Ekonomi

Potensi Pacet Mojokerto Sebagai Wilayah Pengembangan Kawasan Bawang Putih Nasional

Minggu, 13 September 2020 - 16:27 | 9.21k
Potensi Pacet Mojokerto Sebagai Wilayah Pengembangan Kawasan Bawang Putih Nasional
Ilustrasi - Suasana di kampung Sendi, Pacet, Kabupaten Mojokerto Jawa Timur (FOTO: inilahmojokerto)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Bagi masyarakat di luar Jawa Timur, nama Pacet Mojokerto sebagai penghasil bawang putih mungkin terdengar asing. Meskipun demikian, faktanya, sejak 1974 wilayah Pacet adalah penghasil bawang putih lokal. Varietas bawang putih yang umum ditanam adalah Lumbu Hijau.  

Kondisi buruk memang pernah terjadi pada 1996 ketika membanjirnya bawang putih impor. Hal ini berakibat pada tertekannya harga bawang putih lokal. Akibat dari persaingan tersebut, petani bawang putih Pacet sedikit demi sedikit mulai beralih ke komoditas lain yang diusahakan, seperti ubi, bawang merah dan komoditas lainnya.

Bawang putih Pacet dikenal memiliki kualitas terbaik dengan aroma khas yang sangat pedas. Sebagai satu-satunya kecamatan penghasil bawang putih di Mojokerto, usaha tani bawang putih di Pacet awalnya merupakan salah satu andalan petani sebagai sumber penghasilan yang  menjanjikan untuk memberikan kehidupan yang lebih.

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa tujuan program pertanian di antaranya meningkatkan kesejahteraan petani. Rencana mengangkat kembali bawang putih lokal untuk mengurangi impor menjadi angin segar petani setelah lebih dari dua dekade petani tidak bertanam bawang putih secara luas. 

"Komoditas bawang putih telah menjadi salah satu komoditas hortikultura yang berkontribusi terhadap inflasi nasional selain cabai dan bawang merah. Kebergantungan terhadap bawang putih impor akan menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan pada masa datang," ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto.

Menurutnya, usaha pengembangan bawang putih nasional akan terus dikembangkan untuk mendorong substitusi impor dan mengantisipasi terjadinya inflasi.

Pelan namun pasti, sentra bawang putih baik yang telah ada maupun yang baru mulai tumbuh dan berkembang termasuk juga di Pacet Mojokerto. Adanya kebijakan tanam bawang putih membakar semangat  petani untuk mengembangkan usaha tani bawang putih kembali. 

Pada 2020 ini di Kecamatan Pacet terdapat pertanaman seluas 109 ha. Sebagian besar dikembangkan secara swadaya bekerja sama dengan penangkar bawang putih.

“Pertanaman bawang putih di Pacet tersebar di 6 desa yaitu Desa Sajen, Pasukan, Claket, Petak, Cepokolimo dan Kemiri. Areal pertanaman bawang putih saat ini mencapai 109 ha dengan pertanaman terluas di Desa Pacet yaitu seluas 32,05 ha dan disusul Desa Petak seluas 27,10 ha," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko.

Dirinya menyampaikan bahwa hingga saat ini lebih kurang 27 ha bawang putih di wilayahnya telah dipanen dan sisa sebanyak 82 ha lainnya diperkirakan terakhir panen pada Oktober 2020 dengan produktivitas berkisar 12 – 14 ton per ha. 

“Saya optimis dengan kondisi seperti saat ini dan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat, pertanaman bawang putih di Pacet dapat bertambah luas,” paparnya bangga.

Hal yang istimewa pada pertanaman di Pacet Mojokerto ini adalah bahwa sebagian besar pertanaman dilakukan di lokasi dengan ketinggian rata-rata 450 – 600 mdpl. Selain itu, didukung pengairan yang tiada henti dan dengan pertimbangan musim yang tepat.

"Waktu panen yang terjadi pada masa bediding atau perbedaan suhu siang dan malam yang sangat signifikan akan merangsang ukuran umbi dan siung bawang dapat lebih besar,” kata  produsen benih bawang putih asal Kota Batu, M. Thoha.

Produsen yang telah lama bekerja sama dengan penangkar benih di Pacet ini berharap produksi yang dihasilkan dapat lebih banyak digunakan sebagai calon benih.

Kondisi senada disampaikan Direktur Perbenihan Hortikultura, Sukarman. Dalam rangka memperbaiki kualitas bawang putih nasional maka salah satu hal yang perlu diperhatikan yaitu penggunaan benih bawang putih yang berkualitas. 

“Untuk menghasilkan umbi bawang putih yang berukuran besar, kami menyarankan agar benih yang digunakan adalah benih bawang putih yang selain memenuhi Persyaratan Teknis Minimal (PTM) juga telah patah dormansi minimal 50% serta memiliki ukuran siung minimal 3 cm ke atas," ujarnya. 

