Kopi TIMES

Mitigasi Pelanggaran dan Korban dalam Pilkada Serentak 2020

Senin, 29 Juni 2020 - 19:12 | 12.49k
Mitigasi Pelanggaran dan Korban dalam Pilkada Serentak 2020
Saiful Bari, Peneliti the Al-falah Institute Yogyakarta.

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang dijadwalkan pada tanggal 9 Desember 2020 itu bisa dikatakan berbeda dengan pilkada sebelumnya karena ada wabah covid-19. Indikatornya, menurut World Health Organozation (WHO), pandemi korona akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini sepanjang belum ditemukan vaksinnya. 

Meskipun pilkada kali ini tentu akan berbeda dengan pilkada sebelumnya, marwah pilkada yang bermartabat dan demokratis harus terus dikawal dan bila perlu diwujudkan. Mengingat, tiap diselenggarakannya pemilihan umum (Pemilu) sering kita dapati terjadinya pelanggaran, misal pelanggaran politik uang, mencuri start, kampanye hitam dan bentuk pelanggaran lainnya. 

Dalam konteks pandemi, meminimalkan timbulnya pelanggaran dalam pilkada itu penting akan tetapi, tak kalah pentingnya adalah mencegah jatuhnya korban jiwa. Berangkat dari pandangan tersebut, mungkinkah pelaksanaan pilkada yang bermatabat dan demokratis akan digapai? Atau, bagaimana upaya mengurangi pelanggaran dan jatuhnya korban dalam pilkada serentak 2020 di tengah pandemi korona?

Meninjau Pilkada Serentak 2015 dan 2017

Pilkada merupakan suatu aktivitas dari proses demokrasi yang tak terlepas dari penyelenggaraan pemilu karena pilkada memiliki output yakni pejabat politik, bukan pejabat administratif (Miftha, 2014). 

Secara politik hukum, UU No. 32 Tahun 2004 ini yang membuka kran mekanisme pilkada dilaksanakan secara langsung. Menurut Syamsuddin Haris (2017) paling tidak ada 5 (lima) indikator yang melengkapinya, pertama, pilkada langsung diperlukan untuk memutus mata rantai oligarki pimpinan partai dalam menentukan pasangan kepala dan wakil kepala daerah yang dipilih oleh DPRD.

Kedua, pilkada langsung diharapkan dapat meningkatkan kualitas kedaulatan dan partisipasi rakyat karena secara langsung rakyat dapat menentukan dan memilih pasangan calon yang dianggap terbaik dalam perjuangan kepentingan mereka.

Ketiga, pilkada langsung bagaimanapun mewadahi proses seleksi kepemimpinan secara bottom-up dan sebaliknya, meminimalkan lahirnya kepemimpinan yang didrop dari atas atau bersifat top-down. Keempat, pilkada langsung diharapkan dapat meminimalisir politik uang yang umumnya terjadi secara transaksional ketika pemilihan dilakukan oleh DPRD. Kelima, pilkada langsung diharapkan dapat meningkkan kualitas legitimasi politik eksekutif daerah, sehingga dapat mendorong stabilisasi politik dan efektivitas pemerintahan lokal. 

Sejak tahun 2015 baru kemudian pilkada tak hanya sekedar dilaksanakan secara langsung melainkan dilaksanakan secara serentak. Sekali lagi, menurut Syamsuddin Haris, terlaksananya pilkada serentak ini dimaksudkan untuk meminimalisir cost, baik sosil, politik, maupun ekonomi, yang ditimbulkan oleh pilkada. Di samping sebagai upaya preventif, pilkada serentak diharapkan lebih efesien dari segi waktu dan biaya. 

