Peristiwa Daerah

Ketua Bara JP Jatim Minta Pemerintah Usut Tuntas Kasus Memiles

Jumat, 31 Juli 2020 - 13:17 | 9.30k
Ketua Bara JP Jatim Minta Pemerintah Usut Tuntas Kasus Memiles
Ketua Bara JP Jatim Gianto Wijaya (kiri) dan pakar hukum perdata Unair Dr Ghansham Anand (kanan), Jumat (31/7/2020). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SURABAYAKetua Bara JP (Barisan Relawan Jokowi Presiden) Jatim Gianto Wijaya menanggapi kemunculan MeMiles di media sosial. MeMiles adalah perusahaan investasi yang mengumpulkan dana dari publik yang bergerak di bidang "Digital Advertising" dengan memadukan 3 jenis bisnis yaitu Advertising, Market Place dan Travelling.

MeMelies yang saat ini menghadapi proses persidangan karena menipu ribuan member atau nasabahnya disinyalir kembali berulah kendati tengah menghadapi proses persidangan. Kali ini, beredar voice message meresahkan. Pesan suara mengatasnamakan Sanjay (Sanjay Sharma) tersebut meyakinkan member jika bisnis ini segera beroperasi kembali. 

Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Jatim Gianto Wijaya. Ia mendapat edaran pesan itu kurang lebih satu minggu terakhir. Sebagai ketua organisasi masyarakat, Gianto nampak kesal dan jengkel atas kenekatan salah satu petinggi PT Kam and Kam tersebut. 

Gianto-Wijaya-2.jpg

Halo keluarga Memiles, ini Sanjay. Terimakasih atas support semua member yang masih setia dan mendukung Memiles. Harapan saya Memiles akan jalan secepatnya dan lebih besar. Mohon doanya dari semua keluarga Memiles. Thankyou. 

Menurut Gianto, Memiles berusaha membangun opini publik seolah tidak merasa bersalah atas tindakan melanggar hukum. 

"Saya di sini berbicara sebagai ketua organisasi masyarakat. Terusik, ini nggak benar sama sekali. Jelas cara-cara yang dia lakukan ini pengumpulan dana masyarakat secara ilegal. Dia bisa berdalih ini namanya slot atau apa. Tapi intinya dia memakai skema piramida," tegasnya, Jumat (31/7/2020). 

Gianto menduga ada upaya Memiles lepas dari jerat hukum. Sehingga ia meminta agar pemerintah menindak tegas karena penipuan berkedok investasi itu sudah jelas menjerat banyak korban. Apalagi melalui pengumpulan dana masyarakat dengan cara iming-iming produk bernilai fantastis. Bahkan disinyalir saat ini tercatat sudah ada 270.000 akun member. 

"Ini harus ditindak tegas. Jangan sampai terjadi seperti dulu baru banyak korban baru ditangkap," tandasnya.

Maka, lanjut Gianto, sudah selayaknya pemerintah mencegah hal-hal seperti ini terjadi lagi. 

"Kami mendukung sekali pihak Polda Jatim yang sudah bekerja keras untuk mempidanakan Memiles guna menyelamatkan masyarakat dan kredibilitas pemerintah. Kami menuntut agar pemerintah mempidanakan Memiles," ucapnya. 

Sementara itu, pakar hukum perdata Universitas Airlangga (Unair) Dr Ghansham Anand mengatakan jika Memiles telah melawan hukum. 

"Dalam UU No 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan Pasal 9 menyebutkan bahwa pelaku usaha distribusi dilarang melakukan skema piramida dalam melakukan perdagangan," kata Ghansam.

Sanksi pelanggaran terhadap pasal tersebut, lanjutnya, terdapat dalam UU Perdagangan Pasal 105 bahwa pelaku usaha yang melakukan skema perdagangan sistem piramida dipenjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp 10 miliar. 

"Jelas bahwa ini skema Piramida masuk pidana 10 tahun. Memiles tidak ada izin nanti bisa dicek," tukasnya. 

Gianto-Wijaya-3.jpg

Jika dilihat dari sisi perizinan, dalam UU Perdagangan Pasal 24 Ayat 1 pelaku usaha yang melakukan usaha perdagangan wajib memiliki perizinanan. 

Sanksi pelanggaran terdapat pada Pasal 106 bahwa pelaku usaha yang tidak memiliki izin dipidana paling lama penjara 4 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar. 

Skema piramida sendiri dalam peraturan Menteri Perdagangan Nomor 70 Tahun 2019 Pasal 1 Angka 13 menjelaskan bahwa skema piramida adalah hasil usaha bukan dari penjualan barang. 

"Kalau lihat ceritanya ini kan gitu, jadi apakah rasional beli Alphard Rp 22 juta? Berarti ini adalah model sokongan skema piramida yang jelas dilarang dalam hukum Indonesia dan jelas ada sanksi pidana. Kedua, jelas tidak punya izin," tegas Ghansam. 

Sebab tujuan dari peraturan khususnya undang-undang perdagangan memberi kepastian hukum, keadilan, pemberdayaan masyarakat, perlindungan masyarakat dan seterusnya. 

Peran penegak hukum dalam proses pidana dalam konteks pemidanaan itu sebenarnya juga bertujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai antisipasi timbulnya kerugian. 

