Peristiwa Daerah

Disnakertrans Jabar Dampingi Pekerja Migran Eti Bertemu Keluarga 

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 19:48 | 5.97k
Disnakertrans Jabar Dampingi Pekerja Migran Eti Bertemu Keluarga 
Disnakertrans Jabar mendampingi kepulangan TKI Eti Binti Toyyib Anwar ke daerah asalnya, Kamis (30/7/20) malam. (Foto: Humas Disnakertrans Jabar for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Setelah sempat dikarantina selama 14 hari di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, Eti binti Toyyib Anwar, akhirnya pulang ke rumah bertemu keluarga di Desa Cidadap, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Kamis (30/7/2020). Pekerja migran tersebut diantar petugas Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Tenaga Kerja disaksikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat diwakili Dinas Tenaga Kerja dan Transmigasi (Disnakertrans) dan PB NU.

Proses kepulangan Eti berlangsung haru. Betapa tidak, Eti dipenjara selama 18 tahun menanti hukuman qisas setelah hakim memutuskan bersalah atas pembunuhan majikannya Faisal bin Said Abdullah Al Ghamdi. 

“Proses kepulangan dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19,” ujar Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi, Sabtu (1/8/20). 

Eti divonis bersalah bersama seorang warga negara India, Abu Bakar Kutil. Namun Eti bebas dari hukuman pancung karena pihak keluarga memaafkan setelah syarat diyat 4 juta real atau Rp15,2 miliar berhasil dipenuhi. Dana tersebut berasal dari pengumpulan dana rakyat Indonesia yang peduli dikoordinasi KBRI Arab Saudi (Kemenlu) – PB NU (NU Care- LAZISNU). 

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menginisiasi pengumpulan dana dari para ASN dan berhasil mengumpulkan dana Rp1,8 miliar,” kata Rachmat. 

Pada momen pertemuan dengan keluarga, keluarga Eti dan Kementerian Luar Negeri menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gubernur Jawa Barat yang telah melakukan berbagai upaya termasuk memberikan kontribusi hingga Eti terbebas dari hukuman mati.

Kasus Eti ini memberi pelajaran berharga bagi semua stakeholders terutama perihal kesejahteraan pekerja migran. Menghindari kejadian serupa terulang, Pemprov Jabar bersama DPRD saat ini sedang merumuskan raperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Daerah Provinsi Jawa Barat. 

Perlindungan dimulai dari sejak sebelum bekerja atau pra kerja meliputi: sosialisasi kepada calon pekerja migran di desa-desa, pendampingan orientasi pra penempatan (OPP), dan peningkatan kompetensi. 

Perlindungan selama bekerja meliputi monitoring penempatan pekerja migram melalui P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia), serta menindaklanjuti pengaduan atau permasalahan di luar negeri bersama-sama dengan kementerian dan lembaga terkait. 

Sementara pelindungan setelah bekerja, meliputi pemberdayaan purna PMI dengan memberikan pelatihan kewirausahaan dan pengembangan usaha. Hal ini dimaksudkan agar purna PMI bisa hidup mandiri. 

“Prosesnya sedang berlangsung dan mudah-mudahan bisa cepat selesai,” ungkap Rachmat. 

Jabar Migran Service Center

Menguatkan perda perlindungan pekerja migran, Pemda Provinsi Jawa Barat akan membangun Jabar Migran Service Center (JMSC) yang berfokus membangun sistem navigasi migrasi. 

“Kita juga sedang bikin yang namanya JSMC, Jabar Migran Service Center,” sebut Rachmat. 

Sistem ini terbentuk dari seluruh rangkaian sistem pendataan calon tenaga kerja, sistem perekrutan yang melibatkan peran dinas tenaga kerja provinsi dan kabupaten/kota hingga desa. JMSC juga membangun sistem pelatihan dan sertifikasi, sistem penempatan, serta sistem pelacakan warga Jabar yang bekerja di luar negeri. 

Pembangunan sistem navigasi migrasi ini akan melibatkan seluruh ekosistem migrasi, dari mulai pemerintah daerah, pusat, perusahaan swasta pelatihan dan penempatan, lembaga-lembaga keuangan, dan sebagainya. Hal ini sejalan dengan peran dan tugas pemerintah daerah yang disebutkan dalam UU 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran.

Perda dan JSMC ini akan terus digulirkan secara konsisten agar tidak ada lagi pekerja migran ilegal dan memastikan pekerja yang diberangkatkan sudah sesuai dengan kompetensi. 

