Kopi TIMES

Insentif dan Inisiatif Pemulihan Ekonomi

Kamis, 13 Agustus 2020 - 22:48 | 24.20k
Insentif dan Inisiatif Pemulihan Ekonomi
Haris Zaky Mubarak, MA, Sejarawan dan Eksekutif Jaringan Studi Indonesia.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Dalam rangka program strategis mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memberi bantuan atau subsidi sebesar Rp 600.000 pekerja Indonesia yang bergaji di bawah Rp 5 juta. Bantuan akan diberikan kepada sebanyak 15,7 juta pekerja sasaran. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan program subsidi ini menelan biaya hingga Rp 37,7 triliun. 

Data penerima bantuan subsidi upah ini diambil dari data BPJS Ketenagakerjaan dengan batas waktu pengambilan data sampai dengan 30 Juni 2020. Sehingga hanya peserta yang telah terdaftar pada batas waktu tersebut dan memenuhi persyaratan yang berhak sebagai penerima.Bantuan subsidi gaji Rp 600.000 pegawai swasta ditarget terlaksana mulai September 2020. 

Subsidi langsung ini diyakini dapat membantu pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan ini merupakan program stimulus yang digodok bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kemnaker, Kemenkeu, dan BPJS Ketenagakerjaan. Kita targetkan program ini dapat berjalan bulan September. 

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bantuan tersebut akan diberikan dalam dua tahap, yakni masing-masing sebesar Rp 1,2 juta pada kuartal III dan IV 2020. Bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan ini akan diberikan selama 4 bulan, dan diberikan dalam dua tahap. Tahap pertama akan dilakukan di kuartal ketiga, tahap kedua akan dilakukan di kuartal keempat.

Dorongan Insentif

Virus Covid-19 berdampak sangat besar bagi rapuhnya sendi - sendi kehidupan ekonomi masyarakat. Kuatnya dampak Covid – 19 karena diterapkannya pembatasan sosial membuat banyak pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat menjadi sangat terbatas bahkan tak sedikit dari masyarakat yang akhirnya menjadi korban pemutusan hubungan kerja atau PHK.

Munculnya pemutusan hubungan kerja atau PHK sebagai akibat wabah pandemik virus Covid -19 membuat pertokoan, hotel, restoran dan kantor swasta atau perusahaan mengalami kebangkrutan karena tak ada pemasukan sementara beban operasional tetap berjalan. Kondisi ini membuat orang mengganggur dan kehilangan pekerjaan. Konsekuensi ini tak hanya terjadi di Indonesia tapi juga terjadi diseluruh negara dunia. Mereka terlihat kebingungan dan pasrah dalam menghadapi realitas ini. Para pengusaha pun saat ini cemas akan daya tahan keuangannya karena khawatir tak sanggup membiayai operasional yang terus berjalan. 

Membengkaknya pengangguran jika terus menerus berkelanjutan, jelas memberikan dampak buruk dimana nantinya akan ada banyak masyarakat kelaparan bahkan mungkin meninggal dunia karena ketidakmampuan mereka dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi. Disisi lain hal yang sangat mencemaskan adalah dampak krisis dan ancaman resesi yang amat besar akibat adanya pandemi Covid-19.

BPS (Badan Pusat Statistik) sudah mengumumkan bahwa PDB (Produk Domestik Bruto) kita pada kuartal II (Q2) kemarin minus sebesar 5,32%. Angka ini jauh lebih buruk daripada ekspektasi Pemerintah yang sebelumnya memperkirakan hanya akan minus 4,3 hingga 4,8% saja, dengan angka batas bawah minus 5,1%. Nyatanya, perekonomian kita merosot lebih buruk dari itu. Ini adalah peringatan agar kita waspada terhadap kondisi ekonomi kita saat pandemi seperti sekarang.

