Kopi TIMES

Yang Miris dari Candaan Seksual di Tempat Kerja

Kamis, 09 Juli 2020 - 08:24 | 25.90k
Yang Miris dari Candaan Seksual di Tempat Kerja
Ulwan Fakhri Noviadhista., S.S., M.Ikom – Peneliti Institut Humor Indonesia Kini (IHIK3).

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Suatu hari di Las Vegas tahun 1983, seorang profesor baru saja menemukan obat injeksi swadaya untuk membuat alat kelamin pria bekerja lebih optimal. Ia kemudian berinisiatif menjadikan dirinya sendiri sebagai kelinci percobaan sebelum menghadiri meeting dengan para koleganya. 

“Kreativitas” si profesor ternyata tidak berhenti di sana, karena selain dengan sengaja datang memakai celana longgar, ia kemudian melepas celananya di hadapan sekelompok urologist dan ilmuwan itu untuk lebih meyakinkan mereka akan kemujaraban obat tersebut.

Alhasil, mayoritas hadirin, terutama para wanita, kaget dan panik gara-gara keisengan si profesor. Capaian ilmiah nan penting ini pun dalam sekejap berubah menjadi bencana memalukan.

Peristiwa ini tidak terviralkan karena terjadi di era pragawai dan prainternet. Namun jangan remehkan pesan moralnya; ternyata di lingkungan yang tidak menabukan seksualitas dan organ seksual sekalipun, humor seksual di tempat kerja tetaplah harus beretika.

Nuansa serupa sedikit banyak terkandung pula dalam kasus pelecehan yang dilakukan dua oknum karyawan Starbucks kepada seorang pelanggan wanitanya. Kamera CCTV canggih yang gunanya memberikan keamanan dan kenyamanan ekstra bagi customer ternyata malah disalahgunakan untuk hasrat pribadi. 

Dari pengakuan pelaku di media, mengarahkan kamera CCTV ke arah korban, men-zoom-nya, dan mengunggah aktivitas tersebut di media sosial “hanyalah” keisengan dan candaan belaka antara sesama laki-laki-dengan lagi-lagi perempuan sebagai korbannya. Sementara tawa pelaku yang meledak jadi refleksnya (Tribunnews.com, 5/7/20).

Terlepas dari diskursus tentang penyimpangan penggunaan teknologi, apalagi aturan soal bagaimana seharusnya wanita berpakaian, kita sedang mengalami krisis krusial tentang etika berhumor di tempat kerja.

Humor Harus Ada di Tempat Kerja, Tapi…

Di tempat kerja, humor itu sejatinya punya banyak fungsi. Ia bisa menjadi alat berekspresi, perekat relasi, pemicu produktivitas, dan lain-lain. Akan tetapi penggunaan yang tidak tepat, seperti humor rasial hingga seksual, bisa menghasilkan output yang 180 derajat berbeda. 

Menyoal spesifik humor seksual, Greengross (dalam Encyclopedia of Humor Studies, 2014) menjelaskan bahwa ragam penggunaan dan penerimaan humor seksual sangatlah luas. Misalnya, dirangkum dari beberapa studi, pria lebih suka melontarkan sekaligus menikmati humor seksual – terutama yang eksplisit – ketimbang wanita. Karena produsen dan konsumennya didominasi pria, acapkali humor seksual menjadikan kaum hawa sebagai target atau untuk direndahkan. 

Sebaliknya, wanita cenderung menyukai humor seksual yang tidak seksis atau ketika prialah yang menjadi targetnya. Namun, beda cerita ketika para wanita sedang berkelompok. Dalam lingkar sosial yang lebih kecil ini, wanita biasanya lebih aktif dalam berbagi humor seksual ketimbang berada di lingkungan yang heterogen dan bisa begitu menikmati humor seksual layaknya kaum pria.

Di sinilah kerentanan humor seksual saat dibawa ke tempat kerja. Di suatu lingkungan yang seharusnya inklusif, enjoyment seharusnya bisa dirasakan bersama-sama, bukan milik satu-dua orang atau kelompok saja.

