Peristiwa Nasional

Diversifikasi Pangan, Strategi Kementan RI Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 09 September 2020 - 16:32 | 7.86k
Diversifikasi Pangan, Strategi Kementan RI Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Para pembicara dalam Diskusi Forum Wartawan Pertanian bertemakan “Diversifikasi Pangan Kokohkan Ketahanan Pangan Nasional”, di Jakarta. (FOTO: Kementan RI).
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan RI) menjalankan pengembangan diversifikasi pangan berbasis kearifan lokal yang fokus kepada satu komoditas utama per provinsi.

Diversifikasi pangan difokuskan kepada enam pangan lokal sumber karbohidrat non beras diantaranya ubi kayu, jagung, sagu, pisang, kentang dan sorgum. 

Dalam pengantarnya, Kuntoro Boga Andri, Ph.D, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian RI, menjelaskan bahwa  Kementerian Pertanian memastikan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia sebanyak 267 juta jiwa harus tercukupi kebutuhannya.

Oleh karena itu, diversifikasi akan membantu ketahanan pangan masyarakat.

“Ada potensi pangan lokal yang luar biasa dalam mendukung program diversifikasi pangan. Kita memiliki pangan lokal di luar beras. Program diversifikasi membantu masyarakat Indonesia swasembada pangan,” ujar Kuntoro.

Hal ini diungkapkannya dalam Diskusi Forum Wartawan Pertanian bertemakan “Diversifikasi Pangan Kokohkan Ketahanan Pangan Nasional”, di Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Hadir dalam diskusi ini antara lain Dr. Ir. Riwantoro, MM (Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI), Dr Sahara (Kepala Ketua Departemen Ilmu Ekonomi IPB University), dan Sandi Octa Susila (Petani Milenial).

Dari segi produktivitas, dikatakan Kuntoro, potensi produktivitas ubi kayu mencapai 10 ton per hektare dan pisang potensinya dapat mencapai 80 ton per hektare. Selanjutnya, perlu mendorong pasar untuk memperkenalkan produk. “Jadi imejnya pangan lokal harus ditingkatkan supaya menarik semua orang untuk konsumsi,” jelasnya. 

Badan Ketahanan Pangan Kementan RI memiliki strategi jangka menengah dan jangka panjang untuk meningkatkan diversifikasi pangan lokal. Riwantoro menjelaskan bahwa diversifikasi pangan untuk kebutuhan makan masyarakat ini jadi pedoman. 

Kata dia, saat ini, setiap provinsi difokuskan memproduksi panganan lokal selain beras. Ada enam komoditas pangan diantaranya ubi kayu, jagung, sagu, pisang, kentang dan sorgum. "Secara konsistem menggalakkan diversifikasi pangan di wilayah masing- masing dan menjadi sebuah gerakan,bahkan di pekarangan rumah," jelas Riwantoro.

Riwantoro menyebutkan diversifikasi pangan bertujuan mengantisipasi krisis, penyediaan pangan alternatif, menggerakkan ekonomi dan mewujudkan sumber daya manusia yang sehat. Dengan sasaran menurunkan ketergantungan konsumsi beras.

Dalam lima tahun ke depan, Kementan RI menargetkan penurunan konsumsi beras nasional sebesar 7 persen. Khusus tahun 2020 rata-rata konsumsi beras ditargetkan turun ke posisi 92,9 per kg per kapita per tahun dari posisi tahun lalu sebesar 94,9 per kg per kapita per tahun. 

Hingga tahun 2024 mendatang, ditargetkan konsumsi sudah turun 7 persen ke posisi 85 per kg per kapita per tahun.  Penurunan itu setara 1,77 juta ton senilai Rp 17,78 triliun. Namun dengan catatan, penurunan konsumsi beras bisa dicapai asalkan ada intervensi dari pemerintah. Tanpa intervensi, penurunan konsumsi beras hanya mampu mencapai posisi 91,2 per kg per kapita per tahun.

