Kopi TIMES

Bravo ! Sang Petugas Sensus

Jumat, 11 September 2020 - 19:35 | 18.09k
Bravo ! Sang Petugas Sensus
Firna Novi Anggoro, ASN Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung; Pemerhati Isu Hukum dan Kebijakan Publik.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, LAMPUNG – Pada bulan September 2020 Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan pendataan lapangan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) secara door to door sebagai tahap lanjutan dari Sensus Penduduk Online (SPO). Setelah SPO, BPS mencetak daftar penduduk menurut Satuan Lingkungan Setempat (SLS) untuk dilakukan pemeriksaan yang kemudian digunakan sebagai bahan verifikasi data penduduk di lapangan.

Untuk pelaksanaan SP2020 September, BPS melibatkan sekitar 200 ribu petugas sensus dan pengurus Rukun Tetangga (RT) di masing-masing kabupaten/kota seluruh Indonesia. Petugas sensus diambil dari masyarakat umum yang diutamakan berdomisili asli di wilayah tempat tinggalnya dan telah berhasil menjalankan proses rekrutmen BPS serta pelatihan secara online. 

Tantangan

Petugas sensus dihadapkan dengan tantangan yang besar terlebih di masa pandemi ini. Ada beberapa catatan penting yang harus menjadi perhatian para petugas sensus. 

Pertama, kepatuhan menjalankan protokol Kesehatan. Di saat pandemi, kemampuan menggaransi diri untuk tetap sehat dan tidak terpapar Covid-19 menjadi barang mahal. Petugas sensus harus menjaga kesehatan agar dirinya tidak terpapar atau justru menyebarkan virus Covid-19 ke masyarakat. Jangan sampai ada berita penyebaran Covid-19 di suatu wilayah meningkat lantaran ada petugas sensus yang berkunjung ke rumah warga. 

Sebagai antisipasi, sebelum turun lapangan BPS melakukan rapid test kepada calon petugas sensus. Apabila hasil pemeriksaannya terbukti reaktif/positif Covid-19, BPS tidak merekomendasikan calon petugas tersebut untuk turun lapangan dan BPS segera menggantikan dengan calon petugas sensus lain. Selain itu, Petugas sensus juga telah dibekali face shield, masker, sarung tangan, dan hand sanitizer. Selama bertugas para petugas sensus diminta harus menjaga jarak aman dengan responden. 

Kedua, kemampuan mengedukasi masyarakat. Menyensus tidaklah hanya sebagai pekerjaan menghimpun data. Si petugas sensus dan si objek yang disensus harus benar-benar memahami maksud, tujuan dan kegunaan pendataan sensus penduduk. Pengalaman yang ditemukan, seringkali masyarakat bertanya kepada petugas sensus, untuk apa dan manfaat apa yang diperoleh jika disensus. Kerap kali masyarakat mengidentikan jika ada pelaksanaan sensus pasti ada bantuan langsung yang akan diterima atau bahkan dikaitkan dengan pungutan pajak.  

Petugas sensus harus piawai memahami konsep definisi hingga meningkatkan literasi pentingnya data statistik. Harapannya ketika turun lapangan petugas sensus selain mendata juga mampu mencerahkan masyarakat mengenai pentingnya data kependudukan. Tentunya dengan bahasa yang lugas, sederhana dan mudah dimengerti masyarakat awam. Jangan sampai hanya karena tidak mampu atau salah menjelaskan maksud tujuan kedatangan, masyarakat malah tidak mau atau takut untuk disensus.

Ketiga, Melek aturan. Menyensus adalah pekerjaan yang syarat dengan ketentuan hukum. Misalnya terkait kerahasiaan data, UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik mewajibkan petugas sensus untuk menjamin kerahasiaan keterangan yang diperoleh dari responden. Pelanggaran atas ketentuan tersebut akan berujung pada sanksi pidana. Sehingganya, petugas sensus harus benar-benar menjaga dan menyimpan dokumen BPS tersebut dengan baik. Jangan sampai ada pihak-pihak yang tidak berwenang mengakses dan menyalahgunakan isi dokumen tersebut. 

