkan bahwa keputusan tidak dapat berlaku surut, kecuali untuk menghindari kerugian yang lebih besar dan atau terabaikannya hak warga masyarakat.

“Dalam kasus ini kami menduga ada praktik pihak tertentu yang sengaja mengabaikan hak wong cilik, harus diusut tuntas,” cetusnya.

Ficky juga mengutip isi Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2012 tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat Dalam Proses Analisis Dampak Lingkungan Hidup dan Izin Lingkungan. Disebutkan bahwa pelibatan masyarakat yang berbatasan langsung merupakan sebuah kewajiban.

“Masyarakat terkena dampak, masyarakat pemerhati lingkungan dan masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses Amdal, atau masyarakat yang berbatasan langsung, ketiga masyarakat tersebut wajib dilibatkan, bukan malah diabaikan," ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan manajemen swalayan Vionata Genteng, Nanang Puguh Legowo, menolak jika data tanda tangan persetujuan warga batas-batas yang menjadi syarat pengurusan IMB dipalsukan. Dia menilai, bila data tersebut benar-benar palsu tidak mungkin DPMPTSP berani menerbitkan IMB swalayan Vionata Genteng.

“Pihak vionata itu mengajukan, apa persyaratanya juga sesuai, kalau itu tidak sesuai kan seharusnya ditolak,” katanya.

Perwakilan masyarakat batas-batas, Sudaroji, menyebut bahwa terdapat sejumlah nama asing dalam data tanda tangan proses pengajuan permohonan IMB swalayan Vionata Genteng. Atau nama tersebut tidak dia kenali. Padahal dia adalah tokoh sekaligus penduduk asli wilayah setempat.

“Itu menyimpang dari fakta di lapangan. Yang berbatasan langsung, seperti saya dan ada lagi lainnya, malah tidak pernah dimintai tanda tangan persetujuan,” ungkapnya.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Banyuwangi, Zamroni SH, mendesak Komisi I untuk bisa bertindak tegas. Dia meminta wakil rakyat tak segan melakukan proses hukum atas temuan data tanda tangan warga batas-batas yang dipalsukan.

“Wakil rakyat harus berani memproses hukum, sebagai bukti dukungan atas iklim investasi yang taat hukum. Jika tidak berani, Pemuda Pancasila siap melaporkan,” tegasnya.

Usai sidak, Komisi I DPRD Banyuwangi, mengaku akan segera menggelar rapat khusus. Guna mengurai benang kusut polemik penerbitan IMB Swalayan Vionata Genteng, di Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Sekaligus menentukan langkah yang akan ditempuh guna mendorong terciptanya iklim investasi yang taat hukum di Banyuwangi. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pasar Malam di Pamekasan Bakal Segera Dibuka Lagi
    Pasar Malam di Pamekasan Bakal Segera Dibuka Lagi
    23/09/2020 - 20:11
  • Peduli Lingkungan, Udinus Semarang Ajak Mahasiswa Tanam Mangrove
    Peduli Lingkungan, Udinus Semarang Ajak Mahasiswa Tanam Mangrove
    23/09/2020 - 20:07
  • Dinkes Kota Cirebon: Terkonfirmasi Positif Betambah 23 Orang
    Dinkes Kota Cirebon: Terkonfirmasi Positif Betambah 23 Orang
    23/09/2020 - 20:02
  • Kekuatan Fisik Pemain Arema FC Buat Carlos Oliveira Berbinar
    Kekuatan Fisik Pemain Arema FC Buat Carlos Oliveira Berbinar
    23/09/2020 - 19:58
  • Polresta Yogyakarta Ajak UST Canangkan Kampus Tangguh Covid-19
    Polresta Yogyakarta Ajak UST Canangkan Kampus Tangguh Covid-19
    23/09/2020 - 19:54
  • Rapat Penetapan UMK Kota Semarang Diwarnai Demo Buruh
    Rapat Penetapan UMK Kota Semarang Diwarnai Demo Buruh
    23/09/2020 - 19:50
  • Warga Malaysia Ubah Limbah Sampah Plastik Menjadi Furniture Kekinian
    Warga Malaysia Ubah Limbah Sampah Plastik Menjadi Furniture Kekinian
    23/09/2020 - 19:46
  • Bupati Faida Beber Strategi Pemerintah Daerah Tangani Covid-19 kepada Mahasiswa
    Bupati Faida Beber Strategi Pemerintah Daerah Tangani Covid-19 kepada Mahasiswa
    23/09/2020 - 19:42
  • Ipong Muchlissoni Tegaskan Tak Hadirkan Banyak Pendukung Saat Ambil Nomor di KPU
    Ipong Muchlissoni Tegaskan Tak Hadirkan Banyak Pendukung Saat Ambil Nomor di KPU
    23/09/2020 - 19:38
  • DJ Nathalie Holscher Mualaf, Sule Jadi Saksinya
    DJ Nathalie Holscher Mualaf, Sule Jadi Saksinya
    23/09/2020 - 19:34