Inisiatif Pemerintah

Mengambil inisiatif dan proyeksi pemetaan boleh jadi menjadi hal rasional untuk dilakukan saat ini ditengah kelumpuhan ekonomi karena wabah virus Covid-19. Banyak masyarakat yang pada akhirnya merasa tertekan, stress dan khawatir bagaimana nasib pemenuhan kebutuhan hidupnya kedepan. Pemerintah Indonesia kini sedang sibuk untuk meluncurkan berbagai bantuan untuk masyarakat terdampak covid-19. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengemukakan akibat wabah virus Covid- 19 maka skenario terburuk dari perekonomian Indonesia hanya tumbuh 1 sampai 2 %. Meleset jauh dari prediksi awal pada tahun 2020 sebelum pandemi yang diharapkan akan naik 5%. Baik investasi maupun ekspor tumbuh negatif. Pada kuartal IV nanti, situasinya diharapkan membaik. Ketika investasi dan ekspor tumbuh negatif, motor penggerak pertumbuhan yang masih bisa diandalkan adalah konsumsi dalam negeri. Maka beberapa waktu ke depan, pemerintah diharapkan menerapkan kebijakan yang mendorong penguatan konsumsi, baik konsumsi masyarakat maupun konsumsi pemerintah sendiri.

Terkait kemungkinan resesi ekonomi,Indonesia memang tak boleh hanya menunggu. Sikap respons bersama pada resesi ekonomi pun harus kita seriusi. Negara dan bangsa ini harus menemukan jalan keluar yang meminimalisasi ekses resesi ekonomi. Merujuk data BPS yang menunjukkan kontraksi sebesar 5,32% kita memang harus waspada. Sebab, penurunan sebesar itu merupakan yang pertama terjadi sesudah kuartal I 1999.

Saat itu, ekonomi Indonesia tercatat minus 6,13%. Menurut BPS, hanya ada tiga sektor yang tumbuh positif pada kuartal kemarin, yaitu pertanian, informasi dan komunikasi, serta pengadaan air. Sektor lainnya mengalami kontraksi terlebih pada sektor jasa dan pariwisata.

Secara rasioanal, memang sulit jika kemudian kita menciptakan upaya sadar dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi pada banyak lintas sektor karena jelas kuartal ketiga ini kita semestinya menikmati hasil pencapaian pada kuartal I dan II. 

Akibat pandemi secara luas telah merontokan kehidupan ekonomi masyarakat kota tapi sebenarnya pada level desa kita masih dapat berharap banyak. Ada sektor pertanian dan perikanan di desa yang dapat kita genjot pencapaian pada kuartal III ini. Oleh karena itu ada baiknya pemerintah makin memantapkan ketahanan pangan dan perikanan secara lebih intensif tak hanya untuk kehidupan ekonomi dalam negeri tapi juga untuk pengembangan ekspor secara besar bagi masyarakat luar negeri.

Dalam merespon situasi ekonomi Indonesia sekarang ini, Kita harus yakin bahwa simulasi ekonomi tak tergantung kebijakan moneter, tapi juga peran yang dikembangkan oleh banyak ekonomi lokal dalam negeri. Pada kuartal III, Kita sudah harus berani untuk memajukan potensi ekonomi lokal desa sebagai basis terdepan dari wajah ekonomi nasional kita.

Stabilitas sektor pertanian dan perikanan adalah kata kunci yang akan memberi ruang pemulihan besar bagi kondisi ekonomi Indonesia akibat pandemi Covid-19. Disisi lain, pemerintah juga harus dapat meyakinkan agen-agen ekonomi dan masyarakat terdampak untuk bangkit dari krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

***

*) Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA, Sejarawan dan Eksekutif Jaringan Studi Indonesia.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • i Boat, a Smart Boat to Help the Lifeguards
    i Boat, a Smart Boat to Help the Lifeguards
    02/10/2020 - 04:59
  • Shopping for Groceries at Conventional Market During the Pandemic
    Shopping for Groceries at Conventional Market During the Pandemic
    02/10/2020 - 04:22
  • Prominent Artists Diagnosed with Covid-19
    Prominent Artists Diagnosed with Covid-19
    02/10/2020 - 03:27
  • Enam Tips Pakar Agar Hidupmu Dekat dengan Keberuntungan
    Enam Tips Pakar Agar Hidupmu Dekat dengan Keberuntungan
    02/10/2020 - 02:26
  • Creek Flows on Your Feet while You Enjoy Your Meals at Banyu Biru Jombang
    Creek Flows on Your Feet while You Enjoy Your Meals at Banyu Biru Jombang
    02/10/2020 - 02:00
  • 5 Top Beaches to Watch Sunrise in Indramayu
    5 Top Beaches to Watch Sunrise in Indramayu
    02/10/2020 - 01:31
  • New K-Drama Series for You on October
    New K-Drama Series for You on October
    02/10/2020 - 00:53
  • Corona Menghentikan Semua, Kecuali Pilkada
    Corona Menghentikan Semua, Kecuali Pilkada
    02/10/2020 - 00:27
  • Inilah Hasil Drawing Liga Champions Musim 2020/2021
    Inilah Hasil Drawing Liga Champions Musim 2020/2021
    02/10/2020 - 00:01
  • Percepat SK Pj Bupati Halmahera Timur, Gubernur Maluku Utara Surati Mendagri
    Percepat SK Pj Bupati Halmahera Timur, Gubernur Maluku Utara Surati Mendagri
    01/10/2020 - 23:56

