Peristiwa Daerah Bencana Nasional Covid-19

Halaqoh Ulama Jateng: Daerah Zona Hijau Boleh Gelar Ibadah di Masjid

Rabu, 03 Juni 2020 - 16:12 | 11.39k
Halaqoh Ulama Jateng: Daerah Zona Hijau Boleh Gelar Ibadah di Masjid
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Ketua MUI Jawa Tengah, KH Ahmad Daroji dalam halaqoh MUI melalui daring di Semarang, Rabu (3/6/2020). Pemprov Jateng for Times Indonesia
FOKUS

Bencana Nasional Covid-19

TIMESINDONESIA, SEMARANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah memutuskan memperbaiki fatwa tentang tatanan beribadah di era wabah Covid-19. Setelah dalam fatwa sebelumnya MUI melarang kegiatan beribadah di seluruh tempat ibadah khususnya masjid, kali ini pelaksanaan ibadah diperbolehkan kembali digelar di masjid khusus wilayah zona hijau.

Keputusan itu diambil usai puluhan ulama se Jateng menggelar halaqoh tentang tatanan beribadah di era normal baru di gedung A lantai 2 kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (3/6/2020). Hadir dalam halaqoh itu sejumlah ulama dan perwakilan pengasuh pondok pesantren se Jateng.

"Hasil halaqoh ini, kami memutuskan akan memberikan kelonggaran untuk beribadah di masjid khusus untuk daerah zona hijau. Namun pelaksanaannya tetap harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat," kata Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Daroji.

Daroji menerangkan, selama ini masyarakat sudah rindu untuk beribadah di masjid. Mereka rindu untuk Jumatan atau shalat berjamaah di masjid-masjid kampung mereka.

Namun, kondisi Jawa Tengah saat ini dilihat dari perkembangan kurva penularan Covid-19 belum turun drastis. Sehingga, kondisi itu belum mengizinkan digelarnya kegiatan di tempat ibadah secara menyeluruh.

"Besok kami dari Komisi Fatwa MUI akan menggelar sidang terkait hasil halaqoh ini. Nantinya, akan ada kelonggaran beribadah di daerah zona hijau namun tetap menggunakan protokol kesehatan ketat. Untuk daerah kuning dan merah, nanti dulu karena itu bahaya," terangnya.

Fatwa itu nantinya akan merubah fatwa awal dari MUI Jateng. Jika sebelumnya MUI meminta seluruh masyarakat Jateng beribadah di rumah, kali ini akan ada beberapa daerah yang diperbolehkan menggelar kegiatan ibadah di masjid.

"Tapi karena virus ini masih ada dan penularannya masih terjadi, sehingga meskipun diberikan kelonggaran harus dengan protokol kesehatan ketat. Sebab selama ini, masih banyak masyarakat yang belum sadar memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan menggunakan sabun," tegasnya.

Disinggung terkait usulan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo agar pelaksanaan shalat Jumat dibuat shift, Daroji mengatakan sudah membahasnya bersama para ulama. Sebenarnya usulan itu memungkinkan, namun terkendala oleh fatwa MUI pusat yang pernah melarang pelaksanaan shalat Jumat secara shift.

"Kendalanya MUI pusat pernah mengeluarkan fatwa larangan itu (Jumatan shift), tapi kan itu dulu dan kondisinya berbeda. Tapi aturannya fatwa MUI daerah tidak boleh bertentangan dengan pusat. Untuk itu, kami akan usulkan ke pusat agar ada pembahasan soal ini," tegasnya.

Sebab kalau tidak ada pembatasan secara shift, maka pelaksanaan shalat Jumat di era pandemi ini bisa berbahaya. Ia mencontohkan di masjid Baiturrahman Semarang, setiap pelaksanaan shalat Jumat selalu dipenuhi jamaah.