Sejauh pengamatan penulis, pilkada serentak diselenggarakan dua kali yakni pada pilkada serentak  2015 dan 2017 akan tetapi, terselenggaranya kedua pilkada tersebut, bisa dikatakan, jauh dari kata demokratis apalagi bermartabat. Sebab, pada pilkada serentak 2015, tingkat partisipasi pemilih sangat rendah. Berdasarkan data KPU, tingkat partisipasi hanya sekitar 64,23 persen atau lebih rendah dari target KPU 75,5 persen. 

Sementara, pada pilkada serentak 2017, menguatnya kembali politik identitas berbasis sentimen primordial, baik atas nama suku, agama, ras, maupun antargolongan (SARA). Peristiwa ini menyiratkan pelajaran yang amat berharga yakni, pentingnya kompetisi (kampanye) berbasis gagasan daripada berbasis SARA.

Mitigasi Pilkada Serentak 2020

Bagi penulis, ada lima unsur yang harus diperhatikan dan ada guna pilkada serentak yang bermartabat dan demokratis mudah digapai yakni, regulasi yang jelas, peserta yang kompeten, birokrasi yang netral, penyelenggara yang berintegritas dan terakhir adalah partisipasi pemilih. 

Dari kelima unsur tadi tentu memiliki hubungan yang erat dan tak bisa dipisahkan. Hanya saja, partisipasi pemilih (masyarakat) memiliki peran yang sangat strategis dibanding dengan unsur lainnya dalam mewujudkan pilkada yang bermartabat dan demokratis, baik sebagai pemilih juga dapat bertindak sebagai pengawas. 

Peran masyarakat ini dapat dilakukan dengan partisipasi dalam pembentukan peraturan pelaksananaan agar sistem berjalan dengan baik. Selain itu, mereka diharapkan aktif dalam memastikan diri, keluarga, dan masyarakat berhak terdaftar dalam DPS/DPT. Jangan sampai seseorang yang tidak berhak terdaftar dalam DPS/DPT menjadi terdaftar. 

Peran lain mereka bisa mengikuti dan memantau kredibilitas calon, dengan memperhatikan syarat-syarat dalam pencalonan yang diajukan oleh seseorang. Adapun peran yang tak kalah pentingnya adalah pengawasan dalam tahapan kampanye. Kemudian, peran masyarakat yang sangat sentral adalah memantau jalannya pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi pemungutan dan penghitungan surat suara sah. 

Dalam rangka meminimalkan terjadinya pelanggaran dan mencegah jatuhnya korban dalam pilkada serentak nanti maka, menjalankan protokol kesehatan pandemi dan menjaga marwah pilkada itu merupakan sesuatu keharusan bagi kita semua. Untuk menjamin tingginya tingkat partisipasi masyarakat – yang telah diurai sebelumnya – maka, bagi siapa saja yang melaporkan suatu pelanggaran dan laporannya tersebut dapat diterima secara hukum maka, mereka tak hanya diberi perlindungan hukum melainkan perlu diberi reward (hadiah). Hadiah ini diberikan semata-mata untuk merawat tumbuh-suburnya partisipasi masyarakat pada pilkada mendatang. 

