Pemerintahan

Pemkab Bandung Raih 'Quattrick' Opini WTP dari BPK RI

Selasa, 30 Juni 2020 - 15:37 | 6.25k
Pemkab Bandung Raih 'Quattrick' Opini WTP dari BPK RI
Bupati Bandung Dadang M. Naser didampingi Ketua DPRD Kabupaten Bandung Sugiarto saat meraih Opini WTP untuk LKPD TA 2019, LHP BPK RI melalui video conference di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Senin (29/6/20). (FOTO: Humas Pemkab for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung (Pemkab Bandung) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI).

Opini WTP tersebut diraih Pemkab Bandung empat kali berturut-turut antara lain pada Tahun Anggaran (TA) 2016, 2017, 2018 dan 2019.

Untuk LKPD TA 2019, LHP diterima langsung Bupati Bandung Dadang M. Naser dari Kepala Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat Arman Syifa, M.Acc., Ak., CA., CSFA, dalam acara Penyerahan LHP BPK Atas LKPD 4 kabupaten kota, melalui video conference di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Senin (29/6/2020).

“Atas ‘quattrick’ WTP ini, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, mulai dari Pak Sekda sampai ke tingkat pengelola keuangan di seluruh PD (Perangkat Daerah). Karena telah bersungguh-sungguh, dalam menyampaikan kewajaran laporan atas kinerja dan keuangan Pemkab Bandung tahun ini,” ucap Bupati Bandung.

Dengan kewajaran tersebut, lanjut bupati, LKPD yang disusun jajarannya dalam empat tahun ini, telah jauh di ambang batas temuan. “Tentu kekurangan-kekurangan dalam pelaporan pasti ada. Namun pada akuntabilitas dan akurasinya harus terus kita tingkatkan secara bersama-sama, termasuk dengan DPRD,” tutur Dadang Naser.

Menurutnya penyerahan LHP merupakan perwujudan dari transparansi dan akuntabilitas pertanggungjawaban pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) oleh pemerintah daerah.

Selama satu dekade dirinya menjabat sebagai bupati, tentu hasil yang cukup optimal tersebut tidak diraih dengan mudah dan instan. Perlu perjuangan dan pengambilan langkah kebijakan yang tepat, khususnya dalam memperbaiki kekurangan-kekurangan atas opini BPK di tahun-tahun sebelumnya.

“Pengalaman pahit getir sebagai kepala daerah pernah saya alami. Tahun 2014, BPK tidak memberikan opini atas LKPD tahun 2013, atau disclaimer. Banyaknya kelemahan dalam LKPD yang kami sajikan saat itu, tidak memungkinkan BPK untuk melakukan  prosedur pemeriksaan yang memadai,” kenangnya.

Kelemahan-kelemahan yang ia maksud, yaitu dalam sistem pengendalian interaksi, serta penyediaan dan penyajian saldo aset tetap pada TA 2013. Pengalaman pahit itu terus memacu pihaknya untuk melakukan perbaikan-perbaikan, antara lain melakukan kerjasama pelatihan dengan pihak akademisi.

“Pelatihan memang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengelolaan keuangan dan aset. Selain bekerjasama dengan STAN (Sekolah Tinggi Administrasi Negara). Kami juga secara simultan melakukan pendampingan langsung dengan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), serta membangun sistem pengelolaan aset daerah,” beber Dadang.

Meskipun belum memperoleh hasil maksimal, namun upaya-upaya tersebut mampu mendongkrak raihan opini. Sehingga pada LHP 2015 dan 2016, atas LKPD TA 2014 dan 2015, BPK memberikan opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian).

“Akhirnya pada 2017, BPK memberikan opini WTP atas LKPD TA 2016. Opini diberikan atas dasar pertimbangan kewajaran dalam semua hal yang material, posisi keuangan Kabupaten Bandung per 31 desember 2016, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP),” tuturnya.

Dua tahun berikutnya, indikator standar pemeriksaan dari BPK ditingkatkan. Hal ini membuat pihaknya terus melakukan peningkatan dan perbaikan sistem penatausahaan dan pelaporan keuangan. Atas kerja keras tersebut, ‘hattrick’ WTP pun diraih.

Kang DN, sapaan Dadang Naser, merasa sangat bersyukur, karena di penghujung masa kepemimpinannya, opini terbaik berhasil diwujudkan lagi oleh seluruh jajaranya. Meski demikian Kang DN mengakui masih ada beberapa kekurangan yang harus terus diperbaiki dan disempurnakan.