"Sebelum sholat itu jamaah sudah berjubel, antre sampai luar. Kalau tidak dibuat shift bisa bahaya. Maka nanti kami segera usulkan ini ke pusat. Mudah-mudahan ada fatwa soal Jumatan secara shift ini dikeluarkan oleh MUI pusat," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, para ulama se Jateng berkumpul untuk menggelar halaqoh tentang tatanan peribadatan di era new normal. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen juga hadir dalam halaqoh tersebut.

Dalam acara itu, Ganjar berharap, halaqoh ulama itu nantinya memutuskan berbagai hal tentang panduan dan tata cara penerapan normal baru dari segi peribadatan. Nantinya, hasil halaqoh akan dijadikan pedoman bagi pemerintah mengeluarkan kebijakan baru.

"Saya minta para ulama merumuskan ini, agar nantinya dapat menjadi formula yang baik sehingga Jateng benar-benar siap. Mudah-mudahan ada alternatif dan masukan dari para ulama yang akan kami jadikan acuan untuk menerapkan normal baru itu, agar semuanya lebih aplikatif dan aman," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan. Menurutnya, semua harus dipersiapkan dengan matang agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Ia juga mendorong masyarakat menggelar latihan penerapan normal baru. Apabila ada daerah yang sudah zona hijau, maka boleh melakukan uji coba. "Yang hijau saya izinkan untuk uji coba misalnya menggelar shalat berjamaah di masjid, tapi yang merah atau yang kuning jangan dulu. Meski Menteri Agama sudah memperbolehkan, tapi tidak terus tumplek brek, kalau Kota Semarang yang sekarang masih naik terus kurvanya, ya jangan dulu. Bahaya nanti," ujarnya. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Banyumas Siapkan Desa Cibangkong sebagai Sentra Kebun Pisang Cavendis
    Banyumas Siapkan Desa Cibangkong sebagai Sentra Kebun Pisang Cavendis
    10/07/2020 - 12:57
  • Catat! Tanggal 20 Juli 2020 ada Pameran Lukisan Online di Banyuwangi
    Catat! Tanggal 20 Juli 2020 ada Pameran Lukisan Online di Banyuwangi
    10/07/2020 - 12:45
  • Teh Botol Sosro Luncurkan Gerakan LocalsUnite untuk Para Kreator
    Teh Botol Sosro Luncurkan Gerakan LocalsUnite untuk Para Kreator
    10/07/2020 - 12:33
  • Kisah Solo Touring Sam Ambon Menyusuri Kota Malang Saat Pandemi
    Kisah Solo Touring Sam Ambon Menyusuri Kota Malang Saat Pandemi
    10/07/2020 - 12:15
  • Jalan Mulus Dibangun PT BSI, Giliran Bamag dan FKUB Pesanggaran Gelar Penghijauan
    Jalan Mulus Dibangun PT BSI, Giliran Bamag dan FKUB Pesanggaran Gelar Penghijauan
    10/07/2020 - 12:01
  • Pinjaman Disetujui, Gubernur KH Abdul Gani Kasuba Bertolak ke Jakarta
    Pinjaman Disetujui, Gubernur KH Abdul Gani Kasuba Bertolak ke Jakarta
    10/07/2020 - 11:57
  • Soal Tim Pemburu Koruptor, Ini Tanggapan Pengamat Jerry Massie
    Soal Tim Pemburu Koruptor, Ini Tanggapan Pengamat Jerry Massie
    10/07/2020 - 11:52
  • Wacana Whisnu - Gus Hans Menguat di Pilwali Surabaya, Ini Kata Partai Golkar
    Wacana Whisnu - Gus Hans Menguat di Pilwali Surabaya, Ini Kata Partai Golkar
    10/07/2020 - 11:49
  • Program Satu Rumah Satu Masker, Setiajit Siap Bagikan 350 Ribu Masker
    Program Satu Rumah Satu Masker, Setiajit Siap Bagikan 350 Ribu Masker
    10/07/2020 - 11:46
  • PSSI Siap Diskusi Mengenai Roadmap Timnas Indonesia dengan Shin Tae-yong
    PSSI Siap Diskusi Mengenai Roadmap Timnas Indonesia dengan Shin Tae-yong
    10/07/2020 - 11:37

