Peristiwa Daerah

Ekonom: Siapapun Rezimnya, Pasti Butuh Omnibus Law

Rabu, 01 Juli 2020 - 11:05 | 5.86k
Ekonom: Siapapun Rezimnya, Pasti Butuh Omnibus Law
Ekonom Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Lukman Hakim (Foto: repository.feb.uns.ac.id)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Penyederhanaan regulasi dan perizinan seperti Omnibus Law dalam RUU Cipta Kerja berusaha dalam rangka peningkatan ekosistem investasi semakin relevan untuk dilakukan setelah Covid-19 terjadi. Ini demi menarik kembali investor dan meningkatkan gairah perekonomian yang sempat terguncang baik dari dalam ataupun luar negeri.

"Saat ini, siapapun rezimnya atau pemimpinnya pasti harus dan memerlukan penyederhanaan Undang-Undang serta aturan yang ada. Omnibus Law seperti dalam RUU Cipta Kerja ini sangat diperlukan untuk menarik kembali investor baik dalam dan luar negeri," kata ekonom Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Lukman Hakim dalam diskusi virtual yang diselenggarakan PWI Surakarta, Selasa (30/6/2020).

Sejak masa reformasi, kata Lukman, perlu diakui bahwa peraturan perundang-undangan Indonesia ini cukup carut marut. Hal ini perlu diselesaikan dengan cara yang di luar kebiasaan.

"Omnibus Law ini bisa disebut cara yang "big bang" atau mengubah secara besar-besaran. Memangkas ketentuan yang tidak pro pasar secara besar-besaran. Fokusnya tentu memberikan jaminan kemudahan kepada investor baik dalam dan luar negeri," kata Lukman.

Upaya menyelesaikan permasalahan tumpang tindih regulasi ini, memang tidak bisa dicapai dengan cara yang mudah. Namun pemerintahan Joko Widodo, menurut Lukman, memang biasanya selalu mencoba mengambil kebijakan baru yang terkadang sulit untuk dilakukan.

"Dalam bidang ekonomi, pemerintahan Joko Widodo ini memang sering menyelesaikan isu-isu yang selama ini tidak pernah disentuh dan diselesaikan. Kita sudah melihat pada periode pertama, permasalahan infrastruktur mulai diselesaikan. Di periode kedua ini, masalah regulasi yang berbelit-belit juga coba diselesaikan melalui RUU Cipta Kerja ini," kata Lukman.

Menurutnya, RUU Cipta Kerja ini juga berpeluang menjadi payung hukum untuk memberikan insentif bagi para pengusaha dan pelaku UMKM. Insentif seperti kemudahan perizinan, pengurangan pajak, dan insentif yang lain bisa berkembang di masa setelah pandemi ini.

"Sounding adanya RUU Cipta Kerja ini bisa meningkatkan gairah pembenahan regulasi di Indonesia. Pastinya ini jadi daya tarik bagi para investor," kata ekonom Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Lukman Hakim. (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Sanksi Dicabut, Manchester City Bisa Bermain di Liga Champion Eropa
    Sanksi Dicabut, Manchester City Bisa Bermain di Liga Champion Eropa
    14/07/2020 - 00:06
  • Demi Kepercayaan Publik, Kemenparekraf: Pengusaha Hotel Harus Terapkan Protokol Kesehatan
    Demi Kepercayaan Publik, Kemenparekraf: Pengusaha Hotel Harus Terapkan Protokol Kesehatan
    13/07/2020 - 23:55
  • Surat Kesiapan Baru Masuk, Pemkot Bandung Percepat Aktivasi Ojol Angkut Penumpang
    Surat Kesiapan Baru Masuk, Pemkot Bandung Percepat Aktivasi Ojol Angkut Penumpang
    13/07/2020 - 23:48
  • Cerita Ria Sonia, Bocah Penderita Bocor Ginjal di Majalengka Datangi Polsek Minta Bantuan
    Cerita Ria Sonia, Bocah Penderita Bocor Ginjal di Majalengka Datangi Polsek Minta Bantuan
    13/07/2020 - 23:43
  • Kapolres Ngawi Ajak Perguruan Silat Jaga Situasi Kondusif Jelang Muharam
    Kapolres Ngawi Ajak Perguruan Silat Jaga Situasi Kondusif Jelang Muharam
    13/07/2020 - 23:36
  • Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    13/07/2020 - 23:29
  • Jusuf Kalla: Covid-19 Peluang untuk Kemandirian Bangsa
    Jusuf Kalla: Covid-19 Peluang untuk Kemandirian Bangsa
    13/07/2020 - 23:18
  • Tahun Ajaran Baru 2020:  Senang Dapat Teman Baru, Sedih Besok Libur Lagi
    Tahun Ajaran Baru 2020:  Senang Dapat Teman Baru, Sedih Besok Libur Lagi
    13/07/2020 - 23:11
  • Kementerian PUPR RI Rampungkan Penataan Kebun Raya Purwodadi
    Kementerian PUPR RI Rampungkan Penataan Kebun Raya Purwodadi
    13/07/2020 - 23:08
  • Sopir Pegawai DPRD Kota Probolinggo Masuk Kluster Pelangi
    Sopir Pegawai DPRD Kota Probolinggo Masuk Kluster Pelangi
    13/07/2020 - 23:05

