Peristiwa Daerah

Merasa Ditipu Developer, 27 User di Sidoarjo Lakukan Gugatan ke Pengadilan

Rabu, 03 Juni 2020 - 16:56 | 12.24k
Merasa Ditipu Developer, 27 User di Sidoarjo Lakukan Gugatan ke Pengadilan
Perwakilan 27 user perumahan Citra Garden dan Premiun Regency saat menjadi saksi di sidang Pengadilan Negeri Sidoarjo (FOTO: Rudy/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, SIDOARJO – Sebanyak 27 user perumahan Citra Gading Jumputrejo Sukodono dan perumahan Premium Regency  menggugat PT Shufa Tata Graha dan PT Grasindo selaku developer perumahan tersebut di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Rabu (3/6/2020).

Para penggugat yang sebagian sudah membayar lunas unit perumahan tersebut menganggap jika pihak developer ingkar janji kepada warga pemilik unit rumah.

"Ada klien saya yang sudah bayar lunas, setelah ditanya sertifikat rumahnya ke pihak developer ternyata hingga saat ini sertifikat tidak diberikan dan hanya janji saja," kata Ahmad Ulul Albab selaku Penasehat Hukum (PH)  27 user perumahan Citra Gading Jumputrejo Sukodono dan perumahan Premium Regency Rabu (3/6/2020).

Syarifudin-saat-menunjukkan-kwitanis-DP-rumah.jpg

Ulul memaparkan, ada user yang sudah akad kredit ke Bank Muamalat Cabang Sidoarjo bahkan hingga saat ini masih terus membayar cicilan atau kredit rumahnya ke Bank setiap bulannya tetapi status rumahnya belum ada sertifikatnya dan masih berstatus SK Gubernur Jatim.

"Klien saya yang tinggal di blok C1 dan D2 status tanahnya belum ditingkatkan masih berstatus tanah dengan SK Gubernur Jatim, belum ada peningkatan status SHGB dan dipecah. Padahal seharusnya udah dipecah, ini sudah terjadi sejak tahun 2013 hingga saat ini 7 tahun, tapi klien saya hingga saat ini belum mengetahui status tanah mereka seperti apa, hanya janji saja," paparnya.

Ulul menjelaskan jika pihaknya juga mempertanyakan izin peruntukan tanah, status izin IMB belum keluar semua, akhirnya klien saya tidak bisa terealisasi perumahan. Padahal klien saya sudah melakukan DP dan bahkan sudah lakukan inhose ke pihak PT Shufa maupun PT Pas.

Rumah hingga saat ini masih di tinggali user, karena warga menunggu realisasi KPR, jika ada realisasi KPR maka konsumen akan siap membayar angsuran, yang penting peningkatan hak atas tanah klien saya ini jelas.

"Jika dihitung kerugian 27 klien saya ya Rp 3 sampai 4 miliar atas kasus ini," jelasnya

Lebih jauh Ulul menegaskan jika hingga saat ini belum ada pemecahan sertifikat dari pihak developer ke para user, sehingga permasalahan ini yang membuat klien saya melakukan gugatan ini. Tak hanya itu ada permasalahan batas tanah antara PT Shufa Tata Graha dan PT Grasindo juga di perumahan tersebut.

Kejari-Sidoarjo.jpg

"Kami harap klien kami yang menjadi korban developer ini mendapat keadilan dari Pengadilan Negeri Sidoarjo," harapnya.

Sementara itu, Syafaruddin salah satu user yang memiliki rumah di Blok C1 no 26, Premium Regency mengaku jika dirinya tidak pernah telat mengasur membayar kredit ke Bank Muamalat selama 6 tahun ini.

"Saya sudah 6 tahun ini mengansur ke Bank Muamalat, dan ternyata rumah saya belum bersertifikat masih dalam bentuk SK Gubernur Jatim dan belum ditingkatkan. Padahal dulu saya sempat tanya ke Bank Muamalat katanya sertifikat saya ada, saya bingung sekarang berarti selama 6 tahun setiap bulanya saya bayar Rp 1.2 juta ternyata rumah saya tidak bersertifikat," sesal Udin.

Sementara itu Samsuddin dari PT Grasindo mengaku pihaknya sudah lakukan pertemuan dengan user untuk cari solusi, tetapi tidak ada titik temu. Terkait kasus tanah antara user dengan PT Shufa Tata Graha juga sudah dilakukan dan sudah ada solusi.

Terkait warga yang menggugatnya, dia menegaskan jika seharusnya permasalahan ini bisa dicarikan solusi. "Sebenarnya warga yang menggugat ini berurusan dengan PT Shufa Tata Graha, bukan dengan kami. Dan hari ini pihak PT Shufa tidak hadir dalam persidangan tadi," katanya.