***

*)Oleh: Saiful Bari, Peneliti the Al-falah Institute Yogyakarta.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Ujian Promosi Doktor, Imam Rohani Usung Pendidikan Agama Islam untuk Difabel
    Ujian Promosi Doktor, Imam Rohani Usung Pendidikan Agama Islam untuk Difabel
    07/07/2020 - 09:34
  • Kodim 1314 Gorontalo Amankan 625 Liter Miras Cap Tikus asal Sulut
    Kodim 1314 Gorontalo Amankan 625 Liter Miras Cap Tikus asal Sulut
    07/07/2020 - 09:20
  • Imam Shamsi Ali: Bahaya Ulama Instan
    Imam Shamsi Ali: Bahaya Ulama Instan
    07/07/2020 - 09:12
  • Ribuan Buku Rekening Milik Penerima BLT-Dana Desa di Sampang Belum Disalurkan
    Ribuan Buku Rekening Milik Penerima BLT-Dana Desa di Sampang Belum Disalurkan
    07/07/2020 - 08:45
  • Kementerian PUPR RI: Progres Rusun Pasar Jumat 90 persen
    Kementerian PUPR RI: Progres Rusun Pasar Jumat 90 persen
    07/07/2020 - 08:23
  • [CEK FAKTA] Video Wanita Amerika Serikat Lahirkan 17 Anak
    [CEK FAKTA] Video Wanita Amerika Serikat Lahirkan 17 Anak
    07/07/2020 - 08:14
  • Tiwul Another Local Delicacy of Cassava
    Tiwul Another Local Delicacy of Cassava
    07/07/2020 - 08:08
  • Gempa Tektonik 6,1 M di Laut Jawa, Terasa Hingga Bali
    Gempa Tektonik 6,1 M di Laut Jawa, Terasa Hingga Bali
    07/07/2020 - 08:05
  • Tambah Lagi, 11 ASN Pemkab Banjarnegara Terpapar Covid-19
    Tambah Lagi, 11 ASN Pemkab Banjarnegara Terpapar Covid-19
    07/07/2020 - 07:36
  • Sawut, the Real Delicacy of Sweet Grated Cassava
    Sawut, the Real Delicacy of Sweet Grated Cassava
    07/07/2020 - 07:24

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Ujian Promosi Doktor, Imam Rohani Usung Pendidikan Agama Islam untuk Difabel
    Ujian Promosi Doktor, Imam Rohani Usung Pendidikan Agama Islam untuk Difabel
    07/07/2020 - 09:34
  • Imam Shamsi Ali: Bahaya Ulama Instan
    Imam Shamsi Ali: Bahaya Ulama Instan
    07/07/2020 - 09:12
  • Memburu Djoko Tjandra, Membuka
    Memburu Djoko Tjandra, Membuka "Truf" Siapa?
    06/07/2020 - 01:06
  • Pancasila Memang Sudah Final, Kita yang Harus Kreatif
    Pancasila Memang Sudah Final, Kita yang Harus Kreatif
    05/07/2020 - 13:22
  • Independence Day, A Muslim Reflection
    Independence Day, A Muslim Reflection
    04/07/2020 - 19:05
  • Tafsir Sastra Ramayana (3) Pencarian Rasa Sejati
    Tafsir Sastra Ramayana (3) Pencarian Rasa Sejati
    04/07/2020 - 15:57
  • Tafsir Sastra Ramayana (2) Guru dan Rahasia Rama
    Tafsir Sastra Ramayana (2) Guru dan Rahasia Rama
    04/07/2020 - 14:38
  • Dampak Domino Pelarangan Kantong Plastik
    Dampak Domino Pelarangan Kantong Plastik
    04/07/2020 - 14:20
  • Jenderal SBY Juga Pernah Berguru di Tempat Sakral Letjen TNI Prabowo
    Jenderal SBY Juga Pernah Berguru di Tempat Sakral Letjen TNI Prabowo
    07/07/2020 - 05:50
  • Tentara China Ngamuk Lihat Kapal Induk Amerika Keliaran di Pasifik
    Tentara China Ngamuk Lihat Kapal Induk Amerika Keliaran di Pasifik
    07/07/2020 - 06:50
  • Bikin Ngilu, Pose Maharatu Bulutangkis Dunia Pakai Bikini
    Bikin Ngilu, Pose Maharatu Bulutangkis Dunia Pakai Bikini
    07/07/2020 - 00:30
  • Daftar Harga Indihome dan Telkomsel Orbit, Pilih Mana?
    Daftar Harga Indihome dan Telkomsel Orbit, Pilih Mana?
    07/07/2020 - 06:30
  • Tentara China Simpan Dendam Usai Dilecehkan Kapal Induk Amerika
    Tentara China Simpan Dendam Usai Dilecehkan Kapal Induk Amerika
    07/07/2020 - 07:50