Kopi TIMES

Presiden Jokowi Murka?

Senin, 29 Juni 2020 - 18:10 | 9.68k
Presiden Jokowi Murka?
Sadam Syarif, Fungsionaris PB HMI.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – "Harus saya sampaikan apa adanya, bahwa tidak ada progres". Demikian kira-kira kesimpulan sambutan emosional presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet di Istana Negara.

Di hadapan wapres para menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara, Jokowi tak mampu menyembuhkan rasa frustrasi akibat lambatnya kinerja anggaran kementrian dan lembaga yang masih menumpuk dalam kas masing-masing instansi kementrian. Catatan bergaris bawah justru diberikan pada serapan anggaran kesehatan senilai 75 triliun yang baru terealisasi 1,5 persen.

Ungkapan kekecewaan yang wajar bagi seorang pimpinan eksekutif berkarakter progresif. Maka tak heran jika terdapat nada ancaman serius dari presiden kepada para pembantunya. 

Ungkapan sense of crisis pun disebutnya hingga lebih dari tiga kali, sebuah penekanan yang serius. Opsi ancamannya pun bermacam macam, dari reshufle hingga pembubaran lembaga yang dianggap tidak efektif. Sebuah ketegasan yang sangat rasional dan realistis bagi seorang presiden yang menjadi penanggung jawab atas nasib bangsa ini.

Sangat normal bagi sensitivitas kepribadian seorang jokowi yang dikenal sederhana dan dekat dengan wong cilik. Siapa pun yang menjadi presiden hari ini, pasti akan memiliki perasaan yang sama, jika melihat progresi kinerja para pembantunya yang lambat dan biasa-biasa saja.

Namun pertanyaannya sekarang adalah kemana saja anggaran penanganan sekaligus pemulihan ekonomi nasional 600-an triliun tersebut? Jika terdapat faktor regulasi yang menjadi penghambat bagu lalu lintas anggaran tersebut, di mana posisi terkini anggaran tersebut?

Bukankah dengan Perppu 01 tahun 2020 yang telah disahkan menjadi UU sudah cukup memberikan stimulus bagi akselerasi penggunaan anggaran untuk belanja pemerintah dan bantuan sosial kepada masyarakat melalui BLT. Ancaman resesi yang oleh beberpa lembaga keuangan internasional bisa terkoreksi hingga ke titik  minus 6-7 persen sepertinya merupakan hipotesa yang menjadikan presiden terlihat mulai panik dan kehilangan kendali politiknya. Seketika simpati dan dukungan publik pun langsung tersedot kuat mengalir kepada Jokowi. Apakah Jokowi benar-benar akan membuktikan ancaman politis yang baru saja disampaikannya? Tunggu saja.

Masih dalam suasana kekesalan yang sangat terhadap kinerja kabinet kedunya, ancaman reshuffle kabinet justru menjadi isu yang paling banyak dirilis oleh media, daripada pesan dan instruksi khusus presiden Jokowi terhadap distribusi anggaran pada sektor rill yang padat karya dan berdampak ekonomi yang luas. Sehingga uang bisa lebih cepat teredar di masyarakat.

Dampaknya peningkatan daya beli masyarakat dan UMKM. Namun secara pribadi presiden menekankan pada pentingnya kesamaan rasa dan semangat bekerja bagi seluruh menterinya. Menurutnya, harmonisasi kinerja yang spirit semua pimpinan justru tidak tampak selama periode krisis ini. 

Namun apakah dengan berbagai ancaman politis ini, para menteri merasa terancam dan segera meningkatan efektivitas kinerja. Rasanya akan sangat sulit bagi Jokowi untuk mengevaluasi kinerja bawahannya yang merupakan titipan para bokhir politiknya. Atau sebaliknya Jokowi memang tidak benar-benar murka.

Bisa saja, komunikasi dan tindakan politik Jokowi sangat terkenal hanya untuk kebutuhan populisme sesaat. Mungkin untuk menggolkan Wacana perpanjangan masa jabatan presiden hingga tahun 2027 yang dihembuskan oleh lembaga yang sejatinya tidak relevan lagi dengan sistem kenegaraan saat ini, MPR RI. Meskipun juga diamini oleh KPU, wacana murahan ini tidak seharusnya diucapkan di saat rakyat tengah kehilangan kepercayaan lagi terhadap kepemimpinan pemerintahan hari ini. (*)

