Ekonomi

Pertama di Indonesia, TPKS Terapkan Join Inspection untuk Tekan Dwelling Time

Jumat, 03 Juli 2020 - 20:25 | 9.03k
Pertama di Indonesia, TPKS Terapkan Join Inspection untuk Tekan Dwelling Time
Kegiatan bongkar muat peti kemas Terminal Peti Kemas Semarang, Rabu (1/3/2020). (Foto: Pelindo 3 for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SEMARANG – Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) salah satu unit Terminal Peti Kemas ekspor/impor yang dioperasikan oleh Pelindo 3 telah sukses menerapkan sistem Single Submission (SSm) atau sistem pelayanan satu pintu dan Joint Inspection Pabean–Karantina di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah.

Ssm menjadikan importir atau Perusahaan Pengurus Jasa Kepabeanan (PPJK) cukup mengakses satu portal untuk pengajuan dokumen pabean dan karantina sekaligus. SSm tersebut merupakan bentuk tindak lanjut dari Inpres no 5 tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional.

Sistem yang dipercaya dapat memangkas dwelling time atau waktu dan biaya pengeluaran kontainer tersebut berhasil diterapkan pertama kalinya di TPKS merupakan hasil sinergi antara Pelindo 3, Bea Cukai, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang, dan Balai Karantina Pertanian Semarang serta Lembaga National Single Window (LNSW) sebagai inisiator.

Pelindo-3.jpg

Kesuksesan ini juga tidak terlepas dari dukungan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjung Emas Semarang yang telah memberikan arahan dan izin dalam pelaksanaan kegiatan joint inspection.

“Dengan adanya joint inspection, tentunya akan memudahkan importir dan mengurangi biaya  penanganan peti kemas impor seperti gerakan ekstra, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan striping  stuffing. Serta mengurangi dwelling time karena peti kemas akan langsung diperiksa oleh dua instansi yaitu karantina dan bea cukai pada lokasi dan waktu yang bersamaan,” kata Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III, Putut Sri Muljanto, Jumat (3/7/2020).

LPutut menyampaikan kegiatan joint inspection dilakukan di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) pada blok Longroom dimana telah disiapkan 6 slot peti kemas dan juga fasilitas reefer plug untuk pelayanan pemeriksaan peti kemas dengan mesin berpendingin.

Ketua GINSI Jateng Budiatmoko mengapresiasi penerapan sistem ini karena sebelumnya para importir harus mengajukan dua kali perizinan ke bea cukai dan karantina. “Dengan implementasi sistem ini akan ada percepatan waktu 2 hari dari sebelumnya 3 hari sehingga menguntungkan importir,” ujar Budiatmoko.

Para importir berharap program ini dapat menjadi salah satu solusi yang tepat untuk memangkas waktu dan biaya pengeluaran kontainer. “Langkah-langkah tersebut bisa diterapkan dengan baik dan bisa menjadi solusi untuk mendorong perekonomian indonesia khususnya di Jateng disaat pendemi covid 19,” tambah Budiatmoko.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, Anton Martin mengatakan sebelum adanya Single Submission (SSm) para pengguna jasa pengiriman barang harus melaporkan dokumen barang yang dikirim kepada Bea Cukai dan Balai Karantina.

Selain itu dalam proses pengecekannya dilakukan sendiri-sendiri yakni antara pihaknya dengan pihak karantina dilakukan terpisah sehingga membuat waktu dwelling time menjadi lama. “Dengan adanya SSm pengguna jasa hanya mengunggah dokumen satu kali saja, dan waktu inspeksi akan dilakukan bersamasama antara Bea Cukai dengan Karantina secara beririsan,” kata Anton.

Anton menambahkan dengan adanya SSm dan Joint Inspection Bea Cukai dan Karantina memiliki satu sistem yang sama sehingga dapat saling terintegrasi dalam pelayanan petikemas impor.

Sependapat dengan pernyataan sebelumnya, KSOP Semarang Junaidi mengatakan bahwa dengan adanya SSm dan Joint Inspection ini akan mempercepat proses dwelling time di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

“Tentunya ini akan membuat proses ekspor dan impor di Jawa Tengah berjalan semakin baik”. kata Junaidi.

