Kopi TIMES

Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan Memang Diperlukan

Senin, 10 Agustus 2020 - 17:25 | 18.27k
Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan Memang Diperlukan
Alfonsus Ega P Warsanto, Mahasiswa Universitas Diponegoro, Peneliti Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan. (Grafis: TIMES Indonesia)
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, SEMARANG – Adaptasi Kebiasaan Baru yang telah dicanangkan, tampaknya hanya jadi wacana semata. Tidak sedikit masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas. Hal ini berdampak pada laju penularan Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi.

Dalam upaya pendisiplinan penerapan protokol kesehatan, Presiden mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020. Dalam Inpres tersebut, turut diinstruksikan pemberlakuan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Tidak hanya sebagai pedoman bagi jajaran pemerintahan, Inpres ini dapat menjadi jembatan masyarakat beradaptasi menuju kebiasaan baru.

Percepat Pola Perilaku dan Kebiasaan Baru

Keluarnya Inpres tersebut menunjukan keseriusan pemerintah dalam memutus rantai penularan Covir-19. Positive rate yang tak jarang lebih dari 12% dalam tes harian, mengiindikasikan penularan di masyarakat masih sangat tinggi. Kesadaran akan pentingnya penerapan protokol kesehatan, tampaknya masih minim.

Adaptasi pola perilaku dan kebiasaan yang harus berubah secara tiba-tiba memang cenderung sulit dilakukan. Imbauan dan edukasi saja tidaklah cukup untuk membentuk pola perilaku dan kebiasaan masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Sanksi yang diamanatkan oleh Inpres Nomor 6 Tahun 2020, mendorong masyarakat mematuhi aturan yang ada. Dengan adanya sanksi pula, instrumen aturan semakin memunculkan sifatnya yang mengikat dan memaksa, tujuannya untuk mempercepat terbentuknya pola perilaku dan kebiasaan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas harian masyarakat. 

Membantu Tenaga Kesehatan

Tidak disiplinnya penerapan protokol kesehatan, menyebabkan lonjakan jumlah pasien Covid-19. Bantuan yang selama ini diberikan dalam bentuk APD dan supporting lainnya memang telah diupayakan untuk memaksimalkan kinerja tenaga kesehatan mengatasi lonjakan pasien. Namun, yang seringkali kita lupa,tenaga kesehatan menangani bagian hilir dari masalah lonjakan pasien, yaitu untuk memulihkan pasien yang terkonfirmasi positif.

Sementara itu, pada bagian hulu permasalahan lonjakan pasien, yaitu laju penularan di masyarakat, tampak masih kurang optimalnya upaya dan intervensi pemerintah ditambah rendahnya kesadaran  masyarakat memutus rantai penularan.

Pandemi ini tidak dapat diselesaikan hanya melalui perawatan mereka yang terpapar saja, namun yang juga penting adalah memutus rantai penularan di masyarakat. Tidak terputusnya penularan di hulu, dapat menyebabkan penumpukan masalah di hilir, dan akan menjadi mimpi buruk ketika tenaga kesehatan semakin kewalahan menangani lonjakan jumlah pasien.

Aturan dan sanksi yang dikeluarkan sebagai bentuk intervensi pemerintah, akan sangat membantu para tenaga kesehatan. Dengan adanya aturan dan sanksi yang mengharuskan masyarakat menerapkan protkol kesehatan, perlahan akan memperlambat bahkan memutus rantai penularan Covid-19

Sanksi sesuaikan kearifan lokal

Pada dasarnya, sanksi yang diberlakukan tidak ada intensi memberatkan masyarakat di masa sulit ini. Pemerintah telah menetapkan 4 bentuk sanksi yang dapat dikenakan pada pelanggar protokol kesehatan, antara lain teguran lisan/tertulis, kerja sosial, denda administratif, dan penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha.

Meskipun begitu, sanksi amanat Inpres yang nantinya akan dimuat dalam peraturan Gubernur/Walikota/Bupati, ditetapkan sesuai dengan kondisi dan kearifan lokal masing-masing daerah. Ketentuan ini semakin menguatkan bahwa aturan ini sekali lagi, tidak ada intensi membebani masyarakat.

Katakan saja, sanksi kerja sosial yang dikenakan untuk menimbulkan efek jera, ragam jenisnya dapat disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing daerah. Lebih jauh lagi, denda administratif yang dibebankan, besaran nominalnya tidak dipukul rata untuk seluruh daerah, karena kemampuan masing-masing daerah berbeda. Dengan ketentuan tadi, besaran nominal denda administratif dapat disesuaikan dengan keadaan ekonomi rata-rata di daerah tersebut, sehingga tidak terlalu membebankan masyarakat, namun tetap ada efek jera.

Sanksi untuk pelanggar protokol kesehatan memang diperlukan. Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, sejatinya harus segera diimplementasikan di masyarakat. Kepala Daerah, diharapkan segera mengeluarkan aturan turunan dari Inpres ini, agar masyarakat semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan. Meskipun sanksi nantinya disesuaikan dengan keadaan dan kearifan lokal daerah, namun poin pentingnya adalah sanksi harus menimbulkan efek jera bagi pelanggar protokol kesehatan. Masyarakat yang taat protokol kesehatan, akan dapat mempelambat bahkan memutus laju penularan Covid-19 di Indonesia. (*)