"Misal saya pakai model piramida, belum ada ini pengikutnya. Polisi tahu langsung saya dicokop, apakah mungkin saya bilang pak mana masyarakat yang saya rugikan? Tidak perlu. Kenapa? Karena tujuan undang-undang itu adalah mencegah timbulnya kerugian," cecarnya. 

Selain itu, tujuan pemidanaan salah satunya adalah penjeraan supaya tidak timbul lagi pelaku-pelaku selanjutnya. 

"Kalau seperti ini dibebaskan misalnya, waduh saya kira ini bisa menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum kita. Secara kasat mata jelas ini adalah perbuatan piramida," tuntas Ghansam menyoroti upaya MeMiles lepas dari jerat hukum. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pajeon, a Simple Savoury Scallion Pancake of South Korea
    Pajeon, a Simple Savoury Scallion Pancake of South Korea
    04/08/2020 - 03:06
  • Ini Manfaatnya Konsumsi Jagung untuk Kesehatan
    Ini Manfaatnya Konsumsi Jagung untuk Kesehatan
    04/08/2020 - 02:13
  • Serulingmas Zoo Gets a Fewer Visitors During Its Two Days of Reopening
    Serulingmas Zoo Gets a Fewer Visitors During Its Two Days of Reopening
    04/08/2020 - 01:21
  • Kementerian PUPR RI Lakukan Preservasi Jalintim Sumatera di Sumsel Melalui Skema KPBU
    Kementerian PUPR RI Lakukan Preservasi Jalintim Sumatera di Sumsel Melalui Skema KPBU
    04/08/2020 - 00:06
  • RS Bethesda Lempuyangan Yogyakarta Kebakaran
    RS Bethesda Lempuyangan Yogyakarta Kebakaran
    03/08/2020 - 23:56
  • Kementerian PUPR RI Laporkan Aksi Stranas PK Tepat Waktu
    Kementerian PUPR RI Laporkan Aksi Stranas PK Tepat Waktu
    03/08/2020 - 23:43
  • Menu Rendah Kolesterol Ala Cafe & Resto Etnic Banjarnegara
    Menu Rendah Kolesterol Ala Cafe & Resto Etnic Banjarnegara
    03/08/2020 - 23:38
  • Karena Limbah Peternakan Sapi, Aliran Sungai Desa Tulungrejo Berubah Warna
    Karena Limbah Peternakan Sapi, Aliran Sungai Desa Tulungrejo Berubah Warna
    03/08/2020 - 23:33
  • Latihan Perdana Terapkan Protokol Kesehatan, Pemain Arema FC Masih Sering Keceplosan Salaman
    Latihan Perdana Terapkan Protokol Kesehatan, Pemain Arema FC Masih Sering Keceplosan Salaman
    03/08/2020 - 23:27
  • Layanan Keimigrasian Segera Dibangun di Magetan
    Layanan Keimigrasian Segera Dibangun di Magetan
    03/08/2020 - 23:21

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Duri-Duri Korupsi
    Duri-Duri Korupsi
    03/08/2020 - 14:10
  • Dasar Pembelajaran Daring
    Dasar Pembelajaran Daring
    03/08/2020 - 10:22
  • Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    03/08/2020 - 10:17
  • Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    01/08/2020 - 16:05
  • Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    01/08/2020 - 15:09
  • Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    01/08/2020 - 14:32
  • Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    31/07/2020 - 21:03
  • Menghidupkan Pariwisata di Era New Normal
    Menghidupkan Pariwisata di Era New Normal
    31/07/2020 - 20:31
  • Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19
    Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19
    04/08/2020 - 03:10
  • Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
    Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
    04/08/2020 - 02:50
  • Sebanyak 19 Tenaga Medis di Kuningan Positif Virus Corona
    Sebanyak 19 Tenaga Medis di Kuningan Positif Virus Corona
    04/08/2020 - 02:35
  • Usai Hari Raya Kurban, Paketan Rendang dari Bukittinggi ke Luar Kota Naik
    Usai Hari Raya Kurban, Paketan Rendang dari Bukittinggi ke Luar Kota Naik
    04/08/2020 - 02:05
  • Kasus Covid-19 di Victoria Meningkat, Melbourne Tutup Pabrik dan Ritel
    Kasus Covid-19 di Victoria Meningkat, Melbourne Tutup Pabrik dan Ritel
    04/08/2020 - 01:05
  • Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan
    Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan
    04/08/2020 - 00:57
  • Debat dengan Dokter Tirta di IG, Jerinx Kena Omel Istri
    Debat dengan Dokter Tirta di IG, Jerinx Kena Omel Istri
    04/08/2020 - 00:30
  • Clara Gopa Duo Semangka Minta Maaf ke Atta-Aurel, Kenapa?
    Clara Gopa Duo Semangka Minta Maaf ke Atta-Aurel, Kenapa?
    04/08/2020 - 00:00
  • Kini Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Intip Sepak Terjang Otto Hasibuan
    Kini Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Intip Sepak Terjang Otto Hasibuan
    04/08/2020 - 00:04
  • Ikuti Jejak Gomez, Jonathan Bauman Tinggalkan Arema
    Ikuti Jejak Gomez, Jonathan Bauman Tinggalkan Arema
    04/08/2020 - 01:00