Ekonomi

Disrupsi Teknologi dan Pandemi, Angela Tanoesoedibjo: Industri Periklanan Harus Inovatif

Kamis, 30 Juli 2020 - 20:52 | 7.48k
Disrupsi Teknologi dan Pandemi, Angela Tanoesoedibjo: Industri Periklanan Harus Inovatif
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo. (foto: Kemenparekraf RI)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTAWakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo berpesan pelaku industri ekonomi kreatif khususnya insan periklanan untuk cepat beradaptasi dan berinovasi dalam mengantisipasi tren pasar, perubahan keinginan, dan preferensi konsumen yang terus berkembang sebagai dampak dari kemajuan teknologi. 

Hal ini disampaikan Angela Tanoesoedibjo saat membuka webinar bertajuk "SWAKRAMA Periklanan: Menjaga Marwah Etika dalam Kepungan Teknologi" yang diselenggarakan Dewan Periklanan Indonesia (DPI), Kamis (30/7/2020).

Angela mengatakan, disrupsi teknologi telah mengubah tatanan industri dan perekonomian di dunia termasuk di Indonesia. Artinya industri harus dapat beradaptasi dan berinovasi tidak hanya mengikuti namun dapat mengantisipasi perubahan keinginan dan preferensi konsumen di masa kini dan mendatang. 

"Dengan adanya pandemi Covid-19, digitalisasi semakin terakselerasi dikarenakan banyaknya keterbatasan aktivitas fisik yang tidak boleh dilakukan. Di satu sisi pandemi Covid-19 mendorong masyarakat untuk dapat memanfaatkan teknologi agar dapat beraktivitas dengan lebih aman, di sisi lainnya pandemi Covid-19 mendorong industri untuk beradaptasi dengan teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Angela Tanoesoedibjo. 

Untuk itu Wamenparekraf mengapresiasi para pelaku industri periklanan yang kembali menyempurnakan kitab Etika Pariwara Indonesia (EPI) untuk keempat kalinya sejak 1981. Penyempurnaan dilakukan, utamanya demi merespons dinamika yang terjadi di bidang teknologi yang berdampak pada perubahan perilaku sosial budaya masyarakat. 

Lebih lanjut Angela mengatakan, perkembangan industri teknologi dan pandemi Covid-19 telah memunculkan sebuah tatanan dan perilaku baru atau yang dikenal sebagai adaptasi kebiasaan baru. Dimana tujuan dari adaptasi kebiasaan baru ini agar kita semua dapat produktif namun tetap aman Covid-19. 

Kemenparekraf RI telah melakukan berbagai langkah dalam mengelola krisis dan memitigasi dampak pandemi Covid-19, khususnya dalam menjaga kesehatan dan keselamatan pelaku usaha dan pekerja di sektor ekonomi kreatif. Diantaranya dengan merilis dan menyosialisasikan handbook untuk 17 subsektor ekonomi kreatif, yang di dalamnya termasuk subsektor periklanan, sebagai petunjuk teknis untuk seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga pelaku usaha, pekerja, dan masyarakat agar tetap aman dan produktif di masa pandemi. 

Di masa adaptasi kebiasaan baru, Kemenparekraf/Baparekraf juga tengah melakukan berbagai langkah kebijakan percepatan pemulihan untuk pelaku ekonomi kreatif, baik yang berada di dalam lingkup kewenangan Kemenparekraf/Baparekraf maupun yang dikoordinasikan melalui kementerian lainnya. 

Langkah kebijakan tersebut diantaranya penguatan sumber daya manusia dan usaha ekonomi kreatif yang berdaya saing tinggi, penciptaan perluasan dan peningkatan kepercayaan pasar bagi karya usaha dan individu kreatif, pemberian stimulus fiskal dan nonfiskal kepada pelaku ekonomi kreatif, serta penguatan infrastruktur fisik dan digital ekonomi kreatif. 

Kemenparekraf/Baperakraf juga terus berkoordinasi dengan Kementerian terkait untuk memberikan stimulus dan insentif bagi pengusaha dan pekerja ekonomi kreatif. Strategi ekonomi kreatif pasca- pandemic Covid-19 juga tengah disiapkan, dimana salah satu kunci dalam membangun dan memajukan 17 sektor ekonomi kreatif kedepannya adalah dengan menyikapi perkembangan digitalisasi dengan komprehensif melalui kedaulatan data. 

"Melalui kedaulatan digital, Indonesia sebagai negara dengan populasi keempat terbesar di dunia dapat memanfaatkan bonus demografi dan jumlah populasinya untuk membangun ekonomi digital yang besar serta berkompetisi di pasar global yang semakin kompetitif," ujar Angela. 

Angela mengajak para pelaku ekonomi kreatif termasuk periklanan bersama-sama meningkatkan kesadaran bahwa kedaulatan data dan kedaulatan digital harus terjaga di wilayah yuridiksi virtual Indonesia. 

