Peristiwa Nasional

Presiden RI Jokowi Instruksikan Satgas PEN Jaga Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 30 Juli 2020 - 16:41 | 7.32k
Presiden RI Jokowi Instruksikan Satgas PEN Jaga Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Wamen BUMN selaku Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi, saat memberikan keterangan pers, di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (29/7). (FOTO: Istimewa)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (Satgas PEN), Budi Sadikin menyampaikan bahwa pesan khusus dari Presiden RI Jokowi adalah agar Satgas bisa menjaga pertumbuhan ekonomi, terutama kuartal III sampai akhir bulan September penting dijaga agar pertumbuhan tidak negatif.

"Kemudian beliau juga memberikan pesan agar kita bisa menjaga lapangan kerja bagi rakyat Indonesia dan juga menjaga agar level income-nya bisa dipertahankan di level yang cukup untuk kehidupan sehari-hari," ujar Wakil Menteri BUMN ini saat memberikan keterangan pers di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Sebagaimana diskusi dengan Menko Perekonomian dan Menteri BUMN, Budi Sadikin menjelaskan bahwa krisis ekonomi yang terjadi saat ini berbeda dengan sebelumnya tahun 1998, 2008, dan 2013 karena penyebab krisis ekonomi adalah krisis keuangan, sedangkan kali ini krisis ekonominya disebabkan krisis kesehatan.

"Sehingga akibatnya semua program-program ekonomi kami harus mendukung dan mensupport kegiatan atau program-program kesehatan," imbuh Wamen BUMN.

Menurut Wamen BUMN, Program Keset diperlukan agar masyarakat itu kembali memiliki rasa aman. Ia menambahkan dengan masyarakat memiliki rasa aman maka akan kembali ke luar, kontak fisik akan terjadi, dan aktivitas ekonomi akan berputar kembali.

"Masalah yang sekarang terjadi adalah karena ada krisis di bidang kesehatan, masyarakat tidak berani keluar, kontak fisik tidak terjadi sehingga kegiatan ekonomi juga berkurang drastis," kata Wamen BUMN.

Kontak-kontak fisik yang diganti dengan kontak digital atau kontak virtual, menurut Wamen BUMN, belum bisa sama level aktivitas ekonominya seperti kontak fisik biasa.

Akibatnya, lanjut Wamen BUMN, semakin lama rasa aman ini terbangun kembali, akan semakin banyak ruang fiskal yang harus dipakai untuk menjembatani karena aktivitas ekonomi belum kembali.

"Kalau kita bisa lebih cepat membangun rasa aman di masyarakat, kita bisa lebih cepat mengajari masyarakat dengan perubahan perilaku yang baik, dengan protokol kesehatan yang lebih disiplin, rasa aman ini akan kembali, orang akan berani ke luar melakukan kontak fisik dan kegiatan ekonomi berputar sehingga ruang fiskal pemerintah akan kembali ke level normal," katanya.

Dalam masa pemulihan rasa aman, Ketua Satgas Ekonomi menyampaikan insentif ekonomi atau stimulus fiskal diperlukan agar rakyat tetap merasakan pertumbuhan walaupun berkurang aktivitas kerjanya tetap mendapatkan income-nya cukup.

Menurut Wamen BUMN, ada banyak program yang sudah dibuat dan melihat bahwa kuartal III penting, sehingga akan fokus ke beberapa program secara spesifik tugasnya adalah mencoba menahan menjaga pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja di rakyat.

"Dua program utama yang akan kami konsentrasikan dalam 2 sampai 4 Minggu ke depan adalah program bantuan UMKM produktif. Bantuan ini dalam bentuk grant dalam bentuk bantuan, bukan dalam bentuk pinjaman," ungkap Wamen BUMN.

Rencananya, menurut Wamen BUMN akan diberikan sebesar Rp2,4 juta per orang dan diharapkan bisa digunakan bukan hanya untuk kehidupan sehari-hari, tapi juga digunakan oleh para UMKM untuk mulai berusaha.

Arahan Presiden, menurut Ketua Satgas Ekonomi, adalah diusahakan, cepat mulai, dan secara bertahap bisa dinaikkan 10 sampai 12 juta UMKM yang bisa mendapatkan bantuan usaha ini.

"Ini akan langsung kita berikan secara bertahap ke mulainya dari 1 juta yang sudah kita identifikasi, nanti akan naik secara bertahap ke 12 juta UMKM," tambah Wamen Budi Sadikin.

Program kedua, menurut Wamen BUMN, adalah menyalurkan kredit usaha berbunga rendah ke UMKM. Ini, lanjut Budi, grant sifatnya tapi kredit pinjaman menggunakan mekanisme yang sudah ada dan ditargetkan ke pengusaha-pengusaha yang diutamakan adalah terkena PHK dan memiliki usaha rumah tangga.

"Rencana kami adalah program kredit berbunga rendah UMKM ini akan kami integrasikan dengan program bantuan UMKM yang tadi. Sehingga kita akan berikan dulu program UMKM-nya untuk mereka yang baru di-PHK atau memang baru memulai usaha," jelas Budi.

Kalau memang usahanya sudah mulai jalan, lanjut Wamen BUMN, akan ditambahkan dengan fasilitas kredit berbunga rendah UMKM agar mereka mulai bisa menggulirkan usahanya. Kredit ini, tambah Budi, diharapkan besarnya adalah Rp2 juta untuk masing-masing keluarga dan bisa ditambahkan sesuai dengan kebutuhannya modal kerja.

