Peristiwa Nasional

Penjelasan Pakar UGM Soal Kasus Dugaan Penghilangan Barang Bukti Novel Baswedan

Jumat, 10 Juli 2020 - 19:43 | 12.68k
Penjelasan Pakar UGM Soal Kasus Dugaan Penghilangan Barang Bukti Novel Baswedan
Pakar dan pengamat hukum UGM, Prof Dr Eddy OS Hiariej. (FOTO: Dokumen Pribadi Eddy for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTAPakar dan pengamat hukum UGM, Prof Dr Eddy OS Hiariej mengingatkan kepada Tim Advokasi Novel Baswedan yang akan melaporkan Irjen Pol Rudy Heryanto terkait dugaan penghilangan barang bukti kasus penyiraman air keras.  

Menurutnya, tuduhan tersebut berpotensi berbalik arah berujung menjadi pencemaran nama baik apabila laporan tersebut tidak dilengkapi dengan alat bukti yang kuat.

“Jadi, penyidikan merupakan kewenangan Polri. Ketika berkas diserahkan kepada penuntut umum dan sudah P 21 artinya berkas telah lengkap dan perkara siap untuk disidangkan,” kata Prof Dr Eddy OS Hiariej, Jumat (10/7/2020).

Menurutnya, prosedur yang dilakukan dalam persidangan kasus Novel Baswedan telah sesuai prosedur. Sebab, materi yang akan disidangkan sudah lengkap sesuai aturan yang berlaku.

Jika tim advokasi akan melaporkan ke Propam Polri adalah hak dan hal yang wajar. Namun, tim advokasi hendaknya tidak sampai menjadi aksi tuduh yang rentan menjatuhkan seseorang.

“Kalau seseorang dijadikan tersangka, harus ada bukti permulaan. Jika seseorang dijadikan tersangka sebelum unsur terpenuhi ini disebut unfair prejudice atau prasangka yang tidak wajar, ini harus dihindari,” tandas Eddy.

Eddy menambahkan, dalam kasus persidangan atas kasus Novel Baswedan telah sesuai dengan prosedur. Adapun dalam pengadilan, jaksa ingin menuntut berapapun tidak akan jadi persoalan. Sebab, semua keputusan ada pada hakim. “Secara normatif sudah sesuai,” tegas Eddy.

Eddy khawatir, apabila aksi dari tim advokasi terus dilakukan maka dikhawatirkan justru akan dituntut balik dengan delik dugaan pencemaran nama baik," tegasnya.

Sebelummya, nama Irjen Pol Rudy Heriyanto menjadi sorotan dalam kasus Novel Baswedan. Setelah tim kuasa hukum Novel Baswedan, melaporkan perwira tinggi Polri itu kepada Divisi Propam Polri yakni terkait dugaan pelanggaran kode etik profesi dan potensi penghilangan barang bukti. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Coca-Cola Amatil Indonesia Salurkan Puluhan Hewan Kurban
    Coca-Cola Amatil Indonesia Salurkan Puluhan Hewan Kurban
    05/08/2020 - 21:06
  • Wali Kota Cirebon Sambut Baik Adanya Dana Pinjaman dari Pemerintah Pusat
    Wali Kota Cirebon Sambut Baik Adanya Dana Pinjaman dari Pemerintah Pusat
    05/08/2020 - 21:03
  • Covid-19 Tak Membuat Penjualan di Kampung Bendera Surabaya Sepi
    Covid-19 Tak Membuat Penjualan di Kampung Bendera Surabaya Sepi
    05/08/2020 - 20:59
  • Cegah Covid-19, Pemkab Sleman Wajibkan Pegawai Selalu Kenakan Masker
    Cegah Covid-19, Pemkab Sleman Wajibkan Pegawai Selalu Kenakan Masker
    05/08/2020 - 20:56
  • Koperasi Syariah TSQ Lahir di Pamekasan, Slamet Riyanto: Solusi Modal untuk Pengusaha Mikro
    Koperasi Syariah TSQ Lahir di Pamekasan, Slamet Riyanto: Solusi Modal untuk Pengusaha Mikro
    05/08/2020 - 20:54
  • Akhirnya, Unair Surabaya DO Gilang Fetish Kain Jarik
    Akhirnya, Unair Surabaya DO Gilang Fetish Kain Jarik
    05/08/2020 - 20:52
  • Kemenparekraf RI Pastikan Hotel-Restoran Terapkan Protokol Kesehatan
    Kemenparekraf RI Pastikan Hotel-Restoran Terapkan Protokol Kesehatan
    05/08/2020 - 20:48
  • Kementrian PUPR RI Segera Lakukan Perbaikan Infrastruktur Pasca Bencana
    Kementrian PUPR RI Segera Lakukan Perbaikan Infrastruktur Pasca Bencana
    05/08/2020 - 20:44
  • Mantap, Tahun Ini STKIP NU Indramayu Berubah Jadi Universitas Darul Maarif
    Mantap, Tahun Ini STKIP NU Indramayu Berubah Jadi Universitas Darul Maarif
    05/08/2020 - 20:41
  • Pangdam V/Brawijaya: Netralitas TNI Harga Mati 
    Pangdam V/Brawijaya: Netralitas TNI Harga Mati 
    05/08/2020 - 20:38