Lebih lanjut, Paasonen, Jarrett, Light dalam #NSFW: Sex, Humor, and Risk in Social Media (2019) menegaskan kalau keberadaan humor berbau seksualitas di lingkungan kerja, baik di dunia nyata maupun maya, sangat bergantung pada hierarki sosial dan kekuatan kontrol suatu institusi. Sebab, humor seksual yang dilabeli wajar terikat pada budaya perusahaan (corporate culture) itu sendiri. 

Bisa saja suatu institusi melegalkan pajangan sensual seperti kalender di dinding kantor atau meja-meja para karyawan. Sementara di institusi lainnya, pihak manajemen berhak memperingatkan karyawannya yang mengunggah konten humor sensual kendatipun itu diunggah di media sosial pribadinya. 

Apalagi dalam Rationale of the Dirty Joke: An Analysis of Sexual Humor (1968), Legman yang berpijak pada pemikiran Freud tegas menuding lelucon cabul yang menarget lawan bicaranya sebagai korban merupakan pemerkosaan secara verbal (verbal rape). Kita mungkin masih bisa tertawa getir kala verbal rape kita kepada kolega di kantor gagal mendapat tawa. Kalau sampai berbuah Surat Peringatan, denda, pemecatan, apalagi sampai masuk bui, pasti beda ceritanya.

Untuk itu, tak boleh ada kilah lagi. Korporat kekinian punya kewajiban untuk menanamkan kesadaran akan etika berhumor di lingkungannya. Selain sebagai bagian dari peningkatan kualitas SDM-nya sendiri, setidaknya inisiatif ini merupakan upaya antisipatif menyelamatkan muka dari kerusakan image perusahaan di kemudian hari. 

Tentunya jauh lebih mudah mengedukasi karyawan sejak dini daripada membersihkan nama baik yang sudah tercoreng, bukan?

***

*) Oleh: Ulwan Fakhri Noviadhista., S.S., M.Ikom – Peneliti Institut Humor Indonesia Kini (IHIK3).

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Kopilihkau is Now Open in Malang
    Kopilihkau is Now Open in Malang
    12/08/2020 - 01:07
  • Coban Putri the Best Camping Ground You Could Ever Have
    Coban Putri the Best Camping Ground You Could Ever Have
    12/08/2020 - 00:19
  • Buron 10 Tahun, Terpidana Kasus Korupsi P2SEM Ditangkap di Jember
    Buron 10 Tahun, Terpidana Kasus Korupsi P2SEM Ditangkap di Jember
    11/08/2020 - 23:44
  • Kateko an Urban Oasis in Surabaya
    Kateko an Urban Oasis in Surabaya
    11/08/2020 - 23:26
  • Kader PDI Perjuangan di Pilwali Surabaya Tidak Selevel Risma, Pengamat: Tak Ada Daya Kejut
    Kader PDI Perjuangan di Pilwali Surabaya Tidak Selevel Risma, Pengamat: Tak Ada Daya Kejut
    11/08/2020 - 23:14
  • Tingkatkan Literasi, Mahasiswa KKN UNIKAMA Kreasikan 'Taman Baca Sehat'
    Tingkatkan Literasi, Mahasiswa KKN UNIKAMA Kreasikan 'Taman Baca Sehat'
    11/08/2020 - 23:08
  • Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    11/08/2020 - 23:02
  • Uu Ruzhanul: Program Santani Dapat Gerakan Ekonomi Jabar
    Uu Ruzhanul: Program Santani Dapat Gerakan Ekonomi Jabar
    11/08/2020 - 22:44
  • Salurkan Sembako untuk Tuna Netra, Bank Bukopin Syariah Gandeng Lazismu
    Salurkan Sembako untuk Tuna Netra, Bank Bukopin Syariah Gandeng Lazismu
    11/08/2020 - 22:40
  • 15 RT di Kelurahan Gunung Elai Melakukan Rapid Test Massal 
    15 RT di Kelurahan Gunung Elai Melakukan Rapid Test Massal 
    11/08/2020 - 22:37

