Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Mengenal kembali Definisi Profesi, Profesional dan Profesionalisme

Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:18 | 25.25k
Mengenal kembali Definisi Profesi, Profesional dan Profesionalisme
Ganjar Setyo Widodo, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Islam Malang.
FOKUS

Universitas Islam Malang

TIMESINDONESIA, MALANG – Secara etimologi profesi dari kata profession yang berarti pekerjaan. Professional artinya orang yang ahli atau tenaga ahli. Professionalism artinya sifat professional. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah profesionalisasi ditemukan sebagai berikut: Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan dan sebagainya) tertentu. Profesional adalah (1) bersangkutan dengan profesi, (2) memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya dan (3) mengharuskan adanya pembayaran untuk melakukannya.

Profesionalisasi adalah proses membuat suatu badan organisasi agar menjadi professional. Secara leksikal, perkataan profesi itu ternyata mengandung berbagai makna dan pengertian. Pertama, profesi itu menunjukkan dan mengungkapkan suatu kepercayaan (to profess means to trust), bahkan suatu keyakinan (to belief in) atas sesuatu kebenaran (ajaran agama) atau kredibilitas seseorang. Kedua, profesi itu dapat pula menunjukkan dan mengungkapkan suatu pekerjaan atau urusan tertentu (a particular business). Webster’s New World Dictionary menunjukkan lebih lanjut bahwa profesi merupakan suatu pekerjaan yang menuntut pendidikan tinggi (kepada pengembannya) dalam liberal arts atau science, dan biasanya meliputi pekerjaan mental dan bukan pekerjaan manual, seperti mengajar, keinsinyuran, mengarang, dan sebagainya; terutama kedokteran, hukum dan teknologi. Good’s Dictionary of Education lebih menegaskan lagi bahwa profesi itu merupakan suatu pekerjaan yang meminta persiapan spesialisasi yang relatif lama di perguruan tinggi (kepada pengembannya) dan diatur oleh suatu kode etika khusus. Dari berbagai penjelasan itu dapat disimpulkan bahwa profesi itu pada hakekatnya merupakan suatu pekerjaan tertentu yang menuntut persyaratan khusus dan istimewa sehingga meyakinkan dan memperoleh kepercayaan pihak yang memerlukannya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Pada umumnya masyarakat awam memaknai kata profesionalisme bukan hanya digunakan untuk pekerjaan yang telah diakui sebagi suatu profesi, melainkan pada hampir setiap pekerjaan. Muncul ungkapan misalnya penjahat profesional, sopir profesional, hingga tukang ojeg profesional. Dalam bahasa awam pula, seseorang disebut profesional jika cara kerjanya baik, cekatan, dan hasilnya memuaskan. Dengan hasil kerjanya itu, seseorang mendapatkan uang atau bentuk imbalan lainnya.

Dalam bahasa populer, profesionalisme dikontraskan dengan amatiran. Seorang amatir dianggap belum mampu bekerja secara terampil, cekatan, dan baru taraf belajar. Dalam olahraga lebih jelas perbedaannya dengan menggunakan ukuran bayaran. Pemain profesional adalah pemain yang berhak mendapatkan bayaran sebagai imbalan dari kesetaraannya dalam pertandingan. Faktor bayaran merupakan alasan utama mengapa seseorang bermain. Pemain amatir, di pihak lain, bermain bukan dibayar, melainkan untuk bermain dan memenangkan pertandingan – meskipun mendapatkan bayaran juga dari induk organisasinya atau bonus dari pemerintah/swasta.

Anggapan umum derajat pemain profesional lebih tinggi dari pemain amatir, meskipun dari segi keterampilan teknis, pemain profesional tidak selalu lebih baik daripada pemain yang statusnya masih amatir. Tradisi pemain profesional tumbuh di negara-negara Barat, di mana olahraga merupakan obyek bisnis.

Dapatkah disalahkan penggunaan istilah yang serampangan itu? Tidak, karena istilah profesi bukan monopoli kalangan tertentu. Namun secara sosiologis ada aspek positifnya di belakang gejala itu, yaitu refleksi dari adanya tuntutan yang main besar dalam masyarakat akan proses dan hasil kerja yang bermutu, penuh tanggung jawab, bukan sekadar asal dilaksanakan.