***

*) Oleh: Alfonsus Ega P Warsanto, Mahasiswa Universitas Diponegoro, Peneliti Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Berani Menghadapi PM Vanuatu, Siapa Sosok Silvany Austin Pasaribu?
    Berani Menghadapi PM Vanuatu, Siapa Sosok Silvany Austin Pasaribu?
    29/09/2020 - 08:30
  • BPD HIPMI DIY Buka Rekrutmen Anggota Baru
    BPD HIPMI DIY Buka Rekrutmen Anggota Baru
    29/09/2020 - 08:24
  • Sebelum Hadapi Arema FC, Persija Jakarta Gelar Tes Swab Massal
    Sebelum Hadapi Arema FC, Persija Jakarta Gelar Tes Swab Massal
    29/09/2020 - 08:11
  • Partai Berkarya Kubu Mucdi Siap Hadapi Gugatan Tommy Soeharto
    Partai Berkarya Kubu Mucdi Siap Hadapi Gugatan Tommy Soeharto
    29/09/2020 - 08:05
  • Persib Bandung Ingin Menetap di Yogyakarta 
    Persib Bandung Ingin Menetap di Yogyakarta 
    29/09/2020 - 07:51
  • Jawaban Silvany Austin Pasaribu untuk Vanuatu di Sidang PBB Bikin Bangga Indonesia
    Jawaban Silvany Austin Pasaribu untuk Vanuatu di Sidang PBB Bikin Bangga Indonesia
    29/09/2020 - 07:44
  • PT LIB Bentuk Satgas Khusus Tangani Covid-19
    PT LIB Bentuk Satgas Khusus Tangani Covid-19
    29/09/2020 - 07:23
  • Grha Somaya Hotel, Your Alternative Place to Stay During Your Vacation
    Grha Somaya Hotel, Your Alternative Place to Stay During Your Vacation
    29/09/2020 - 07:16
  • Menang Lawan Dinamo Zagreb, Coach Shin Tae-yong Puji Perkembangan Timnas U-19
    Menang Lawan Dinamo Zagreb, Coach Shin Tae-yong Puji Perkembangan Timnas U-19
    29/09/2020 - 07:02
  • New Spirit, Logo Baru KAI Diluncurkan di Momen HUT ke-75
    New Spirit, Logo Baru KAI Diluncurkan di Momen HUT ke-75
    29/09/2020 - 06:56

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Catatan Hari Pariwisata Sedunia: Sumber Daya Air Untuk Desa Wisata
    Catatan Hari Pariwisata Sedunia: Sumber Daya Air Untuk Desa Wisata
    27/09/2020 - 17:39
  • Seruan Ontologis Levinas dan Pilkada Serentak
    Seruan Ontologis Levinas dan Pilkada Serentak
    26/09/2020 - 17:19
  • Pelecehan Berujung Dilema Citra Perusahaan atau Kemanusiaan
    Pelecehan Berujung Dilema Citra Perusahaan atau Kemanusiaan
    26/09/2020 - 15:00
  • Etika dan Kesantunan Berpolitik
    Etika dan Kesantunan Berpolitik
    25/09/2020 - 17:54
  • Pilkada di Tengah Pandemi Lanjut Apa Tunda ?
    Pilkada di Tengah Pandemi Lanjut Apa Tunda ?
    25/09/2020 - 13:15
  • Filosofi Pesan Al-Ghazali
    Filosofi Pesan Al-Ghazali
    25/09/2020 - 09:08
  • Jumat Berkah: Ke-Aku-an, Penyebab Kehinaan Hamba
    Jumat Berkah: Ke-Aku-an, Penyebab Kehinaan Hamba
    25/09/2020 - 06:15
  • Posisi Rakyat dalam Menjaga Entitas Demokrasi di Pilkada
    Posisi Rakyat dalam Menjaga Entitas Demokrasi di Pilkada
    25/09/2020 - 04:16
  • Waspada, Diabetes dan Hipertensi Bisa Sebabkan Gagal Jantung!
    Waspada, Diabetes dan Hipertensi Bisa Sebabkan Gagal Jantung!
    29/09/2020 - 08:30
  • Aksi Mba Nana Bikin Warganet Heboh di Twitter
    Aksi Mba Nana Bikin Warganet Heboh di Twitter
    29/09/2020 - 08:30
  • Potongan Kaki di Pantai Parancak Membusuk, Jari Manis dan Kelingking Putus
    Potongan Kaki di Pantai Parancak Membusuk, Jari Manis dan Kelingking Putus
    29/09/2020 - 08:29
  • Selama 6 Hari, Nelayan Renta Terombang-ambing dalam Boks Gabus di Laut
    Selama 6 Hari, Nelayan Renta Terombang-ambing dalam Boks Gabus di Laut
    29/09/2020 - 08:28
  • Dolar AS Tumbang, Harga Emas Dunia Kembali Menguat
    Dolar AS Tumbang, Harga Emas Dunia Kembali Menguat
    29/09/2020 - 08:27
  • 5 Fakta Mengerikan Setelah Timnas U-19 Bekuk Dinamo Zagreb
    5 Fakta Mengerikan Setelah Timnas U-19 Bekuk Dinamo Zagreb
    29/09/2020 - 00:36
  • Gatot Diusir Arek Suroboyo, TNI Temukan BBM Pertamina di Semak
    Gatot Diusir Arek Suroboyo, TNI Temukan BBM Pertamina di Semak
    29/09/2020 - 06:06
  • Pengakuan Nikita Mirzani Telan Beragam Sperma, Ada Rasa Seafood
    Pengakuan Nikita Mirzani Telan Beragam Sperma, Ada Rasa Seafood
    29/09/2020 - 01:40
  • Dokter Tirta Ungkap Alasan Kenapa Orang Sakit Jiwa Bisa Kebal Corona
    Dokter Tirta Ungkap Alasan Kenapa Orang Sakit Jiwa Bisa Kebal Corona
    29/09/2020 - 04:00
  • Siapa Sangka 32 Tahun Kemudian Anak Petani Ini Jadi Panglima TNI
    Siapa Sangka 32 Tahun Kemudian Anak Petani Ini Jadi Panglima TNI
    29/09/2020 - 07:10