Peristiwa Daerah

PBNU Tanggapi Insiden Penghapusan Kata 'Khilafah' di Kota Cirebon

Minggu, 02 Agustus 2020 - 17:29 | 9.28k
PBNU Tanggapi Insiden Penghapusan Kata 'Khilafah' di Kota Cirebon
Sekretaris Jenderal PBNU, Dr. H. Helmy Faishal Zaini. (Foto: Muhamad Jupri/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Insiden penghapusan kata 'khilafah' yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Cirebon saat deklarasi sumpah setia Pancasila pada Senin (6/7/2020) lalu, masih berbuntut panjang. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bahkan turut mengomentari terkait insiden tersebut, agar permasalahannya cepat selesai.

Menurut Sekretaris Jenderal PBNU, Dr. H. Helmy Faishal Zaini, dari video yang tengah viral tersebut, seharusnya apa yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, bisa dengan tegas menolak adanya paham khilafah, maupun paham lainnya yang bertentangan dengan Pancasila. Dirinya pun menyayangkan peristiwa tersebut.

Helmy melanjutkan, dirinya pun menegaskan bahwa kejadian tersebut ada kepentingan politiknya. Sebab, apa yang terjadi dalam video tersebut, memang sangat bisa dikaitkan dengan kepentingan politik.

"Saya bisa sebut itu peristiwa politik," jelasnya saat Seminar Kemerdekaan di Islamic Center Kita Cirebon, Minggu (2/8/2020).

Untuk itu, lanjut Helmy, dirinya pun ingin agar permasalahan ini secepatnya bisa diselesaikan, oleh para pengurus daerah. Sebab, hal ini akan sangat tidak baik bagi masyarakat. Apalagi kejadian tersebut terjadi di dalam lembaga pemerintahan, yakni DPRD Kota Cirebon.

"Mereka harus menyelesaikan permasalahan ini, kalau bisa deklarasi bareng," ungkapnya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, viral sebuah video di social media, mengenai ucapan ikrar yang dilontarkan oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, ketika aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Cirebon terkait penolakan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasil (HIP) pada Senin (6/7/2020). Video berdurasi 1 menit 48 detik tersebut, sontak membuat heboh jagat maya, maupun masyarakat Kota Cirebon.

Dalam video tersebut, Ketua DPRD Kota Cirebon Affiati, tengah membacakan ikrar sumpah yang diikuti oleh perwakilan peserta aksi yang masuk ke dalam Gedung DPRD Kota Cirebon. Awalnya, dilontarkan bahwa akan menolak adanya paham komunisme dan khilafah.

Namun usai membaca kata 'khilafah', Affiati berhenti sejanak, lalu tampak menghapus atau mencoret di kertas yang dibacakan. Kemudian dilanjutkan kembali membaca dari awal. Yang mengejutkan, ternyata kata 'khilafah' tidak dilontarkan lagi. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pajeon, a Simple Savoury Scallion Pancake of South Korea
    Pajeon, a Simple Savoury Scallion Pancake of South Korea
    04/08/2020 - 03:06
  • Ini Manfaatnya Konsumsi Jagung untuk Kesehatan
    Ini Manfaatnya Konsumsi Jagung untuk Kesehatan
    04/08/2020 - 02:13
  • Serulingmas Zoo Gets a Fewer Visitors During Its Two Days of Reopening
    Serulingmas Zoo Gets a Fewer Visitors During Its Two Days of Reopening
    04/08/2020 - 01:21
  • Kementerian PUPR RI Lakukan Preservasi Jalintim Sumatera di Sumsel Melalui Skema KPBU
    Kementerian PUPR RI Lakukan Preservasi Jalintim Sumatera di Sumsel Melalui Skema KPBU
    04/08/2020 - 00:06
  • RS Bethesda Lempuyangan Yogyakarta Kebakaran
    RS Bethesda Lempuyangan Yogyakarta Kebakaran
    03/08/2020 - 23:56
  • Kementerian PUPR RI Laporkan Aksi Stranas PK Tepat Waktu
    Kementerian PUPR RI Laporkan Aksi Stranas PK Tepat Waktu
    03/08/2020 - 23:43
  • Menu Rendah Kolesterol Ala Cafe & Resto Etnic Banjarnegara
    Menu Rendah Kolesterol Ala Cafe & Resto Etnic Banjarnegara
    03/08/2020 - 23:38
  • Karena Limbah Peternakan Sapi, Aliran Sungai Desa Tulungrejo Berubah Warna
    Karena Limbah Peternakan Sapi, Aliran Sungai Desa Tulungrejo Berubah Warna
    03/08/2020 - 23:33
  • Latihan Perdana Terapkan Protokol Kesehatan, Pemain Arema FC Masih Sering Keceplosan Salaman
    Latihan Perdana Terapkan Protokol Kesehatan, Pemain Arema FC Masih Sering Keceplosan Salaman
    03/08/2020 - 23:27
  • Layanan Keimigrasian Segera Dibangun di Magetan
    Layanan Keimigrasian Segera Dibangun di Magetan
    03/08/2020 - 23:21

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Duri-Duri Korupsi
    Duri-Duri Korupsi
    03/08/2020 - 14:10
  • Dasar Pembelajaran Daring
    Dasar Pembelajaran Daring
    03/08/2020 - 10:22
  • Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    03/08/2020 - 10:17
  • Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    01/08/2020 - 16:05
  • Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    01/08/2020 - 15:09
  • Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    01/08/2020 - 14:32
  • Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    31/07/2020 - 21:03
  • Menghidupkan Pariwisata di Era New Normal
    Menghidupkan Pariwisata di Era New Normal
    31/07/2020 - 20:31
  • Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19
    Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19
    04/08/2020 - 03:10
  • Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
    Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
    04/08/2020 - 02:50
  • Sebanyak 19 Tenaga Medis di Kuningan Positif Virus Corona
    Sebanyak 19 Tenaga Medis di Kuningan Positif Virus Corona
    04/08/2020 - 02:35
  • Usai Hari Raya Kurban, Paketan Rendang dari Bukittinggi ke Luar Kota Naik
    Usai Hari Raya Kurban, Paketan Rendang dari Bukittinggi ke Luar Kota Naik
    04/08/2020 - 02:05
  • Kasus Covid-19 di Victoria Meningkat, Melbourne Tutup Pabrik dan Ritel
    Kasus Covid-19 di Victoria Meningkat, Melbourne Tutup Pabrik dan Ritel
    04/08/2020 - 01:05
  • Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan
    Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan
    04/08/2020 - 00:57
  • Debat dengan Dokter Tirta di IG, Jerinx Kena Omel Istri
    Debat dengan Dokter Tirta di IG, Jerinx Kena Omel Istri
    04/08/2020 - 00:30
  • Clara Gopa Duo Semangka Minta Maaf ke Atta-Aurel, Kenapa?
    Clara Gopa Duo Semangka Minta Maaf ke Atta-Aurel, Kenapa?
    04/08/2020 - 00:00
  • Kini Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Intip Sepak Terjang Otto Hasibuan
    Kini Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Intip Sepak Terjang Otto Hasibuan
    04/08/2020 - 00:04
  • Ikuti Jejak Gomez, Jonathan Bauman Tinggalkan Arema
    Ikuti Jejak Gomez, Jonathan Bauman Tinggalkan Arema
    04/08/2020 - 01:00