Dengan menggunakan pendekatan kajian sosiologik, mempersepsikan bahwa profesi itu sesungguhnya hanyalah merupakan suatu jenis model atau tipe pekerjaan ideal saja, karena dalam realitasnya bukanlah hal yang mudah untuk mewujudkannya. Namun demikian, bukanlah merupakan hal mustahil pula untuk mencapainya asalkan ada upaya yang sungguh-sungguh kepada pencapainnya. Proses usaha menuju ke arah terpenuhinya persyaratan suatu jenis model pekerjaan ideal itulah yang dimaksudkan dengan profesonalisasi.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Pernyataan di atas itu mengimplikasikan bahwa sebenarnya seluruh pekerjaan apapun memungkinkan untuk berkembang menuju kepada suatu jenis model profesi tertentu. Dengan mempergunakan perangkat persyaratannya sebagai acuan, maka kita dapat menandai sejauh mana sesuatu pekerjaan itu telah menunjukkan ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu dan/atau seseorang pengemban pekerjaan tersebut juga telah memiliki dan menampilkan ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu pula yang dapat dipertanggungjawabkan secara profesional (memadai persyaratan sebagai suatu profesi). Berdasarkan indikator-indikator tersebut maka selanjutnya kita akan dapat mempertimbangkan derajat profesionalitasnya (ukuran kadar keprofesiannya). Jika konsepsi keprofesian itu telah menjadi budaya, pandangan, faham, dan pedoman hidup seseorang atau sekelompok orang atau masyarakat tertentu, maka hal itu dapat mengandung makna telah tumbuh-kembang profesionalisme di kalangan orang atau masyarakat yang bersangkutan.

Namun ada semacam common denominators antara berbagai profesi. Suatu profesi umumnya berkembang dari pekerjaan (vocation) yang kemudian berkembang makin matang. Selain itu, dalam bidang apapun profesionalisme seseorang ditunjang oleh tiga hal. Tanpa ketiga hal ini dimiliki, sulit seseorang mewujudkan profesionalismenya. Ketiga hal itu ialah keahlian, komitmen, dan keterampilan yang relevan yang membentuk sebuah segitiga sama sisi yang ditengahnya terletak profesionalisme. Ketiga hal itu pertama-tama dikembangkan melalui pendidikan pra-jabatan dan selanjutnya ditingkatkan melalui pengalaman dan pendidikan/latihan dalama jabatan. Karena keahliannya yang tinggi, maka seorang profesional dibayar tinggi. ”well educated, well trained, well paid”, adalah salah satu prinsip profesionalisme.

Profesionalitas adalah suatu sebutan terhadap kualitas sikap para anggota suatu profesi terhadap profesinya serta derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki untuk dapat melakukan tugas-tugasnya. Secara istilah, profesi biasa diartikan sebagai suatu bidang pekerjaan yang didasarkan pada keahlian tertentu. Hanya saja tidak semua orang yang mempunyai kapasitas dan keahlian tertentu sebagai buah pendidikan yang ditempuhnya menempuh kehidupannya dengan keahlian tersebut, maka ada yang mensyaratkan adanya suatu sikap bahwa pemilik keahlian tersebut akan mengabdikan dirinya pada jabatan tersebut.

Profesi adalah suatu pekerjaan yang menuntut kemampuan intelektual khusus yang diperoleh melalui kegiatan belajar dan pelatihan yang bertujuan untuk menguasai ketrampilan atau keahlian dalam melayani atau memberikan advis pada orang lain dengan memperoleh upah atau gaji dalam jumlah tertentu.

Profesional menurut rumusan Undang-Undang nomor 14 Tahun 2005 Bab I Pasal 1 ayat 4 digambarkan sebagai pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, dan kecapakan yang memenuhi standar mutu dan norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Dari berbagai pengertian di atas tersirat bahwa dalam profesi digunakan teknik dan prosedur intelektual yang harus dipelajari secara sengaja, sehingga dapat diterapkan untuk kemaslahatan orang lain. Dalam kaitan ini seorang pekerja profesional dapat dibedakan dari seorang pekerja amatir walaupun sama-sama menguasai sejumlah teknik dan prosedur kerja tertentu, seorang pekerja profesional memiliki filosofi untuk menyikapi dan melaksanakan pekerjaannya.

