Kopi TIMES

Rumah Belajar, Mimpi Membangkitkan Teknologi untuk Nyala Api Pendidikan Indonesia

Rabu, 15 Juli 2020 - 09:34 | 16.96k
Rumah Belajar, Mimpi Membangkitkan Teknologi untuk Nyala Api Pendidikan Indonesia
M. Hasan Chabibie, Praktisi Pendidikan, Plt. Kepala Pusdatin Kemendikbud.
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Tidak terasa, Rumah Belajar memasuki usia ke-9 tahun pada 15 Juli 2020 ini. Di tengah pandemi Covid-19, Rumah Belajar menyumbangkan kontribusi besar untuk menjaga nyala api peserta didik di seluruh penjuru Indonesia. 

Saya mengingat betul, bagaimana tantangan pada masa-masa awal proses membangun Rumah Belajar. Hambatan tidak pernah berhenti menghadang, akan tetapi tim Rumah Belajar selalu menemukan solusi, selalu mencari cara untuk mengubah arus tantangan menjadi peluang. 

Kini, Rumah Belajar yang merupakan unit layanan di bawah Pusdatin Kemendikbud, dipercaya publik secara luas. Rumah Belajar menjadi rujukan pada pelajar kita, peserta didik, guru dan orang tua siswa, serta komunitas pembelajaran untuk mengakses fitur-fitur pembelajaran yang menyenangkan.

Rumah Belajar diakses sekitar 61 juta pengguna sepanjang 2019. Pada 2020, terjadi peningkatan sangat signifikan dengan naiknya akses sebanyak 150 juta dilihat pengguna hingga juni 2020. Angka ini terus meningkat, yang saya yakin jumlahnya akan berlipat-lipat dibanding tahun kemarin. Proses belajar dari rumah, dengan sistem pembelajaran daring, memungkinkan peningkatan signifikan dalam penggunakan aplikasi digital, khususnya Rumah Belajar.

Dari riset yang ada, Rumah Belajar merupakan aplikasi yang populer digunakan oleh peserta didik. Dari data riset Puslitbang Kemendikbud yang terpublikasi beberapa waktu lalu, Rumah Belajar berada pada posisi di antara aplikasi paling populer yang diakses oleh komunitas pendidikan selama ini. 

Aplikasi Rumah Belajar diakses sebanyak 13,8 % dari pengguna aplikasi pembelajaran digital.  Kita mengetahui, beberapa start-up mendapat dukungan pendanaan dari beberapa ventura internasional, dengan tim besar dan promosi yang massif. Iklan-iklan start-up lain memenuhi beberapa media televisi untuk menggaet simpati dan engangement publik. 

Namun, peningkatan signifikan dari Rumah Belajar yang diakses jutaan peserta didik, pendidik dan orang tua selama beberapa bulan terakhir, cukup membanggakan. Saya mengetahui betul, tim Rumah Belajar sudah bekerja keras sejak lama, dengan mencari format yang tepat sebagai aplikasi pembelajaran digital yang mudah dan menyenangkan digunakan. 

Ibaratnya, tim Rumah Belajar sudah lebih dulu berjalan ketika yang lain masih merangkak, sudah lebih dulu berlari dan melesat kencang ketika yang lain baru belajar berjalan. Dengan kerja keras, semangat, tim solid, ide-ide cerdas, kreatifitas, sekaligus juga keberanian melangkah dan berinovasi, dapat terbayar dengan melejitnya Rumah Belajar sebagai aplikasi pembelajaran digital yang termasuk kategori sangat populer.

Rumah Belajar melesat jauh di atas aplikasi-aplikasi pembelajaran dari beberapa start-up ternama. Semisal Quipper, Zenius, Sekolahmu, Edmodo, Brainly dan beberapa aplikasi lain dengan modal ventura yang besar. Beberapa start-up yang fokus pada pendidikan, memang menjadikan Indonesia sebagai laboratorium data dan perluasan marketing, mengingat potensi yang besar di negeri ini. 

Meski demikian, Rumah Belajar bisa mengalahkan beberapa start-up itu dengan kinerja dan kegigihan tim yang ada. Sebagai produk layanan yang dikelola Pusdatin Kemendikbud, Rumah Belajar menjawab mimpi bahwa aplikasi pembelajaran dari Indonesia, dalam konteks ini dari Kemendikbud, bisa menjawab mimpi tentang kebangkitan teknologi digital kita. 

Rumah Belajar terus berkembang dengan inovasi-inovasinya. Di antara fitur-fitur unggulan yang dapat diakses oleh peserta didik dan guru di antaranya Sumber Belajar, Kelas Digital, Laboratorium Maya, dan Bank Soal. Beberapa platform ini tersedia untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Tentu, Rumah Belajar terus mengembangkan diri dengan meningkatkan kualitas, memperbaiki layanan, hingga inovasi teknologi, serta produksi konten-konten yang menarik.

