Pemerintahan

Kementerian LHK RI Minta Pelaku Usaha Peduli Lahan yang Terkontaminasi Limbah B3

Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:07 | 14.05k
Kementerian LHK RI Minta Pelaku Usaha Peduli Lahan yang Terkontaminasi Limbah B3
Tangkapan Layar Bimbingan Teknis Pemulihan Lahan Terkontaminasi dan Tanggap Darurat Limbah B3. (Foto: Youtube Ditjen PSLB3 KLHK)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI atau Kementerian LHK RI melalui Direktorat Pemulihan Kontaminasi dan Tanggap Darurat Limbah B3 melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pemulihan Lahan Terkontaminasi dan Tanggap Darurat Limbah B3 pada tanggal 10-12 Agustus 2020.

Kegiatan yang diselenggarakan untuk para pelaku usaha dan institusi-institusi pengelola lingkungan hidup ini bertujuan untuk mensosialisasikan tata cara pemulihan lahan terkontaminasi dan tanggap darurat limbah B3.

Dilansir dari menlhk.go.id, Rosa Vivien Ratnawati selaku Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 pada pembukaan bimbingan teknis secara virtual ini berpesan kepada para pelaku usaha dan atau kegiatan untuk selalu melakukan kegiatan pengelolaan limbah B3 sesuai dengan ketentuan/regulasi. Tidak hanya di hulu saja (penyimpanan, pengurangan, pengangkutan, pengumpulan), namun juga harus concern/peduli terhadap aspek hilirnya berupa pemulihan dan penanggulangan kedaruratan Limbah B3.

"Salah satu tugas berat yang dihadapi adalah pelaksanaan pemulihan lahan terkontaminasi pada lahan tak bertuan atau tidak diketahui penanggungjawabnya. Untuk itu, perlu ada sinergi yang bagus antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pemulihan lahan terkontaminasi Limbah B3 non institusi," ujarnya, (10/8/2020).

Tangkapan-Layar-Bimbingan-Teknis-Pemulihan-b.jpg

Rosa Vivien menjelaskan, data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan terjadinya peningkatan luasan lahan terkontaminasi Limbah B3 yang cukup signifikan selama kurun waktu 5 tahun mulai dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019.

Pada tahun 2015 luasan lahan terkontaminasi Limbah B3 sebesar 211.359,2 m2 dengan jumlah tonase yang harus dipulihkan sebesar 501.470,4 ton. Pada tahun 2019 luasan lahan terkontaminasi Limbah B3 menjadi 840.024,85 m2 dengan jumlah tonase Limbah B3 dan tanah terkontaminasi Limbah B3 yang harus dipulihkan sebesar 890.316,44 ton.

Sumber kegiatan yang menyebabkan kontaminasi lahan sektor institusi sebutnya berasal dari kegiatan sektor pertambangan, energi dan migas, manufaktur, agroindustri dan jasa. Sedangkan lahan terkontaminasi non institusi sebagian besar adalah dari kegiatan kecil masyarakat, antara lain dari Penambangan Emas Skala Kecil (PESK), peleburan logam skala kecil, kegiatan recycle barang elektronik bekas dll.

"Meningkatnya luas lahan terkontaminasi Limbah B3 di Indonesia mengindikasikan bahwa masih ada permasalahan di bagian hulu pengelolaan Limbah B3," ungkapnya.

Oleh karenanya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, KLHK dalam hal ini Ditjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 terus berupaya untuk membangun sarana berbagi informasi dan pengetahuan dalam bidang pemulihan lahan terkontaminasi Limbah B3 dan sistem tanggap darurat Limbah B3.

Hal tersebut tidak hanya dilaksanakan melalui pembinaan teknis seperti ini, namun juga melalui berbagai media seperti website dan aplikasi mengenai pemulihan dan tanggap darurat Limbah B3. Website tersebut dapat diakses melalui alamat http://pemulihanlb3.info/database-2018.

Aplikasi Darurat Limbah B3 pun telah dapat digunakan oleh para responden, para pelaku usaha dan/atau kegiatan, pemerintah daerah, maupun masyarakat umum dalam melakukan penanggulangan awal kedaruratan sesuai dengan jenis material dan kejadian yang dihadapi.

Bimbingan teknis ini berpedoman dari amanat pelaksanaan pemulihan lahan terkontaminasi Limbah B3 tercantum dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang diturunkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Peraturan teknisnya yang mendasarinya tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.101/MENLHK/SETJEN/KUM.1/11/2018 tentang Pedoman Pemulihan Lahan Terkontaminasi Limbah B3.

Selanjutnya khusus terkait pedoman teknis mengenai penyusunan program kedaruratan telah diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.74/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019 tentang Program Kedaruratan Pengelolaan B3 dan/atau Limbah B3.