"Kami targetkan ada satu penurunan pangan beras kita dan itu harus diikuti dengan kenaikan konsumsi pangan lokalnya. Peluang diversifikasi besar karena masyarakat ingin hidup sehat dan terdapat peluang bisnis UMKM,” ujarnya.

Dr. Sahara menuturkan pandemi Covid-19 menjadi momentum tepat untuk mempercepat diversifikasi pangan. Karena itu, pola padang harus diubah bahwa beras bukan satu-satunya sumber karbohidrat. Karena selama ini, pemerintah masih terlalu fokus pada pengembangan pangan jenis beras. Padahal, Indonesia memiliki ragam jenis pangan yang sangat berlimpah.

Saat ini, Indonesia memiliki 77 jenis pangan sumber karbohidrat, 75 jenis pangan sumber protein, 110 jenis rempah dan bumbu, 389 jenis buah-buahan, 228 jenis sayuran, 26 jenis kacang-kacangan, dan 40 jenis bahan minuman.

Namun, konsumsi beras per kapita yang terlampau tinggi. Menurut Sahara, kondisi tersebut kontra produktif lantaran dapat menghambat investasi dan pengembangan produk pangan selain beras. “Efeknya, kemampuan kita memproduksi pangan lokal secara kontinu rendah. Belum lagi bicara soal teknologi pengolahan pangan lokal yang masih terbatas,” ujarnya.

Dikatakan Sahara, diversifikasi pangan tidak hanya untuk pangan pokok, tetapi juga pada upaya mendorong keragaman konsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung protein, serat dan vitamin yang tinggi. Makanya, upaya diversifikasi pangan harus dilakukan secara terintegrasi melalui aspek permintaan dan suplai. 

Sandi Octa Susila menuturkan bahwa petani milenial juga mendukung program Kementan RI terkait diversifikasi pangan lokal ini. Bahkan  sudah melakukan ekspor mokaf atau tepung singkong dan sagu. Untuk itu, ia meminta potensi lahan harus dioptimalkan untuk budidaya. Selain itu, perlu juga membangun kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kemampuan pangan lokal. (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pudarnya Identitas Bangsa dalam Sebuah Nama
    Pudarnya Identitas Bangsa dalam Sebuah Nama
    23/09/2020 - 00:20
  • Bromo, How are You Today?
    Bromo, How are You Today?
    23/09/2020 - 00:04
  • Sleman City Hall Successfully Held Their Very First Drive-in Concert
    Sleman City Hall Successfully Held Their Very First Drive-in Concert
    22/09/2020 - 23:53
  • Kelompok Perempuan Sidoarjo Gelorakan Berkelas Wae Mas untuk Pilbup Sidoarjo
    Kelompok Perempuan Sidoarjo Gelorakan Berkelas Wae Mas untuk Pilbup Sidoarjo
    22/09/2020 - 23:46
  • DPRD Banyuwangi Puji Kuliner Khas Banyuwangi Sego Sambel Cak Uut yang Sukses di Malang
    DPRD Banyuwangi Puji Kuliner Khas Banyuwangi Sego Sambel Cak Uut yang Sukses di Malang
    22/09/2020 - 23:35
  • 'Anak Geng' Masa Kini, Siapa Peduli?
    'Anak Geng' Masa Kini, Siapa Peduli?
    22/09/2020 - 23:30
  • Ada Odading di Cirebon, Namanya Bolang-baling Pak Toni
    Ada Odading di Cirebon, Namanya Bolang-baling Pak Toni
    22/09/2020 - 23:23
  • DPRD Banyuwangi Puji Kuliner Khas Banyuwangi Cak Uut yang Sukses di Malang
    DPRD Banyuwangi Puji Kuliner Khas Banyuwangi Cak Uut yang Sukses di Malang
    22/09/2020 - 23:14
  • Turun Gunung, Bupati Tuban Fathul Huda Komitmen Tingkatkan Kualitas Jalan
    Turun Gunung, Bupati Tuban Fathul Huda Komitmen Tingkatkan Kualitas Jalan
    22/09/2020 - 23:02
  • Ratas Bersama Presiden, Ridwan Kamil Paparkan Progres Segitiga Emas Rebana
    Ratas Bersama Presiden, Ridwan Kamil Paparkan Progres Segitiga Emas Rebana
    22/09/2020 - 22:56

