Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Menghargai Kecerdasan Anak

Selasa, 30 Juni 2020 - 21:05 | 5.24k
Menghargai Kecerdasan Anak
Abdul Halim Fathani, Pemerhati Pendidikan dan Dosen Pendidikan Matematika Universitas Islam Malang.
FOKUS

Universitas Islam Malang

TIMESINDONESIA, MALANGKECERDASAN merupakan salah satu anugerah besar yang diberikan Tuhan kepada manusia dan menjadikannya sebagai salah satu kelebihan manusia dibandingkan dengan makhluk lainnya. Dengan kecerdasannya, manusia dapat terus-menerus mempertahankan, memberdayakan, dan meningkatkan kualitas hidupnya yang semakin kompleks, melalui proses berfikir dan belajar secara dinamis dan berkelanjutan.

Selama ini, kebanyakan masyarakat terutama orangtua/guru menilai anak/siswa yang cerdas adalah anak yang pintar di bidang hitung-hitungan (matematika-logis) dan baca-tulis (linguistik) saja. Jika sang anak mendapat nilai 100 pada matapelajaran matematika/bahasa, maka orangtua pasti senang karena anaknya “dianggap sudah pintar”. Tetapi, kasus lain, jika anaknya memiliki nilai matematika di bawah rata-rata, sedangkan anaknya ahli –bahkan sering juara- di bidang olahraga/musik, maka tidak jarang dijumpai sikap orangtua/guru pasti “tenang-tenang” saja (baca: cuek).

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Hal ini disebabkan, dalam paradigma mereka, anak yang sering juara olahraga/musik, tetapi lemah di bidang matematika/bahasa tersebut tidak bisa dibanggakan dalam masa depannya. Padahal sesungguhnya, setiap anak yang dilahirkan adalah cerdas dengan membawa potensi dan keunikan masing-masing yang memungkinkan mereka untuk menjadi individu yang cerdas dalam bidangnya.

Howard Gardner dalam bukunya yang berjudul Multiple Intelligences, menyatakan terdapat sembilan kecerdasan pada manusia yaitu: kecerdasan linguistik/ verbal/ bahasa, kecerdasan matematis logis, kecerdasan visual/ ruang/ spasial, kecerdasan musikal/ritmis, kecerdasan kinestetik jasmani, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan naturalis, dan kecerdasan eksistensial.

Tugas orangtua dan pendidiklah mempertahankan sifat-sifat yang menjadi dasar kecerdasan anak agar bertahan sampai tumbuh dewasa, dengan memberikan faktor lingkungan dan stimulasi yang baik untuk merangsang dan mengoptimalkan fungsi otak dan kecerdasan anak.

Sejauh ini, terkait penerapan konsep multiple intelligence dalam sistem pendidikan juga terkesan ala kadarnya. Agaknya sulit untuk mengubah model penerapan tersebut, karena paradigma dan kebiasaan “salah” yang selama ini dilakasakan telah mengakar kuat. Di lembaga pendidikan formal hanya dua jenis kecerdasan yang diakui sebagai tolok ukur keberhasilan atau prestasi siswa. Khususnya kecerdasan yang menyangkut bahasa dan matematika (hal ini juga tercermin dalam penyelenggaraan UN/SPMB/SBMPTN).

Faktanya, banyak orangtua yang sering kali menekankan agar anak berprestasi secara akademik di sekolah. Agar mereka menjadi juara kelas dengan harapan ketika dewasa bisa memasuki perguruan tinggi favorit. Masyarakat pun mempunyai kepercayaan bahwa sukses di sekolah adalah kunci kesuksesan hidup di masa depan.

Ternyata, “kesalahan paradigma” tersebut juga menjangkiti sistem pendidikan anak usia dini (PAUD). Selama ini banyak lembaga PAUD yang salah dalam memperlakukan anak didiknya. Mereka “lupa” bahwa dunia anak sebenarnya adalah dunia bermain. Uniknya, setiap anak boleh mencoba segala sesuatu dan boleh melakukan kesalahan. Seharusnya, PAUD “hanya” ditujukan untuk menstimulasi atau merangsang semua potensi anak, baik jasmani maupun rohani sebelum memasuki pendidikan lebih lanjut.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Bahkan, terdapat lembaga PAUD mengajarkan materi yang terlalu berat dan tidak sesuai dengan kemampuan anak. Hal tersebut harus segera ditindaklanjuti mengingat anak usia dini merupakan komunitas yang sedang dalam masa pertumbuhan, sehingga memerlukan penanganan yang tepat. Jangan sampai para guru PAUD mengajarkan sesuatu yang terlalu berat bagi anak-anak. Kalaupun memang harus diberi pelajaran membaca, menulis, dan berhitung, para guru harus menggunakan cara yang menarik dan menyenangkan, menyesuaikan dengan perkembangan kecerdasan sang anak.

PAUD dimaksudkan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak pada usia dini agar dapat tumbuh-kembang secara sehat dan optimal sesuai dengan aspek perkembangan dan keperluan kehidupan anak selanjutnya.

PAUD memiliki fungsi: Pengembangan segenap potensi anak; Penanaman nilai dan norma kehidupan; Pembentukan dan pembiasaan perilaku yang diharapkan; Pengembangan pengetahuan dan keterampilan dasar; Pengembangan motivasi dan sikap belajar yang positif.

