Kopi TIMES

Tipe Pabrik Seperti Apa yang Siap Saat New Normal Diberlakukan?

Sabtu, 06 Juni 2020 - 04:02 | 31.29k
Tipe Pabrik Seperti Apa yang Siap Saat New Normal Diberlakukan?
Dr. Sabarudin Akhmad, ST., MT., IPM., Asean Eng, Koordinator Program Studi Teknik Industri, Universitas Trunojoyo Madura.
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANGKALAN – Melanjutkan tulisan sebelumnya “Merancang Tata Letak Fasilitas Pabrik Saat New Normal”, sebuah riset kecil dilakukan penulis untuk mengetahui sampai sejauh apa dampak protokol kesehatan Covid-19 bila diterapkan pada sebuah pabrik saat new normal diberlakukan.

Dan tipe pabrik seperti apa yang siap bila protokol kesehatan diterapkan.

Penulis mencoba menghitung kebutuhan luas lantai satu buah mesin saat syarat New Normal diberlakukan dengan melakukan perhitungan berdasarkan luas mesin itu sendiri; kelonggaran untuk pergerakan bahan baku; kelonggaran untuk pergerakan produk jadi; dan kelonggaran untuk pergerakan operator mesin.

Penulis juga menambah perhitungan dengan memasukkan kelonggaran untuk maintenance; dan kelonggaran untuk gang atau pergerakan transportasi.

Berdasarkan perhitungan luas satu buah mesin di atas. Penulis menyimpulkan bahwa dampak pemberlakukan new normal yang paling berat dirasakan adalah pada pabrik yang mempunyai sifat bahan baku relatif kecil, ukuran mesin relatif kecil, menggunakan jumlah operator yang relatif banyak, ukuran produk akhir relatif kecil dan menggunakan alat angkut tenaga kerja manusia.

Sebaliknya. Dari sudut pandang perancangan tata letak pabrik dengan mempertimbangkan semua kelonggaran yang dibutuhkan, pabrik yang lebih siap dengan prasayarat protokol kesehatan saat new normal adalah pabrik yang mempunyai bahan baku relatif panjang, ukuran mesin relatif panjang, menggunakan operator sedikit, produk akhir relatif besar, dan menggunakan alat material handling (misal forklift).

Oleh karenanya, sebelum pabrik memutuskan untuk memberlakukan protokol kesehatan saat new normal diberlakukan, perancangan tata letak fasilitas pabrik harus dipikirkan. Ini sangat penting dilakukan agar proses produksi bisa efektif dan efisien.

Ada sejumlah faktor penting dalam merancang tata letak pabrik sebelum memutuskan untuk memberlakukan protokol kesehatan.

Pertama, berdasarkan sifat produk pabrik. Sifat produk yang akan diproduksi mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap rancangan tata letak pabrik yang akan disusun. Untuk sifat produk yang kecil dan ringan, akan memudahkan proses memindahkan dari satu mesin ke mesin lainnya dengan waktu relatif cepat. Dengan sifat produk seperti itu, sebaiknya menggunakan jenis tata letak product layout.

Sedangkan untuk produk yang mempunyai sifat berat dan tebal, jenis tata letak process layout lebih tepat digunakan.

Kedua, volume produksi. Bila volume yang produksi cukup banyak dan terstandarisasi, sebaiknya menggunakan jenis tata letak product layout. Sementara bila volume produksi sedikit atau berdasarkan permintaan pelanggan, sebaiknya menggunakan jenis tata letak process layout.

Ketiga, jenis mesin, Bila mesin yang digunakan dalam proses produksi cukup besar, berat dan bunyinya berisik, sebaiknya menggunakan jenis tata letak process layout. Untuk jenis ini perhitungan kelonggaran harus diperhitungkan dengan teliti dan detail untuk menghindari risiko kecelakaan.

Kempat, soal kebijakan manajemen. Kebijakan manajemen yang berkaitan dengan jenis produk, kualitas, skala produksi, tingkat integrasi pabrik, jenis produksi, dan kemungkinan ekspansi di masa depan, dll., akan memengaruhi jenis tata letak pabrik yang akan digunakan.

Demikian sejumlah catatan kecil yang harus dilakukan sebelum sebuah pabrik memberlakukan protokol kesehatan Covid-19 saat new normal diberlakukan.(*)

*) Dr. Sabarudin Akhmad, ST., MT., IPM., Asean Eng, Koordinator Program Studi Teknik Industri, Universitas Trunojoyo Madura

