Peristiwa Daerah

Putuskan Ketua Bawaslu Kota Cirebon Tidak Bersalah, Ini Rekomendasi DKPP RI

Kamis, 09 Juli 2020 - 20:32 | 10.21k
Putuskan Ketua Bawaslu Kota Cirebon Tidak Bersalah, Ini Rekomendasi DKPP RI
Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Mohamad Joharudin Saat Menyampaikan Hasil Putusan DKPP (Foto : Devteo MP / TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, CIREBON – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI) memutuskan merehabilitasi nama baik Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cirebon, Mohamad Joharudin dalam putusannya, yang dibacakan dengan puluhan putusan lainnya.

Dalam kesimpulan Putusan Nomor: 39-PKE-DKPP/IV/2020 yang dibacakan, Rabu 24 Juni 2020 tersebut, DKPP memutuskan:

  • Pertama, menolak Pengaduan Pengadu untuk seluruhnya,
  • Kedua, merehabilitasi nama baik Teradu Mohamad Joharudin selaku Ketua merangkap Anggota Bawaslu Kota Cirebon
  • Ketiga, memerintahkan Bawaslu Provinsi Jawa Barat untuk melaksanakan Putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakan,
  • Keempat, memerintahkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan Putusan ini.

Putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Teguh Prasetyo dan Anggota Majelis Ida Budhiati dan Didik Supriyanto ini setelah sebelumnya diputuskan dalam Rapat Pleno oleh 7 (tujuh) Anggota DKPP yakni Muhammad selaku Ketua merangkap Anggota, Alfitra Salam, Teguh Prasetyo, Didik Supriyanto, Ida Budhiati, Hasyim Asy’ari, dan Rahmat Bagja masing-masing selaku Anggota, pada Rabu (10/6/2020).

Sebagai tindak lanjut putusan tersebut, Bawaslu RI melalui surat dengan nomor 022/K.Bawaslu/HK.0100/VI/2020 tertanggal 26 Juni 2020 yang ditandatangani Ketua Bawaslu RI Abhan menyatakan merehabilitasi nama baik Mohamad Joharudin, selaku Ketua merangkap Anggota Bawaslu Kota Cirebon.

Demikian juga Surat dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat dengan nomor: 102/Bawaslu-JB/KP.08.03/VI/2020 tertanggal 30 Juni 2020 yang ditandatangani Ketua Bawaslu Jabar Abdullah STP menyampaikan pengantar surat Bawaslu RI tersebut.

Dari petikan pertimbangan putusannya, DKPP menimbang pengaduan Pengadu yang pada pokoknya mendalilkan Teradu diduga melanggar prinsip mandiri karena menjadi pengurus DPD Partai Berkarya Kota Cirebon priode 2017-2022 serta namanya tercantum dalam aplikasi Sipol KPU untuk Pemilu tahun 2019.

Teradu pada pokoknya menolak seluruh dalil aduan Pengadu. Teradu menerangkan tidak pernah dilantik sebagai anggota ataupun pengurus DPD Partai Berkarya Kota Cirebon.

Teradu tidak pernah diminta untuk menjadi Anggota dan/atau Pengurus, akan tetapi namanya dicatut dalam kepengurusan DPD Partai Berkarya. Pihak Partai Berkarya Pada tanggal 15 Juni 2017 membuat Surat yang menerangkan Teradu tidak pernah mendaftar dan nama Teradu dicantumkan akibat kekeliruan petugas di lapangan.

Kemudian pada tanggal 11 Agustus 2017, DPP Partai Berkarya mengeluarkan SK Nomor SK32.74/DPP/BERKARYA/VIII/2017 tentang Pengesahan Pengurus DPD Partai Berkarya Kota Cirebon Periode 2017-2022 yang tidak lagi mencantumkan nama Teradu.

Demikian juga KPU Kota Cirebon pada tanggal 5 Februari 2018, mengeluarkan Surat Nomor 198/PL.01.1-SD/3274/KPU-Kot/II/2018 yang ditujukan kepada Ketua DPD Partai Berkarya Kota Cirebon yang menerangkan bahwa setelah berkoordinasi dengan Help Desk KPU RI mengenai status keanggotaan atas nama Teradu dari Partai Berkarya yang semula Memenuhi Syarat (MS) sudah diubah menjadi Tidak Memenuhi Syarat (TMS) angka 1.

Selain itu Teradu sebelum menjadi Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Teradu telah terpilih sebagai Anggota Panwaslu Kota Cirebon periode 2017-2018 sebagaimana SK Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Nomor 47/BAWASLU-PROV.JB/HK.01.01/VIII/2017 tanggal 25 Agustus 2017.

