Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Krisis Citra, Pencitraan, dan Membangun Citra

Rabu, 12 Agustus 2020 - 10:01 | 12.46k
Krisis Citra, Pencitraan, dan Membangun Citra
M Afnani Alifian, Menteri Pendidikan BEM Universitas Islam Malang (UNISMA).
FOKUS

Universitas Islam Malang

TIMESINDONESIA, MALANG – Melewati fase quarter life crisis akan banyak menemui halang rintang. Antara keresahan, impian, dan rencana kadang tidak selaras. Namun, apapun hasilnya segala sesuatu mesti tetap diusahakan. Quarter life crisis sebagai fase peralihan dari setengah dewasa, menuju dewasa seutuhnya, dari rentan umur 21 tahun hingga 25 tahun.

Pada fase tersebut, sebagai tonggak awal pembentukan pribadi akan berkiprah pada jenjang karir di masa mendatang. Sedikit kesalahan, dapat berakibat besar bagi keberlangsung hidup. Fase inilah yang membutuhkan upaya membangun citra positif, bukan hanya sekedar pencitraan apalagi sampai pada kondisi krisis citra.

Antara pencitraan dan membangun citra dua hal berbeda, perlu di berikan pandangan kategorisasi agar tidak fallacy pemahaman. Sumber rujukan utama menulis ini, ketika melakukan diskusi bersama seorang dosen mantan aktivis pada masanya. Melihat realita masa pandemi, mahasiswa mulai goyah, cukup abai untuk memperhatikan citra.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Dosen tersebut, pada masanya acap mendapat justifikasi sebagai mahasiswa yang suka pencitraan lantaran sering mampang nama pada dinding kampus. Padahal, ucap beliau pencitraan dan membangun citra, apalagi krisis citra memiliki perbedaan.

Membangun citra itu relevan dengan kenyataan, dan berbanding lurus pula akan usaha yang dilakukan. Sederhananya, jika dinarasikan pada kondisi pandemi. Di tengah kecamuk alasan mahasiswa untuk tidak produktif, lantaran berbagai aspek tidak mendukung. Bagi yang membangun citra itu bukan alasan. Membangun citra sebagai sebuah kondisi atas penilaian kinerja di mata orang lain. Bukan hanya sebatas perbaikan portofolio atau curriculum vitae. Meski perlu diakui kualifikasi untuk masuk pada dunia kerja berbanding lurus dengan usaha serta membangun citra di mata publik.

Pencitraan merupakan pengejawantahan dari membangun citra. Pencitraan berbanding terbalik dengan membangun citra. Sederhananya, dalam kondisi pandemi ini, ada sosok mahasiswa yang menggembar gemborkan perihal kepentingan pribadi namun diselipkan pada kepentingan umum. Keinginan untuk terlihat baik di mata di muka umum, tidak selaras akan usaha yang dilakukan.

Jika dilihat secara tekstualis merujuk pada kamus besar bahasa Indonesia (KBBI). Dua hal ini senyatanya relevan, meski secara praktik dari hasil pembicaraan dengan seorang dosen itu dinyatakan berbeda. Tergantung pada praktik di saat berada di lapangan.

Krisis citra, sebagai kondisi negasi dari kedua hal tersebut. Krisis citra terarah pada keadaan seseorang yang pasrah pada kondisi. Pandemi telah membunuh segala usaha melewati fase quarter life crisis. Keadaan ini bukan harapan tentu, mengingat beberapa tahun mendatang Indonesia telah merancang gold great generation. 2040 akan menjadi bonus demografi apabila pemudanya mampu membangun citra baik.  Pandemi covid 19, nyatanya bukan halangan untuk berupaya membangun citra. Apapun usaha remeh temeh yang dilakukan, akan berguna meski entah kapan.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Politik Pencitraan

Pada kelas global, kata pencitraan dan membangun citra identik dengan dunia politis. Pencitraan sebagai suatu laku tidak sehat guna meraup simpatis publik. Berkontradiksi dengan membangun citra, sebab membangun citra membutuhkan proses matang, dan tidak hanya dilakukan saat menjelang tahun politik saja.

Yasraf Amin Piliang menyatakan bahwa momen kebenaran telah tergantikan oleh momen citra. Politik terperangkap dalam permainan bebas citra dan teks, sehingga politik kehilangan pondasinya. Sebagai homo politics, melepas diri dari politik sama saja melepaskan hidup. Politik sebagai seni, bukan kontrol demi meraih kepentingan terselubung.

Pencitraan identik dengan personal branding politisi menjelang pemilihan umum. Tendensi untuk meraup suara publik agar memenangkan percaturan politis dengan lawan politik. Kondisi ini memunculkan calon ketokohan, sehingga masyarakat terdorong memilih karena tokoh bukan kualitas dan rancangan program. Membangun citra, bukan berorientasi pada kepentingan politik. Murni sebagai personal branding yang didapatkan karena pencapaian karir akademis, struktural, maupun organisasi.

Namun, antara pencitraan dan membangun citra masih cukup relevan terpakai di dunia politik. Yang cukup melenceng saat krisis citra. Terlepas dari kepenting politis, struktural, organisasi, atau pribadi membangun citra penting, karena berhubungan pada pemunculan stigma di benak orang lain. 

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: M Afnani Alifian, Menteri Pendidikan BEM Universitas Islam Malang (UNISMA).