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Calon Penerus Bupati Anas, Kades Pun Harus Punya Pedoman!
    Calon Penerus Bupati Anas, Kades Pun Harus Punya Pedoman!
    05/08/2020 - 12:44
  • Gerakan Pakai Masker dan upaya  Mencegah
    Gerakan Pakai Masker dan upaya  Mencegah "Death Spiral" Dalam Penanganan Krisis
    04/08/2020 - 10:33
  • Duri-Duri Korupsi
    Duri-Duri Korupsi
    03/08/2020 - 14:10
  • Dasar Pembelajaran Daring
    Dasar Pembelajaran Daring
    03/08/2020 - 10:22
  • Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    03/08/2020 - 10:17
  • Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    01/08/2020 - 16:05
  • Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    01/08/2020 - 15:09
  • Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    01/08/2020 - 14:32
  • Dicari Ribuan Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Indonesia, Kriterianya?
    Dicari Ribuan Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Indonesia, Kriterianya?
    05/08/2020 - 21:01
  • Bantu Pencarian Korban Ledakan Lebanon, Uni Eropa Terjunkan Tim SAR
    Bantu Pencarian Korban Ledakan Lebanon, Uni Eropa Terjunkan Tim SAR
    05/08/2020 - 21:00
  • Mikroba pada Penis Bisa Jadi Penyebab Ketidakseimbangan Bakteri di Vagina
    Mikroba pada Penis Bisa Jadi Penyebab Ketidakseimbangan Bakteri di Vagina
    05/08/2020 - 21:00
  • Sedap Mantap, Ini Resep Sambal Goreng Labu Siam ala Sisca Soewitomo
    Sedap Mantap, Ini Resep Sambal Goreng Labu Siam ala Sisca Soewitomo
    05/08/2020 - 21:00
  • Sony Mulai Uji Jalan Mobil Listrik Vision-S
    Sony Mulai Uji Jalan Mobil Listrik Vision-S
    05/08/2020 - 21:00
  • Kisah Ayah Curi HP demi Anak Belajar Bikin Kajari Garut Tergerak
    Kisah Ayah Curi HP demi Anak Belajar Bikin Kajari Garut Tergerak
    05/08/2020 - 06:15
  • Hadi Pranoto Klaim Kirim 5.000 Botol Obat COVID-19 ke Ratu Elizabeth
    Hadi Pranoto Klaim Kirim 5.000 Botol Obat COVID-19 ke Ratu Elizabeth
    05/08/2020 - 06:52
  • Keperkasaan Mike Tyson Tetap Dapat Jatah meski Mau Cerai
    Keperkasaan Mike Tyson Tetap Dapat Jatah meski Mau Cerai
    05/08/2020 - 00:00
  • Rudi Ramli: Gus Dur Bilang Bank Bali Mau Dikuasai Kelompok Tertentu
    Rudi Ramli: Gus Dur Bilang Bank Bali Mau Dikuasai Kelompok Tertentu
    05/08/2020 - 05:30
  • Herbal Ramuan Hadi Pranoto Bikin Geger, Dibuat dari Bahan Apa Sih?
    Herbal Ramuan Hadi Pranoto Bikin Geger, Dibuat dari Bahan Apa Sih?
    05/08/2020 - 04:08