Sebagai informasi, bawang putih asal petani dari Pacet sebagian besar berukuran besar atau lebih dari 3 cm dengan prosentase di atas 70%. Oleh karena itu, sangat cocok apabila pada gilirannya produksi bawang putih petani pacet digunakan sebagai benih untuk pengembangan kawasan bawang putih nasional.  

Sebagai penghasil bawang putih, pada musim tanam 2020 ini diperkirakan hasil panen bawang putih basah di Pacet Mojokerto berkisar 1.300 - 1.500 ton. Apabila diproses lebih lanjut menjadi calon benih, diperkirakan minimal 400 - 450 ton di antaranya dapat digunakan sebagai benih bawang putih dengan siung berukuran besar. (*) 



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Sukses Gandeng Penyanyi Solo Putri Ariani, Langit Sore Rilis Single 'Melesat'
    Sukses Gandeng Penyanyi Solo Putri Ariani, Langit Sore Rilis Single 'Melesat'
    19/09/2020 - 08:44
  • MUI: Jika Pilkada Serentak 2020 Langgar Ketentuan Medis, Lebih Baik Ditunda
    MUI: Jika Pilkada Serentak 2020 Langgar Ketentuan Medis, Lebih Baik Ditunda
    19/09/2020 - 08:23
  • Kasus Positif Covid-19 di Ponorogo Melonjak Tajam Selama Sepekan
    Kasus Positif Covid-19 di Ponorogo Melonjak Tajam Selama Sepekan
    19/09/2020 - 08:15
  • Masukan Publik, Kota Depok Longgarkan Aturan Jam Malam
    Masukan Publik, Kota Depok Longgarkan Aturan Jam Malam
    19/09/2020 - 08:03
  • Jadwal Sepakbola di Televisi 19-21 September 2020
    Jadwal Sepakbola di Televisi 19-21 September 2020
    19/09/2020 - 07:55
  • Buka Kompetisi, FC Bayern Munchen Permalukan Schalke 04
    Buka Kompetisi, FC Bayern Munchen Permalukan Schalke 04
    19/09/2020 - 07:37
  • SAE L’SIMA a Perfect Place for Mountain Biking
    SAE L’SIMA a Perfect Place for Mountain Biking
    19/09/2020 - 07:23
  • Enjoy the Exotic Scenery of Sendiki Beach Malang
    Enjoy the Exotic Scenery of Sendiki Beach Malang
    19/09/2020 - 06:12
  • These are d'Omah Hotel Yogya Ways to Give a Complete Safety to Their Guests
    These are d'Omah Hotel Yogya Ways to Give a Complete Safety to Their Guests
    19/09/2020 - 05:26
  • Check These Special Offers of Tugu Hotel Malang on September
    Check These Special Offers of Tugu Hotel Malang on September
    19/09/2020 - 04:20

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    19/09/2020 - 03:16
  • Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    18/09/2020 - 11:55
  • Pentingnya Olahraga di Era New Normal
    Pentingnya Olahraga di Era New Normal
    18/09/2020 - 10:33
  • Pertarungan Klaim Keberhasilan Vs Narasi Harapan Baru
    Pertarungan Klaim Keberhasilan Vs Narasi Harapan Baru
    18/09/2020 - 08:46
  • Jumat Berkah: Kematian adalah Hadiah
    Jumat Berkah: Kematian adalah Hadiah
    18/09/2020 - 06:16
  • Kurikulum Darurat dan Pergolakan Guru Dwitunggal
    Kurikulum Darurat dan Pergolakan Guru Dwitunggal
    18/09/2020 - 02:16
  • Laznas LMI Berbagi untuk Negeri: Dulu, Kini, dan Nanti
    Laznas LMI Berbagi untuk Negeri: Dulu, Kini, dan Nanti
    17/09/2020 - 22:40
  • Mengembalikan Marwah Mahasiswa
    Mengembalikan Marwah Mahasiswa
    17/09/2020 - 18:47
  • Pemutilasi Sadis Apartemen Kalibata City Ternyata Pemuja Bangsa Viking
    Pemutilasi Sadis Apartemen Kalibata City Ternyata Pemuja Bangsa Viking
    19/09/2020 - 00:12
  • Seragam Satpam Mirip Polisi, Haris Azhar: Konyol, Tak Ada Urgensinya
    Seragam Satpam Mirip Polisi, Haris Azhar: Konyol, Tak Ada Urgensinya
    19/09/2020 - 00:04
  • Bela Ahok, Ketua Jokowi Mania Minta Prabowo Copot Andre Rosiade
    Bela Ahok, Ketua Jokowi Mania Minta Prabowo Copot Andre Rosiade
    19/09/2020 - 01:15
  • OPM Tebas Wajah TNI Pakai Parang, Jenderal TNI Sekongkol sama China
    OPM Tebas Wajah TNI Pakai Parang, Jenderal TNI Sekongkol sama China
    19/09/2020 - 06:06
  • Indonesia Sejajar Kamboja, Kalah Kelas dengan 6 Negara Asia Tenggara
    Indonesia Sejajar Kamboja, Kalah Kelas dengan 6 Negara Asia Tenggara
    19/09/2020 - 00:02