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Disleksia Informasi di Tengah Pandemi Covid-19
    Disleksia Informasi di Tengah Pandemi Covid-19
    23/09/2020 - 19:25
  • Gempa 2018, Covid-19, dan Pilkada 2020
    Gempa 2018, Covid-19, dan Pilkada 2020
    23/09/2020 - 15:44
  • Kultur Pilkada Era Pandemi
    Kultur Pilkada Era Pandemi
    23/09/2020 - 14:27
  • Apresiasi untuk Keterbukaan Pasien Covid-19
    Apresiasi untuk Keterbukaan Pasien Covid-19
    23/09/2020 - 13:42
  • Tunda Pilkada Demi Kemanusiaan dan Kedaulatan Rakyat
    Tunda Pilkada Demi Kemanusiaan dan Kedaulatan Rakyat
    23/09/2020 - 12:45
  • Harmonisasi Paradigma Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pandemi
    Harmonisasi Paradigma Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pandemi
    23/09/2020 - 11:31
  • Ulama dan Peran Negara
    Ulama dan Peran Negara
    23/09/2020 - 10:38
  • Pudarnya Identitas Bangsa dalam Sebuah Nama
    Pudarnya Identitas Bangsa dalam Sebuah Nama
    23/09/2020 - 00:20
  • Pasien OTG Covid-19 di Kota Cilegon Akan Dirawat di Hotel Berbintang
    Pasien OTG Covid-19 di Kota Cilegon Akan Dirawat di Hotel Berbintang
    23/09/2020 - 20:10
  • Jelang Vonis, Lucinta Luna Jalani Puasa Daud
    Jelang Vonis, Lucinta Luna Jalani Puasa Daud
    23/09/2020 - 20:10
  • Cara Mudah Agar Wajan Antilengket Awet dan Tahan Lama
    Cara Mudah Agar Wajan Antilengket Awet dan Tahan Lama
    23/09/2020 - 20:10
  • Setahun Buron, Terpidana Kasus Penipuan Tertangkap di Cafe Sleman
    Setahun Buron, Terpidana Kasus Penipuan Tertangkap di Cafe Sleman
    23/09/2020 - 20:10
  • Gelombang Besar Sampah Plastik Menghantam Pantai di Honduras
    Gelombang Besar Sampah Plastik Menghantam Pantai di Honduras
    23/09/2020 - 20:07
  • Pidato di Sidang PBB Berbahasa Indonesia, Jokowi Soroti Vaksin Corona
    Pidato di Sidang PBB Berbahasa Indonesia, Jokowi Soroti Vaksin Corona
    23/09/2020 - 07:31
  • Ramai Artis Muslim Pelihara Anjing, UAS dan Buya Yahya Ungkap Hukumnya
    Ramai Artis Muslim Pelihara Anjing, UAS dan Buya Yahya Ungkap Hukumnya
    23/09/2020 - 05:14
  • Toyota Luncurkan Mobil Baru Rp170 Juta, Mirip Rush dan Fortuner
    Toyota Luncurkan Mobil Baru Rp170 Juta, Mirip Rush dan Fortuner
    23/09/2020 - 15:40
  • Heboh, Beredar Foto Ayu Ting Ting Gandeng Suami Orang
    Heboh, Beredar Foto Ayu Ting Ting Gandeng Suami Orang
    23/09/2020 - 06:30
  • Ganas, Kisah Dennis Rodman Ditawari Rp282 Miliar untuk Hamili Madonna
    Ganas, Kisah Dennis Rodman Ditawari Rp282 Miliar untuk Hamili Madonna
    23/09/2020 - 06:22