*)Penulis: Ganjar Setyo Widodo, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Islam Malang.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pemkab Probolinggo Siapkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan
    Pemkab Probolinggo Siapkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan
    20/09/2020 - 14:54
  • Rektor Dukung Alumni Unisma Kuasai Entrepreneurship
    Rektor Dukung Alumni Unisma Kuasai Entrepreneurship
    20/09/2020 - 14:41
  • PDI Perjuangan Targetkan Eri Cahyadi dan Armuji Kantongi 70 Persen Kemenangan
    PDI Perjuangan Targetkan Eri Cahyadi dan Armuji Kantongi 70 Persen Kemenangan
    20/09/2020 - 14:36
  • Wakil Wali Kota Yana Ajak Ikmas Kei Ikut Jaga Kondusifitas Kota Bandung
    Wakil Wali Kota Yana Ajak Ikmas Kei Ikut Jaga Kondusifitas Kota Bandung
    20/09/2020 - 14:27
  • Peduli Kemanusiaan, BPH KOPRI PC PMII Ciputat Launching Program Gerak Lawan Corona
    Peduli Kemanusiaan, BPH KOPRI PC PMII Ciputat Launching Program Gerak Lawan Corona
    20/09/2020 - 14:22
  • Wacana Penghapusan Mapel Sejarah, PDI Perjuangan: Mendikbud Jangan Kedepankan Pragmatisme Pendidikan
    Wacana Penghapusan Mapel Sejarah, PDI Perjuangan: Mendikbud Jangan Kedepankan Pragmatisme Pendidikan
    20/09/2020 - 14:15
  • Kembangkan UMKM, Pemkab Malang Gandeng Unisma Latih Pelaku Usaha
    Kembangkan UMKM, Pemkab Malang Gandeng Unisma Latih Pelaku Usaha
    20/09/2020 - 14:12
  • Menikmati Senja di Pantai Watu Leter
    Menikmati Senja di Pantai Watu Leter
    20/09/2020 - 14:10
  • Tiga Komisioner KPU RI Positif Covid-19, Pilkada 2020 Terancam Gagal Digelar?
    Tiga Komisioner KPU RI Positif Covid-19, Pilkada 2020 Terancam Gagal Digelar?
    20/09/2020 - 14:07
  • Pilwali Surabaya, Sekjen PDI Perjuangan: Kita Harus Memenangkan Hati Rakyat Surabaya
    Pilwali Surabaya, Sekjen PDI Perjuangan: Kita Harus Memenangkan Hati Rakyat Surabaya
    20/09/2020 - 14:03

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kids Zaman Now: Bertasawuf Secara Sederhana
    Kids Zaman Now: Bertasawuf Secara Sederhana
    20/09/2020 - 12:06
  • Perspektif Sumber Daya Manusia di Era Revolusi 4.0
    Perspektif Sumber Daya Manusia di Era Revolusi 4.0
    19/09/2020 - 15:57
  • Machiavelli Jadi “Imam”
    Machiavelli Jadi “Imam”
    19/09/2020 - 15:08
  • Ijtihad Politik Perempuan
    Ijtihad Politik Perempuan
    19/09/2020 - 14:25
  • Pak Arif Hoetoro dan Ide
    Pak Arif Hoetoro dan Ide "Nakal"
    19/09/2020 - 09:48
  • Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    19/09/2020 - 03:16
  • Digitalisasi Marketing dalam Pengembangan Umkm Di Era New Normal
    Digitalisasi Marketing dalam Pengembangan Umkm Di Era New Normal
    18/09/2020 - 18:13
  • Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    18/09/2020 - 11:55
  • OPM Bunuh Satu Tentara Lagi, Jenderal TNI Dituduh Khianat
    OPM Bunuh Satu Tentara Lagi, Jenderal TNI Dituduh Khianat
    20/09/2020 - 06:06
  • TNI Temukan Perahu Butut, Ternyata Isinya Kristal Bernilai Rp10 Miliar
    TNI Temukan Perahu Butut, Ternyata Isinya Kristal Bernilai Rp10 Miliar
    20/09/2020 - 12:05
  • Petugas yang Ngotot Makan di Tempat saat PSBB Ternyata Anggota Ormas
    Petugas yang Ngotot Makan di Tempat saat PSBB Ternyata Anggota Ormas
    20/09/2020 - 11:11
  • Kisah Dennis Rodman Muak Tiduri 2000 Wanita, hingga Akhirnya Sologami
    Kisah Dennis Rodman Muak Tiduri 2000 Wanita, hingga Akhirnya Sologami
    20/09/2020 - 06:36
  • dr Tirta Umumkan Maju Jadi Presiden
    dr Tirta Umumkan Maju Jadi Presiden
    20/09/2020 - 07:05