Dalam proses seleksi Anggota Panwaslu Kota Cirebon tersebut, Teradu melampirkan Surat Pernyataan tidak menjadi anggota partai politik dalam jangka waktu 5 (lima) tahun terakhir. Teradu dinyatakan lulus dan hal ini menegaskan mustahil Teradu menjadi Anggota dan/atau Pengurus Partai Politik.

Selain itu, status Teradu sebelum menjadi Anggota Panwaslu Kota Cirebon, berprofesi sebagai dosen tetap Universitas Swadaya Gunung Jati sejak tanggal 11 Maret 2014 sesuai SK Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati Cirebon Nomor SKEP/127/YPSGJ/III/2014. Sebagai dosen tetap, Teradu dilarang menjadi Anggota ataupun Pengurus partai politik sebagaimana ketentuan internal yayasan.

Berdasarkan rangkaian fakta tersebut, DKPP berpendapat Teradu tidak terbukti sebagai anggota maupun pengurus partai politik.

Berdasarkan keterangan Pihak Terkait Bawaslu Provinsi Jawa Barat pada tahapan seleksi Anggota Bawaslu Kota Cirebon, Teradu telah diklarifikasi pada tanggal 21 Februari 2018 atas laporan masyarakat terkait dugaan sebagai anggota partai politik.

Hasil klarifikasi menyimpulkan Teradu tidak terbukti. Hal ini didasarkan pada hasil pengawasan Tim Bawaslu Provinsi Jawa Barat terhadap verifikasi faktual DPD Partai Berkarya Kota Cirebon yang memastikan nama Teradu tidak tercantum dalam SK Nomor 32.74/DPP/BERKARYA/VIII/2017 tentang Pengesahan Pengurus DPD Partai Berkarya Kota Cirebon periode 2017-2022.

Demikian halnya pada tahapan uji kelayakan dan kepatutan seleksi Anggota Bawaslu Kota Cirebon untuk periode 2018-2023, Bawaslu Provinsi Jawa Barat kembali melakukan klarifikasi pada tanggal 3 Agustus 2018.

Berdasarkan hasil klarifikasi Teradu dinyatakan memenuhi syarat dan ditetapkan sebagai Anggota Bawaslu Kota Cirebon priode 2018-2023 melalui Keputusan Bawaslu Nomor 0632/K.BAWASLU/HK.01.01/VIII/2018 tanggal 14 Agustus 2018.

Menanggapi hasil putusan DKPP tersebut Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Mohamad Joharudin mengaku bersyukur dan sejak awal sangat yakin mendapatkan putusan yang terbaik. Dia menegaskan sebagai Penyelenggara Pemilu, harus selalu bertindak dengan Profesional dan menjaga Integritas.

"Sebelum di Bawaslu, posisi saya sebagai dosen dan jurnalis saya selalu menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas. Apalagi di Bawaslu sebagai Lembaga Penyelenggara yang harus menjaga Keadilan Pemilu. Profesionalitas dan Integritas menjadi keharusan," ujar Ketua Bawaslu Kota Cirebon ini. (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Sering Lewatkan Makan Malam, Ini Dampaknya
    Sering Lewatkan Makan Malam, Ini Dampaknya
    08/08/2020 - 00:23
  • Dorong Penggunaan Internet Dalam PJJ, Pemkot Semarang Berikan Kuota Gratis
    Dorong Penggunaan Internet Dalam PJJ, Pemkot Semarang Berikan Kuota Gratis
    07/08/2020 - 23:28
  • Delapan SKPD Pemkot Batu Mengembalikan Dana
    Delapan SKPD Pemkot Batu Mengembalikan Dana
    07/08/2020 - 23:14
  • Kementerian PUPR RI: Tol Gilimanuk-Mengwi akan Dukung Pengembangan Wilayah di Bali
    Kementerian PUPR RI: Tol Gilimanuk-Mengwi akan Dukung Pengembangan Wilayah di Bali
    07/08/2020 - 23:06
  • Dapatkan Vonis Cedera, Kiper Arema FC Berikan Kabar Bahagia
    Dapatkan Vonis Cedera, Kiper Arema FC Berikan Kabar Bahagia
    07/08/2020 - 22:54
  • Rais Aam PBNU Minta MUI Jadi Tenda Besar Umat Islam
    Rais Aam PBNU Minta MUI Jadi Tenda Besar Umat Islam
    07/08/2020 - 22:47
  • Ciptakan Wisata Anggur, Kecamatan Bontang Utara Budidayakan Program
    Ciptakan Wisata Anggur, Kecamatan Bontang Utara Budidayakan Program "Pengangguran" 
    07/08/2020 - 22:38
  • Tingkatkan Kompetensi, Pendidik SMP MUTU Cilacap Ikuti Workshop
    Tingkatkan Kompetensi, Pendidik SMP MUTU Cilacap Ikuti Workshop
    07/08/2020 - 22:26
  • Antisipasi Covid-19, DPK Bontang Terima APD dari CSR Pupuk Kaltim
    Antisipasi Covid-19, DPK Bontang Terima APD dari CSR Pupuk Kaltim
    07/08/2020 - 22:23
  • Haedar Nashir: MUI Dapat Menjadi Kekuatan Strategis Umat dan Bangsa 
    Haedar Nashir: MUI Dapat Menjadi Kekuatan Strategis Umat dan Bangsa 
    07/08/2020 - 22:20