"Dukungan dari DPI sangat diharapkan dalam menyosialisasikan program-program pemerintah yang sedang dijalankan maupun masukan-masukan agar terciptanya program-program pemerintah yang tepat sasaran," kata Wakil Menteri PariwisataAngela Tanoesoedibjo. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Lemon Oven Your Pandemic Proof Lemon Chips of Batu
    Lemon Oven Your Pandemic Proof Lemon Chips of Batu
    07/08/2020 - 03:44
  • Menghitung Peluang Kandidat di Pilkada Tangsel 2020
    Menghitung Peluang Kandidat di Pilkada Tangsel 2020
    07/08/2020 - 03:22
  • Indonesia, The Heaven on Earth VI: East Java
    Indonesia, The Heaven on Earth VI: East Java
    07/08/2020 - 02:49
  • Dilema Pilkada Serentak 2020
    Dilema Pilkada Serentak 2020
    07/08/2020 - 01:21
  • Covid 19, Momentum Upgrading Rasa Syukur bagi Para Pendidik
    Covid 19, Momentum Upgrading Rasa Syukur bagi Para Pendidik
    07/08/2020 - 00:24
  • Kementerian PUPR Alokasikan Rp902,47 Miliar untuk KSPN Labuan Bajo
    Kementerian PUPR Alokasikan Rp902,47 Miliar untuk KSPN Labuan Bajo
    06/08/2020 - 23:41
  • Bangun Kolaboratif dengan UMK, BPC Hipmi Bontang Teken MoU Bersama Pemkot
    Bangun Kolaboratif dengan UMK, BPC Hipmi Bontang Teken MoU Bersama Pemkot
    06/08/2020 - 23:29
  • Ibis Styles Hotel Holds a Fancy Wedding Simulation on Their Ballroom
    Ibis Styles Hotel Holds a Fancy Wedding Simulation on Their Ballroom
    06/08/2020 - 23:17
  • Kabar Gembira, Giri Palma Adakan Promo Meriah
    Kabar Gembira, Giri Palma Adakan Promo Meriah
    06/08/2020 - 23:14
  • Filolog Cirebon: Polmak Sultan Keraton Kasepuhan Sudah Lama Terjadi
    Filolog Cirebon: Polmak Sultan Keraton Kasepuhan Sudah Lama Terjadi
    06/08/2020 - 23:00

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Menghitung Peluang Kandidat di Pilkada Tangsel 2020
    Menghitung Peluang Kandidat di Pilkada Tangsel 2020
    07/08/2020 - 03:22
  • Dilema Pilkada Serentak 2020
    Dilema Pilkada Serentak 2020
    07/08/2020 - 01:21
  • Covid 19, Momentum Upgrading Rasa Syukur bagi Para Pendidik
    Covid 19, Momentum Upgrading Rasa Syukur bagi Para Pendidik
    07/08/2020 - 00:24
  • “Kemerdekaan Indonesia” Sebuah Pleonasme yang Akut
    “Kemerdekaan Indonesia” Sebuah Pleonasme yang Akut
    06/08/2020 - 17:04
  • Mewaspadai Deindustrialisasi di Masa Pandemi
    Mewaspadai Deindustrialisasi di Masa Pandemi
    06/08/2020 - 16:31
  • Pentingnya Menulis Tesis yang Baik
    Pentingnya Menulis Tesis yang Baik
    06/08/2020 - 15:11
  • Dispensasi Nikah, Benarkan Solusi?
    Dispensasi Nikah, Benarkan Solusi?
    06/08/2020 - 14:21
  • Pilkada 2020, Kebangkitan Politik Kebangsaan NU Kabupaten Malang
    Pilkada 2020, Kebangkitan Politik Kebangsaan NU Kabupaten Malang
    06/08/2020 - 13:50
  • Masih Pandemi Covid-19, Bolehkah Kampanye Pilkada Langsung?
    Masih Pandemi Covid-19, Bolehkah Kampanye Pilkada Langsung?
    07/08/2020 - 04:15
  • Cegah Penularan Corona, KPU Atur Pencoblosan Pilkada 2020 di Setiap TPS
    Cegah Penularan Corona, KPU Atur Pencoblosan Pilkada 2020 di Setiap TPS
    07/08/2020 - 03:05
  • Sita Aset Milik Nurhadi di Vila Megamendung, KPK Gali Keterangan Nurhadi
    Sita Aset Milik Nurhadi di Vila Megamendung, KPK Gali Keterangan Nurhadi
    07/08/2020 - 02:05
  • Indonesia Blockchain Week 2020 Digelar Secara Daring
    Indonesia Blockchain Week 2020 Digelar Secara Daring
    07/08/2020 - 01:40
  • Surabaya Siapkan Lapangan Standar FIFA untuk Piala Dunia U-20 Tahun 2021
    Surabaya Siapkan Lapangan Standar FIFA untuk Piala Dunia U-20 Tahun 2021
    07/08/2020 - 01:05
  • Bikin Ngilu, Gaya Pebulutangkis Cantik Russia Tebar Pesona
    Bikin Ngilu, Gaya Pebulutangkis Cantik Russia Tebar Pesona
    07/08/2020 - 01:02
  • Ngaku Baru Kenal, Anji Kaget Status dan Klaim Hadi Pranoto Tak Valid
    Ngaku Baru Kenal, Anji Kaget Status dan Klaim Hadi Pranoto Tak Valid
    07/08/2020 - 01:00
  • Anak Durhaka, Aniaya Orang Tua Pakai Kursi Sampai Babak Belur
    Anak Durhaka, Aniaya Orang Tua Pakai Kursi Sampai Babak Belur
    07/08/2020 - 00:02
  • Biaya Fantastis Asuransi Organ Intim Bintang Porno Ini Rp14 Miliar
    Biaya Fantastis Asuransi Organ Intim Bintang Porno Ini Rp14 Miliar
    07/08/2020 - 00:02
  • Usai Bercinta, Wanita Wajib Cek 4 Hal ini Pada Miss V
    Usai Bercinta, Wanita Wajib Cek 4 Hal ini Pada Miss V
    07/08/2020 - 00:30