Peristiwa Internasional

Indeks Kebahagiaan Masyarakat Kashmir India Naik Pasca Union Territory Dibentuk

Jumat, 31 Juli 2020 - 15:51 | 8.30k
Indeks Kebahagiaan Masyarakat Kashmir India Naik Pasca Union Territory Dibentuk
Pembangunan infrastruktur di Union Territory of Jammu and Kashmir. (Foto: Dok.UT)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, INDIA – Pembentukan The Union Territory (UT) of Jammu and Kashmir di India memasuki tahun pertama pada 5 Agustus 2020 mendatang. Tampaknya kondisi selama satu tahun belakangan telah menunjukkan hasil yang positif. Indeks kebahagiaan masyarakat Kashmir meningkat. 

Melansir deccanherald.com pada pertengahan Juni lalu, orang-orang Kashmir mengambil sisi positif pasca penghapusan Pasal 370.  Orang-orang menjadi lebih berbahagia, tampak senyuman di wajah anak-anak.

Para wanita terlihat merasa lebih aman berada di lembah Kashmir dan bagian lain pada wilayah Union Territory yang baru, jika dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya. Sementara itu, Kashmirobserver.net juga melaporkan jika situasi di Jammu dan Kashmir telah jauh membaik. 

Union-Territory-b.jpg

Dalam artikel tersebut, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan bahwa Kashmir adalah permata mahkota India dan pemerintah memiliki kepercayaan pada orang-orang lembah di mana berbagai langkah pembangunan sedang diambil. 

Perdana Menteri Modi juga menegaskan, pemerintahnya berkomitmen untuk bekerja bagi kesejahteraan rakyat Jammu dan Kashmir.  Administrasi pada wilayah Union Territory telah mengadopsi dan menerapkan banyak langkah-langkah kesejahteraan untuk kemajuan rakyat. 

Skema pensiun hari tua, beasiswa untuk siswa berprestasi, nutrisi tambahan bagi ibu hamil dan menyusui, serta menjaga ribuan anak tetap aman dan sehat di panti asuhan umum maupun swasta, telah dimulai secara hati-hati dan menyeluruh. 

Semua penduduk bisa mendapatkan manfaat dari asuransi kesehatan medis yang komprehensif dan gratis. Hasilnya adalah terjadinya kenaikan drastis pada indeks kebahagiaan di wilayah tersebut, yang sebelumnya seringkali hanya diberitakan sebagai wilayah yang terkenal dengan tindak kekerasan. 

Seluruh lapisan masyarakat menerima manfaat dari pogram ini, termasuk para transgender pun sekarang mendapatkan manfaat dana pensiun mulai dari tahun ini.

Lebih dari delapan ratus ribu orang telah mendapat manfaat dari dana pensiun yang didistribusikan di bawah Skema Jaminan Sosial Terpadu/Integrated Social Security Scheme (ISSS). 

Union-Territory-c.jpg

Di divisi Kashmir, tercatat 320.000 penerima bantuan. Sementara 170.000 orang lainnya, 85.000 orang di antaranya berasal dari Kashmir, telah ditambahkan ke dalam daftar penerima manfaat tahun ini.

Mereka yang belum dicakup dalam skema tersebut, telah dimasukkan dalam Program Bantuan Sosial Nasional/National Social Assistance Program (NSAP), sebuah skema yang disponsori secara terpusat, di mana dana pensiun secara langsung dikirimkan ke masing-masing rekening bank penerima bantuan. 

Lebih dari 150.000 orang telah mendapat manfaat. Penerima manfaat juga telah diberikan tambahan 500 Rupee per orang di luar dana pensiun reguler mereka tahun ini. Penerima manfaat termasuk para janda dan penyandang cacat.

Cakupan program sedang ditingkatkan sehingga dapat menjangkau 130.000 orang lagi, memberi manfaat untuk para janda, warga negara senior, dan orang-orang yang cacat fisik dalam jumlah besar di wilayah Union Territory. Jumlah penerima manfaat sekarang mencapai 742.950 orang.

Salah satu bantuan paling signifikan adalah keputusan untuk memberikan asuransi kesehatan gratis kepada semua penduduk, sehingga lebih dari 12.500.000 orang memperoleh berbagai manfaatnya. 

Penerima manfaat dari skema ini mendapatkan perlindungan asuransi kesehatan gratis sebesar 500.000 Rupees per keluarga per tahun. Mereka akan memiliki akses ke 20.853 rumah sakit umum maupun swasta yang tersebar di seluruh penjuru negara. 

Sekitar 159 rumah sakit (negeri dan swasta) di wilayah Union Territory telah dilibatkan menjadi dewan pertimbangan. Asuransi akan mencakup 1.469 paket/prosedur medis dan bedah termasuk penyakit yang membahayakan nyawa seperti, kanker dan gagal ginjal. 

