Peristiwa Daerah

Lumbung Pangan Jatim Diperluas, Tersisa 5 Daerah Belum Terlayani

Jumat, 31 Juli 2020 - 16:43 | 8.86k
Lumbung Pangan Jatim Diperluas, Tersisa 5 Daerah Belum Terlayani
Petugas ojek online mengirimkan pesanan belanja bebas ongkir dari Lumbung Pangan Jatim. (FOTO: Dok.Pemprov Jatim)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Pengelola Lumbung Pangan Jatim tidak mau menunggu lama dalam meningatkan layanan masyarakat. Sebelumnya, program Pemprov Jatim ini hanya mencakup 28 daerah. Namun mulai Kamis  (30/7/2020) kemarin, layanan tersebut diperluas hingga 33 daerah di Jawa Timur.

Perluasan wilayah merupakan bukti komitmen Lumbung Pangan Jatim meratakan layanan pada masyarakat. Awalnya, layanan ini hanya dinikmati masyarakat Surabaya. Lalu meluas ke Sidoarjo dan Gresik. Kemudian berlanjut wilayah Pasuruan, Bangkalan, Madiun, Bojonegoro dan sekitarnya.

Sebelumnya, total daerah yang dijangkau mencapai  28. Masih ada 10 daerah yang belum dijamah. Mulai hari ini, ada lima tambahan daerah yang dilayani. Dengan begitu, tinggal 5 daerah yang belum terlayani.

Lima daerah baru itu meliputi Banyuwangi, Situbondo, Sumenep, Sampang, dan Pamekasan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap lima daerah baru itu memanfaatkan program tersebut. "Belanja bahan pokok dengan harga terjangkau dan bebas ongkos kirim,’’ katanya.

Ia mengatakan perluasan daerah sengaja dilakukan utama di daerah yang pasarnya menjadi sampling survei BPS. Di daerah tersebut diupayakan ada penyediaan sembako harus lebih murah di Lumbung Pangan untuk bisa menjaga stabilitas harga di lokasi tersebut.

Ditargetkan Gubernur Khofifah pada tanggal 6 Agustus 2020 mendatang, seluruh 38 kabupaten kota di Jatim sudah terlayani semua layanan Lumbung Pangan Jatim.

Berdasarkan data, antusiasme warga Jatim mengakses layanan sembako murah free ongkir ini cukup besar. Bahkan yang beli online jauh lebih banyak dibandingkan yang belanja offline.

Kemarin transaksi online free ongkir mencapai 361 transaksi. Rata-rata transaksi belanja online selalu berkisar antara 300 hingga 360 pembelian dalam sehari. Sedangkan yang offline antara 150 hingga 200 pembelian dalam sehari.

Omset dalam kurun waktu 21 Juli 2020 hingga 29 Juli 2020 Lumbung Pangan Jatim mencapai Rp 632 juta. Komoditas yang paling diminati adalah gula dengan rata-rata gula yang terjual 2 ton dalam sehari. Kemudian juga beras dengan rata-rata terjual 1 ton dalam sehari.

Disusul kemudian komoditas minyak goreng, mie instan, telur, bawang putih, ayam karkas, sirup, ikan dan juga frozen food.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menegaskan program ini juga selaras dengan upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19. Masyarakat tidak perlu datang ke lokasi. Cukup memesan melalui online. Barang yang dipesan akan dikirim hari berikutnya.  Proses pengiriman tanpa biaya sama sekali.

Khofifah mengatakan pembelian secara online menghindarkan pertemuan penjual dan pembeli. Secara tidak langsung, keduanya mewujudkan social dan physical distancing. "Lebih aman, juga murah," imbuh dia.

Dia juga mendorong pengelola Lumbung Pangan Jawa Timur terus menambah luasan layanan. Masih ada lima daerah yang belum. Secepatnya, lima daerah itu mendapat layanan yang sama dengan daerah lainnya. 

Program Lumbung Pangan Jawa Timur dimulai sejak 21 April 2020 lalu. Menurut rencana, program yang menyabet juara lomba inovasi Kementerian Dalam Negeri itu berakhir 21 Juli lalu. Namun, pemerintah provinsi memperpanjang masa program higga akhir Desember.

Pertimbangannya, Lumbung Pangan dianggap mampu menjaga stabilitas harga bahan pokok di Jawa Timur. Utamanya, di masa pandemi, program tersebut sangat dibutuhkan. "Kami siap melaksanakan apa yang ditetapkan pemerintah,’’ kata pengelola Lumbung Pangan Jawa Timur Erlangga Satriagung.

Dia juga mengungkapkan, Lumbung Pangan Jatim memastikan stok bahan pangan pokok di Jawa Timur ada. Program ini juga menyerap produk petani di Jawa Timur. "Kami memberdayakan petani dan supplier dari Jawa Timur,’’ ucap dia.