***

*)Oleh: Sadam Syarif, Fungsionaris PB HMI.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Get Traditional Buffet Style Dinning at Warung Kopi Kebul
    Get Traditional Buffet Style Dinning at Warung Kopi Kebul
    15/07/2020 - 02:15
  • This is How Madurese Served Their Mung Bean Porridge a.k.a Kaldu
    This is How Madurese Served Their Mung Bean Porridge a.k.a Kaldu
    15/07/2020 - 01:20
  • Almarhum Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Pernah Raih Gelar Tokoh Birokrasi PWI
    Almarhum Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Pernah Raih Gelar Tokoh Birokrasi PWI
    15/07/2020 - 00:51
  • Health Benefits of Cheese
    Health Benefits of Cheese
    15/07/2020 - 00:22
  • Pesta Wisuda UNS Sumbang 25 Kasus Positif Covid-19 Baru di Solo
    Pesta Wisuda UNS Sumbang 25 Kasus Positif Covid-19 Baru di Solo
    15/07/2020 - 00:05
  • Pandemi Covid-19, Angkutan Kota Banjarnegara Kehilangan 60 Persen Penumpang
    Pandemi Covid-19, Angkutan Kota Banjarnegara Kehilangan 60 Persen Penumpang
    14/07/2020 - 23:57
  • Diprediksi Akan Ada Duel Kader Muda dalam Musda DPD Golkar Bondowoso 
    Diprediksi Akan Ada Duel Kader Muda dalam Musda DPD Golkar Bondowoso 
    14/07/2020 - 23:51
  • Ketika
    Ketika "Liburan" Tiba, Catatan Perjalanan Anggota Gugus Tugas Egy Massadiah
    14/07/2020 - 23:46
  • Kunjungi Yonarmed 12/Divif 2 Ngawi, Danmenarmed 1 Kostrad Beri Pesan Khusus
    Kunjungi Yonarmed 12/Divif 2 Ngawi, Danmenarmed 1 Kostrad Beri Pesan Khusus
    14/07/2020 - 23:44
  • Disperindagkop Pagaralam Data 350 Jenis Alat UTTP Bertanda Sah
    Disperindagkop Pagaralam Data 350 Jenis Alat UTTP Bertanda Sah
    14/07/2020 - 23:40

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    14/07/2020 - 20:40
  • Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    14/07/2020 - 16:07
  • Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    14/07/2020 - 15:00
  • Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    13/07/2020 - 23:29
  • Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    13/07/2020 - 22:00
  • Spirit Kuliah Daring
    Spirit Kuliah Daring
    13/07/2020 - 21:03
  • Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    13/07/2020 - 20:15
  • Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    13/07/2020 - 19:38
  • Banjir Bandang Terjang Luwu Utara, Terdengar Tangis Warga Minta Pertolongan
    Banjir Bandang Terjang Luwu Utara, Terdengar Tangis Warga Minta Pertolongan
    15/07/2020 - 02:10
  • Metode Pelangsing Tubuh Kini Juga Bisa Memutihkan Kulit
    Metode Pelangsing Tubuh Kini Juga Bisa Memutihkan Kulit
    15/07/2020 - 01:45
  • Istana Ungkap Satu dari 18 Lembaga yang Mau Dibubarkan Jokowi
    Istana Ungkap Satu dari 18 Lembaga yang Mau Dibubarkan Jokowi
    15/07/2020 - 01:25
  • Madura United Tetap Ingin Bermarkas di Stadion Gelora Bangkalan
    Madura United Tetap Ingin Bermarkas di Stadion Gelora Bangkalan
    15/07/2020 - 01:00
  • ICW Desak Jokowi Cabut Perpres Program Kartu Prakerja Baru, Ini Kata Istana
    ICW Desak Jokowi Cabut Perpres Program Kartu Prakerja Baru, Ini Kata Istana
    15/07/2020 - 00:20
  • Pemerintah RI Bersiap Sita Aset Kejahatan yang Disimpan di Swiss
    Pemerintah RI Bersiap Sita Aset Kejahatan yang Disimpan di Swiss
    15/07/2020 - 00:38
  • Ngerinya Pesilat Cantik Indonesia Pamer Ilmu Membelah Api
    Ngerinya Pesilat Cantik Indonesia Pamer Ilmu Membelah Api
    15/07/2020 - 00:06
  • Hana Hanifah Disebut Korban, Pria Penjemputnya yang Jadi Tersangka
    Hana Hanifah Disebut Korban, Pria Penjemputnya yang Jadi Tersangka
    15/07/2020 - 00:29
  • Hana Hanifah: Saya Memohon Maaf 
    Hana Hanifah: Saya Memohon Maaf 
    15/07/2020 - 00:15
  • Pelatih MU Resmi Gabung Partai Demokrat
    Pelatih MU Resmi Gabung Partai Demokrat
    15/07/2020 - 00:00