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Mengulik Visi Pendidikan Kita
    Mengulik Visi Pendidikan Kita
    10/07/2020 - 11:27
  • Jum'at Berkah: Berjumpa Nabi Muhammad SAW secara Langsung
    Jum'at Berkah: Berjumpa Nabi Muhammad SAW secara Langsung
    10/07/2020 - 10:32
  • Poster Anti Korupsi Berbasis Teologis di Era New Normal
    Poster Anti Korupsi Berbasis Teologis di Era New Normal
    10/07/2020 - 07:06
  • Menakar Kekuatan Media Sosial
    Menakar Kekuatan Media Sosial
    10/07/2020 - 04:16
  • Anak Muda, Garda Utama Lawan Corona
    Anak Muda, Garda Utama Lawan Corona
    10/07/2020 - 02:20
  • Dilema Sejarah Sultan Hamid II
    Dilema Sejarah Sultan Hamid II
    09/07/2020 - 20:10
  • Konsep Pesantren Ramah Perempuan
    Konsep Pesantren Ramah Perempuan
    09/07/2020 - 17:00
  • Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa Jadinya Bila Pasar Tradisional Ditutup?
    Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa Jadinya Bila Pasar Tradisional Ditutup?
    09/07/2020 - 16:27
  • 4 Pemuda Buat Konten Pedofilia di TikTok, Warganet Naik Pitam
    4 Pemuda Buat Konten Pedofilia di TikTok, Warganet Naik Pitam
    10/07/2020 - 13:01
  • Bike to Work Indonesia Bagikan Makan dan Minum Gratis untuk Pesepeda
    Bike to Work Indonesia Bagikan Makan dan Minum Gratis untuk Pesepeda
    10/07/2020 - 13:00
  • BKKBN Singgung Tingginya Angka Kehamilan Belum Dikehendaki di Indonesia
    BKKBN Singgung Tingginya Angka Kehamilan Belum Dikehendaki di Indonesia
    10/07/2020 - 12:58
  • Panti di Rio de Janeiro Mulai Ramai, Nggak Takut Covid-19?
    Panti di Rio de Janeiro Mulai Ramai, Nggak Takut Covid-19?
    10/07/2020 - 12:57
  • KPAI Akan Rehabilitasi 305 Anak yang Jadi Korban Pencabulan WN Perancis
    KPAI Akan Rehabilitasi 305 Anak yang Jadi Korban Pencabulan WN Perancis
    10/07/2020 - 12:57
  • Lebih Ganas dari Corona, Virus Ini Bikin Manusia Jadi Zombie
    Lebih Ganas dari Corona, Virus Ini Bikin Manusia Jadi Zombie
    10/07/2020 - 08:30
  • Duta Antinarkoba Ditangkap Lagi Pesta Sabu
    Duta Antinarkoba Ditangkap Lagi Pesta Sabu
    10/07/2020 - 11:35
  • Pacaran, Ibu Muda Tinggalkan Anak Seminggu di Apartemen hingga Tewas
    Pacaran, Ibu Muda Tinggalkan Anak Seminggu di Apartemen hingga Tewas
    10/07/2020 - 00:10
  • Bergetar, Permintaan Shin Tae-yong Demi Prestasi Timnas Indonesia
    Bergetar, Permintaan Shin Tae-yong Demi Prestasi Timnas Indonesia
    10/07/2020 - 08:30
  • 7 Tentara Tewas Dibantai Jet Misterius, Turki Kerahkan S-400 ke Libya
    7 Tentara Tewas Dibantai Jet Misterius, Turki Kerahkan S-400 ke Libya
    10/07/2020 - 09:20