Perlu diketahui 27 user perumahan Citra Gading Jumputrejo Sukodono dan perumahan Premium Regency  menggugat developer PT Shufa Tata Graha dan PT Grasindo. Tak hanya itu, dalam gugatannya user juga menggugat Pradiya Yungto Rizanjaya, Bank Muamalat Cabang Surabaya, Notaris Yuni Wigiati, dan turut tergugat pula Kepala Badan Pertanahan Sidoarjo serta Kepala Desa Jumputrejo. (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Perayaan HUT Hotel Tugu Malang, Kembali Mengingat 30 Tahun Perjalanan
    Perayaan HUT Hotel Tugu Malang, Kembali Mengingat 30 Tahun Perjalanan
    10/07/2020 - 13:42
  • 39 Anggota DPRD Ponorogo Jalani Rapid Test
    39 Anggota DPRD Ponorogo Jalani Rapid Test
    10/07/2020 - 13:34
  • Ada Dupatari, Urus Dokumen Langsung Jadi di Pengadilan Agama Kabupaten Malang
    Ada Dupatari, Urus Dokumen Langsung Jadi di Pengadilan Agama Kabupaten Malang
    10/07/2020 - 13:26
  • Puluhan Kali Makamkan Jenazah Covid-19, Kapolda Jatim Beri Penghargaan Relawan Polresta Malang Kota
    Puluhan Kali Makamkan Jenazah Covid-19, Kapolda Jatim Beri Penghargaan Relawan Polresta Malang Kota
    10/07/2020 - 13:21
  • Sijo, Kades Pupus Ponorogo Kerahkan Pemuda Tanam Porang untuk Ketahanan Ekonomi
    Sijo, Kades Pupus Ponorogo Kerahkan Pemuda Tanam Porang untuk Ketahanan Ekonomi
    10/07/2020 - 13:14
  • Setelah Ponpes Tremas, Kini Al-Fattah Kikil Pacitan Jadi Pesantren Tangguh
    Setelah Ponpes Tremas, Kini Al-Fattah Kikil Pacitan Jadi Pesantren Tangguh
    10/07/2020 - 13:09
  • Sensus Penduduk Online di Pacitan Baru Capai 15,74 Persen
    Sensus Penduduk Online di Pacitan Baru Capai 15,74 Persen
    10/07/2020 - 13:04
  • Banyumas Siapkan Desa Cibangkong sebagai Sentra Kebun Pisang Cavendis
    Banyumas Siapkan Desa Cibangkong sebagai Sentra Kebun Pisang Cavendis
    10/07/2020 - 12:57
  • Catat! Tanggal 20 Juli 2020 ada Pameran Lukisan Online di Banyuwangi
    Catat! Tanggal 20 Juli 2020 ada Pameran Lukisan Online di Banyuwangi
    10/07/2020 - 12:45
  • Ribuan Petugas KPU Tuban Jalani Rapid Tes
    Ribuan Petugas KPU Tuban Jalani Rapid Tes
    10/07/2020 - 12:37

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Mengulik Visi Pendidikan Kita
    Mengulik Visi Pendidikan Kita
    10/07/2020 - 11:27
  • Jum'at Berkah: Berjumpa Nabi Muhammad SAW secara Langsung
    Jum'at Berkah: Berjumpa Nabi Muhammad SAW secara Langsung
    10/07/2020 - 10:32
  • Poster Anti Korupsi Berbasis Teologis di Era New Normal
    Poster Anti Korupsi Berbasis Teologis di Era New Normal
    10/07/2020 - 07:06
  • Menakar Kekuatan Media Sosial
    Menakar Kekuatan Media Sosial
    10/07/2020 - 04:16
  • Anak Muda, Garda Utama Lawan Corona
    Anak Muda, Garda Utama Lawan Corona
    10/07/2020 - 02:20
  • Dilema Sejarah Sultan Hamid II
    Dilema Sejarah Sultan Hamid II
    09/07/2020 - 20:10
  • Konsep Pesantren Ramah Perempuan
    Konsep Pesantren Ramah Perempuan
    09/07/2020 - 17:00
  • Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa Jadinya Bila Pasar Tradisional Ditutup?
    Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa Jadinya Bila Pasar Tradisional Ditutup?
    09/07/2020 - 16:27
  • Papa T Bob Meninggal Dunia, Dea Ananda: Terima Kasih Atas Karyanya Om
    Papa T Bob Meninggal Dunia, Dea Ananda: Terima Kasih Atas Karyanya Om
    10/07/2020 - 13:48
  • Parah! Lagi Ada Berita Duka, Penjual Ini Malah Nekat Promosi Dagangan
    Parah! Lagi Ada Berita Duka, Penjual Ini Malah Nekat Promosi Dagangan
    10/07/2020 - 13:47
  • Tenggak 20 Saset Obat Batuk, Residivis Ini Mengaku Tak Sadar Curi Motor
    Tenggak 20 Saset Obat Batuk, Residivis Ini Mengaku Tak Sadar Curi Motor
    10/07/2020 - 13:46
  • Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Ringkus Pencuri Bawang di Pasar
    Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Ringkus Pencuri Bawang di Pasar
    10/07/2020 - 13:46
  • Detik-detik Remaja Rangkul Tiang Listrik, Tubuh Berguncang dan Tewas
    Detik-detik Remaja Rangkul Tiang Listrik, Tubuh Berguncang dan Tewas
    10/07/2020 - 13:45
  • Lebih Ganas dari Corona, Virus Ini Bikin Manusia Jadi Zombie
    Lebih Ganas dari Corona, Virus Ini Bikin Manusia Jadi Zombie
    10/07/2020 - 08:30
  • Duta Antinarkoba Ditangkap Lagi Pesta Sabu
    Duta Antinarkoba Ditangkap Lagi Pesta Sabu
    10/07/2020 - 11:35
  • Jokowi: Positif Tembus 2.657, Lampu Merah Buat Kita
    Jokowi: Positif Tembus 2.657, Lampu Merah Buat Kita
    10/07/2020 - 12:17
  • Bergetar, Permintaan Shin Tae-yong Demi Prestasi Timnas Indonesia
    Bergetar, Permintaan Shin Tae-yong Demi Prestasi Timnas Indonesia
    10/07/2020 - 08:30
  • Pacaran, Ibu Muda Tinggalkan Anak Seminggu di Apartemen hingga Tewas
    Pacaran, Ibu Muda Tinggalkan Anak Seminggu di Apartemen hingga Tewas
    10/07/2020 - 00:10