Kopi TIMES

Lolos Tidaknya Balon Perseorangan Pilkada, Tergantung (Si)apa?

Kamis, 09 Juli 2020 - 14:00 | 19.01k
Lolos Tidaknya Balon Perseorangan Pilkada, Tergantung (Si)apa?
Choirul Amin.
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, MALANG – Verifikasi faktual (verfak) dukungan terhadap bakal calon perseorangan pilkada Kabupaten Malang 2020 harus dilakukan sesuai perundangan Pilkada. Dari berbagai temuan lapangan selama verfak dukungan balon perseorangan ini, masalah tak hanya bermula dari berkas syarat dukungan yang mencantumkan NIK pendukung, namun juga bagaimana verfak ini dilaksanakan. 

Ya, fakta kerawanan yang berpotensi masalah banyak didapati selama tahapan ini. Bahkan, bisa jadi sebab yang bisa memunculkan potensi masalah, justru bermula dari cara petugas (verifikator) dalam melakukannya. 

Entah seperti apa ihwal dan muasal salinan KTP didapatkan sebagai syarat dukungan. Yang didapati, tidak sedikit dukungan yang tak wajar. Ada nama pendukung tercantum dan memenuhi syarat (MS), padahal yang bersangkutan telah meninggal dunia bahkan lebih dari dua tahun silam. 

Dari hasil sementara verfak dukungan di salah satu desa misalnya, tercatat jumlah pendukung yang tidak memenuhi syarat (TMS) mencapai 51 persen lebih. Hasil ini didapatkan dalam kurun waktu verfak sekitar 9 (sembilan) hari, dengan jumlah sasaran yang harus dipastikan 560 lebih pendukung. Memastikan dukungan MS/TMS, tentunya harus hati-hati dan tepat. 

Agak fatal juga, didapati temuan nama yang resmi tercatat sebagai adhoc penyelenggara pilkada tersebut. Yang bersangkutan memang bisa saja mengakui tidak tahu menahu, dan langsung membuat pernyataan tak mendukung (cabut dukungan). 

Dari kasus temuan yang muncul di atas, setidaknya perlu dipertanyakan awal adalah kinerja KPUD dalam mengawal tahapan pendaftaran jalur perseorangan. Ada verifikasi administrasi berkas dukungan yang sudah dilakukan KPUD, namun mengapa masih muncul nama-nama yang mestinya bisa dibatalkan (Tidak Memenuhi Syarat/TMS) lebih awal? Di sini, soal ketelitian melakukan verifikasi oleh KPU Kabupaten Malang bisa jadi catatan! 

Bagaimana proses verfak dilaksanakan? Sudah banyak catatan, sekaligus masukan, terkait bagaimana semestinya verfak dilakukan petugas. Komunikasi, proporsionalitas, dan ketepatan, menjadi kunci dan hal paling penting. Cara penyampaian tidak tepat dan jelas, justru bisa menjadi kebingungan sasaran verfak dukungan. 

Yang terjadi, tidak sedikit warga yang sebenarnya tidak mengerti muasal namanya tercantum dalam daftar pendukung. Terlebih, soal siapa balon perseorangan yang dimaksud dalam verfak. Tetapi, mereka lebih memilih mengiyakan saja, dan dianggap sah MS (mendukung). 

Terkesan warga tidak terlalu berkepentingan soal dukungannya. Pemahamannya sederhana, bahwa bakal ada pilkada yang akan digelar akhir tahun ini. Di sini, kecerdasan calon pemilih bisa menjadi sebuah catatan, mungkin minim sosialisasi awal.  Mungkin juga, bisa jadi mempengaruhi partisipasi pemilih saat pemungutan suara nantinya. 

Kepastian dukungan hasil verfak juga bisa memunculkan pertanyaan (keabsahannya), terutama yang hanya diwakili anggota keluarga lain, yang namanya tidak tercantum langsung dalam daftar pendukung. Termasuk, yang menyatakan tidak mendukung, namun diwakili anggota keluarga lain. Dalam konteks ini, bisa saja pernyataan cabut dukungan diragukan, karena tidak tepat prosedur pencabutannya. 

Saat verfak, didapati pula warga yang merasa tidak mendukung, namun enggan membuat pernyataan. Tentunya, harus ada bukti penguat yang sama-sama didapatkan soal ini, tidak hanya oleh petugas verifikator, melainkan pula pihak yang turut mendampingi atau mengawasi. 

Dari kondisi dan fenomena yang muncul di atas, peluang lolos tidaknya balon persorangan menjadi calon yang ditetapkan KPU, tidak semata ditentukan keabsahan jumlah pendukung. Soal muasal salinan KTP yang didapat sebagai berkas syarat bisa jadi masalah lain. Tetapi, praktik pelaksanaan verfak yang tak proporsional dan kurang prosedural, menguntungkan atau bahkan merugikan bakal paslon, turut menentukan. Salam Pilkada. (*)

***

Catatan Choirul Amin (founder inspirasicendekia.com, mantan relawan JPPR) 