TIMES TV

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

11/08/2020 - 12:48

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo
Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi

Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi
Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    11/08/2020 - 23:02
  • Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19
    Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19
    11/08/2020 - 22:14
  • New Normal dan Pergeseran Nilai di Tengah Pandemi
    New Normal dan Pergeseran Nilai di Tengah Pandemi
    11/08/2020 - 21:06
  • Mengulas Makna Upaya Hukum Peninjauan Kembali
    Mengulas Makna Upaya Hukum Peninjauan Kembali
    11/08/2020 - 16:54
  • Membumikan Filantropi Kebangsaan di Tengah Himpitan Covid-19
    Membumikan Filantropi Kebangsaan di Tengah Himpitan Covid-19
    11/08/2020 - 15:45
  • Sinergi Antara Guru dan Orang Tua, Bagaimana Caranya?
    Sinergi Antara Guru dan Orang Tua, Bagaimana Caranya?
    11/08/2020 - 14:28
  • Dilema Pembelajaran di Era Pandemi
    Dilema Pembelajaran di Era Pandemi
    11/08/2020 - 13:59
  • “Untung” Pernah Dijajah
    “Untung” Pernah Dijajah
    11/08/2020 - 13:31
  • Adu Banteng Tronton vs Pick Up di Jalur Tengkorak, Kedua Sopir Luka-luka
    Adu Banteng Tronton vs Pick Up di Jalur Tengkorak, Kedua Sopir Luka-luka
    12/08/2020 - 01:05
  • Kepala Satpol PP DKI Belum Dapat Informasi Tentang Penutupan Masterpiece
    Kepala Satpol PP DKI Belum Dapat Informasi Tentang Penutupan Masterpiece
    12/08/2020 - 00:00
  • Soal Video Camat Cigeulis, Bupati Irna: Bukan Ngajak, Tapi Mendoakan Ibunya
    Soal Video Camat Cigeulis, Bupati Irna: Bukan Ngajak, Tapi Mendoakan Ibunya
    11/08/2020 - 23:32
  • Penen Kritik, Burhanuddin Cabut Pedoman Pemeriksaan Jaksa Harus Seizinnya
    Penen Kritik, Burhanuddin Cabut Pedoman Pemeriksaan Jaksa Harus Seizinnya
    11/08/2020 - 23:14
  • Anak Sapi Terlahir Berkepala Dua, Warga Probolinggo Gempar
    Anak Sapi Terlahir Berkepala Dua, Warga Probolinggo Gempar
    11/08/2020 - 23:04
  • Kisah Mike Tyson Kejutkan Undangan dengan Pernikahan Islam
    Kisah Mike Tyson Kejutkan Undangan dengan Pernikahan Islam
    12/08/2020 - 00:04
  • Ini Kemungkinan Efek Samping Bagi Relawan Uji Klinis Vaksin COVID-19
    Ini Kemungkinan Efek Samping Bagi Relawan Uji Klinis Vaksin COVID-19
    12/08/2020 - 00:02
  • Alasan Ridwan Kamil Soal Jokowi Tak Bisa Jadi Relawan Uji Vaksin
    Alasan Ridwan Kamil Soal Jokowi Tak Bisa Jadi Relawan Uji Vaksin
    12/08/2020 - 00:12
  • Klub Ini Ditinggal Penggemar Gara-gara Pasang Gambar Masjid di Jersey
    Klub Ini Ditinggal Penggemar Gara-gara Pasang Gambar Masjid di Jersey
    12/08/2020 - 00:12
  • Kapal Turki Tembakkan Rudal di Laut Mediterania, Yunani Bak Ayam Sayur
    Kapal Turki Tembakkan Rudal di Laut Mediterania, Yunani Bak Ayam Sayur
    12/08/2020 - 00:41