Sejak dioperasionalkan 21 April 2020 hingga 29 Juli 2020 lalu, Lumbung Pangan Jatim yang digagas Pemprov Jatim ini telah menyerap 265,53 ton beras dari petani dengan nilai Rp 2,77 miliar. Penyediaan beras di Lumbung Pangan Jatim dari petani terus dilakukan hingga sekarang. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Telapak Kaki Dingin, Ini Cara Mengatasinya
    Telapak Kaki Dingin, Ini Cara Mengatasinya
    04/08/2020 - 04:09
  • Pajeon, a Simple Savoury Scallion Pancake of South Korea
    Pajeon, a Simple Savoury Scallion Pancake of South Korea
    04/08/2020 - 03:06
  • Ini Manfaatnya Konsumsi Jagung untuk Kesehatan
    Ini Manfaatnya Konsumsi Jagung untuk Kesehatan
    04/08/2020 - 02:13
  • Serulingmas Zoo Gets a Fewer Visitors During Its Two Days of Reopening
    Serulingmas Zoo Gets a Fewer Visitors During Its Two Days of Reopening
    04/08/2020 - 01:21
  • Kementerian PUPR RI Lakukan Preservasi Jalintim Sumatera di Sumsel Melalui Skema KPBU
    Kementerian PUPR RI Lakukan Preservasi Jalintim Sumatera di Sumsel Melalui Skema KPBU
    04/08/2020 - 00:06
  • RS Bethesda Lempuyangan Yogyakarta Kebakaran
    RS Bethesda Lempuyangan Yogyakarta Kebakaran
    03/08/2020 - 23:56
  • Kementerian PUPR RI Laporkan Aksi Stranas PK Tepat Waktu
    Kementerian PUPR RI Laporkan Aksi Stranas PK Tepat Waktu
    03/08/2020 - 23:43
  • Menu Rendah Kolesterol Ala Cafe & Resto Etnic Banjarnegara
    Menu Rendah Kolesterol Ala Cafe & Resto Etnic Banjarnegara
    03/08/2020 - 23:38
  • Karena Limbah Peternakan Sapi, Aliran Sungai Desa Tulungrejo Berubah Warna
    Karena Limbah Peternakan Sapi, Aliran Sungai Desa Tulungrejo Berubah Warna
    03/08/2020 - 23:33
  • Latihan Perdana Terapkan Protokol Kesehatan, Pemain Arema FC Masih Sering Keceplosan Salaman
    Latihan Perdana Terapkan Protokol Kesehatan, Pemain Arema FC Masih Sering Keceplosan Salaman
    03/08/2020 - 23:27

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Duri-Duri Korupsi
    Duri-Duri Korupsi
    03/08/2020 - 14:10
  • Dasar Pembelajaran Daring
    Dasar Pembelajaran Daring
    03/08/2020 - 10:22
  • Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    03/08/2020 - 10:17
  • Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    01/08/2020 - 16:05
  • Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    01/08/2020 - 15:09
  • Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    01/08/2020 - 14:32
  • Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    31/07/2020 - 21:03
  • Menghidupkan Pariwisata di Era New Normal
    Menghidupkan Pariwisata di Era New Normal
    31/07/2020 - 20:31
  • Minta Bantuan Pawang, Buaya Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga di Babel
    Minta Bantuan Pawang, Buaya Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga di Babel
    04/08/2020 - 04:05
  • Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19
    Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19
    04/08/2020 - 03:10
  • Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
    Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
    04/08/2020 - 02:50
  • Sebanyak 19 Tenaga Medis di Kuningan Positif Virus Corona
    Sebanyak 19 Tenaga Medis di Kuningan Positif Virus Corona
    04/08/2020 - 02:35
  • Usai Hari Raya Kurban, Paketan Rendang dari Bukittinggi ke Luar Kota Naik
    Usai Hari Raya Kurban, Paketan Rendang dari Bukittinggi ke Luar Kota Naik
    04/08/2020 - 02:05
  • Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan
    Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan
    04/08/2020 - 00:57
  • Debat dengan Dokter Tirta di IG, Jerinx Kena Omel Istri
    Debat dengan Dokter Tirta di IG, Jerinx Kena Omel Istri
    04/08/2020 - 00:30
  • Clara Gopa Duo Semangka Minta Maaf ke Atta-Aurel, Kenapa?
    Clara Gopa Duo Semangka Minta Maaf ke Atta-Aurel, Kenapa?
    04/08/2020 - 00:00
  • Kini Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Intip Sepak Terjang Otto Hasibuan
    Kini Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Intip Sepak Terjang Otto Hasibuan
    04/08/2020 - 00:04
  • Ikuti Jejak Gomez, Jonathan Bauman Tinggalkan Arema
    Ikuti Jejak Gomez, Jonathan Bauman Tinggalkan Arema
    04/08/2020 - 01:00