Dengan demikian, hemat penulis penyelenggaraan proses pembelajaran PAUD harus lebih diarahkan pada pengembangan potensi kecerdasan anak. Singkatnya, baik orangtua/guru tidak perlu memaksakan anak harus pintar di bidang ini-itu. Tetapi, yang penting adalah bagaimana kita dapat mengidentifikasi kecenderungan kecerdasan yang dimiliki anak, lalu bagaimana kita berupaya untuk mengembangkannya. Kita harus menghargai kecerdasan anak sesuai dengan ‘fitrah’nya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Abdul Halim Fathani, Pemerhati Pendidikan dan Dosen Pendidikan Matematika Universitas Islam Malang.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • This is How Madurese Served Their Mung Bean Porridge a.k.a Kaldu
    This is How Madurese Served Their Mung Bean Porridge a.k.a Kaldu
    15/07/2020 - 01:20
  • Almarhum Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Pernah Raih Gelar Tokoh Birokrasi PWI
    Almarhum Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Pernah Raih Gelar Tokoh Birokrasi PWI
    15/07/2020 - 00:51
  • Health Benefits of Cheese
    Health Benefits of Cheese
    15/07/2020 - 00:22
  • Pesta Wisuda UNS Sumbang 25 Kasus Positif Covid-19 Baru di Solo
    Pesta Wisuda UNS Sumbang 25 Kasus Positif Covid-19 Baru di Solo
    15/07/2020 - 00:05
  • Pandemi Covid-19, Angkutan Kota Banjarnegara Kehilangan 60 Persen Penumpang
    Pandemi Covid-19, Angkutan Kota Banjarnegara Kehilangan 60 Persen Penumpang
    14/07/2020 - 23:57
  • Diprediksi Akan Ada Duel Kader Muda dalam Musda DPD Golkar Bondowoso 
    Diprediksi Akan Ada Duel Kader Muda dalam Musda DPD Golkar Bondowoso 
    14/07/2020 - 23:51
  • Ketika
    Ketika "Liburan" Tiba, Catatan Perjalanan Anggota Gugus Tugas Egy Massadiah
    14/07/2020 - 23:46
  • Kunjungi Yonarmed 12/Divif 2 Ngawi, Danmenarmed 1 Kostrad Beri Pesan Khusus
    Kunjungi Yonarmed 12/Divif 2 Ngawi, Danmenarmed 1 Kostrad Beri Pesan Khusus
    14/07/2020 - 23:44
  • Disperindagkop Pagaralam Data 350 Jenis Alat UTTP Bertanda Sah
    Disperindagkop Pagaralam Data 350 Jenis Alat UTTP Bertanda Sah
    14/07/2020 - 23:40
  • Kementerian PUPR RI Gerak Cepat Bantu Penanganan Darurat Banjir Bandang di Luwu Utara
    Kementerian PUPR RI Gerak Cepat Bantu Penanganan Darurat Banjir Bandang di Luwu Utara
    14/07/2020 - 23:35

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    14/07/2020 - 20:40
  • Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    14/07/2020 - 16:07
  • Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    14/07/2020 - 15:00
  • Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    13/07/2020 - 23:29
  • Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    13/07/2020 - 22:00
  • Spirit Kuliah Daring
    Spirit Kuliah Daring
    13/07/2020 - 21:03
  • Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    13/07/2020 - 20:15
  • Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    13/07/2020 - 19:38
  • Istana Ungkap Satu dari 18 Lembaga yang Mau Dibubarkan Jokowi
    Istana Ungkap Satu dari 18 Lembaga yang Mau Dibubarkan Jokowi
    15/07/2020 - 01:25
  • Madura United Tetap Ingin Bermarkas di Stadion Gelora Bangkalan
    Madura United Tetap Ingin Bermarkas di Stadion Gelora Bangkalan
    15/07/2020 - 01:00
  • ICW Desak Jokowi Cabut Perpres Program Kartu Prakerja Baru, Ini Kata Istana
    ICW Desak Jokowi Cabut Perpres Program Kartu Prakerja Baru, Ini Kata Istana
    15/07/2020 - 00:20
  • Ikut Acuan WHO Jadi Dasar Menkes Terawan Ubah Istilah ODP, PDP dan OTG
    Ikut Acuan WHO Jadi Dasar Menkes Terawan Ubah Istilah ODP, PDP dan OTG
    15/07/2020 - 00:00
  • Raja Sapta: Indonesia Berpeluang Besar Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032
    Raja Sapta: Indonesia Berpeluang Besar Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032
    14/07/2020 - 23:20
  • Ngerinya Pesilat Cantik Indonesia Pamer Ilmu Membelah Api
    Ngerinya Pesilat Cantik Indonesia Pamer Ilmu Membelah Api
    15/07/2020 - 00:06
  • Pemerintah RI Bersiap Sita Aset Kejahatan yang Disimpan di Swiss
    Pemerintah RI Bersiap Sita Aset Kejahatan yang Disimpan di Swiss
    15/07/2020 - 00:38
  • Hana Hanifah: Saya Memohon Maaf 
    Hana Hanifah: Saya Memohon Maaf 
    15/07/2020 - 00:15
  • Hana Hanifah Disebut Korban, Pria Penjemputnya yang Jadi Tersangka
    Hana Hanifah Disebut Korban, Pria Penjemputnya yang Jadi Tersangka
    15/07/2020 - 00:29
  • Pelatih MU Resmi Gabung Partai Demokrat
    Pelatih MU Resmi Gabung Partai Demokrat
    15/07/2020 - 00:00