Peristiwa Nasional

Jatim Masih Tertinggi Kasus Covid-19, ACT Terus Kawal Masyarakat Terdampak

Jumat, 03 Juli 2020 - 19:47 | 10.38k
Jatim Masih Tertinggi Kasus Covid-19, ACT Terus Kawal Masyarakat Terdampak
Senyum warga terdampak pandemi Covid-19 saat menerima bantuan dari ACT Jatim.(Foto : Dok.ACT Jatim)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Hingga saat ini, Jawa Timur masih mencatat kasus tertinggi pasien Covid-19 di Indonesia. Menanggapi kondisi tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus menjaga komitmen dan senantiasa berusaha membersamai masyarakat yang terdampak oleh pandemi.

Dengan tercatat pada tanggal 3 Juli 2020 pasien terkonfirmasi positif berjumlah 13.048 kasus, ACT terus mengawal situasi, mulai dari pemberian bantuan sembako, bantuan makan gratis,  bantuan untuk tenaga medis, sampai menyalurkan donasi berupa permodalan usaha kepada masyarakat kurang mampu.

"Kami akan terus menyalurkan amanah dari para dermawan kepada masyarakat terdampak, dan tentunya para tenaga medis yang berjuang di garda terdepan penanganan wabah ini," ujar tim Program Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jatim, Mashudi (43) pada Jumat (3/7/2020).

ACT-Jatim.jpg

Salah satu penerima manfaat adalah Fitri (33) seorang janda dengan 3 orang anak yang masih kecil. Ia dua tahun silam ditinggal meninggal oleh suaminya. Sejak saat itu Fitri harus menyambung hidup dan merawat anaknya seorang diri dengan berjualan salad buah di salah satu Taman Kanak-Kanak di Surabaya.

Kondisi wabah yang menyebabkan sekolah diliburkan membuat ia hanya mengandalkan penjualan secara pesanan. Keadaan tersebut membuat modal untuk membuka usaha kembali habis karena digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dan ketiga anaknya.

"Kami bersyukur atas bantuan yang kami terima berupa modal usaha ini, di tengah situasi yang Alhamdulillah semakin membaik. Insya Allah ini kami bisa manfaatkan untuk kembali berjualan," ujar ibu penerima manfaat program Sahabat Usaha Mikro Indonesia (UMI).

Selain permodalan usaha, ACT juga menyalurkan bantuan pangan berupa sembako kepada beberapa keluarga terdampak di Jawa Timur. Khususnya para pekerja harian yang kehilangan penghasilan.

"Bantuan ini sangat membantu kami dengan posisi kami yang sudah tidak lagi memiliki penghasilan, semoga keadaan segera membaik dan kami bisa Kembali bekerja," kisah Kustoro (49) salah satu penerima manfaat Program Operasi Pangan Gratis.

ACT-Jatim-a.jpg

Bukan hanya berupa sembako, Aksi Cepat Tanggap juga meimplementasikan program Makan Gratis yang dibagikan kepada masyarakat di jalan.

Sebagian penerima manfaat adalah para tukang ojek, baik online maupun pangkalan. Diliburkannya sekolah, perkuliahan, perkantoran, serta tidak beroperasinya layanan angkutan publik membuat orderan turun drastis.

"Tidak sedikit dari kami yang sehari cuma dapat Rp 30.000, bahkan tidak sedikit yang kurang dari itu," kata Pupun Ariyanto (29) salah seorang driver ojek online.

Padahal jika kondisi normal, rata-rata ia bisa memperoleh penghasilan Rp 150.000. "Ini saja saya berangkat dari jam 7 pagi sampai sekarang jam dua siang baru dapat Rp 24.000," lanjutnya.

Pupun dan seluruh penerima bantuan ACT berharap  agar situasi ini segera berakhir sehingga bisa mendapatkan penghasilan yang mencukupi.

Bukan hanya masyarakat umum, tenaga medis yang senantiasa berjuang di garda terdepan penanganan wabah ini juga mendapatkan apresiasi dan dukungan berupa pemberian paket vitamin dan paket alat pelindung diri (APD).

Selain sebagai bentuk dukungan, hal tersebut juga sebagai bentuk kepedulian masyarakat dan ACT kepada para petugas medis agar senantiasa terjaga diri dan kesehatanya.

RSU dr Suyudi, Paciran Lamongan merupakan salah satu penerima manfaat melalui managemen yakni dr Deny Fianto, SpPd. Dia mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada masyarakat yang senantiasa peduli dan memberikan dukungan kepada para tenaga medis.

"Kami berterimakasih atas bantuan dan dukungan kepada kami selaku tim medis, dan kami berharap untuk senantiasa diberikan kemudahan dan kekuatan dalam menjalankan amanah besar ini," ungkapnya mewakili rekan-rekan sesama tim medis.

Mashudi menuturkan bahwa ACT total telah menyerahkan bantuan donasi sebanyak 58.745 paket selama masa pandemi. Terhitung sejak awal bulan Maret hingga akhir bulan Juni 2020. "Paket donasi meliputi bantuan pangan siap saji, sembako, modal usaha, dan bantuan tenaga medis untuk seluruh Wilayah Jawa Timur," imbuh Mashudin.