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Berani Menghadapi PM Vanuatu, Siapa Sosok Silvany Austin Pasaribu?
    Berani Menghadapi PM Vanuatu, Siapa Sosok Silvany Austin Pasaribu?
    29/09/2020 - 08:30
  • BPD HIPMI DIY Buka Rekrutmen Anggota Baru
    BPD HIPMI DIY Buka Rekrutmen Anggota Baru
    29/09/2020 - 08:24
  • Sebelum Hadapi Arema FC, Persija Jakarta Gelar Tes Swab Massal
    Sebelum Hadapi Arema FC, Persija Jakarta Gelar Tes Swab Massal
    29/09/2020 - 08:11
  • Partai Berkarya Kubu Mucdi Siap Hadapi Gugatan Tommy Soeharto
    Partai Berkarya Kubu Mucdi Siap Hadapi Gugatan Tommy Soeharto
    29/09/2020 - 08:05
  • Persib Bandung Ingin Menetap di Yogyakarta 
    Persib Bandung Ingin Menetap di Yogyakarta 
    29/09/2020 - 07:51
  • Jawaban Silvany Austin Pasaribu untuk Vanuatu di Sidang PBB Bikin Bangga Indonesia
    Jawaban Silvany Austin Pasaribu untuk Vanuatu di Sidang PBB Bikin Bangga Indonesia
    29/09/2020 - 07:44
  • PT LIB Bentuk Satgas Khusus Tangani Covid-19
    PT LIB Bentuk Satgas Khusus Tangani Covid-19
    29/09/2020 - 07:23
  • Grha Somaya Hotel, Your Alternative Place to Stay During Your Vacation
    Grha Somaya Hotel, Your Alternative Place to Stay During Your Vacation
    29/09/2020 - 07:16
  • Menang Lawan Dinamo Zagreb, Coach Shin Tae-yong Puji Perkembangan Timnas U-19
    Menang Lawan Dinamo Zagreb, Coach Shin Tae-yong Puji Perkembangan Timnas U-19
    29/09/2020 - 07:02
  • New Spirit, Logo Baru KAI Diluncurkan di Momen HUT ke-75
    New Spirit, Logo Baru KAI Diluncurkan di Momen HUT ke-75
    29/09/2020 - 06:56

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Catatan Hari Pariwisata Sedunia: Sumber Daya Air Untuk Desa Wisata
    Catatan Hari Pariwisata Sedunia: Sumber Daya Air Untuk Desa Wisata
    27/09/2020 - 17:39
  • Seruan Ontologis Levinas dan Pilkada Serentak
    Seruan Ontologis Levinas dan Pilkada Serentak
    26/09/2020 - 17:19
  • Pelecehan Berujung Dilema Citra Perusahaan atau Kemanusiaan
    Pelecehan Berujung Dilema Citra Perusahaan atau Kemanusiaan
    26/09/2020 - 15:00
  • Etika dan Kesantunan Berpolitik
    Etika dan Kesantunan Berpolitik
    25/09/2020 - 17:54
  • Pilkada di Tengah Pandemi Lanjut Apa Tunda ?
    Pilkada di Tengah Pandemi Lanjut Apa Tunda ?
    25/09/2020 - 13:15
  • Filosofi Pesan Al-Ghazali
    Filosofi Pesan Al-Ghazali
    25/09/2020 - 09:08
  • Jumat Berkah: Ke-Aku-an, Penyebab Kehinaan Hamba
    Jumat Berkah: Ke-Aku-an, Penyebab Kehinaan Hamba
    25/09/2020 - 06:15
  • Posisi Rakyat dalam Menjaga Entitas Demokrasi di Pilkada
    Posisi Rakyat dalam Menjaga Entitas Demokrasi di Pilkada
    25/09/2020 - 04:16
  • Empat Pemain Persebaya Positif COVID-19
    Empat Pemain Persebaya Positif COVID-19
    29/09/2020 - 08:32
  • Waspada, Diabetes dan Hipertensi Bisa Sebabkan Gagal Jantung!
    Waspada, Diabetes dan Hipertensi Bisa Sebabkan Gagal Jantung!
    29/09/2020 - 08:30
  • Aksi Mba Nana Bikin Warganet Heboh di Twitter
    Aksi Mba Nana Bikin Warganet Heboh di Twitter
    29/09/2020 - 08:30
  • Potongan Kaki di Pantai Parancak Membusuk, Jari Manis dan Kelingking Putus
    Potongan Kaki di Pantai Parancak Membusuk, Jari Manis dan Kelingking Putus
    29/09/2020 - 08:29
  • Selama 6 Hari, Nelayan Renta Terombang-ambing dalam Boks Gabus di Laut
    Selama 6 Hari, Nelayan Renta Terombang-ambing dalam Boks Gabus di Laut
    29/09/2020 - 08:28
  • 5 Fakta Mengerikan Setelah Timnas U-19 Bekuk Dinamo Zagreb
    5 Fakta Mengerikan Setelah Timnas U-19 Bekuk Dinamo Zagreb
    29/09/2020 - 00:36
  • Gatot Diusir Arek Suroboyo, TNI Temukan BBM Pertamina di Semak
    Gatot Diusir Arek Suroboyo, TNI Temukan BBM Pertamina di Semak
    29/09/2020 - 06:06
  • Pengakuan Nikita Mirzani Telan Beragam Sperma, Ada Rasa Seafood
    Pengakuan Nikita Mirzani Telan Beragam Sperma, Ada Rasa Seafood
    29/09/2020 - 01:40
  • Dokter Tirta Ungkap Alasan Kenapa Orang Sakit Jiwa Bisa Kebal Corona
    Dokter Tirta Ungkap Alasan Kenapa Orang Sakit Jiwa Bisa Kebal Corona
    29/09/2020 - 04:00
  • Siapa Sangka 32 Tahun Kemudian Anak Petani Ini Jadi Panglima TNI
    Siapa Sangka 32 Tahun Kemudian Anak Petani Ini Jadi Panglima TNI
    29/09/2020 - 07:10