Peristiwa Nasional

Mengenang Perjuangan Prof Abdul Malik Fadjar, Tokoh Pendidikan yang Tiada Henti Berkarya

Senin, 07 September 2020 - 21:51 | 10.95k
Mengenang Perjuangan Prof Abdul Malik Fadjar, Tokoh Pendidikan yang Tiada Henti Berkarya
Prof. Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Malik Fadjar, M.Sc. (Foto: Dok. Humas UMM)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof Abdul Malik Fadjar, M.Sc tutup usia. Ia meninggal dunia di usia 81 tahun.

Rektor UMM periode 1983-2000 ini menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 19.00 WIB di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan.

Kabar meninggalnya Prof. Malik Fadjar itu dibenarkan Kepala Humas dan Protokoler UMM, Sugeng Winarno, pada Senin (7/9/2020) malam melalui siaran resminya.

Abdul Malik Fadjar lahir di Yogyakarta pada 22 Februari 1939. Ia dikenal sebagai tokoh bangsa yang sangat peduli pada dunia pendidikan.

Sebagai anak seorang guru yang juga aktivis Muhammadiyah, Malik Fadjar adalah sosok yang mewarisi jiwa aktivis dan kepemimpinan ayahnya, Fadjar Martodiharjo yang di kalangan Muhammadiyah dikenal sebagai tokoh yang bijaksana dan mengayomi.

Darah guru terbukti menancap kuat dalam dirinya, terutama sejak ia menjadi guru agama di daerah terpencil di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 1959, yaitu Sekolah Rakyat Negeri (SRN) Taliwang. Selanjutnya, perjalanan hidupnya tak pernah lepas dari dunia pengajaran dan pendidikan.

Selepas dari SRN Taliwang, ia berturut-turut kemudian mengajar di Sekolah Guru Bantu (SGB) Negeri dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Sumbawa Besar NTB pada rentang 1960-1963, dosen Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Malang pada 1972, dosen dan dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hingga 1983. Kemudian menjadi rektor di dua kampus, yaitu di UMM pada 1983-2000 dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada 1994-1995.

Selama puluhan tahun menjadi guru di Muhammadiyah, ia tak sekadar menjadi seorang pendidik, tapi juga berkontribusi besar membangun sekolah-sekolah Muhammadiyah dan perpustakaan desa di daerah Yogyakarta dan Magelang.

Kesuksesannya dalam mengembangkan pendidikan, terutama pendidikan Islam, membuat namanya kian disegani dalam dunia pendidikan Indonesia. Terlebih, ia mampu membawa UMM yang semula tak begitu dipandang menjadi kampus yang amat disegani dalam konteks nasional bahkan internasional.

Hal itu membuatnya dipercaya sebagai Menteri Agama di era Presiden BJ Habibie pada 1998-1999 dan Menteri Pendidikan Nasional di era kepemimpinan Megawati Soekarnoputri 2001-2004.

Bahkan, ia juga sempat menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) ad-interim menggantikan Jusuf Kalla yang ketika itu mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada Pemilu 2004.

Di samping itu, Malik juga aktif di Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIIS).

Jati diri Malik Fadjar sebagai seorang pendidik, begitu pula karakter kepemimpinannya yang memiliki pengaruh demikian besar itu tidak terjadi begitu saja.

Dari riwayat pendidikannya, terlihat bahwa ia memang memiliki passion yang amat besar untuk menjadi seorang guru. Malik memulai pendidikannya di SRN Pangenan Kertoyudan, Magelang, Jawa Tengah pada 1947.

Ia selanjutnya bersekolah di Pendidikan Guru Agama Pertama Negeri (PGAPN) Magelang pada 1953 dan Pendidikan Guru Agama Atas Negeri (PGAAN) Yogyakarta pada 1957.

Ia kemudian kuliah di IAIN Sunan Ampel Malang pada 1963 dan meraih gelar Sarjana Pendidikan Kemasyarakatan Islam pada 1972. Tujuh tahun setelahnya, yaitu pada 1979, ia melanjutkan studinya di Florida State University, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Science di bidang pengembangan pendidikan pada 1981.

Kepakarannya di bidang pendidikan kian lengkap setelah Malik dikukuhkan sebagai Guru Besar pada Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel pada 1995. Kemudian pada 2001, Malik mendapat gelar kehormatan Doktor Honoris Causa di bidang kependidikan Islam dari Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

"Tak perlu diragukan lagi, pada diri tokoh pendidikan yang tak pernah berhenti berkarya ini, mengalir darah guru dan darah Muhammadiyah," demikian ungkap Anwar Hudijono, penulis perjalanan hidup Malik Fadjar.

