Kopi TIMES

Poster Anti Korupsi Berbasis Teologis di Era New Normal

Jumat, 10 Juli 2020 - 07:06 | 20.43k
Poster Anti Korupsi Berbasis Teologis di Era New Normal
Tauhedi As’ad,  Dosen PAI-MKU UNEJ dan LESBUMI PCNU Jember.
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JEMBER – Budaya akademik, perguruan tinggi di Indonesia salah satunya Univerisitas Jember telah menampilkan poster dan baleho untuk mengingatkan kita agar bebas dari area korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Termonologi korupsi di artikan sebagai penyelewengan atau penggelapan untuk kepentingan pribadi maupun orang lain. Lalu apa yang dimaksud dengan teologi, didalam pengertian yang terakhir yaitu sikap dan pandangan hidup anti korupsi, disamping juga berkaitan dengan moralitas agama.

Menurut pandangan AS Homby, bahwa seorang yang melakukan tindak korupsi termasuk perilaku immoral (tidak bermoral), depraved (perbuatan jahat) dan ushonest (tidak jujur). Karena itu, tindak korupsi merupakan musuh bersama yang harus diperangi dan diberantas sampai seakar-akarnya dalam rangka mewujudkan rasa keadilan dan kemakmuran berdasarkan Undang-Undang dasar 1945.

Keterlibahan semua pihak didalam mencegah pemberantasan korupsi akan melahirkan penurunan bertahap secara nasional terhadap pelaku kasus tindak korupsi tersebut dari masa kemasa. Kenyataannya para pelaku tindak pidana korupsi semakin meningkat dan dapat merugikan keuangan Negara serta menghambat pembangunan dan pertumbuhan perekonomian masyarakat di Indonesia.

Pandangan falsafah tentang hubungan moral dengan hukum terbagi dua teori. Teori pertama, menyatakan bahwa moral dan hukum harus menyatu dan tidak berpisah keduanya. Dengan kata lain, moral dengan hukum tidak bisa dipisahkan dan harus berdampingan, karena moral merupakan inti dari hukum.

Sedangkan menurut Friedman bahwa, tidak akan pernah ada pemisahan total antara moral dengan hukum, sementara Immauel Kant menyatakan, hukum moral adalah hukum dalam artian yang sebenarnya.

Teori kedua, bahwa moral dan hukum mempunyai bidang masing-masing, dalam artian keduanya berpisah dan tidak menyatu karena teori kedua ini di dukung oleh penganut positivisme hukum. Austin dengan aliran imperatifnya menyatakan bahwa hukum adalah perintah penguasa. Menurut saya, teori yang pertama sangat relevan sebagai landasan berpikir dan bertindak agar sikap moral harus dijaga, jika tidak bermoral dipastikan mereka melanggar hukum seperti kasus pelaku tindak korupsi yang marak di media massa.

Kasus tindak korupsi bagi para pejabat, politisi, dan akademisi yang terlibat baik di daerah maupun di pusat semakin tidak terbendung bahkan meluas di kalangan masyarakat, meningkat tahun ketahun, dari jumlah kasus yang terjadi maupun kualitas tindak pidana korupsi yang dilakukan semakin sistematis danmeliputi seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Tindak korupsi sejatinya merampas hak rakyat, yang semestinya tanpa korupsi, rakyat bisa hidup lebih sejahtera. Justru karena mereka korupsi maka kesejahteraan rakyat terampas sehingga mereka hidup dalam garis kemiskinan.

Maka menjadi tanggung jawab bersama dengan tantangan yang besar dan harus dihadapi oleh bangsa kita. Pelanggaran tindak korupsi bagi mereka merupakan bagian dari kejahatan besar dan penipuan terhadap rakyat kita dengan faktor motif-motif tertentu. Abdullah Hehamahua berpendapat, korupsi terjadi karena ada motif kebutuhan, ada peluang, ingin memperkaya diri sendiri, dan ingin menguasai suatu Negara.

Dengan demikian, tiga motif tersebut diklasifikan menjadi dua, sedangkan motif pertama karena motif kebutuhan pribadi, dan sementara dua motif karena ia berdimensi politik.

Tindak korupsi di atas dapat mengancam stabilitas Negara dan meruntuhkan supremasi hukum, nilai-nilai demokrasi, nilai-nilai etika serta rasa keadilan. Secara faktual, selama hukum ditegakkan untuk menindak tegas terhadap pelaku tindak korupsi selalu mengalami hambatan bahkan kasus pelaku tindak korupsi bias dapat dihilangkan, mereduksi dengan bermacam cara yang dilakukan oleh mereka agar tidak terjerat kedalam lembaga pemasyarakatan (LP) atau tipikor.

