Kopi TIMES

Mahasiswa Dilema, Daring Tak Kunjung Sirna

Rabu, 01 Juli 2020 - 21:28 | 11.51k
Mahasiswa Dilema, Daring Tak Kunjung Sirna
Riska Afdiyanti, Mahasiswi prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jember.
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, JEMBER – Dalam sebuah group chat via aplikasi komunikasi, penulis yang masih berstatus mahasiswa, beserta teman-teman mengeluhkan tentang sistem pembelajaran secara daring. Mulai dari tugas yang kian menumpuk hingga masalah psikologis yang ditimbulkan akibat berada di rumah terlalu lama.

Pada 17 Maret 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) mengeluarkan surat edaran mengenai pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah (work from home). 

Istilah daring sering kita dengar pada banyak kesempatan, namun apakah sebenarnya daring itu. Daring adalah singkatan dari “dalam jaringan”. Jaringan yang dimaksud disini merupakan jaringan internet atau kita lebih mengenalnya dengan istilah online. Jadi daring merupakan segala macam bentuk kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan jaringan internet di dalamnya. 

Sejak menerapkan pembelajaran secara daring, dosen atau mahasiswa menjadi lebih rajin berinteraksi dengan gawai mereka untuk memeriksa apakah ada tugas yang diberikan, pekerjaan atau sekedar bersantai untuk menghibur diri karena tidak bisa melakukan aktivitas diluar rumah. 

Bersosialisasi bagi manusia merupakan sebuah kewajiban, karena manusia itu sendiri termasuk makhluk sosial. Selain itu, bersosialisasi juga dapat mencegah depresi atau stress. Maka, sudah sepatutnya mahasiswa atau pelajar merindukan suasana tempat belajar mereka.

Berkomunikasi melalui media memang memberi kemudahan, akan tetapi terkadang menimbulkan sebuah kesalahpahaman atau miskomunikasi. 
pembelajaran secara daring dapat melatih kita dalam hal disiplin. karena tidak harus berangkat ke kampus, cukup dengan menggunakan gawai yang kita punya, maka sudah dapat mengikuti pembelajaran. Tentunya harus didukung dengan adanya koneksi internet.  

Namun apakah hal itu benar adanya? nyatanya mahasiswa pada era pembelajaran daring masih belum mampu dalam hal disiplin waktu. Mereka lebih memilih untuk  tidak mengikuti pembelajaran karena memiliki alasan yang berbeda-beda. Mulai dari krisis jaringan internet, jam pelajaran yang dimulai terlalu pagi, sibuk dengan aktivitas lainnya, sampai dengan rasa malas atau bosan dengan sistem pembelajaran yang seperti itu-itu saja. 

Sebagai contoh pada sebuah group mata kuliah, mahasiswa terlebih dahulu di perkenankan untuk membagikan lokasi sebagai sebuah bukti kehadiran (absensi), yang kemudian dilanjutkan dengan pembahasan materi perkuliahan. Akan tetapi, setelah pembelajaran berakhir masih terdapat mahasiswa yang melakukan absensi. Hal ini sangat tidak masuk akal, karena jika kita melihat generasi pada saat ini merupakan generasi milenial, yang mana mereka tidak bisa lepas dari gadget.  

Kemudian model pembelajaran yang terlalu monoton. Model pembelajaran yang dapat dilakukan pada era pendemi ini cenderung sama, yaitu berupa pemberian tugas secara langsung, model ceramah, dan lain-lain. Semua dilakukan via daring. Kegiatan belajar secara terus menerus dengan model yang sama, dapat menimbulkan rasa bosan, sehingga tenaga pendidik harus memiliki strategi lainnya, agar mahasiswa tidak merasa bosan dan jenuh. 

Dalam permasalahan ini sebenarnya kedua belah pihak memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing. Dosen sebagai sumber informasi sekaligus pengkonsep pembelajaran, harus menemukan metode-metode pembelajaran yang sesuai. Kemudian mahasiswa, tidak hanya bersifat pasif terhadap model pembelajaran yang dirasa kurang menggugah minat belajarnya.

Karena sistem pembelajaran dilakukan dengan berbasis media, maka akan terjadi sebuah gangguan atau noise didalamnya. Berdasarkan model komunikasi Shannon Weaver, kegiatan belajar mengajar secara daring, yang melibatkan saluran (channel) dalam arti media, akan mengalami gangguan. Gangguan dapat berasal dari dalam atau luar sumber dan penerima  informasi. 

Dalam pelaksanaanya, memang benar terdapat gangguan dalam kegiatan belajar mengajar secara daring. Mulai dari ketidak pahaman terhadap materi yang diberikan, sehingga harus mengulang atau memahami dengan betul materi yang disampaikan. Selain itu juga terdapat gangguan lainnya.  Hal ini tentu akan berbeda apabila kegiatan belajar mengajar dilakukan secara konvensional (tatap muka), dimana gangguan-gangguan yang telah disebutkan diatas dapat teratasi dengan baik.    

Pembelajaran secara daring memang memberikan kemudahan bagi semua elemen yang berada di sekitarnya. Terutama bagi mahasiswa. Ini merupakan salah satu cara untuk mulai terbiasa dengan perkembangan teknologi yang akan datang (khususnya dalam bidang pendidikan) yang tentunya akan lebih luar biasa lagi, akan tetapi kemampuan dan persebaran teknologi di Indonesia masih perlu untuk di kembangkan. Hendaknya dapat dimulai dengan penyelesaian permasalahan jaringan telekomunikasi yang tidak merata.    