Dengan memahami aturan, petugas sensus juga dapat menjelaskan kepada masyarakat bahwa memberikan keterangan yang diperlukan pada saat pendataan SP2020 adalah perintah undang-undang. Sanksi atas penolakan untuk memberikan data dengan sebenarnya juga telah diatur dalam UU Statistik.

Tugas Mulia

Menjadi petugas sensus adalah tugas mulia. Mengawal data, membangun negara. Tanpa data yang valid, pemerintah dapat salah menentukan arah perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi berbagai kebijakan pembangunan nasional. Terlebih data hasil SP2020 ini dibutuhkan bukan hanya untuk jangka pendek, melainkan sebagai data dasar untuk proyeksi pembangunan hingga 25 tahun mendatang. Ketidakakuratan data kependudukan, menyebabkan pemerintah tidak optimal menentukan berbagai program pemerintah baik terkait jumlah fasilitas pendidikan, kesehatan, transportasi, infrasturktur di suatu wilayah dan kebijakan-kebijakan lainnya.

Keberhasilan pembuatan kebijakan (policy making) dan pengambilan keputusan (decision taking) memanglah harus berdasarkan bukti (based evidence). Seperti yang telah disampaikan Presiden Jokowi pada pencanangan pelaksanaan sensus penduduk 2020 di istana negara tanggal 24 Januari 2020, bahwa data adalah jenis kekayaan baru. Saat ini data adalah new oil, bahkan lebih berharga dari minyak. Data yang valid merupakan kunci utama kesuksesan pembangunan sebuah negara.

Menjalankan amanah sebagai petugas sensus membutuhkan semangat tinggi. Yakni keikhlasan dan pengorbanan yang tinggi demi kemajuan bangsa dan negara. Tidak hanya bergulat dengan luas wilayah penugasan dan kondisi geografis lapangan yang menguras tenaga, pikiran dan waktu, namun juga harus bisa melawan rasa kekhawatiran akan terpapar Covid-19. Petugas sensus harus mampu mengawal data kependudukan yang akurat sehingga pada akhirnya mampu mewujudkan keberhasilan pembangunan menuju Indonesia maju.

***

*) Oleh: Firna Novi Anggoro, ASN Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung; Pemerhati Isu Hukum dan Kebijakan Publik.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Tanam 500 Ribu Bunga Bougenville, ITDC Siapkan Bukit Wisata Pink Mandalika
    Tanam 500 Ribu Bunga Bougenville, ITDC Siapkan Bukit Wisata Pink Mandalika
    23/09/2020 - 23:14
  • Kelana-Astutik Belum Ditetapkan untuk Pilbup Sidoarjo, Timses: Hanya Soal Waktu
    Kelana-Astutik Belum Ditetapkan untuk Pilbup Sidoarjo, Timses: Hanya Soal Waktu
    23/09/2020 - 23:10
  • Film Mohan, Siap Bikin Baper Penonton
    Film Mohan, Siap Bikin Baper Penonton
    23/09/2020 - 23:07
  • Pandemi Covid-19, Seniman Lukis Asal Jombang Ini Justru Lebih Produktif
    Pandemi Covid-19, Seniman Lukis Asal Jombang Ini Justru Lebih Produktif
    23/09/2020 - 23:02
  • Gubernur Jatim Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M, Sasar 850 Guru Madin
    Gubernur Jatim Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M, Sasar 850 Guru Madin
    23/09/2020 - 22:58
  • Bupati Ponorogo Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan P3TGAI Tahap II
    Bupati Ponorogo Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan P3TGAI Tahap II
    23/09/2020 - 22:53
  • LPTNU Jatim akan Kawal PTNU Menuju Lembaga Pendidikan Bertaraf Internasional
    LPTNU Jatim akan Kawal PTNU Menuju Lembaga Pendidikan Bertaraf Internasional
    23/09/2020 - 22:48
  • DPW PAN Tegaskan Solid Menangkan Pasangan Setia-Negara
    DPW PAN Tegaskan Solid Menangkan Pasangan Setia-Negara
    23/09/2020 - 22:45
  • Menteri PUPR RI Resmikan Sejumlah Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya
    Menteri PUPR RI Resmikan Sejumlah Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya
    23/09/2020 - 22:41
  • Meski di Tengah Pemukiman, DPRD Bondowoso Minta Eskavasi Situs Kerajaan Majapahit
    Meski di Tengah Pemukiman, DPRD Bondowoso Minta Eskavasi Situs Kerajaan Majapahit
    23/09/2020 - 22:39