Karena itu, supremasi hukum akan kehilangan legalisasi dengan cara politis mulai sejak orde lama, orde baru sampai masa reformasi maka penegakan hukum di Indonesia tidak memenuhi harapan bangsa kita. Atas dasar itulah, upaya-upaya pencegahan dan pemberatasan pelaku tindak korupsi harus dilakukan secara multidi mensional dintaranya melalui jalur pendidikan sehingga jalur pendidikan bisa dilakukan sejak dini untuk menanamkan nilai-nilai teologis.

Pendekatan melalui jalur pendidikan teologis sebagai sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral dan sikap anti korupsi sejak dini di kalangan pelajar dan mahasiswa untuk diterapkan percontohan di lembaga pendidikan baik dilembaga pendidikan formal-non formal mulai taman kanak-kanak, Sekolah Dasar sampai ke-perguruan tinggi maupun di lembaga pendidikan pesantren, walaupun belum hasilnya.

Namun melalui proses yang panjang sampai dewasa kelak sehingga lembaga pendidikan membentuk budaya dan keyakinan teologis di dalam diri peserta didik dan mahasiswa untuk bersikap anti korupsi. Bahan buku ajar di lembaga pendidikan hendaknya memuat pendidikan anti korupsi yang relevan terhadap prilaku moral dan nilai-nilai anti korupsi, maka strategi pembelajaran guru dan dosen akan melahirkan dampak positif terhadap internalisasi nilai-nilai anti korupsi khususnya pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di UNEJ yang terkandung ajaran tentang nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, keadilan, amanah, serta menolak bentuk kebohongan publik.

Dalam konteks ini, pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) perlu dimodifikasi sedemikian rupa sehingga mewujudkan dan membentuk pribadi peserta didik, mahasiswa dengan penuh tanggung jawab.

Pencegahan dan pemberatasan tindak korupsi dengan hambatan luar biasa, maka perlu ada hal yang harus dilakukan di sini. Yang pertama, membenahi sistem kerja yang berpotensi menimbulkan korupsi, contoh birokrasi yang rumit, manajemen otomasi, member reward pada mereka yang jujur dan punishmen kepada koruptor, meningkatkan kesejahteraan pegawai, dan menyediakan sumber daya manusia (SDM) dengan integritas pribadi yang unggul.

Kedua, memperkuat ke teladan yang baik seorang pemimpin. Pemimpin sepatutnya bersih dari segala KKN, memiliki sense of criss, dan komunikatif.

Ketiga, meningkatkan peran serta masyarakat. Masyarakat berhak melaporkan terhadap pihak berwajib jika bermuara dan dugaan tindak korupsi serta melakukan alienasi terhadap koruptor baik di bidang ekonomi maupun sosial-budaya.

Keempat, menyosialisasikan usaha pemberantasan tindak korupsi baik dalam bentuk ceramah, seminar nasional, diskusi panel, penulisan media massa, pelatihan berkala, lembaga keagamaan, maupun lembaga pendidikan. Semoga bermanfaat. Waallahu A’lam.

***

*)Oleh: Tauhedi As’ad,  Dosen PAI-MKU UNEJ dan LESBUMI PCNU Jember.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Kue Bulan Over The Moon, Hiasi Festival Pertengahan Musim Gugur 2020 Shangri-La Hotel
    Kue Bulan Over The Moon, Hiasi Festival Pertengahan Musim Gugur 2020 Shangri-La Hotel
    15/08/2020 - 00:24
  • 200 Mahasiswa ITNY Terima Hibah BNSP
    200 Mahasiswa ITNY Terima Hibah BNSP
    14/08/2020 - 23:55
  • Menkeu RI Sri Mulyani Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Moderat di Angka 0
    Menkeu RI Sri Mulyani Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Moderat di Angka 0
    14/08/2020 - 23:41
  • Izinkan Warga Tirakatan HUT 75 RI, Ganjar Pranowo: Tapi Ingat Protokol Kesehatan
    Izinkan Warga Tirakatan HUT 75 RI, Ganjar Pranowo: Tapi Ingat Protokol Kesehatan
    14/08/2020 - 23:34
  • Agus Salim Sulap Cangkang Telur Jadi Barang Bernilai
    Agus Salim Sulap Cangkang Telur Jadi Barang Bernilai
    14/08/2020 - 23:28
  • Ikuti Pidato Kenegaraan, Wabup Irwan: Bangkit di Tengah Pandemi Cara Isi Kemerdekaan 
    Ikuti Pidato Kenegaraan, Wabup Irwan: Bangkit di Tengah Pandemi Cara Isi Kemerdekaan 
    14/08/2020 - 23:22
  • Unik, Kelurahan Satimpo Rayakan HUT RI dengan Tenis Meja Menggunakan Daster
    Unik, Kelurahan Satimpo Rayakan HUT RI dengan Tenis Meja Menggunakan Daster
    14/08/2020 - 23:15
  • Pedang Pora, Iringi Pelepasan AKBP Boyke Karel Wattimena 
    Pedang Pora, Iringi Pelepasan AKBP Boyke Karel Wattimena 
    14/08/2020 - 23:11
  • Kelurahan Tanjung Laut Indah Dirikan Dapur Umum untuk Korban Kebakaran Rawa Indah
    Kelurahan Tanjung Laut Indah Dirikan Dapur Umum untuk Korban Kebakaran Rawa Indah
    14/08/2020 - 23:07
  • Peringatan HUT ke-59, Pramuka Ngawi Bagi Masker dan Sembako
    Peringatan HUT ke-59, Pramuka Ngawi Bagi Masker dan Sembako
    14/08/2020 - 23:03