Pandemi Covid-19 mengubah lanskap seluruh dunia, tak terkecuali di dunia pendidikan. World Bank menyelenggarakan riset terkait dengan pembelajaran digital selama pandemi Covid-19, serta prediksi untuk masa depan pendidikan di pelbagai belahan dunia. Data dari World Bank, penggunaan teknologi secara berbeda-beda digunakan di tiap negara, dari aplikasi digital, televisi hingga radio.

Di China, World Bank mencatat, ada lebih 200 juta peserta didik yang memulai belajar untuk semester depan dengan sistem online. Pemerintah China memperluas akses internet ke sejumlah kawasan, menggratiskan 24.000 kursus online yang tersedia dalam 22 platform.  Selain itu, pemerintah China juga menggaransi online security dan akses data, bekerjasama dengan beberapa provider telekomunikasi.

Sementara di Finlandia, penggunaan aplikasi digital untuk pembelajaran juga meningkat drastis. Meski, pemerintah Finlandia memberi kebebasan pada tiap sekolah untuk menciptakan sistem yang mengadopsi konteks setempat. Namun, ada beberapa aplikasi populer yang digunakan: Moodle, Ville, Teams, O365, Google Classroom, Zoom dan Skype. 

Di sisi lain, ada hal yang unik dari Finlandia. Pemerintah Finlandia mengembangkan aplikasi museum digital dan akses perpustakaan online yang memungkinkan warga mengakses secara gratis. Bahkan, museum digital menjadi inovasi yang sangat menarik, sebagai media pembelajaran edukatif merespon pandemi Covid-19.

Rumah Belajar, 'Rumah Teknologi dan Mimpi untuk Semua'
Di usia 9 tahun Rumah Belajar, saya ingin sampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim Rumah Belajar serta seluruh keluarga besar Pusdatin Kemendikbud. Pencapaian sekarang ini harus terus kita tingkatkan, dengan menjaga tim yang solid, fokus, kreatif dan menyerap inovasi.

Kini saatnya berkolaborasi dan bersinergi. Seluruh unit layanan pembelajaran dari Pusdatin Kemendikbud sudah selayaknya menangkap 'nafas zaman' dengan kolaborasi lintas tim, lintas institusi. Rumah Belajar, TV Edukasi, Radio Edukasi, dan unit-unit lain sudah saatnya bergerak dalam platform kolaborasi di zaman digital ini. Dengan demikian, kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas dan membesarkan produk kita. 

Di tengah situasi dunia yang berubah ini, tim Pusdatin Kemendikbud seharusnya menjadi anak zaman, yang kontekstual di era digital. Kini, kita perlu menjadikan semua pihak sebagai guru kita, seraya menjaga nyala api belajar peserta didik semua. Mari, jadikan Rumah Belajar sebagai rumah bagi semua untuk menanam mimpinya, mengasah skillnya, selaligus ruang belajar untuk menggapai cita-citanya (*)

***

 

* Penulis M. Hasan Chabibie, Praktisi Pendidikan, Plt. Kepala Pusdatin Kemendikbud.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Gus Menteri Resmikan PT Konsorsium Lima Desa di Bantul Yogyakarta
    Gus Menteri Resmikan PT Konsorsium Lima Desa di Bantul Yogyakarta
    15/08/2020 - 23:31
  • Tangkal Hoaks, Bupati dan Polres Jombang Gandeng Influencer
    Tangkal Hoaks, Bupati dan Polres Jombang Gandeng Influencer
    15/08/2020 - 23:04
  • Peringatan HUT 75 RI dan Hari Jadi Cirebon Digelar Bersama
    Peringatan HUT 75 RI dan Hari Jadi Cirebon Digelar Bersama
    15/08/2020 - 22:50
  • 1304 Pasien Covid-19 di Secapa AD Telah Sembuh 
    1304 Pasien Covid-19 di Secapa AD Telah Sembuh 
    15/08/2020 - 22:43
  • Sambut HUT 75 RI, Jurnalis dan OKP di Ternate Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan
    Sambut HUT 75 RI, Jurnalis dan OKP di Ternate Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan
    15/08/2020 - 22:30
  • Tingkatkan Ekonomi Mandiri, Ibu-ibu PKK di Jombang Ikuti Pelatihan Membuat Masker
    Tingkatkan Ekonomi Mandiri, Ibu-ibu PKK di Jombang Ikuti Pelatihan Membuat Masker
    15/08/2020 - 22:22
  • Selepas WFH, ASN Pemkot Batu Jalani Rapid Test
    Selepas WFH, ASN Pemkot Batu Jalani Rapid Test
    15/08/2020 - 22:16
  • Bupati Majalengka Resmi Laporkan Pelaku Pembajakan Facebook Miliknya
    Bupati Majalengka Resmi Laporkan Pelaku Pembajakan Facebook Miliknya
    15/08/2020 - 22:12
  • PPP Desak Pemerintah Agar Memasukkan Guru Swasta ke Daftar Penerima BLT Rp600 Ribu
    PPP Desak Pemerintah Agar Memasukkan Guru Swasta ke Daftar Penerima BLT Rp600 Ribu
    15/08/2020 - 22:07
  • Siswa SMAN 3 Malang Wakili Indonesia di Ajang Olimpiade Biologi Internasional di Jepang
    Siswa SMAN 3 Malang Wakili Indonesia di Ajang Olimpiade Biologi Internasional di Jepang
    15/08/2020 - 22:03