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Disleksia Informasi di Tengah Pandemi Covid-19
    Disleksia Informasi di Tengah Pandemi Covid-19
    23/09/2020 - 19:25
  • Gempa 2018, Covid-19, dan Pilkada 2020
    Gempa 2018, Covid-19, dan Pilkada 2020
    23/09/2020 - 15:44
  • Kultur Pilkada Era Pandemi
    Kultur Pilkada Era Pandemi
    23/09/2020 - 14:27
  • Apresiasi untuk Keterbukaan Pasien Covid-19
    Apresiasi untuk Keterbukaan Pasien Covid-19
    23/09/2020 - 13:42
  • Tunda Pilkada Demi Kemanusiaan dan Kedaulatan Rakyat
    Tunda Pilkada Demi Kemanusiaan dan Kedaulatan Rakyat
    23/09/2020 - 12:45
  • Harmonisasi Paradigma Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pandemi
    Harmonisasi Paradigma Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pandemi
    23/09/2020 - 11:31
  • Ulama dan Peran Negara
    Ulama dan Peran Negara
    23/09/2020 - 10:38
  • Pudarnya Identitas Bangsa dalam Sebuah Nama
    Pudarnya Identitas Bangsa dalam Sebuah Nama
    23/09/2020 - 00:20
  • Tokoh dan Lembaga Minta Pilkada 2020 Ditunda, dari JK hingga Komnas HAM
    Tokoh dan Lembaga Minta Pilkada 2020 Ditunda, dari JK hingga Komnas HAM
    23/09/2020 - 22:38
  • Baliho Muhamad-Saraswati Dirusak, Pendukung Desak Aparat Menyelidikinya
    Baliho Muhamad-Saraswati Dirusak, Pendukung Desak Aparat Menyelidikinya
    23/09/2020 - 22:33
  • Ini Alasan PSI Usulkan Pemilih Bawa Paku Sendiri Saat Pencoblosan Pilkada
    Ini Alasan PSI Usulkan Pemilih Bawa Paku Sendiri Saat Pencoblosan Pilkada
    23/09/2020 - 22:24
  • Program Vaksin WHO Tetap Berjalan Tanpa China, Amerika Serikat, dan Rusia
    Program Vaksin WHO Tetap Berjalan Tanpa China, Amerika Serikat, dan Rusia
    23/09/2020 - 22:22
  • Disambangi Kuasa Hukum Luis Suarez, Bartomeu Takut dan Berubah Pikiran
    Disambangi Kuasa Hukum Luis Suarez, Bartomeu Takut dan Berubah Pikiran
    23/09/2020 - 22:19
  • Pidato di Sidang PBB Berbahasa Indonesia, Jokowi Soroti Vaksin Corona
    Pidato di Sidang PBB Berbahasa Indonesia, Jokowi Soroti Vaksin Corona
    23/09/2020 - 07:31
  • Ramai Artis Muslim Pelihara Anjing, UAS dan Buya Yahya Ungkap Hukumnya
    Ramai Artis Muslim Pelihara Anjing, UAS dan Buya Yahya Ungkap Hukumnya
    23/09/2020 - 05:14
  • Toyota Luncurkan Mobil Baru Rp170 Juta, Mirip Rush dan Fortuner
    Toyota Luncurkan Mobil Baru Rp170 Juta, Mirip Rush dan Fortuner
    23/09/2020 - 15:40
  • Heboh, Beredar Foto Ayu Ting Ting Gandeng Suami Orang
    Heboh, Beredar Foto Ayu Ting Ting Gandeng Suami Orang
    23/09/2020 - 06:30
  • Ganas, Kisah Dennis Rodman Ditawari Rp282 Miliar untuk Hamili Madonna
    Ganas, Kisah Dennis Rodman Ditawari Rp282 Miliar untuk Hamili Madonna
    23/09/2020 - 06:22