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pinjam Ponsel Babinkamtibmas, Kapolda Jatim Video Call dengan Pasien Covid-19
    Pinjam Ponsel Babinkamtibmas, Kapolda Jatim Video Call dengan Pasien Covid-19
    15/07/2020 - 18:17
  • Korps Wanita dan PNS Lantamal VIII Manado Berbagi Sayuran kepada Warga
    Korps Wanita dan PNS Lantamal VIII Manado Berbagi Sayuran kepada Warga
    15/07/2020 - 18:11
  • Yuk Rasakan Sensasi Melayang Ekstrem di Ngebel Adventure Park Ponorogo
    Yuk Rasakan Sensasi Melayang Ekstrem di Ngebel Adventure Park Ponorogo
    15/07/2020 - 18:05
  • Pemkab Pamekasan Bertekad Pertahankan WTP
    Pemkab Pamekasan Bertekad Pertahankan WTP
    15/07/2020 - 18:00
  • HBA Ke-60, Kejari Banyumas Gelar Baksos
    HBA Ke-60, Kejari Banyumas Gelar Baksos
    15/07/2020 - 17:55
  • Razia Bekas Lokalisasi, Petugas Gabungan di Kabupaten Malang Amankan 7 PSK
    Razia Bekas Lokalisasi, Petugas Gabungan di Kabupaten Malang Amankan 7 PSK
    15/07/2020 - 17:49
  • Panen Perdana Varietas HMS 400, Bupati Salwa Harap Desa Berinovasi di Bidang Pangan
    Panen Perdana Varietas HMS 400, Bupati Salwa Harap Desa Berinovasi di Bidang Pangan
    15/07/2020 - 17:43
  • Galang Dana, Paguyuban PKH Kabupaten Probolinggo Bantu Anak Gagal Ginjal
    Galang Dana, Paguyuban PKH Kabupaten Probolinggo Bantu Anak Gagal Ginjal
    15/07/2020 - 17:38
  • Pemerintah Bentuk Tim Pemburu Koruptor, Pimpinan DPR RI Minta Komisi III Dilibatkan
    Pemerintah Bentuk Tim Pemburu Koruptor, Pimpinan DPR RI Minta Komisi III Dilibatkan
    15/07/2020 - 17:26
  • Sekda Banjarnegara Serahkan Aplikasi Sisdes ke 12 Kelurahan
    Sekda Banjarnegara Serahkan Aplikasi Sisdes ke 12 Kelurahan
    15/07/2020 - 17:23

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Pembelajaran Daring di Era New Normal
    Pembelajaran Daring di Era New Normal
    15/07/2020 - 16:21
  • Pergeseran Nilai dan Fungsi Masker
    Pergeseran Nilai dan Fungsi Masker
    15/07/2020 - 15:37
  • Maraknya Hoaks di media Sosial serta Antisipasinya
    Maraknya Hoaks di media Sosial serta Antisipasinya
    15/07/2020 - 12:28
  • Rumah Belajar, Mimpi Membangkitkan Teknologi untuk Nyala Api Pendidikan Indonesia
    Rumah Belajar, Mimpi Membangkitkan Teknologi untuk Nyala Api Pendidikan Indonesia
    15/07/2020 - 09:34
  • Imam Shamsi Ali: Sikapi Hagia Sofia dengan Bijak
    Imam Shamsi Ali: Sikapi Hagia Sofia dengan Bijak
    15/07/2020 - 08:21
  • Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    14/07/2020 - 20:40
  • Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    14/07/2020 - 16:07
  • Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    14/07/2020 - 15:00
  • Bayi Dibuang Ortunya ke Hutan, Tewas Mengenaskan Dimangsa Hewan Buas
    Bayi Dibuang Ortunya ke Hutan, Tewas Mengenaskan Dimangsa Hewan Buas
    15/07/2020 - 18:19
  • Lebih dari Seminggu TC Timnas U-16, Bima Sakti Masih Terkendala Hal Ini
    Lebih dari Seminggu TC Timnas U-16, Bima Sakti Masih Terkendala Hal Ini
    15/07/2020 - 18:18
  • Jokowi Bagi-bagi Duit Rp 2,4 Juta ke 62 Pedagang di Istana Bogor
    Jokowi Bagi-bagi Duit Rp 2,4 Juta ke 62 Pedagang di Istana Bogor
    15/07/2020 - 18:17
  • Salut, Mahasiswi UNS Bikin Hand Sanitizer Pakai Daun Sirih dan Lidah Buaya
    Salut, Mahasiswi UNS Bikin Hand Sanitizer Pakai Daun Sirih dan Lidah Buaya
    15/07/2020 - 18:17
  • Tipu Orangtua Angkat dan Ambil Uang Rp 60 Juta, Pasutri di Batam Diciduk
    Tipu Orangtua Angkat dan Ambil Uang Rp 60 Juta, Pasutri di Batam Diciduk
    15/07/2020 - 18:15
  • Kisah Letjen Kentot, Perwira TNI Ajudan Setia Jenderal Soeharto
    Kisah Letjen Kentot, Perwira TNI Ajudan Setia Jenderal Soeharto
    15/07/2020 - 05:02
  • Ternyata, Tarif Hana Hanifah Setara Gaji Ronaldo 1 Jam di Juventus
    Ternyata, Tarif Hana Hanifah Setara Gaji Ronaldo 1 Jam di Juventus
    15/07/2020 - 05:18
  • Terkuak, Hana Hanifah Gunakan Dokumen Palsu Saat Jalani Prostitusi
    Terkuak, Hana Hanifah Gunakan Dokumen Palsu Saat Jalani Prostitusi
    15/07/2020 - 07:25
  • Inggris Akhirnya Bersekutu Sama Amerika Keroyok China di Indo-Pasifik
    Inggris Akhirnya Bersekutu Sama Amerika Keroyok China di Indo-Pasifik
    15/07/2020 - 07:04
  • Honda CR-V Baru Resmi Mengaspal, Jangan Kaget Lihat Harganya
    Honda CR-V Baru Resmi Mengaspal, Jangan Kaget Lihat Harganya
    15/07/2020 - 11:50