TIMES TV

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

11/08/2020 - 12:48

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo
Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi

Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi
Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • RUU Cipta Kerja Omnibus Law, Bukan untuk Rakyat Kecil?
    RUU Cipta Kerja Omnibus Law, Bukan untuk Rakyat Kecil?
    14/08/2020 - 22:35
  • Menyoal Keseriusan Dinas Pendidikan Mencegah Penularan Covid-19
    Menyoal Keseriusan Dinas Pendidikan Mencegah Penularan Covid-19
    14/08/2020 - 21:20
  • Resesi Tahun 2020-an dan Lingkungan Global yang Berubah
    Resesi Tahun 2020-an dan Lingkungan Global yang Berubah
    14/08/2020 - 17:56
  • Insentif dan Inisiatif Pemulihan Ekonomi
    Insentif dan Inisiatif Pemulihan Ekonomi
    13/08/2020 - 22:48
  • Refleksi Pemuda dalam Kemerdekaan RI Ke-75 di Tengah Pandemi Covid-19
    Refleksi Pemuda dalam Kemerdekaan RI Ke-75 di Tengah Pandemi Covid-19
    13/08/2020 - 21:26
  • Pemberdayaan Ekonomi Digital di Tengah Pandemi Covid-19
    Pemberdayaan Ekonomi Digital di Tengah Pandemi Covid-19
    13/08/2020 - 17:25
  • Belajar dari Kasus Fetish Mahasiswa Surabaya
    Belajar dari Kasus Fetish Mahasiswa Surabaya
    13/08/2020 - 16:03
  • Covid-19 dan Mahasiswa Fiksi
    Covid-19 dan Mahasiswa Fiksi
    13/08/2020 - 15:06
  • JATAM Sebut Lompatan yang Disebut Jokowi Ajakan Bunuh Diri Bagi Rakyat
    JATAM Sebut Lompatan yang Disebut Jokowi Ajakan Bunuh Diri Bagi Rakyat
    15/08/2020 - 00:00
  • Kritik Rektor Universitas Lampung untuk Pandeglang
    Kritik Rektor Universitas Lampung untuk Pandeglang
    14/08/2020 - 23:52
  • 2 Pengurus DPD PAN Solo 'Diusir' dari Kantor Saat Hendak Konferensi Pers
    2 Pengurus DPD PAN Solo 'Diusir' dari Kantor Saat Hendak Konferensi Pers
    14/08/2020 - 23:23
  • Sempat Tertunda, Insentif untuk Tukang Gali Kubur Covid Akhirnya Dicairkan
    Sempat Tertunda, Insentif untuk Tukang Gali Kubur Covid Akhirnya Dicairkan
    14/08/2020 - 23:20
  • Menperin: Sektor Otomotif Alami Perkembangan di Semester Kedua
    Menperin: Sektor Otomotif Alami Perkembangan di Semester Kedua
    14/08/2020 - 23:15
  • Sentil Kelakuan Mumtaz Rais, Eks Pimpinan KPK: Memalukan
    Sentil Kelakuan Mumtaz Rais, Eks Pimpinan KPK: Memalukan
    15/08/2020 - 00:02
  • Heboh Dosen Seks Oral di Palembang, Kenali 4 Bahayanya
    Heboh Dosen Seks Oral di Palembang, Kenali 4 Bahayanya
    15/08/2020 - 00:00
  • Versi Murah Toyota Rush Segera Meluncur, Harga di Bawah Avanza
    Versi Murah Toyota Rush Segera Meluncur, Harga di Bawah Avanza
    14/08/2020 - 10:12
  • ICW Kaget Dengar Pidato Jokowi soal 'Tidak Main-main Berantas Korupsi'
    ICW Kaget Dengar Pidato Jokowi soal 'Tidak Main-main Berantas Korupsi'
    14/08/2020 - 13:33
  • Telkom Beberkan Penyebab Indihome Tumbang, Telkomsel Bagi-bagi Paket
    Telkom Beberkan Penyebab Indihome Tumbang, Telkomsel Bagi-bagi Paket
    14/08/2020 - 06:10