Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Prevensi Etis Dalam Kedinamikaan Kejahatan

Kamis, 02 Juli 2020 - 11:20 | 13.80k
Prevensi Etis Dalam Kedinamikaan Kejahatan
Sunardi, KPS Magister Kenotariatan Program Pascasarjana, Universitas Islam Malang (UNISMA).
FOKUS

Universitas Islam Malang

TIMESINDONESIA, MALANG – Kita paham, bahwa salah satu gejala sosial   yang biasanya dinamakan keja­hatan merupakan suatu perilaku yang dianggap menyimpang atau membahayakan masyarakat, karena dari kejahatan ini, ada seseorang atau banyak orang dirugikan atau menjadi korbannya.

Dalam bahasa lain, tindak pidana atau kejahatan adalah perbuatan manusia yang melanggar atau bertentangan dengan apa yang ditentukan dalam kaidah hukum, tegasnya perbuatan yang melanggar larangan yang ditetapkan dalam kaidah hukum, dan tidak memenuhi atau melawan perintah-perintah yang telah ditetapkan dalam kaidah hukum yang berlaku dalam masyarakat dimana yang bersangkutan bertempat tinggal.

Diakui atau tidak, bahwa berkembangnya teknologi dan masuknya modernisasi membawa dampak yang cukup serius bagi moral masyarakat. Sadar atau tidak, kemajuan zaman telah mendorong terjadinya krisis moral.

Sudah terbukti, kemajuan tidak selalu membawa kebaikan. Dapat terbaca dimana-mana adanya praktik tidak etis yang mengakibatkan mencuat atau terjadinya tindak kejahatan, sehingga kejahatan menjadi sisi mata uang dari banyaknya orang yang menyepelekan  urusan etis (moral).

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Krisis moral tersebut dapat dipicu oleh ketidakmampuan untuk menyaring informasi dan budaya yang masuk sehingga sangat mungkin krisis moral ini akan memacu timbulnya kejahatan dalam masyarakat.

Hal itu juga perlu disadari bahwa kejahatan dapat dilakukan oleh siapapun dan terhadap siapapun. Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju maka semakin meningkat pula kejahatan yang terjadi di lingkungan masyarakat misalnya pencurian, pembunuhan, perampokan, penipuan, penggelapan, perkosaan, penculikan dan sebagainya.

Masyarakat memang tidak menginginkan kehidupannya serba tidak nyaman dan tidak harmonis, akan tetapi masyarakat juga seringkali tidak mampu mencegah atau menanggulangi kriminalitas yang berdampak buruk terhadap dirinya, karena lahirnya atau terjadinya dan maraknya kejahatan adalah terkait dengan pola hidup dalam berbudaya, berekonomi, dan berinteraksi sosial yang mendorong terjadinya tindak kejahatan.              

Terbaca pula dalam fakta, kejahatan merupakan fenomena kehidupan masyarakat, karena itu tidak dapat lepas dari ruang dan waktu. Naik turunnya kejahatan tergantung kepada keadaan masyarakat, keadaan politik, kebudayaan, hokum  dan lain sebagainya yang berkembang di masyarakat.

Kejahatan sebagai fenomena sosial yang terjadi di muka bumi mungkin tidak akan ada habis-habisnya. Mengenai masalah ini dapat dilihat dari pemberitaan media massa seperti surat kabar, majalah dan televisi yang selalu saja memuat berita tentang terjadinya kejahatan.

Tampaknya masalah kejahatan ini akan selalu berkembang (dinamis), baik itu dilihat dari segi kuantitas. Ada saja seseorang atau sekleompok orang yang menunjukkan “kreatifitasnya” dalam melakukan pelanggaran norma-norma hukum. Mereka seperti tidak kehabisan cara atau modus operandi untuk mempelajari dan “menemukan” kebaruan dari tindak kejahatan yang dilakukannya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Di  wilayah atau daerah perkotaan misalnya kejahatannya berkembang terus sejalan dengan berkembangnya kota selalu disertai dengan perkembangan kualitas dan kuantitas pelanggaran norma-norma etik. Tentu saja  akibat perkembangan ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat dan pemerintahan, yang dapat mengindikasikan tingkat kerentanan stabilitas kamtibmas.