"Insya Allah paket bantuan ACT Jatim terkait Covid-19 akan terus kami salurkan mengingat wabah ini masih tersebar di tengah masyarakat dan masih memberikan dampak kurang baik bagi sebagian masyarakat," tukasnya. (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Rektor UIN Maliki Malang: Idul Adha Mengajarkan Ikhlas
    Rektor UIN Maliki Malang: Idul Adha Mengajarkan Ikhlas
    04/08/2020 - 11:30
  • Lia Isthifama Raih Gelar Doktor
    Lia Isthifama Raih Gelar Doktor
    04/08/2020 - 11:29
  • HR Nurjati Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Lombok Utara, Ini Pesan Bupati Najmul Akhyar
    HR Nurjati Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Lombok Utara, Ini Pesan Bupati Najmul Akhyar
    04/08/2020 - 11:20
  • Peringatan HUT ke-75 RI di Majalengka Tetap Dilakukan dengan Protokol Kesehatan
    Peringatan HUT ke-75 RI di Majalengka Tetap Dilakukan dengan Protokol Kesehatan
    04/08/2020 - 11:19
  • Kemenag RI: KIP Kuliah Boleh Diberikan ke Mahasiswa Terdampak Covid
    Kemenag RI: KIP Kuliah Boleh Diberikan ke Mahasiswa Terdampak Covid
    04/08/2020 - 11:15
  • Polemik Penerbitan IMB Swalayan Vionata Genteng Masih Mengambang
    Polemik Penerbitan IMB Swalayan Vionata Genteng Masih Mengambang
    04/08/2020 - 11:12
  • Gerakan Pakai Masker dan upaya  Mencegah
    Gerakan Pakai Masker dan upaya  Mencegah "Death Spiral" Dalam Penanganan Krisis
    04/08/2020 - 10:33
  • Keren, Mahasiswa Polindra Indramayu Berhasil Ciptakan Pintu Otomatis Pendeteksi Masker dan Suhu Tubuh
    Keren, Mahasiswa Polindra Indramayu Berhasil Ciptakan Pintu Otomatis Pendeteksi Masker dan Suhu Tubuh
    04/08/2020 - 10:21
  • Bantah Klaim Risma, Pakar Epidemiologi Unair Sebut Surabaya seperti Semangka
    Bantah Klaim Risma, Pakar Epidemiologi Unair Sebut Surabaya seperti Semangka
    04/08/2020 - 10:15
  • Quds Royal Hotel Surabaya Buka Kembali
    Quds Royal Hotel Surabaya Buka Kembali
    04/08/2020 - 10:09

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Gerakan Pakai Masker dan upaya  Mencegah
    Gerakan Pakai Masker dan upaya  Mencegah "Death Spiral" Dalam Penanganan Krisis
    04/08/2020 - 10:33
  • Duri-Duri Korupsi
    Duri-Duri Korupsi
    03/08/2020 - 14:10
  • Dasar Pembelajaran Daring
    Dasar Pembelajaran Daring
    03/08/2020 - 10:22
  • Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    03/08/2020 - 10:17
  • Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    01/08/2020 - 16:05
  • Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    01/08/2020 - 15:09
  • Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    01/08/2020 - 14:32
  • Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    31/07/2020 - 21:03
  • Rocky Gerung: Prostitusi Politik Lebih Buruk daripada Prostitusi Online
    Rocky Gerung: Prostitusi Politik Lebih Buruk daripada Prostitusi Online
    04/08/2020 - 12:37
  • Cerita Pilu Bayi di Lamongan Dibuang di Jalan, Lalu Tewas Terlindas Truk
    Cerita Pilu Bayi di Lamongan Dibuang di Jalan, Lalu Tewas Terlindas Truk
    04/08/2020 - 12:37
  • Digelar Tengah Pekan Ini, Berikut Jadwal Liga Europa Babak 16 Besar
    Digelar Tengah Pekan Ini, Berikut Jadwal Liga Europa Babak 16 Besar
    04/08/2020 - 12:36
  • Banyak yang Kangen, Ini Mobil Sir Alex Ferguson yang Kelewat Elegan
    Banyak yang Kangen, Ini Mobil Sir Alex Ferguson yang Kelewat Elegan
    04/08/2020 - 12:35
  • Tak Puas Servis Sang Istri, Satpam di Tangerang Cabuli Anak Tetangga
    Tak Puas Servis Sang Istri, Satpam di Tangerang Cabuli Anak Tetangga
    04/08/2020 - 12:34
  • Kompol Ocha, Polwan Paling Ditakuti Bandar Narkoba
    Kompol Ocha, Polwan Paling Ditakuti Bandar Narkoba
    04/08/2020 - 06:30
  • Gila, Cerita Miris Kakak Michael Jackson Dipaksa ML dengan Mike Tyson
    Gila, Cerita Miris Kakak Michael Jackson Dipaksa ML dengan Mike Tyson
    04/08/2020 - 06:48
  • Prabowo: Tukang Cuci Baju Saya Sekarang Jadi Menteri
    Prabowo: Tukang Cuci Baju Saya Sekarang Jadi Menteri
    04/08/2020 - 08:02
  • Dipolisikan, Anji dan Hadi Pranoto Terancam Hukuman Berat
    Dipolisikan, Anji dan Hadi Pranoto Terancam Hukuman Berat
    04/08/2020 - 04:30
  • Amerika dalam Bahaya, Ribuan Aksi Mata-mata Militer Ketahuan China
    Amerika dalam Bahaya, Ribuan Aksi Mata-mata Militer Ketahuan China
    04/08/2020 - 04:58