***

*)Oleh: Riska Afdiyanti, Mahasiswi prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jember.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Take a Glance at The Beautiful Ambience of Majalengka at Night
    Take a Glance at The Beautiful Ambience of Majalengka at Night
    14/07/2020 - 01:06
  • Sanksi Dicabut, Manchester City Bisa Bermain di Liga Champion Eropa
    Sanksi Dicabut, Manchester City Bisa Bermain di Liga Champion Eropa
    14/07/2020 - 00:06
  • Demi Kepercayaan Publik, Kemenparekraf: Pengusaha Hotel Harus Terapkan Protokol Kesehatan
    Demi Kepercayaan Publik, Kemenparekraf: Pengusaha Hotel Harus Terapkan Protokol Kesehatan
    13/07/2020 - 23:55
  • Surat Kesiapan Baru Masuk, Pemkot Bandung Percepat Aktivasi Ojol Angkut Penumpang
    Surat Kesiapan Baru Masuk, Pemkot Bandung Percepat Aktivasi Ojol Angkut Penumpang
    13/07/2020 - 23:48
  • Cerita Ria Sonia, Bocah Penderita Bocor Ginjal di Majalengka Datangi Polsek Minta Bantuan
    Cerita Ria Sonia, Bocah Penderita Bocor Ginjal di Majalengka Datangi Polsek Minta Bantuan
    13/07/2020 - 23:43
  • Kapolres Ngawi Ajak Perguruan Silat Jaga Situasi Kondusif Jelang Muharam
    Kapolres Ngawi Ajak Perguruan Silat Jaga Situasi Kondusif Jelang Muharam
    13/07/2020 - 23:36
  • Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    13/07/2020 - 23:29
  • Jusuf Kalla: Covid-19 Peluang untuk Kemandirian Bangsa
    Jusuf Kalla: Covid-19 Peluang untuk Kemandirian Bangsa
    13/07/2020 - 23:18
  • Tahun Ajaran Baru 2020:  Senang Dapat Teman Baru, Sedih Besok Libur Lagi
    Tahun Ajaran Baru 2020:  Senang Dapat Teman Baru, Sedih Besok Libur Lagi
    13/07/2020 - 23:11
  • Kementerian PUPR RI Rampungkan Penataan Kebun Raya Purwodadi
    Kementerian PUPR RI Rampungkan Penataan Kebun Raya Purwodadi
    13/07/2020 - 23:08

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    13/07/2020 - 23:29
  • Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    13/07/2020 - 22:00
  • Spirit Kuliah Daring
    Spirit Kuliah Daring
    13/07/2020 - 21:03
  • Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    13/07/2020 - 20:15
  • Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    13/07/2020 - 19:38
  • Tiga Paslon Pilkada Tangsel, Ini Peta Kekuatannya
    Tiga Paslon Pilkada Tangsel, Ini Peta Kekuatannya
    13/07/2020 - 17:12
  • Pilkada 2020 dan Momentum Lahirnya Pemimpin Dengan Gaya Baru
    Pilkada 2020 dan Momentum Lahirnya Pemimpin Dengan Gaya Baru
    13/07/2020 - 16:11
  • Membangun Peradaban Meritokrasi di Era Bonus Demografi
    Membangun Peradaban Meritokrasi di Era Bonus Demografi
    13/07/2020 - 15:50
  • Manchester City Bebas dari Sanksi UEFA, Presiden La Liga Sewot
    Manchester City Bebas dari Sanksi UEFA, Presiden La Liga Sewot
    14/07/2020 - 01:00
  • Polda DIY Gelar Operasi Pekat, Kasus Narkoba dan Miras Paling Banyak Tinggi
    Polda DIY Gelar Operasi Pekat, Kasus Narkoba dan Miras Paling Banyak Tinggi
    14/07/2020 - 00:50
  • Jokowi Sebut Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19 Mulai Denda Hingga Tipiring
    Jokowi Sebut Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19 Mulai Denda Hingga Tipiring
    14/07/2020 - 00:30
  • Sidang Kasus Turi, Saksi Sebut Susur Sungai Tak Penuhi Standar Keselamatan
    Sidang Kasus Turi, Saksi Sebut Susur Sungai Tak Penuhi Standar Keselamatan
    14/07/2020 - 00:19
  • Pemerintah akan Prioritaskan Tes PCR Dibanding Rapid Test di Masa Mendatang
    Pemerintah akan Prioritaskan Tes PCR Dibanding Rapid Test di Masa Mendatang
    14/07/2020 - 00:10
  • Oral Seks Ala Burung, Bikin Pasangan Ketagihan
    Oral Seks Ala Burung, Bikin Pasangan Ketagihan
    14/07/2020 - 00:02
  • PSSI Jawa Barat: Pertandingan Tarkam Aniaya Wasit Tanpa Rekomendasi
    PSSI Jawa Barat: Pertandingan Tarkam Aniaya Wasit Tanpa Rekomendasi
    14/07/2020 - 00:00
  • Selamat! Aurel Hermansyah Dilamar Atta Halilintar
    Selamat! Aurel Hermansyah Dilamar Atta Halilintar
    14/07/2020 - 00:10
  • Aksi Marshanda Jadi Pelakor Dibanjiri Pujian Warganet
    Aksi Marshanda Jadi Pelakor Dibanjiri Pujian Warganet
    14/07/2020 - 00:30
  • TKI Sulasih Disiksa di Arab Saudi, Kini Kritis Tubuh Penuh Luka
    TKI Sulasih Disiksa di Arab Saudi, Kini Kritis Tubuh Penuh Luka
    14/07/2020 - 00:15