TIMES TV

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

11/08/2020 - 12:48

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo
Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi

Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi
Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pengaruh Kuliner Asing di Kota Palopo
    Pengaruh Kuliner Asing di Kota Palopo
    15/08/2020 - 14:16
  • Gara-gara Warna, Sekolah menjadi Klaster Baru
    Gara-gara Warna, Sekolah menjadi Klaster Baru
    15/08/2020 - 12:58
  • Kurikulum Taman Kanak-Kanak, Apa Saja Isinya?
    Kurikulum Taman Kanak-Kanak, Apa Saja Isinya?
    15/08/2020 - 12:29
  • Menyelamatkan Umat dari Benturan Peradaban
    Menyelamatkan Umat dari Benturan Peradaban
    15/08/2020 - 05:36
  • Aktivis Sok Bijak vs Kader Tiktok
    Aktivis Sok Bijak vs Kader Tiktok
    15/08/2020 - 03:35
  • RUU Cipta Kerja Omnibus Law, Bukan untuk Rakyat Kecil?
    RUU Cipta Kerja Omnibus Law, Bukan untuk Rakyat Kecil?
    14/08/2020 - 22:35
  • Menyoal Keseriusan Dinas Pendidikan Mencegah Penularan Covid-19
    Menyoal Keseriusan Dinas Pendidikan Mencegah Penularan Covid-19
    14/08/2020 - 21:20
  • Resesi Tahun 2020-an dan Lingkungan Global yang Berubah
    Resesi Tahun 2020-an dan Lingkungan Global yang Berubah
    14/08/2020 - 17:56
  • Penting! Hal-hal Yang Perlu Diketahui Setelah Pengumuman SBMPTN 2020
    Penting! Hal-hal Yang Perlu Diketahui Setelah Pengumuman SBMPTN 2020
    15/08/2020 - 23:33
  • Sakit Pinggang Bisa Jadi Tanda Autoimun, Seperti Apa?
    Sakit Pinggang Bisa Jadi Tanda Autoimun, Seperti Apa?
    15/08/2020 - 23:32
  • Keji! Dedi Videokan Aksi Bacok Istri karena Minta Cerai Tak Mau Dipoligami
    Keji! Dedi Videokan Aksi Bacok Istri karena Minta Cerai Tak Mau Dipoligami
    15/08/2020 - 23:30
  • Kronologi Pak Bolot Tewas Mengenaskan di Kamar Mandi, Ada Sayatan di Leher
    Kronologi Pak Bolot Tewas Mengenaskan di Kamar Mandi, Ada Sayatan di Leher
    15/08/2020 - 23:18
  • Tak Kuat Angkat Beban 408 Kg, Lutut Pria Ini Langsung Patah
    Tak Kuat Angkat Beban 408 Kg, Lutut Pria Ini Langsung Patah
    15/08/2020 - 23:00
  • Jangan Kaget Lihat Harga Innova Baru yang Meluncur Senin Besok
    Jangan Kaget Lihat Harga Innova Baru yang Meluncur Senin Besok
    15/08/2020 - 14:50
  • Bongkar Borok Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti, Tangan Hancurkan Tembok
    Bongkar Borok Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti, Tangan Hancurkan Tembok
    15/08/2020 - 00:51
  • Deddy Corbuzier Bongkar Rahasia Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti
    Deddy Corbuzier Bongkar Rahasia Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti
    15/08/2020 - 13:04
  • Kepalsuan Sadis Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti Hindari Peluru
    Kepalsuan Sadis Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti Hindari Peluru
    15/08/2020 - 02:09
  • Bahaya, Ada Gudang Bom Nuklir Rahasia Terbesar Dunia di Asia
    Bahaya, Ada Gudang Bom Nuklir Rahasia Terbesar Dunia di Asia
    15/08/2020 - 14:10