Pendidikan

SMPN 2 Tamanan Bondowoso Minta Siswa Difabel Daksa Berhenti karena Tak Bisa Menulis

Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:34 | 12.80k
SMPN 2 Tamanan Bondowoso Minta Siswa Difabel Daksa Berhenti karena Tak Bisa Menulis
Muhammad Hendra Afriyanto bersama kedua orang tuanya (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia).
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Muhammad Hendra Afriyanto. Siswa kelas VII SMPN 2 Tamanan Bondowoso ini, diminta berhenti oleh pihak sekolah, karena memiliki keterbatasan fisik. difabel daksa ini, dianggap tak bisa mengerjakan tugas sekolah oleh guru, karena tak bisa menulis.

Asyati, ibunda Hendra mengatakan, dirinya dan putranya diminta datang ke sekolah oleh salah seorang guru, pada Senin (3/8/2020) kemarin.

"Sebagaimana temanya, anak saya mengikuti pembelajaran dari rumah. Guru memberikan tugas dan dikumpulkan oleh siswa beserta orang tua setiap hari Selasa. Saya agak heran, karena biasanya pengumpulan tugas hari Selasa. Kok ini Senin. Tetapi kata gurunya, ini khusus untuk anak saya,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Saat tiba di sekolah, ia menyerahkan tugas anaknya. Kemudian guru tersebut mengajak Asyati dan Hendra untuk berbincang. Namun ia lupa nama guru tersebut. 

"Pokoknya guru honorer. Guru itu menanyakan kemampuan fisik Hendra untuk mengikuti pendidikan di sekolah. Sebab, kedua tangan anak saya sejak bayi tidak bisa digerakkan secara optimal. Sehingga untuk menulis dan mengerjakan PR, saya yang harus menuliskannya," paparnya.

Asyati berusaha menjelaskan, bahwa sejak dari SD sudah seperti itu. Namun cara berpikirnya normal, dan bisa mengikuti pelajaran. Dia bisa membaca, dan nilai matematika saat SD menonjol.

“Guru tersebut bilang, terus gimana kalau ujian. Masak ibu yang mau nulis,” tutur Asyati, menirukan ucapan guru yang ditemuinya. 

Kemudian ia dan buah hatinya dibawa menemui kepala sekolah dan beberapa orang guru. Dalam pertemuan itu, salah seorang guru mengatakan, bahwa pihak sekolah kesulitan jika Hendra tetap bersekolah di SMPN 2 Tamanan. 

“Saat itu saya jawab, apakah berarti di sekolah ini tidak sanggup mengajar anak saya dengan kondisi seperti ini. Kemudian salah seorang guru menyarankan agar anak saya dipindahkan saja ke Sekolah Luar Biasa (SLB),” akunya.

Ia merasa sekolah sepertinya tak bisa menerima keberadaan anaknya. Saat itu pula, ia dengan berat hati menyanggupi saran itu, dan mengembalikan sejumlah buku pelajaran milik buah hatinya, kepada sekolah. 

“Pulang sekolah, anak saya langsung menangis cukup lama. Beberapa jam menangis,” cerita Asyati, sembari mengusap air matanya yang terus mengalir.

Sementara itu, Suyadi ayah Hendra, mengaku tak sanggup jika harus menyekolahkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang letaknya di pusat kota. Sementara mereka tinggal di kecamatan paling selatan. Sementara SMPN 2 Tamanan, hanya berjarak sekitar 10 menit perjalanan motor dari rumah mereka.

“Pekerjaan saya sebagai kuli bangunan harus bekerja dari pagi hingga sore hari. Kita kendala transportasi dan anak saya ini harus ada yang antar jemput kalau dia sekolah di kota. Biaya transportasinya akan lebih mahal," katanya.

Ia menyayangkan pihak sekolah yang meminta anaknya keluar dari sekolah, ketika proses pendidikan sudah berjalan.

“Padahal, sejak awal, kita sudah sampaikan secara terbuka, kondisi keterbatasan fisik anak saya ini kepada guru. Saat itu, SMPN 2 Tamanan tidak mempermasalahkan," katanya penuh sesal.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Tamanan, Murtaji, tak mengakui jika dirinya meminta Hendra untuk mengundurkan diri dari sekolah. Justru ia menyebut sebaliknya, bahwa orang tua Hendra sendiri yang meminta anaknya mundur dari sekolah.

“Tidak benar itu. Jadi kemarin orang tuanya datang ke sekolah, minta konsultasi. Ibunya sendiri kok, yang bilang, ingin memindahkan anaknya ke SLB,” akunya, Selasa (4/8/2020). 

“Ini kita masih koordinasi, tapi tetap sekolah di sini. Memang sekolah di Bondowoso, harus menerima. Memang di sini, ada yang seperti itu, tapi bisa menulis. Sudah ya, saya masih ada urusan rapat," katanya saat dihubungi via telepon.