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pudarnya Identitas Bangsa dalam Sebuah Nama
    Pudarnya Identitas Bangsa dalam Sebuah Nama
    23/09/2020 - 00:20
  • 'Anak Geng' Masa Kini, Siapa Peduli?
    'Anak Geng' Masa Kini, Siapa Peduli?
    22/09/2020 - 23:30
  • Membumikan Sekolah Dirgantara
    Membumikan Sekolah Dirgantara
    22/09/2020 - 22:20
  • Jalan Politik Para Pesohor Versus Petahana
    Jalan Politik Para Pesohor Versus Petahana
    22/09/2020 - 21:33
  • Umpatan dalam Pandanwangi Pragmatik
    Umpatan dalam Pandanwangi Pragmatik
    22/09/2020 - 20:20
  • Pandemi dan Ancaman Kepailitan
    Pandemi dan Ancaman Kepailitan
    22/09/2020 - 18:13
  • Menanti Pemimpin Banyuwangi yang Mampu Berdiri di Sawah Sembari Menetap Lautan
    Menanti Pemimpin Banyuwangi yang Mampu Berdiri di Sawah Sembari Menetap Lautan
    22/09/2020 - 17:04
  • Peran Pramuka Membentuk Perdamaian Lewat Messengers of Peace
    Peran Pramuka Membentuk Perdamaian Lewat Messengers of Peace
    22/09/2020 - 16:08
  • Kenapa Jokowi Keukeuh Gelar Pilkada Di Tengah Pandemi? Ini Alasannya
    Kenapa Jokowi Keukeuh Gelar Pilkada Di Tengah Pandemi? Ini Alasannya
    23/09/2020 - 00:15
  • Klaster Perkantoran dan Pejabat Positif, Bukti Protokol Kesehatan Lengah
    Klaster Perkantoran dan Pejabat Positif, Bukti Protokol Kesehatan Lengah
    23/09/2020 - 00:12
  • Kejamnya Presiden Barcelona, Setelah Messi, Kini Luis Suarez Dikhianati
    Kejamnya Presiden Barcelona, Setelah Messi, Kini Luis Suarez Dikhianati
    23/09/2020 - 00:10
  • Dapat Penghargaan, Dirut TransJakarta: Ada yang Memandang Kami Baik
    Dapat Penghargaan, Dirut TransJakarta: Ada yang Memandang Kami Baik
    23/09/2020 - 00:04
  • Gara-gara Masalah Administrasi, AS Roma Dinyatakan Kalah 0-3 dari Verona
    Gara-gara Masalah Administrasi, AS Roma Dinyatakan Kalah 0-3 dari Verona
    22/09/2020 - 23:33
  • Sniper Jagoan AS Mati Ditembak Orang Gila
    Sniper Jagoan AS Mati Ditembak Orang Gila
    23/09/2020 - 00:00
  • Arahan Habib Rizieq, FPI dan PA 212 Desak Pilkada Maut Ditunda
    Arahan Habib Rizieq, FPI dan PA 212 Desak Pilkada Maut Ditunda
    23/09/2020 - 00:10
  • Polisi Undercover Bongkar Pijat Plus-plus di Kelapa Gading
    Polisi Undercover Bongkar Pijat Plus-plus di Kelapa Gading
    23/09/2020 - 00:04
  • Cemen, Bomber Bengal Madrid Merengek Minta Pulang ke Jerman
    Cemen, Bomber Bengal Madrid Merengek Minta Pulang ke Jerman
    23/09/2020 - 00:00
  • Foto Mesra Iqbaal Ramadhan dan Zidny Lathifa Bikin Warganet Gempar
    Foto Mesra Iqbaal Ramadhan dan Zidny Lathifa Bikin Warganet Gempar
    23/09/2020 - 00:00