Perawatan penyakit terkait onkologi, kardiologi, dan nefrologi akan ditanggung sejak hari pertama penanganan, termasuk prosedur diagnostik kelas atas selama rawat inap. 

Penerima dapat juga memanfaatkan biaya pra-rawat inap 3 hari dan 15 hari pasca rawat inap. Terjadi peningkatan program beasiswa yang signifikan bagi anak sekolah. Siswa dari keluarga kurang mampu, minoritas, kelas ekonomi terbelakang, pemulung dan tukang sapu mendapat fasilitas dari berbagai skema beasiswa. 

Ada peningkatan 250 persen pada siswa dengan kondisi tersebut yaitu lebih dari delapan ratus ribu siswa di Union Territory. Hingga saat ini, sekitar enam ratus ribu beasiswa telah diberikan kepada siswa pra dan pasca Matric.

Selama pandemi Covid-19, pihak berwenang setempat dengan cepat membagikan masker, sanitizer dan barang-barang untuk cuci tangan bagi anak-anak.  Komisi khusus juga telah dibentuk untuk memantau kesehatan anak-anak ini dan memastikan akses medis yang mudah untuk perawatan dan nutrisi sehat bagi mereka.

Anak-anak dari kelompok usia 0-6, ibu menyusui dan wanita hamil diberi nutrisi tambahan selama masa isolasi. Selain itu, sambungan langsung bantuan khusus dengan nomor 112 telah dibentuk untuk membantu para wanita korban kekerasan dalam rumah tangga dan situasi tertekan lainnya. 

Jumlah mereka lebih dari 650.000, di samping itu dana khusus juga telah disediakan untuk penyediaan beras  selama tiga bulan. Tentunya, waktu telah merubah lembah tersebut dan orang-orangnya. 

Kashmir telah bangkit dari jurang kekerasan dan menuju era yang baru, fasilitas rumah sakit semakin canggih, lembaga pendidikan dan tempat penginapan tersebar di berbagai bagian Union Territory.

Banyak proyek besar yang sebelumnya tertunda karena kekerasan dan epidemi Coronavirus, sekarang kembali dilanjutkan dengan kecepatan dan tekad yang tinggi, menghubungkan desa-desa terpencil 

dengan jalur utama, menghubungkan jutaan orang dengan peluang dan kemakmuran yang lebih baik dan mengubah Kashmir menjadi tujuan yang dicari oleh para wisatawan dan pengusaha.

Di Srinagar, terdapat fasilitas medis yang canggih yaitu di rumah sakit bersalin Lal Ded, yang manfaatnya dapat dinikmati oleh ratusan bahkan ribuan wanita dan anak-anak di seluruh Union Territory. 

Ini adalah satu-satunya fasilitas medis terbaik di wilayah yang berspesialisasi dalam Gynae dan perawatan anak. Fitur-fitur utama dari penambahan pada rumah sakit ini adalah 82 kamar rawat inap, 49 tempat tidur, 6 peralatan operasi modular, 3 bangsal dan peralatan medis ter-mutakhir.

Tujuh proyek jalan vital telah ditetapkan dan ditentukan berdasarkan prioritas. Jalan-jalan ini akan menghubungkan desa-desa dan komunitas-komunitas yang terletak jauh dari jalur utama. 

Pengerjaan pada tiga jembatan baru di divisi Jammu dengan nilai proyek pembangunan lebih dari Rs. 1.600.000.000, yang didanai oleh Bank Dunia, saat ini sedang berlangsung.

Proyek infrastruktur utama lainnya, yang diharapkan bermanfaat bagi masyarakat setempat, termasuk pembangunan Rs. 125.000 bangunan pusat pasar komposit untuk seluruh kegiatan rantai sutra di pabrik sutra Pemerintah Rajbagh, Srinagar. 

Bangunan ini sedang dibangun menggunakan desain arsitektur tradisional dan dengan menggunakan bahan-bahan tradisional seperti batu Devri. 

Pembangunan gedung Rs 20.000.000 untuk seluruh kegiatan rantai pemrosesan wol bersama dengan pekerjaan restorasi dan perbaikan untuk pabrik Woolen pemerintah di Bemina dengan biaya Rs. 40.000.000 juga sedang dieksekusi. 

Segala upaya dilakukan untuk dapat meningkatkan keterampilan pengrajin tradisional. Kerajinan sulaman dan kerajinan bubur kertas. 

Dua kelompok kerajinan tangan di Noorbagh (sulaman) dan Zadibal (bubur kertas), akan membantu lebih dari 1.250 pengrajin di bidang pengembangan produk, inovasi desain, skema warna, pelatihan manajerial dan asosiasi yang dimiliki pengrajin dan pengembangan hubungan pasar untuk pemasaran produk jadi. 