Informasi dihimpun, tiga guru SMPN 2 Tamanan mendatangi rumah Hendra. Mereka menyampaikan permohonan maaf. Serta meminta siswa difabel daksa itu agar tetap bersekolah di SMPN 2 Tamanan. Bahkan buku-buku yang sempat dikembalikan, diberikan lagi kepada Hendra. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Rektor Dukung Alumni Unisma Kuasai Entrepreneurship
    Rektor Dukung Alumni Unisma Kuasai Entrepreneurship
    20/09/2020 - 14:41
  • PDI Perjuangan Targetkan Eri Cahyadi dan Armuji Kantongi 70 Persen Kemenangan
    PDI Perjuangan Targetkan Eri Cahyadi dan Armuji Kantongi 70 Persen Kemenangan
    20/09/2020 - 14:36
  • Wakil Wali Kota Yana Ajak Ikmas Kei Ikut Jaga Kondusifitas Kota Bandung
    Wakil Wali Kota Yana Ajak Ikmas Kei Ikut Jaga Kondusifitas Kota Bandung
    20/09/2020 - 14:27
  • Peduli Kemanusiaan, BPH KOPRI PC PMII Ciputat Launching Program Gerak Lawan Corona
    Peduli Kemanusiaan, BPH KOPRI PC PMII Ciputat Launching Program Gerak Lawan Corona
    20/09/2020 - 14:22
  • Wacana Penghapusan Mapel Sejarah, PDI Perjuangan: Mendikbud Jangan Kedepankan Pragmatisme Pendidikan
    Wacana Penghapusan Mapel Sejarah, PDI Perjuangan: Mendikbud Jangan Kedepankan Pragmatisme Pendidikan
    20/09/2020 - 14:15
  • Kembangkan UMKM, Pemkab Malang Gandeng Unisma Latih Pelaku Usaha
    Kembangkan UMKM, Pemkab Malang Gandeng Unisma Latih Pelaku Usaha
    20/09/2020 - 14:12
  • Menikmati Senja di Pantai Watu Leter
    Menikmati Senja di Pantai Watu Leter
    20/09/2020 - 14:10
  • Tiga Komisioner KPU RI Positif Covid-19, Pilkada 2020 Terancam Gagal Digelar?
    Tiga Komisioner KPU RI Positif Covid-19, Pilkada 2020 Terancam Gagal Digelar?
    20/09/2020 - 14:07
  • Pilwali Surabaya, Sekjen PDI Perjuangan: Kita Harus Memenangkan Hati Rakyat Surabaya
    Pilwali Surabaya, Sekjen PDI Perjuangan: Kita Harus Memenangkan Hati Rakyat Surabaya
    20/09/2020 - 14:03
  • Sandiaga Uno Masuk Tim Pemenangan Bobby Nasution
    Sandiaga Uno Masuk Tim Pemenangan Bobby Nasution
    20/09/2020 - 14:00

TIMES TV

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

Rahasia Tubuh Bugar dan Cantik Aktris Yurike Prastika

17/09/2020 - 11:27

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19

[CEK FAKTA] Pemerintah Bagikan Laptop bagi Siswa dan Guru Terdampak Covid-19
Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC
Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kids Zaman Now: Bertasawuf Secara Sederhana
    Kids Zaman Now: Bertasawuf Secara Sederhana
    20/09/2020 - 12:06
  • Perspektif Sumber Daya Manusia di Era Revolusi 4.0
    Perspektif Sumber Daya Manusia di Era Revolusi 4.0
    19/09/2020 - 15:57
  • Machiavelli Jadi “Imam”
    Machiavelli Jadi “Imam”
    19/09/2020 - 15:08
  • Ijtihad Politik Perempuan
    Ijtihad Politik Perempuan
    19/09/2020 - 14:25
  • Pak Arif Hoetoro dan Ide
    Pak Arif Hoetoro dan Ide "Nakal"
    19/09/2020 - 09:48
  • Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    Menyerasikan Visi Cakada dengan Pemerintah Pusatt
    19/09/2020 - 03:16
  • Digitalisasi Marketing dalam Pengembangan Umkm Di Era New Normal
    Digitalisasi Marketing dalam Pengembangan Umkm Di Era New Normal
    18/09/2020 - 18:13
  • Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    Pelanggaran Serius Hak Edukasi
    18/09/2020 - 11:55
  • OPM Bunuh Satu Tentara Lagi, Jenderal TNI Dituduh Khianat
    OPM Bunuh Satu Tentara Lagi, Jenderal TNI Dituduh Khianat
    20/09/2020 - 06:06
  • TNI Temukan Perahu Butut, Ternyata Isinya Kristal Bernilai Rp10 Miliar
    TNI Temukan Perahu Butut, Ternyata Isinya Kristal Bernilai Rp10 Miliar
    20/09/2020 - 12:05
  • Kisah Dennis Rodman Muak Tiduri 2000 Wanita, hingga Akhirnya Sologami
    Kisah Dennis Rodman Muak Tiduri 2000 Wanita, hingga Akhirnya Sologami
    20/09/2020 - 06:36
  • Petugas yang Ngotot Makan di Tempat saat PSBB Ternyata Anggota Ormas
    Petugas yang Ngotot Makan di Tempat saat PSBB Ternyata Anggota Ormas
    20/09/2020 - 11:11
  • dr Tirta Umumkan Maju Jadi Presiden
    dr Tirta Umumkan Maju Jadi Presiden
    20/09/2020 - 07:05