"Dua program itu yang akan kami dorong dan kami akan monitor ketat pelaksanaannya dalam 2 sampai 4 minggu ke depan dan mudah-mudahan angkanya bisa segera kita lihat," ungkap Ketua Satgas PEN terkait pemulihan ekonomi yang diinstruksikan Presiden RI Jokowi. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Kasus Covid-19 Melesat, Warga Desa Kasemek Bondowoso Gencar Lakukan Disinfeksi
    Kasus Covid-19 Melesat, Warga Desa Kasemek Bondowoso Gencar Lakukan Disinfeksi
    04/08/2020 - 21:05
  • Penjualan iPangananDotCom BULOG Naik 74 Persen di Semester Awal 2020
    Penjualan iPangananDotCom BULOG Naik 74 Persen di Semester Awal 2020
    04/08/2020 - 21:01
  • Ini Persiapan Polres Gresik Hadapi Pilbup Gresik
    Ini Persiapan Polres Gresik Hadapi Pilbup Gresik
    04/08/2020 - 20:55
  • Kemarau Basah, Jalur Malang - Lumajang Rawan Longsor
    Kemarau Basah, Jalur Malang - Lumajang Rawan Longsor
    04/08/2020 - 20:50
  • PKB dan Golkar Belum Usung Calon, Muncul Poros Tengah di Pilbup Malang 2020?
    PKB dan Golkar Belum Usung Calon, Muncul Poros Tengah di Pilbup Malang 2020?
    04/08/2020 - 20:46
  • Program Kampus Merdeka, Inovasi Nadiem Makarim untuk Pendidikan Indonesia
    Program Kampus Merdeka, Inovasi Nadiem Makarim untuk Pendidikan Indonesia
    04/08/2020 - 20:42
  • UB Dukung Kementan RI Kembangkan Diversifikasi  Pangan Lestari
    UB Dukung Kementan RI Kembangkan Diversifikasi Pangan Lestari
    04/08/2020 - 20:39
  • SMPN 2 Tamanan Bondowoso Minta Siswa Difabel Daksa Berhenti karena Tak Bisa Menulis
    SMPN 2 Tamanan Bondowoso Minta Siswa Difabel Daksa Berhenti karena Tak Bisa Menulis
    04/08/2020 - 20:34
  • Nyaris Tembus 800 Kasus, Ini yang Disoroti Gugus Tugas Covid-19 Yogyakarta
    Nyaris Tembus 800 Kasus, Ini yang Disoroti Gugus Tugas Covid-19 Yogyakarta
    04/08/2020 - 20:28
  • Realisasi Belanja Infrastruktur Kementerian PUPR RI Sudah Mencapai 44 Persen
    Realisasi Belanja Infrastruktur Kementerian PUPR RI Sudah Mencapai 44 Persen
    04/08/2020 - 20:22

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Gerakan Pakai Masker dan upaya  Mencegah
    Gerakan Pakai Masker dan upaya  Mencegah "Death Spiral" Dalam Penanganan Krisis
    04/08/2020 - 10:33
  • Duri-Duri Korupsi
    Duri-Duri Korupsi
    03/08/2020 - 14:10
  • Dasar Pembelajaran Daring
    Dasar Pembelajaran Daring
    03/08/2020 - 10:22
  • Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    03/08/2020 - 10:17
  • Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    01/08/2020 - 16:05
  • Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    01/08/2020 - 15:09
  • Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    01/08/2020 - 14:32
  • Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    31/07/2020 - 21:03
  • Data Nasabah Kreditplus Bocor, UU Perlindungan Data Pribadi Kian Penting
    Data Nasabah Kreditplus Bocor, UU Perlindungan Data Pribadi Kian Penting
    04/08/2020 - 21:01
  • Renan Silva Ingin Terus Buat Sejarah di Persepakbolaan Indonesia
    Renan Silva Ingin Terus Buat Sejarah di Persepakbolaan Indonesia
    04/08/2020 - 21:00
  • Lebih Sehat Tanpa Makaroni, Begini Cara Membuat Schotel Tahu Ayam
    Lebih Sehat Tanpa Makaroni, Begini Cara Membuat Schotel Tahu Ayam
    04/08/2020 - 21:00
  • Valentino Rossi Sebut Motor Yamaha Sekarang Lebih Nyaman, Siap Tancap Gas!
    Valentino Rossi Sebut Motor Yamaha Sekarang Lebih Nyaman, Siap Tancap Gas!
    04/08/2020 - 21:00
  • Stok Pasar Menipis, Daihatsu Genjot Produksi Mobil
    Stok Pasar Menipis, Daihatsu Genjot Produksi Mobil
    04/08/2020 - 21:00
  • Gila, Cerita Miris Kakak Michael Jackson Dipaksa ML dengan Mike Tyson
    Gila, Cerita Miris Kakak Michael Jackson Dipaksa ML dengan Mike Tyson
    04/08/2020 - 06:48
  • Prabowo: Tukang Cuci Baju Saya Sekarang Jadi Menteri
    Prabowo: Tukang Cuci Baju Saya Sekarang Jadi Menteri
    04/08/2020 - 08:02
  • Kompol Ocha, Polwan Paling Ditakuti Bandar Narkoba
    Kompol Ocha, Polwan Paling Ditakuti Bandar Narkoba
    04/08/2020 - 06:30
  • Video Pembakar Poster Habib Rizieq Ditangkap dan Dipukuli, Faktanya
    Video Pembakar Poster Habib Rizieq Ditangkap dan Dipukuli, Faktanya
    04/08/2020 - 06:58
  • Ultimatum Ahok bagi yang Korupsi di Pertamina: Anda Nikmati Kami Lacak
    Ultimatum Ahok bagi yang Korupsi di Pertamina: Anda Nikmati Kami Lacak
    04/08/2020 - 10:48