Peristiwa Daerah Bencana Nasional Covid-19

Sampai Dini Hari, Duo Srikandi Surabaya Pimpin Rapid Test Massal di Bawah Jembatan Suramadu

Senin, 14 September 2020 - 07:12 | 9.62k
Sampai Dini Hari, Duo Srikandi Surabaya Pimpin Rapid Test Massal di Bawah Jembatan Suramadu
Pelaksanaan rapid test di bawah jembatan Suramadu, Minggu (13/3/2020). (Foto: Dinkes Surabaya for Times Indonesia)
FOKUS

Bencana Nasional Covid-19

TIMESINDONESIA, SURABAYA – 'Duo Srikandi' Kota Pahlawan memimpin langsung jalannya rapid test massal yang berlangsung di bawah Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Minggu (13/9/2020) pagi. Kedua Srikandi itu adalah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum.

Rapid test massal yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu berlangsung mendadak. Sasarannya adalah seluruh pedagang dan pengunjung yang sedang asyik nongkrong di sekitaran bawah Jembatan Suramadu.

Untuk mendukung giat itu, petugas yang terdiri dari Satpol PP, Linmas, beserta Kepolisian dan TNI menutup seluruh akses jalan di lokasi. Pedagang dan pembeli tidak diperbolehkan keluar area sebelum mengikuti rapid test dengan hasil non reaktif.

Wali Kota Risma mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 saat ini belum pulih normal. Karenanya, ia berharap kepada seluruh masyarakat bisa menahan diri tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting. Apalagi, jika keluar rumah itu hanya untuk keperluan nongkrong dan kumpul-kumpul tanpa menerapkan physical distancing.

Rapid-Test-2.jpg

"Karena itu kenapa saya terpaksa lakukan seperti ini di tempat-tempat tertentu. Kita juga tidak tahu, kondisinya masih pandemi, memang tatanan new normal, tapi kan kemudian warga juga bergerombol, dan itu bahaya sekali," ucapnya saat ditemui di lokasi.

Risma berharap kepada masyarakat agar tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Ia tak ingin kasus Covid-19 di Surabaya terus bertambah karena kurangnya kesadaran diri masyarakat. Apalagi, saat ini hampir 70 persen kasus Covid-19 terjadi pada anak muda.

"Saya berharap sekali, warga harus bisa mencegah hal tersebut dengan mendisiplinkan diri. Karena itu saya mohon dengan hormat, terutama pada anak-anak muda. Karena data yang saya amati, hampir 70 persen dari anak muda serta anak-anak," ungkapnya.

Menurutnya, banyak anak-anak muda yang terkena Covid-19 dan kemudian sembuh. Akan tetapi, meski sudah sembuh, kondisi paru-paru mereka ada masalah.

Makanya, ia khawatir jangan sampai anak-anak muda Surabaya terkena virus tersebut. "Banyak anak muda, meski sudah sembuh, tapi saya dengar paru-parunya ada masalah. Ini yang saya khawatir, kalau anak-anak muda kan usianya masih panjang," tegasnya.

Namun demikian, wali kota perempuan pertama di Surabaya itu berharap tak hanya kepada anak-anak muda. Tapi seluruh warga dapat disiplin menjaga protokol kesehatan. Jangan sampai tujuannya mencari uang tapi kemudian merugikan diri sendiri bahkan orang lain.

"Sebetulnya saya berharap, semuanya bisa sadar, kita kan tidak bisa. Boleh saja mereka mencari uang, tapi jangan sampai merugikan orang lain karena terpapar virus. Kita butuh kesadaran kolektif (bersama)," pesannya.

Dalam kegiatan itu, ratusan orang pun terlihat antre untuk mengikuti rapid test massal. Mereka antre secara bergiliran untuk dilakukan rapid test oleh petugas medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya.

Rapid-Test-3.jpg

Bahkan, kegiatan yang berlangsung hingga dini hari itu tak hanya diikuti pria. Ratusan perempuan yang sedang asyik nongkrong menikmati malam minggu juga harus ikut dalam giat tersebut.

Di lokasi yang sama, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum menegaskan, pihaknya bersama jajaran TNI siap mendukung Pemkot Surabaya dalam mengantisipasi dan menekan penyebaran Covid-19.

Salah satunya adalah kegiatan rapid test massal yang berlangsung di bawah Jembatan Suramadu. "Tentunya ini dilakukan dalam rangka untuk bagaimana mengantisipasi dan menekan angka penyebaran Covid-19," kata AKBP Ganis.

Menurutnya, alasan dipilihnya tempat ini karena memang banyak sekali anak-anak muda yang sedang asyik nongkrong di bawah Jembatan Suramadu. Apalagi, mereka kumpul-kumpul tanpa saling menjaga jarak.

"Dan ini perlu dilakukan serentak kepada semuanya. Tadi Ibu wali kota tidak hanya di sini saja. Biar semuanya warga Surabaya ini sehat," terangnya.