Sungguh lengkap kiprah Malik Fadjar, mulai dari praktisi pendidikan paling dasar, birokrat pendidikan, hingga cendekiawan Muslim yang senantiasa berpikir soal kemajuan bangsanya. Ibarat pena, Prof Abdul Malik Fadjar adalah tinta yang tak pernah habis. Guru adalah jiwanya. Penghayatan terhadap filosofi guru menjadikannya seorang guru yang sebenar-benarnya guru, hingga menjadi Menteri para Guru (Mendiknas). (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • BMKG: Masa Pancaroba, Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
    BMKG: Masa Pancaroba, Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
    22/09/2020 - 08:26
  • Disebut Murah,  Ini Harga dan Spesifikasi iPhone SE 2020 
    Disebut Murah,  Ini Harga dan Spesifikasi iPhone SE 2020 
    22/09/2020 - 08:02
  • Wilayah Jakarta Selatan dan Timur Diperkirakan Hujan di Sore Hari
    Wilayah Jakarta Selatan dan Timur Diperkirakan Hujan di Sore Hari
    22/09/2020 - 07:47
  • Kapolda Metro Jaya Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kalibaru
    Kapolda Metro Jaya Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kalibaru
    22/09/2020 - 07:22
  • Watu Leter Beach a Hidden Paradise with Amazing Twilight
    Watu Leter Beach a Hidden Paradise with Amazing Twilight
    22/09/2020 - 07:04
  • Pemerintah Bentuk Task Force Covid-19
    Pemerintah Bentuk Task Force Covid-19
    22/09/2020 - 06:43
  • Magia II, a Fancy Italian Cruise Ship Docks in Banyuwangi
    Magia II, a Fancy Italian Cruise Ship Docks in Banyuwangi
    22/09/2020 - 06:26
  • Love Eggplants, 7 Benefits of Eggplants for Health
    Love Eggplants, 7 Benefits of Eggplants for Health
    22/09/2020 - 05:33
  • Bale Ayu Resto Keep Their Area with the New Safety Standard
    Bale Ayu Resto Keep Their Area with the New Safety Standard
    22/09/2020 - 04:17
  • Kurikulum Baru: Biarkan Sejarah Berbicara
    Kurikulum Baru: Biarkan Sejarah Berbicara
    22/09/2020 - 03:22

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kurikulum Baru: Biarkan Sejarah Berbicara
    Kurikulum Baru: Biarkan Sejarah Berbicara
    22/09/2020 - 03:22
  • Politik, Pemimpin dan Kepemimpinan
    Politik, Pemimpin dan Kepemimpinan
    21/09/2020 - 18:27
  • Membangun Optimisme di Tengah Ancaman Resesi Ekonomi
    Membangun Optimisme di Tengah Ancaman Resesi Ekonomi
    21/09/2020 - 15:12
  • Teaching English for 21st Century Students
    Teaching English for 21st Century Students
    21/09/2020 - 12:30
  • Parpol dan HAM
    Parpol dan HAM
    21/09/2020 - 10:09
  • Membaca Benturan Jelang Pilkada
    Membaca Benturan Jelang Pilkada
    21/09/2020 - 09:37
  • Pilihan Baru Organisasi Mahasiswa Baru
    Pilihan Baru Organisasi Mahasiswa Baru
    21/09/2020 - 08:55
  • Lima Keterampilan yang Harus Dimiliki Setiap Guru di Era Digital
    Lima Keterampilan yang Harus Dimiliki Setiap Guru di Era Digital
    21/09/2020 - 08:13
  • Pengakuan 3 Pemerkosa Mahasiswi Secara Bergilir
    Pengakuan 3 Pemerkosa Mahasiswi Secara Bergilir
    22/09/2020 - 05:10
  • Radar TNI Rekam Kemunculan 200 Kapal Perang Asing di Selat Malaka
    Radar TNI Rekam Kemunculan 200 Kapal Perang Asing di Selat Malaka
    22/09/2020 - 07:10
  • Nunung Sekeluarga Positif, Lakukan Ini Usai Kontak sama Pasien Corona
    Nunung Sekeluarga Positif, Lakukan Ini Usai Kontak sama Pasien Corona
    22/09/2020 - 05:00
  • Sadis, Kisah Mantan Istri Dennis Rodman Ingin Bercinta Tiap 8 Detik
    Sadis, Kisah Mantan Istri Dennis Rodman Ingin Bercinta Tiap 8 Detik
    22/09/2020 - 06:56
  • TNI Bongkar Modus OPM Buat Rusuh Papua Jelang Sidang Umum PBB
    TNI Bongkar Modus OPM Buat Rusuh Papua Jelang Sidang Umum PBB
    22/09/2020 - 00:06