Kegiatan pembinaan tentang limbah B3 ini dihadiri oleh peserta dari instansi lingkungan hidup di provinsi dan kabupaten/kota, serta penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang diakses melalui aplikasi online zoom yang telah disediakan Kementerian LHK RI, serta dapat diikuti melalui channel youtube bagi peserta di luar undangan. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • BUMDesa Bagus di Kabupaten Malang Olah Sampah Plastik Jadi BBM
    BUMDesa Bagus di Kabupaten Malang Olah Sampah Plastik Jadi BBM
    20/09/2020 - 18:08
  • BKPSDM: SKB CPNS Pemkab Bandung Telah Sesuai Prosedur Pencegahan Covid-19
    BKPSDM: SKB CPNS Pemkab Bandung Telah Sesuai Prosedur Pencegahan Covid-19
    20/09/2020 - 18:01
  • Soal Pilkada 2020 Serentak Ditunda, Demokrat: Apapun Keputusannya Kami Terima
    Soal Pilkada 2020 Serentak Ditunda, Demokrat: Apapun Keputusannya Kami Terima
    20/09/2020 - 17:56
  • Pilbup Lamongan, Warga NU Jangan Ragu-Ragu Memenangkan Pasangan KarSa
    Pilbup Lamongan, Warga NU Jangan Ragu-Ragu Memenangkan Pasangan KarSa
    20/09/2020 - 17:49
  • Peneliti PUSaKO Universitas Andalas: Sebaiknya Pilkada Serentak 2020 Ditunda
    Peneliti PUSaKO Universitas Andalas: Sebaiknya Pilkada Serentak 2020 Ditunda
    20/09/2020 - 17:44
  • Basarnas Cilacap Tutup Operasi SAR di Muara Pelabuhan Logending
    Basarnas Cilacap Tutup Operasi SAR di Muara Pelabuhan Logending
    20/09/2020 - 17:42
  • HUT ke-65 Korlantas Polri, Polresta Banyuwangi Berkeliling Bagikan Masker Medis
    HUT ke-65 Korlantas Polri, Polresta Banyuwangi Berkeliling Bagikan Masker Medis
    20/09/2020 - 17:37
  • Hikayat Bedug Bolong Indramayu, Sekali Tabuh Suaranya Sampai Cirebon
    Hikayat Bedug Bolong Indramayu, Sekali Tabuh Suaranya Sampai Cirebon
    20/09/2020 - 17:31
  • Ridwan Kamil: Kabupaten Majalengka Paling Banyak Menerima Maskara se-Jabar
    Ridwan Kamil: Kabupaten Majalengka Paling Banyak Menerima Maskara se-Jabar
    20/09/2020 - 17:25
  • Pasangan LADUB Siap Bangkitkan Pasar Tradisional di Kabupaten Malang
    Pasangan LADUB Siap Bangkitkan Pasar Tradisional di Kabupaten Malang
    20/09/2020 - 17:19

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kids Zaman Now: Bertasawuf Secara Sederhana
    Kids Zaman Now: Bertasawuf Secara Sederhana
    20/09/2020 - 12:06
  • Perspektif Sumber Daya Manusia di Era Revolusi 4.0
    Perspektif Sumber Daya Manusia di Era Revolusi 4.0
    19/09/2020 - 15:57
  • Machiavelli Jadi “Imam”
    Machiavelli Jadi “Imam”
    19/09/2020 - 15:08
  • Ijtihad Politik Perempuan
    Ijtihad Politik Perempuan
    19/09/2020 - 14:25
  • Pak Arif Hoetoro dan Ide
    Pak Arif Hoetoro dan Ide "Nakal"
    19/09/2020 - 09:48
  • Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    19/09/2020 - 03:16
  • Digitalisasi Marketing dalam Pengembangan Umkm Di Era New Normal
    Digitalisasi Marketing dalam Pengembangan Umkm Di Era New Normal
    18/09/2020 - 18:13
  • Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    18/09/2020 - 11:55
  • OPM Bunuh Satu Tentara Lagi, Jenderal TNI Dituduh Khianat
    OPM Bunuh Satu Tentara Lagi, Jenderal TNI Dituduh Khianat
    20/09/2020 - 06:06
  • TNI Temukan Perahu Butut, Ternyata Isinya Kristal Bernilai Rp10 Miliar
    TNI Temukan Perahu Butut, Ternyata Isinya Kristal Bernilai Rp10 Miliar
    20/09/2020 - 12:05
  • Petugas yang Ngotot Makan di Tempat saat PSBB Ternyata Anggota Ormas
    Petugas yang Ngotot Makan di Tempat saat PSBB Ternyata Anggota Ormas
    20/09/2020 - 11:11
  • Kisah Dennis Rodman Muak Tiduri 2000 Wanita, hingga Akhirnya Sologami
    Kisah Dennis Rodman Muak Tiduri 2000 Wanita, hingga Akhirnya Sologami
    20/09/2020 - 06:36
  • dr Tirta Umumkan Maju Jadi Presiden
    dr Tirta Umumkan Maju Jadi Presiden
    20/09/2020 - 07:05