Dapat terbaca di masyarakat pula, bahwa tidak sedikit tindak kejahatan yang semula dianggap tidak mungkin dilakukan oleh manusia yang hidup di negara ini, ternyata benar-benar bisa terjadi dan sangat tidak beradab atau membuat gempar di masyarakat.

Pola kriminalitas pun bermacam-macam. Ada yang tidak diduga, ternyata bisa terjadi. Seseorang yang semula dikenal pendiam atau seperti tidak cocok sebagai pelaku kejahatan bercorak sadisme, ternyata kejahatan yang dilakukannya menimbulkan kegemparan di masyarakat akibat kejahatan yang dilakukannya mengerikan dan mengakibatkan korban cukup banyak.

Kejahatan sebagai fenomena sosial yang terjadi di muka bumi mungkin tidak akan ada habis-habisnya. Mengenai masalah ini dapat dilihat dari pemberitaan media massa seperti surat kabar, majalah dan televisi yang selalu saja memuat berita tentang terjadinya kejahatan.

Atas dasar itu, maka sebaiknya setiap subyek sosial berusaha maksimal mengedepankan langkah preventif, khususnya secara etis supaya benih-benih kejahtan tidak bermunculan di tengah kehidupan atau minimal di ranah ekologis pergaulannya. Kalau setiap subyek sosial bisa atau berusah keras melakukannya, maka tidak perlu khawatir dengan konstruksi tertib kehidupannya yang damai dan sejahtera. Tidak ada upaya yang gratis, semuanya ini butuh kerja keras atau “kinerja sosial” yang tidak kenal lelah.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Sunardi, KPS Magister Kenotariatan Program Pascasarjana, Universitas Islam Malang (UNISMA).

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • PUSKAPEL UB Gandeng Pelaku Usaha Tempat Kos Bangkit dari Covid-19
    PUSKAPEL UB Gandeng Pelaku Usaha Tempat Kos Bangkit dari Covid-19
    15/08/2020 - 15:04
  • Pengamat Analisa Calon Perempuan Terkuat di Pilwali Surabaya, Yusub: Jelas Lia Istifhama
    Pengamat Analisa Calon Perempuan Terkuat di Pilwali Surabaya, Yusub: Jelas Lia Istifhama
    15/08/2020 - 14:58
  • Kabar Bahagia, 5 Kelurahan di Surabaya Sudah Nol Kasus Covid-19
    Kabar Bahagia, 5 Kelurahan di Surabaya Sudah Nol Kasus Covid-19
    15/08/2020 - 14:51
  • HUT ke-75 RI, 75 Atlet Paralayang Kibarkan Bendera Merah Putih
    HUT ke-75 RI, 75 Atlet Paralayang Kibarkan Bendera Merah Putih
    15/08/2020 - 14:45
  • Begini Cara Desa di Kabupaten Lamongan ini Menjaga Kelestarian Kesenian Jaranan
    Begini Cara Desa di Kabupaten Lamongan ini Menjaga Kelestarian Kesenian Jaranan
    15/08/2020 - 14:38
  • SOMAD Labura Ajak Anak Muda dan Masyarakat Kembalikan Gairah Demokrasi
    SOMAD Labura Ajak Anak Muda dan Masyarakat Kembalikan Gairah Demokrasi
    15/08/2020 - 14:33
  • Peugeot Global Kenalkan Material Ramah Lingkungan
    Peugeot Global Kenalkan Material Ramah Lingkungan
    15/08/2020 - 14:27
  • HUT 75 RI, KAI Bagi-Bagi Voucher di KA Purwojaya Tepat 17 Agustus Nanti
    HUT 75 RI, KAI Bagi-Bagi Voucher di KA Purwojaya Tepat 17 Agustus Nanti
    15/08/2020 - 14:21
  • Pengaruh Kuliner Asing di Kota Palopo
    Pengaruh Kuliner Asing di Kota Palopo
    15/08/2020 - 14:16
  • Kapolres Ponorogo Berikan Penghargaan kepada Bidan Desa
    Kapolres Ponorogo Berikan Penghargaan kepada Bidan Desa
    15/08/2020 - 14:10