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Gus Menteri Resmikan PT Konsorsium Lima Desa di Bantul Yogyakarta
    Gus Menteri Resmikan PT Konsorsium Lima Desa di Bantul Yogyakarta
    15/08/2020 - 23:31
  • Desa ‘Budaya’ Aliyan Banyuwangi Kini Punya Pondok Pesantren
    Desa ‘Budaya’ Aliyan Banyuwangi Kini Punya Pondok Pesantren
    15/08/2020 - 23:19
  • Tangkal Hoaks, Bupati dan Polres Jombang Gandeng Influencer
    Tangkal Hoaks, Bupati dan Polres Jombang Gandeng Influencer
    15/08/2020 - 23:04
  • Peringatan HUT 75 RI dan Hari Jadi Cirebon Digelar Bersama
    Peringatan HUT 75 RI dan Hari Jadi Cirebon Digelar Bersama
    15/08/2020 - 22:50
  • 1304 Pasien Covid-19 di Secapa AD Telah Sembuh 
    1304 Pasien Covid-19 di Secapa AD Telah Sembuh 
    15/08/2020 - 22:43
  • Sambut HUT 75 RI, Jurnalis dan OKP di Ternate Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan
    Sambut HUT 75 RI, Jurnalis dan OKP di Ternate Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan
    15/08/2020 - 22:30
  • Tingkatkan Ekonomi Mandiri, Ibu-ibu PKK di Jombang Ikuti Pelatihan Membuat Masker
    Tingkatkan Ekonomi Mandiri, Ibu-ibu PKK di Jombang Ikuti Pelatihan Membuat Masker
    15/08/2020 - 22:22
  • Selepas WFH, ASN Pemkot Batu Jalani Rapid Test
    Selepas WFH, ASN Pemkot Batu Jalani Rapid Test
    15/08/2020 - 22:16
  • Bupati Majalengka Resmi Laporkan Pelaku Pembajakan Facebook Miliknya
    Bupati Majalengka Resmi Laporkan Pelaku Pembajakan Facebook Miliknya
    15/08/2020 - 22:12
  • PPP Desak Pemerintah Agar Memasukkan Guru Swasta ke Daftar Penerima BLT Rp600 Ribu
    PPP Desak Pemerintah Agar Memasukkan Guru Swasta ke Daftar Penerima BLT Rp600 Ribu
    15/08/2020 - 22:07

TIMES TV

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

11/08/2020 - 12:48

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo
Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi

Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi
Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pengaruh Kuliner Asing di Kota Palopo
    Pengaruh Kuliner Asing di Kota Palopo
    15/08/2020 - 14:16
  • Gara-gara Warna, Sekolah menjadi Klaster Baru
    Gara-gara Warna, Sekolah menjadi Klaster Baru
    15/08/2020 - 12:58
  • Kurikulum Taman Kanak-Kanak, Apa Saja Isinya?
    Kurikulum Taman Kanak-Kanak, Apa Saja Isinya?
    15/08/2020 - 12:29
  • Menyelamatkan Umat dari Benturan Peradaban
    Menyelamatkan Umat dari Benturan Peradaban
    15/08/2020 - 05:36
  • Aktivis Sok Bijak vs Kader Tiktok
    Aktivis Sok Bijak vs Kader Tiktok
    15/08/2020 - 03:35
  • RUU Cipta Kerja Omnibus Law, Bukan untuk Rakyat Kecil?
    RUU Cipta Kerja Omnibus Law, Bukan untuk Rakyat Kecil?
    14/08/2020 - 22:35
  • Menyoal Keseriusan Dinas Pendidikan Mencegah Penularan Covid-19
    Menyoal Keseriusan Dinas Pendidikan Mencegah Penularan Covid-19
    14/08/2020 - 21:20
  • Resesi Tahun 2020-an dan Lingkungan Global yang Berubah
    Resesi Tahun 2020-an dan Lingkungan Global yang Berubah
    14/08/2020 - 17:56
  • Tentara Wanita di Korut Dipenjara Gara-gara Dengar Radio Usai Pulang Kerja
    Tentara Wanita di Korut Dipenjara Gara-gara Dengar Radio Usai Pulang Kerja
    16/08/2020 - 00:05
  • Gaya Liburan Vannya Istarinda hingga Sirkus Jerman Jual Kotoran Singa
    Gaya Liburan Vannya Istarinda hingga Sirkus Jerman Jual Kotoran Singa
    15/08/2020 - 23:41
  • Penting! Hal-hal Yang Perlu Diketahui Setelah Pengumuman SBMPTN 2020
    Penting! Hal-hal Yang Perlu Diketahui Setelah Pengumuman SBMPTN 2020
    15/08/2020 - 23:33
  • Sakit Pinggang Bisa Jadi Tanda Autoimun, Seperti Apa?
    Sakit Pinggang Bisa Jadi Tanda Autoimun, Seperti Apa?
    15/08/2020 - 23:32
  • Keji! Dedi Videokan Aksi Bacok Istri karena Minta Cerai Tak Mau Dipoligami
    Keji! Dedi Videokan Aksi Bacok Istri karena Minta Cerai Tak Mau Dipoligami
    15/08/2020 - 23:30
  • Mengenaskan, Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti Dipecundangi Dosa Sendiri
    Mengenaskan, Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti Dipecundangi Dosa Sendiri
    16/08/2020 - 00:00
  • Sering Tampil Seksi Sebelum Hijrah, Five Vi: Malu Luar Biasa
    Sering Tampil Seksi Sebelum Hijrah, Five Vi: Malu Luar Biasa
    16/08/2020 - 00:00
  • Berdamai dengan UEA, Israel Digempur Pasukan Cyber Korea Utara
    Berdamai dengan UEA, Israel Digempur Pasukan Cyber Korea Utara
    16/08/2020 - 00:02
  • Jangan Kaget Lihat Harga Innova Baru yang Meluncur Senin Besok
    Jangan Kaget Lihat Harga Innova Baru yang Meluncur Senin Besok
    15/08/2020 - 14:50
  • Bongkar Borok Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti, Tangan Hancurkan Tembok
    Bongkar Borok Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti, Tangan Hancurkan Tembok
    15/08/2020 - 00:51