“Target besarnya adalah keamanan dan kesejahteraan pekerja migran terjamin dan dilindungi hukum,” jelas Kepala Disnakertrans Jabar Rachmat. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pajeon, a Simple Savoury Scallion Pancake of South Korea
    Pajeon, a Simple Savoury Scallion Pancake of South Korea
    04/08/2020 - 03:06
  • Ini Manfaatnya Konsumsi Jagung untuk Kesehatan
    Ini Manfaatnya Konsumsi Jagung untuk Kesehatan
    04/08/2020 - 02:13
  • Serulingmas Zoo Gets a Fewer Visitors During Its Two Days of Reopening
    Serulingmas Zoo Gets a Fewer Visitors During Its Two Days of Reopening
    04/08/2020 - 01:21
  • Kementerian PUPR RI Lakukan Preservasi Jalintim Sumatera di Sumsel Melalui Skema KPBU
    Kementerian PUPR RI Lakukan Preservasi Jalintim Sumatera di Sumsel Melalui Skema KPBU
    04/08/2020 - 00:06
  • RS Bethesda Lempuyangan Yogyakarta Kebakaran
    RS Bethesda Lempuyangan Yogyakarta Kebakaran
    03/08/2020 - 23:56
  • Kementerian PUPR RI Laporkan Aksi Stranas PK Tepat Waktu
    Kementerian PUPR RI Laporkan Aksi Stranas PK Tepat Waktu
    03/08/2020 - 23:43
  • Menu Rendah Kolesterol Ala Cafe & Resto Etnic Banjarnegara
    Menu Rendah Kolesterol Ala Cafe & Resto Etnic Banjarnegara
    03/08/2020 - 23:38
  • Karena Limbah Peternakan Sapi, Aliran Sungai Desa Tulungrejo Berubah Warna
    Karena Limbah Peternakan Sapi, Aliran Sungai Desa Tulungrejo Berubah Warna
    03/08/2020 - 23:33
  • Latihan Perdana Terapkan Protokol Kesehatan, Pemain Arema FC Masih Sering Keceplosan Salaman
    Latihan Perdana Terapkan Protokol Kesehatan, Pemain Arema FC Masih Sering Keceplosan Salaman
    03/08/2020 - 23:27
  • Layanan Keimigrasian Segera Dibangun di Magetan
    Layanan Keimigrasian Segera Dibangun di Magetan
    03/08/2020 - 23:21

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Duri-Duri Korupsi
    Duri-Duri Korupsi
    03/08/2020 - 14:10
  • Dasar Pembelajaran Daring
    Dasar Pembelajaran Daring
    03/08/2020 - 10:22
  • Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    03/08/2020 - 10:17
  • Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    01/08/2020 - 16:05
  • Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    01/08/2020 - 15:09
  • Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    01/08/2020 - 14:32
  • Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    31/07/2020 - 21:03
  • Menghidupkan Pariwisata di Era New Normal
    Menghidupkan Pariwisata di Era New Normal
    31/07/2020 - 20:31
  • Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19
    Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19
    04/08/2020 - 03:10
  • Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
    Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
    04/08/2020 - 02:50
  • Sebanyak 19 Tenaga Medis di Kuningan Positif Virus Corona
    Sebanyak 19 Tenaga Medis di Kuningan Positif Virus Corona
    04/08/2020 - 02:35
  • Usai Hari Raya Kurban, Paketan Rendang dari Bukittinggi ke Luar Kota Naik
    Usai Hari Raya Kurban, Paketan Rendang dari Bukittinggi ke Luar Kota Naik
    04/08/2020 - 02:05
  • Kasus Covid-19 di Victoria Meningkat, Melbourne Tutup Pabrik dan Ritel
    Kasus Covid-19 di Victoria Meningkat, Melbourne Tutup Pabrik dan Ritel
    04/08/2020 - 01:05
  • Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan
    Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan
    04/08/2020 - 00:57
  • Debat dengan Dokter Tirta di IG, Jerinx Kena Omel Istri
    Debat dengan Dokter Tirta di IG, Jerinx Kena Omel Istri
    04/08/2020 - 00:30
  • Clara Gopa Duo Semangka Minta Maaf ke Atta-Aurel, Kenapa?
    Clara Gopa Duo Semangka Minta Maaf ke Atta-Aurel, Kenapa?
    04/08/2020 - 00:00
  • Kini Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Intip Sepak Terjang Otto Hasibuan
    Kini Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Intip Sepak Terjang Otto Hasibuan
    04/08/2020 - 00:04
  • Ikuti Jejak Gomez, Jonathan Bauman Tinggalkan Arema
    Ikuti Jejak Gomez, Jonathan Bauman Tinggalkan Arema
    04/08/2020 - 01:00