Saat ini setidaknya ada 16 pelaku usaha yang terlibat dalam program innovasi tersebut. Dengan sinergi ini, diharapkan dapat membuat iklim usaha dan investasi di Jawa Tengah semakin baik sehingga harga barang menjadi kian kompetitif dan pengelolaan logistik di Pelabuhan Tanjung Emas makin baik dan efektif dan efisien. Untuk memudahkan importir memantau peti kemas yang telah di tempatkan di area TPFT, pemilik barang juga dapat dengan mudah mengakses informasi yang dibutuhkan di aplikasi WebAccess TPKS (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Kopilihkau is Now Open in Malang
    Kopilihkau is Now Open in Malang
    12/08/2020 - 01:07
  • Coban Putri the Best Camping Ground You Could Ever Have
    Coban Putri the Best Camping Ground You Could Ever Have
    12/08/2020 - 00:19
  • Buron 10 Tahun, Terpidana Kasus Korupsi P2SEM Ditangkap di Jember
    Buron 10 Tahun, Terpidana Kasus Korupsi P2SEM Ditangkap di Jember
    11/08/2020 - 23:44
  • Kateko an Urban Oasis in Surabaya
    Kateko an Urban Oasis in Surabaya
    11/08/2020 - 23:26
  • Kader PDI Perjuangan di Pilwali Surabaya Tidak Selevel Risma, Pengamat: Tak Ada Daya Kejut
    Kader PDI Perjuangan di Pilwali Surabaya Tidak Selevel Risma, Pengamat: Tak Ada Daya Kejut
    11/08/2020 - 23:14
  • Tingkatkan Literasi, Mahasiswa KKN UNIKAMA Kreasikan 'Taman Baca Sehat'
    Tingkatkan Literasi, Mahasiswa KKN UNIKAMA Kreasikan 'Taman Baca Sehat'
    11/08/2020 - 23:08
  • Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    11/08/2020 - 23:02
  • Uu Ruzhanul: Program Santani Dapat Gerakan Ekonomi Jabar
    Uu Ruzhanul: Program Santani Dapat Gerakan Ekonomi Jabar
    11/08/2020 - 22:44
  • Salurkan Sembako untuk Tuna Netra, Bank Bukopin Syariah Gandeng Lazismu
    Salurkan Sembako untuk Tuna Netra, Bank Bukopin Syariah Gandeng Lazismu
    11/08/2020 - 22:40
  • 15 RT di Kelurahan Gunung Elai Melakukan Rapid Test Massal 
    15 RT di Kelurahan Gunung Elai Melakukan Rapid Test Massal 
    11/08/2020 - 22:37

TIMES TV

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

11/08/2020 - 12:48

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo
Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi

Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi
Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    11/08/2020 - 23:02
  • Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19
    Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19
    11/08/2020 - 22:14
  • New Normal dan Pergeseran Nilai di Tengah Pandemi
    New Normal dan Pergeseran Nilai di Tengah Pandemi
    11/08/2020 - 21:06
  • Mengulas Makna Upaya Hukum Peninjauan Kembali
    Mengulas Makna Upaya Hukum Peninjauan Kembali
    11/08/2020 - 16:54
  • Membumikan Filantropi Kebangsaan di Tengah Himpitan Covid-19
    Membumikan Filantropi Kebangsaan di Tengah Himpitan Covid-19
    11/08/2020 - 15:45
  • Sinergi Antara Guru dan Orang Tua, Bagaimana Caranya?
    Sinergi Antara Guru dan Orang Tua, Bagaimana Caranya?
    11/08/2020 - 14:28
  • Dilema Pembelajaran di Era Pandemi
    Dilema Pembelajaran di Era Pandemi
    11/08/2020 - 13:59
  • “Untung” Pernah Dijajah
    “Untung” Pernah Dijajah
    11/08/2020 - 13:31
  • Adu Banteng Tronton vs Pick Up di Jalur Tengkorak, Kedua Sopir Luka-luka
    Adu Banteng Tronton vs Pick Up di Jalur Tengkorak, Kedua Sopir Luka-luka
    12/08/2020 - 01:05
  • Kepala Satpol PP DKI Belum Dapat Informasi Tentang Penutupan Masterpiece
    Kepala Satpol PP DKI Belum Dapat Informasi Tentang Penutupan Masterpiece
    12/08/2020 - 00:00
  • Soal Video Camat Cigeulis, Bupati Irna: Bukan Ngajak, Tapi Mendoakan Ibunya
    Soal Video Camat Cigeulis, Bupati Irna: Bukan Ngajak, Tapi Mendoakan Ibunya
    11/08/2020 - 23:32
  • Penen Kritik, Burhanuddin Cabut Pedoman Pemeriksaan Jaksa Harus Seizinnya
    Penen Kritik, Burhanuddin Cabut Pedoman Pemeriksaan Jaksa Harus Seizinnya
    11/08/2020 - 23:14
  • Anak Sapi Terlahir Berkepala Dua, Warga Probolinggo Gempar
    Anak Sapi Terlahir Berkepala Dua, Warga Probolinggo Gempar
    11/08/2020 - 23:04
  • Kisah Mike Tyson Kejutkan Undangan dengan Pernikahan Islam
    Kisah Mike Tyson Kejutkan Undangan dengan Pernikahan Islam
    12/08/2020 - 00:04
  • Ini Kemungkinan Efek Samping Bagi Relawan Uji Klinis Vaksin COVID-19
    Ini Kemungkinan Efek Samping Bagi Relawan Uji Klinis Vaksin COVID-19
    12/08/2020 - 00:02
  • Alasan Ridwan Kamil Soal Jokowi Tak Bisa Jadi Relawan Uji Vaksin
    Alasan Ridwan Kamil Soal Jokowi Tak Bisa Jadi Relawan Uji Vaksin
    12/08/2020 - 00:12
  • Kapal Turki Tembakkan Rudal di Laut Mediterania, Yunani Bak Ayam Sayur
    Kapal Turki Tembakkan Rudal di Laut Mediterania, Yunani Bak Ayam Sayur
    12/08/2020 - 00:41
  • Klub Ini Ditinggal Penggemar Gara-gara Pasang Gambar Masjid di Jersey
    Klub Ini Ditinggal Penggemar Gara-gara Pasang Gambar Masjid di Jersey
    12/08/2020 - 00:12