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    13/07/2020 - 23:29
  • Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    13/07/2020 - 22:00
  • Spirit Kuliah Daring
    Spirit Kuliah Daring
    13/07/2020 - 21:03
  • Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    13/07/2020 - 20:15
  • Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    13/07/2020 - 19:38
  • Tiga Paslon Pilkada Tangsel, Ini Peta Kekuatannya
    Tiga Paslon Pilkada Tangsel, Ini Peta Kekuatannya
    13/07/2020 - 17:12
  • Pilkada 2020 dan Momentum Lahirnya Pemimpin Dengan Gaya Baru
    Pilkada 2020 dan Momentum Lahirnya Pemimpin Dengan Gaya Baru
    13/07/2020 - 16:11
  • Membangun Peradaban Meritokrasi di Era Bonus Demografi
    Membangun Peradaban Meritokrasi di Era Bonus Demografi
    13/07/2020 - 15:50
  • Polda DIY Gelar Operasi Pekat, Kasus Narkoba dan Miras Paling Banyak Tinggi
    Polda DIY Gelar Operasi Pekat, Kasus Narkoba dan Miras Paling Banyak Tinggi
    14/07/2020 - 00:50
  • Jokowi Sebut Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19 Mulai Denda Hingga Tipiring
    Jokowi Sebut Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19 Mulai Denda Hingga Tipiring
    14/07/2020 - 00:30
  • Sidang Kasus Turi, Saksi Sebut Susur Sungai Tak Penuhi Standar Keselamatan
    Sidang Kasus Turi, Saksi Sebut Susur Sungai Tak Penuhi Standar Keselamatan
    14/07/2020 - 00:19
  • Pemerintah akan Prioritaskan Tes PCR Dibanding Rapid Test di Masa Mendatang
    Pemerintah akan Prioritaskan Tes PCR Dibanding Rapid Test di Masa Mendatang
    14/07/2020 - 00:10
  • Kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul Tambah Dua Orang yang Positif
    Kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul Tambah Dua Orang yang Positif
    14/07/2020 - 00:09
  • Oral Seks Ala Burung, Bikin Pasangan Ketagihan
    Oral Seks Ala Burung, Bikin Pasangan Ketagihan
    14/07/2020 - 00:02
  • PSSI Jawa Barat: Pertandingan Tarkam Aniaya Wasit Tanpa Rekomendasi
    PSSI Jawa Barat: Pertandingan Tarkam Aniaya Wasit Tanpa Rekomendasi
    14/07/2020 - 00:00
  • Selamat! Aurel Hermansyah Dilamar Atta Halilintar
    Selamat! Aurel Hermansyah Dilamar Atta Halilintar
    14/07/2020 - 00:10
  • Aksi Marshanda Jadi Pelakor Dibanjiri Pujian Warganet
    Aksi Marshanda Jadi Pelakor Dibanjiri Pujian Warganet
    14/07/2020 - 00:30
  • TKI Sulasih Disiksa di Arab Saudi, Kini Kritis Tubuh Penuh Luka
    TKI Sulasih Disiksa di Arab Saudi, Kini Kritis Tubuh Penuh Luka
    14/07/2020 - 00:15