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Solusi Masalah Daftar Pemilih Jelang Pilkada
    Solusi Masalah Daftar Pemilih Jelang Pilkada
    07/08/2020 - 13:00
  • Jumat Berkah: Kesabaran Kaum Awam dan Khas
    Jumat Berkah: Kesabaran Kaum Awam dan Khas
    07/08/2020 - 10:06
  • Masa Pandemi: Guru pun harus di Zonasi
    Masa Pandemi: Guru pun harus di Zonasi
    07/08/2020 - 09:33
  • Etika, Kebebasan dan Pemuliaan Perempuan
    Etika, Kebebasan dan Pemuliaan Perempuan
    07/08/2020 - 05:10
  • Menghitung Peluang Kandidat di Pilkada Tangsel 2020
    Menghitung Peluang Kandidat di Pilkada Tangsel 2020
    07/08/2020 - 03:22
  • Dilema Pilkada Serentak 2020
    Dilema Pilkada Serentak 2020
    07/08/2020 - 01:21
  • Covid 19, Momentum Upgrading Rasa Syukur bagi Para Pendidik
    Covid 19, Momentum Upgrading Rasa Syukur bagi Para Pendidik
    07/08/2020 - 00:24
  • “Kemerdekaan Indonesia” Sebuah Pleonasme yang Akut
    “Kemerdekaan Indonesia” Sebuah Pleonasme yang Akut
    06/08/2020 - 17:04
  • Satu TKA Asal India di Batam Terkonfirmasi Positif Corona
    Satu TKA Asal India di Batam Terkonfirmasi Positif Corona
    08/08/2020 - 00:50
  • Lima Petugas Lapas Batanghari Terkonfirmasi Positif Corona
    Lima Petugas Lapas Batanghari Terkonfirmasi Positif Corona
    08/08/2020 - 00:30
  • 13,8 Juta Pekerja Formal Bakal Dapat Subsidi Rp 600 Ribu Selama 4 Bulan
    13,8 Juta Pekerja Formal Bakal Dapat Subsidi Rp 600 Ribu Selama 4 Bulan
    08/08/2020 - 00:05
  • Sempat Selamat, Penambang Emas Tradisional di Aceh Tewas Tertimbun Longsor
    Sempat Selamat, Penambang Emas Tradisional di Aceh Tewas Tertimbun Longsor
    07/08/2020 - 23:41
  • Nasihati Harry Terkait Meghan Markle, Pangeran William Dianggap 'Sombong'
    Nasihati Harry Terkait Meghan Markle, Pangeran William Dianggap 'Sombong'
    07/08/2020 - 23:36
  • Nagita Slavina Ungkap Penyebab Minta Cerai ke Raffi Ahmad
    Nagita Slavina Ungkap Penyebab Minta Cerai ke Raffi Ahmad
    08/08/2020 - 00:14
  • 3 Trik Bikin Bercinta Makin Hot Saat Cuaca Panas
    3 Trik Bikin Bercinta Makin Hot Saat Cuaca Panas
    08/08/2020 - 00:00
  • Viral, Rumah Istri Kedua Dihancurkan Istri Pertama dengan Eskavator
    Viral, Rumah Istri Kedua Dihancurkan Istri Pertama dengan Eskavator
    08/08/2020 - 00:10
  • Kisah Asmara Mike Tyson yang Menikah dengan 3 Wanita
    Kisah Asmara Mike Tyson yang Menikah dengan 3 Wanita
    08/08/2020 - 00:04
  • Mike Tyson Bongkar Cara Hancurkan Kesucian Mayweather
    Mike Tyson Bongkar Cara Hancurkan Kesucian Mayweather
    08/08/2020 - 00:36