“Saya sangat berharap, dan mohon do’a dari seluruh masyarakat, siapapun yang akan memimpin Kabupaten Bandung di tahun-tahun mendatang, WTP bisa menjadi tradisi di Pemkab Bandung. Tentunya ini akan membawa manfaat untuk perbaikan kinerja pemerintah, yang pada gilirannya semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Kang DN.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Get Traditional Buffet Style Dinning at Warung Kopi Kebul
    Get Traditional Buffet Style Dinning at Warung Kopi Kebul
    15/07/2020 - 02:15
  • This is How Madurese Served Their Mung Bean Porridge a.k.a Kaldu
    This is How Madurese Served Their Mung Bean Porridge a.k.a Kaldu
    15/07/2020 - 01:20
  • Almarhum Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Pernah Raih Gelar Tokoh Birokrasi PWI
    Almarhum Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Pernah Raih Gelar Tokoh Birokrasi PWI
    15/07/2020 - 00:51
  • Health Benefits of Cheese
    Health Benefits of Cheese
    15/07/2020 - 00:22
  • Pesta Wisuda UNS Sumbang 25 Kasus Positif Covid-19 Baru di Solo
    Pesta Wisuda UNS Sumbang 25 Kasus Positif Covid-19 Baru di Solo
    15/07/2020 - 00:05
  • Pandemi Covid-19, Angkutan Kota Banjarnegara Kehilangan 60 Persen Penumpang
    Pandemi Covid-19, Angkutan Kota Banjarnegara Kehilangan 60 Persen Penumpang
    14/07/2020 - 23:57
  • Diprediksi Akan Ada Duel Kader Muda dalam Musda DPD Golkar Bondowoso 
    Diprediksi Akan Ada Duel Kader Muda dalam Musda DPD Golkar Bondowoso 
    14/07/2020 - 23:51
  • Ketika
    Ketika "Liburan" Tiba, Catatan Perjalanan Anggota Gugus Tugas Egy Massadiah
    14/07/2020 - 23:46
  • Kunjungi Yonarmed 12/Divif 2 Ngawi, Danmenarmed 1 Kostrad Beri Pesan Khusus
    Kunjungi Yonarmed 12/Divif 2 Ngawi, Danmenarmed 1 Kostrad Beri Pesan Khusus
    14/07/2020 - 23:44
  • Disperindagkop Pagaralam Data 350 Jenis Alat UTTP Bertanda Sah
    Disperindagkop Pagaralam Data 350 Jenis Alat UTTP Bertanda Sah
    14/07/2020 - 23:40

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    14/07/2020 - 20:40
  • Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    14/07/2020 - 16:07
  • Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    14/07/2020 - 15:00
  • Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    13/07/2020 - 23:29
  • Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    13/07/2020 - 22:00
  • Spirit Kuliah Daring
    Spirit Kuliah Daring
    13/07/2020 - 21:03
  • Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    13/07/2020 - 20:15
  • Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    13/07/2020 - 19:38
  • Banjir Bandang Terjang Luwu Utara, Terdengar Tangis Warga Minta Pertolongan
    Banjir Bandang Terjang Luwu Utara, Terdengar Tangis Warga Minta Pertolongan
    15/07/2020 - 02:10
  • Metode Pelangsing Tubuh Kini Juga Bisa Memutihkan Kulit
    Metode Pelangsing Tubuh Kini Juga Bisa Memutihkan Kulit
    15/07/2020 - 01:45
  • Istana Ungkap Satu dari 18 Lembaga yang Mau Dibubarkan Jokowi
    Istana Ungkap Satu dari 18 Lembaga yang Mau Dibubarkan Jokowi
    15/07/2020 - 01:25
  • Madura United Tetap Ingin Bermarkas di Stadion Gelora Bangkalan
    Madura United Tetap Ingin Bermarkas di Stadion Gelora Bangkalan
    15/07/2020 - 01:00
  • ICW Desak Jokowi Cabut Perpres Program Kartu Prakerja Baru, Ini Kata Istana
    ICW Desak Jokowi Cabut Perpres Program Kartu Prakerja Baru, Ini Kata Istana
    15/07/2020 - 00:20
  • Pemerintah RI Bersiap Sita Aset Kejahatan yang Disimpan di Swiss
    Pemerintah RI Bersiap Sita Aset Kejahatan yang Disimpan di Swiss
    15/07/2020 - 00:38
  • Ngerinya Pesilat Cantik Indonesia Pamer Ilmu Membelah Api
    Ngerinya Pesilat Cantik Indonesia Pamer Ilmu Membelah Api
    15/07/2020 - 00:06
  • Hana Hanifah Disebut Korban, Pria Penjemputnya yang Jadi Tersangka
    Hana Hanifah Disebut Korban, Pria Penjemputnya yang Jadi Tersangka
    15/07/2020 - 00:29
  • Hana Hanifah: Saya Memohon Maaf 
    Hana Hanifah: Saya Memohon Maaf 
    15/07/2020 - 00:15
  • Pelatih MU Resmi Gabung Partai Demokrat
    Pelatih MU Resmi Gabung Partai Demokrat
    15/07/2020 - 00:00