TIMES TV

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

11/08/2020 - 12:48

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo
Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi

Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi
Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pengaruh Kuliner Asing di Kota Palopo
    Pengaruh Kuliner Asing di Kota Palopo
    15/08/2020 - 14:16
  • Gara-gara Warna, Sekolah menjadi Klaster Baru
    Gara-gara Warna, Sekolah menjadi Klaster Baru
    15/08/2020 - 12:58
  • Kurikulum Taman Kanak-Kanak, Apa Saja Isinya?
    Kurikulum Taman Kanak-Kanak, Apa Saja Isinya?
    15/08/2020 - 12:29
  • Menyelamatkan Umat dari Benturan Peradaban
    Menyelamatkan Umat dari Benturan Peradaban
    15/08/2020 - 05:36
  • Aktivis Sok Bijak vs Kader Tiktok
    Aktivis Sok Bijak vs Kader Tiktok
    15/08/2020 - 03:35
  • RUU Cipta Kerja Omnibus Law, Bukan untuk Rakyat Kecil?
    RUU Cipta Kerja Omnibus Law, Bukan untuk Rakyat Kecil?
    14/08/2020 - 22:35
  • Menyoal Keseriusan Dinas Pendidikan Mencegah Penularan Covid-19
    Menyoal Keseriusan Dinas Pendidikan Mencegah Penularan Covid-19
    14/08/2020 - 21:20
  • Resesi Tahun 2020-an dan Lingkungan Global yang Berubah
    Resesi Tahun 2020-an dan Lingkungan Global yang Berubah
    14/08/2020 - 17:56
  • Puncak Macet Parah  Jelang Libur Hari Kemerdekaan
    Puncak Macet Parah Jelang Libur Hari Kemerdekaan
    15/08/2020 - 15:06
  • Lesti Ungkap Cerita di Balik Pembuatan Lagu Kulepas Dengan Ikhlas
    Lesti Ungkap Cerita di Balik Pembuatan Lagu Kulepas Dengan Ikhlas
    15/08/2020 - 15:05
  • Pabrik Hampir Rampung, Mazda dan Toyota Kucurkan Dana Tambahan
    Pabrik Hampir Rampung, Mazda dan Toyota Kucurkan Dana Tambahan
    15/08/2020 - 15:05
  • Jalur Puncak Siang Ini Macet, Polisi Berlakukan Oneway Arah Jakarta
    Jalur Puncak Siang Ini Macet, Polisi Berlakukan Oneway Arah Jakarta
    15/08/2020 - 15:03
  • Sultan HB X Tolak Wacana Membuka Data Pasien COVID-19
    Sultan HB X Tolak Wacana Membuka Data Pasien COVID-19
    15/08/2020 - 15:02
  • Bongkar Borok Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti, Tangan Hancurkan Tembok
    Bongkar Borok Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti, Tangan Hancurkan Tembok
    15/08/2020 - 00:51
  • Messi Syok Berat, Cuma Diam di Ruang Ganti Usai Barca Dibantai Bayern
    Messi Syok Berat, Cuma Diam di Ruang Ganti Usai Barca Dibantai Bayern
    15/08/2020 - 06:50
  • Kepalsuan Sadis Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti Hindari Peluru
    Kepalsuan Sadis Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti Hindari Peluru
    15/08/2020 - 02:09
  • Marinir TNI Latihan Perang di Samudera Paling Misterius di Dunia
    Marinir TNI Latihan Perang di Samudera Paling Misterius di Dunia
    15/08/2020 - 07:00
  • Tawa Coutinho Bisa Bantai Barcelona Usai Jadi Pemain Buangan
    Tawa Coutinho Bisa Bantai Barcelona Usai Jadi Pemain Buangan
    15/08/2020 - 07:16