Dua lagi kelompok pengrajin untuk membangkitkan kembali industri pondok wol di wilayah Bandipora dan kelompok anyaman willow di wilayah Ganderbal juga sedang diangkat proyek-proyek ini, selain menyediakan lapangan kerja bagi pemuda setempat, juga akan mengubah wajah Kashmir di India dari yang sebelumnya. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Telapak Kaki Dingin, Ini Cara Mengatasinya
    Telapak Kaki Dingin, Ini Cara Mengatasinya
    04/08/2020 - 04:09
  • Pajeon, a Simple Savoury Scallion Pancake of South Korea
    Pajeon, a Simple Savoury Scallion Pancake of South Korea
    04/08/2020 - 03:06
  • Ini Manfaatnya Konsumsi Jagung untuk Kesehatan
    Ini Manfaatnya Konsumsi Jagung untuk Kesehatan
    04/08/2020 - 02:13
  • Serulingmas Zoo Gets a Fewer Visitors During Its Two Days of Reopening
    Serulingmas Zoo Gets a Fewer Visitors During Its Two Days of Reopening
    04/08/2020 - 01:21
  • Kementerian PUPR RI Lakukan Preservasi Jalintim Sumatera di Sumsel Melalui Skema KPBU
    Kementerian PUPR RI Lakukan Preservasi Jalintim Sumatera di Sumsel Melalui Skema KPBU
    04/08/2020 - 00:06
  • RS Bethesda Lempuyangan Yogyakarta Kebakaran
    RS Bethesda Lempuyangan Yogyakarta Kebakaran
    03/08/2020 - 23:56
  • Kementerian PUPR RI Laporkan Aksi Stranas PK Tepat Waktu
    Kementerian PUPR RI Laporkan Aksi Stranas PK Tepat Waktu
    03/08/2020 - 23:43
  • Menu Rendah Kolesterol Ala Cafe & Resto Etnic Banjarnegara
    Menu Rendah Kolesterol Ala Cafe & Resto Etnic Banjarnegara
    03/08/2020 - 23:38
  • Karena Limbah Peternakan Sapi, Aliran Sungai Desa Tulungrejo Berubah Warna
    Karena Limbah Peternakan Sapi, Aliran Sungai Desa Tulungrejo Berubah Warna
    03/08/2020 - 23:33
  • Latihan Perdana Terapkan Protokol Kesehatan, Pemain Arema FC Masih Sering Keceplosan Salaman
    Latihan Perdana Terapkan Protokol Kesehatan, Pemain Arema FC Masih Sering Keceplosan Salaman
    03/08/2020 - 23:27

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Duri-Duri Korupsi
    Duri-Duri Korupsi
    03/08/2020 - 14:10
  • Dasar Pembelajaran Daring
    Dasar Pembelajaran Daring
    03/08/2020 - 10:22
  • Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    03/08/2020 - 10:17
  • Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    01/08/2020 - 16:05
  • Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    01/08/2020 - 15:09
  • Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    01/08/2020 - 14:32
  • Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    31/07/2020 - 21:03
  • Menghidupkan Pariwisata di Era New Normal
    Menghidupkan Pariwisata di Era New Normal
    31/07/2020 - 20:31
  • Minta Bantuan Pawang, Buaya Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga di Babel
    Minta Bantuan Pawang, Buaya Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga di Babel
    04/08/2020 - 04:05
  • Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19
    Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19
    04/08/2020 - 03:10
  • Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
    Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
    04/08/2020 - 02:50
  • Sebanyak 19 Tenaga Medis di Kuningan Positif Virus Corona
    Sebanyak 19 Tenaga Medis di Kuningan Positif Virus Corona
    04/08/2020 - 02:35
  • Usai Hari Raya Kurban, Paketan Rendang dari Bukittinggi ke Luar Kota Naik
    Usai Hari Raya Kurban, Paketan Rendang dari Bukittinggi ke Luar Kota Naik
    04/08/2020 - 02:05
  • Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan
    Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan
    04/08/2020 - 00:57
  • Debat dengan Dokter Tirta di IG, Jerinx Kena Omel Istri
    Debat dengan Dokter Tirta di IG, Jerinx Kena Omel Istri
    04/08/2020 - 00:30
  • Clara Gopa Duo Semangka Minta Maaf ke Atta-Aurel, Kenapa?
    Clara Gopa Duo Semangka Minta Maaf ke Atta-Aurel, Kenapa?
    04/08/2020 - 00:00
  • Kini Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Intip Sepak Terjang Otto Hasibuan
    Kini Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Intip Sepak Terjang Otto Hasibuan
    04/08/2020 - 00:04
  • Ikuti Jejak Gomez, Jonathan Bauman Tinggalkan Arema
    Ikuti Jejak Gomez, Jonathan Bauman Tinggalkan Arema
    04/08/2020 - 01:00