Bagi pengunjung maupun pedagang yang hasil rapid test reaktif, petugas langsung memberikan treatment lanjutan. Mereka selanjutnya diisolasi ke hotel dan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab.

AKBP Ganis menyebut, bahwa kegiatan seperti ini akan terus berlangsung. Dengan harapan, warga Surabaya disiplin terhadap protokol kesehatan dan mata rantai penyebaran Covid-19 bisa segera diputus.

"Akan kita lakukan secara terus menerus, agar semua masyarakat Surabaya tetap sehat. Malam ini kita secara gabungan, dari Polres, Pomal (Polisi Militer), Koramil dan Satpol PP. Kurang lebih ada 110 an petugas," ucap 'Duo Srikandi' Surabaya itu. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • BMKG: Masa Pancaroba, Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
    BMKG: Masa Pancaroba, Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
    22/09/2020 - 08:26
  • Disebut Murah,  Ini Harga dan Spesifikasi iPhone SE 2020 
    Disebut Murah,  Ini Harga dan Spesifikasi iPhone SE 2020 
    22/09/2020 - 08:02
  • Wilayah Jakarta Selatan dan Timur Diperkirakan Hujan di Sore Hari
    Wilayah Jakarta Selatan dan Timur Diperkirakan Hujan di Sore Hari
    22/09/2020 - 07:47
  • Kapolda Metro Jaya Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kalibaru
    Kapolda Metro Jaya Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kalibaru
    22/09/2020 - 07:22
  • Watu Leter Beach a Hidden Paradise with Amazing Twilight
    Watu Leter Beach a Hidden Paradise with Amazing Twilight
    22/09/2020 - 07:04
  • Pemerintah Bentuk Task Force Covid-19
    Pemerintah Bentuk Task Force Covid-19
    22/09/2020 - 06:43
  • Magia II, a Fancy Italian Cruise Ship Docks in Banyuwangi
    Magia II, a Fancy Italian Cruise Ship Docks in Banyuwangi
    22/09/2020 - 06:26
  • Eri Cahyadi Dinilai Sigap Memperbaiki Fasum Warga Surabaya
    Eri Cahyadi Dinilai Sigap Memperbaiki Fasum Warga Surabaya
    22/09/2020 - 06:00
  • Love Eggplants, 7 Benefits of Eggplants for Health
    Love Eggplants, 7 Benefits of Eggplants for Health
    22/09/2020 - 05:33
  • Bale Ayu Resto Keep Their Area with the New Safety Standard
    Bale Ayu Resto Keep Their Area with the New Safety Standard
    22/09/2020 - 04:17

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kurikulum Baru: Biarkan Sejarah Berbicara
    Kurikulum Baru: Biarkan Sejarah Berbicara
    22/09/2020 - 03:22
  • Politik, Pemimpin dan Kepemimpinan
    Politik, Pemimpin dan Kepemimpinan
    21/09/2020 - 18:27
  • Membangun Optimisme di Tengah Ancaman Resesi Ekonomi
    Membangun Optimisme di Tengah Ancaman Resesi Ekonomi
    21/09/2020 - 15:12
  • Teaching English for 21st Century Students
    Teaching English for 21st Century Students
    21/09/2020 - 12:30
  • Parpol dan HAM
    Parpol dan HAM
    21/09/2020 - 10:09
  • Membaca Benturan Jelang Pilkada
    Membaca Benturan Jelang Pilkada
    21/09/2020 - 09:37
  • Pilihan Baru Organisasi Mahasiswa Baru
    Pilihan Baru Organisasi Mahasiswa Baru
    21/09/2020 - 08:55
  • Lima Keterampilan yang Harus Dimiliki Setiap Guru di Era Digital
    Lima Keterampilan yang Harus Dimiliki Setiap Guru di Era Digital
    21/09/2020 - 08:13
  • Pengakuan 3 Pemerkosa Mahasiswi Secara Bergilir
    Pengakuan 3 Pemerkosa Mahasiswi Secara Bergilir
    22/09/2020 - 05:10
  • Radar TNI Rekam Kemunculan 200 Kapal Perang Asing di Selat Malaka
    Radar TNI Rekam Kemunculan 200 Kapal Perang Asing di Selat Malaka
    22/09/2020 - 07:10
  • Nunung Sekeluarga Positif, Lakukan Ini Usai Kontak sama Pasien Corona
    Nunung Sekeluarga Positif, Lakukan Ini Usai Kontak sama Pasien Corona
    22/09/2020 - 05:00
  • Sadis, Kisah Mantan Istri Dennis Rodman Ingin Bercinta Tiap 8 Detik
    Sadis, Kisah Mantan Istri Dennis Rodman Ingin Bercinta Tiap 8 Detik
    22/09/2020 - 06:56
  • TNI Bongkar Modus OPM Buat Rusuh Papua Jelang Sidang Umum PBB
    TNI Bongkar Modus OPM Buat Rusuh Papua Jelang Sidang Umum PBB
    22/09/2020 - 00:06