TIMES TV

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

18/08/2020 - 19:13

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo
Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi

Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Corona Menghentikan Semua, Kecuali Pilkada
    Corona Menghentikan Semua, Kecuali Pilkada
    02/10/2020 - 00:27
  • Strategi Mutu dan Daya Saing Perguruan Tinggi Swasta
    Strategi Mutu dan Daya Saing Perguruan Tinggi Swasta
    01/10/2020 - 22:04
  • Mempertanyakan Kembali Ruang Publik untuk Perempuan
    Mempertanyakan Kembali Ruang Publik untuk Perempuan
    01/10/2020 - 21:27
  • "Memainkan" Kejahatan Pilkada
    01/10/2020 - 20:28
  • Hari Kopi Sedunia di Tengah Pandemi Covid-19
    Hari Kopi Sedunia di Tengah Pandemi Covid-19
    01/10/2020 - 18:44
  • Melihat Peristiwa G30S PKI dengan Sudut Pandang Berbeda
    Melihat Peristiwa G30S PKI dengan Sudut Pandang Berbeda
    01/10/2020 - 17:24
  • Mobilisasi Orkestrasi Kampus Merdeka Merajut Keberagaman
    Mobilisasi Orkestrasi Kampus Merdeka Merajut Keberagaman
    01/10/2020 - 04:52
  • Generasi Alfa, Teknologi Pembelajaran dan Indonesia 2045
    Generasi Alfa, Teknologi Pembelajaran dan Indonesia 2045
    30/09/2020 - 16:22
  • Personel Duo Bunga Ngadu ke Polisi Gegara Ditipu Jual Tas Mahal
    Personel Duo Bunga Ngadu ke Polisi Gegara Ditipu Jual Tas Mahal
    02/10/2020 - 05:00
  • Kemenhan Bangun Universitas Pertahanan di Perbatasan RI-Timor Leste
    Kemenhan Bangun Universitas Pertahanan di Perbatasan RI-Timor Leste
    02/10/2020 - 05:00
  • Viral Warga Kalimantan Temukan Telur Puyuh Bertulis Allah
    Viral Warga Kalimantan Temukan Telur Puyuh Bertulis Allah
    02/10/2020 - 04:56
  • Akmal Taher Mundur dari Satgas Covid, Wiku: Banyak Sekali Kontribusi Beliau
    Akmal Taher Mundur dari Satgas Covid, Wiku: Banyak Sekali Kontribusi Beliau
    02/10/2020 - 04:00
  • Usai Pandemi Reda, Kasus Gangguan Jiwa di Inggris Diprediksi Meningkat
    Usai Pandemi Reda, Kasus Gangguan Jiwa di Inggris Diprediksi Meningkat
    02/10/2020 - 03:15
  • Bintang Porno Ungkap Rasanya Beradegan Seks Dilihat Pasangan Sendiri
    Bintang Porno Ungkap Rasanya Beradegan Seks Dilihat Pasangan Sendiri
    02/10/2020 - 00:20
  • Cara Santun Penuh Hormat Kolonel TNI Ucu Hadapi Jenderal Gatot Cs
    Cara Santun Penuh Hormat Kolonel TNI Ucu Hadapi Jenderal Gatot Cs
    02/10/2020 - 00:07
  • Gejala Khas Pasien COVID-19, Tidak Bisa Cium Dua Bau Ini
    Gejala Khas Pasien COVID-19, Tidak Bisa Cium Dua Bau Ini
    02/10/2020 - 04:44
  • Adu Penalti, Liverpool Disingkirkan Arsenal dari Piala Liga
    Adu Penalti, Liverpool Disingkirkan Arsenal dari Piala Liga
    02/10/2020 - 04:06
  • 10 Pemain Barcelona Bantai Celta Vigo
    10 Pemain Barcelona Bantai Celta Vigo
    02/10/2020 - 04:32