Kopi TIMES

Dosen dan Tugas untuk Mengabdi pada Masyarakat di Era Digital dan Pandemi

Rabu, 03 Juni 2020 - 13:00 | 20.18k
Dosen dan Tugas untuk Mengabdi pada Masyarakat di Era Digital dan Pandemi
Ismail, Dosen D4 Teknologi Rekayasa Multimedia Universitas Telkom, Bandung.

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Menurut UU No. 14/2005, dosen adalah 'pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat'. Tiga tugas tersebut, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat disebut sebagai tridharma perguruan tinggi.

Tiga kewajiban yang dalam undang-undang tersebut disebut dalam satu tarikan napas (satu kalimat), dalam praktiknya di lapangan menjadi 3 tugas yang yang harus dihela dalam 3 tarikan napas pula. Dosen mengajarkan materi di kelas yang jauh dari topik penelitiannya dan lebih jauh lagi dari topiknya dalam pengabdian kepada masyarakat. Akibatnya, dosen merasakan beban yang cukup berat. 

Idealnya, dosen melakukan seperti contoh berikut. Misalnya ada dosen A yang bidang keahliannya robotika. Di kelas ia mengajarkan materi robotika, materi dasar dari penelitian yang sedang ia kerjakan tentang navigasi robot otonom. Dalam pengabdian kepada masyarakat, ia membuat purwarupa robot otonom yang bekerja di manufaktur. Kekayaan intelektualnya, langsung diterapakn di industri. Dengan demikian, semua tampak sejalan. Satu tarikan napas, 3 pulau terlampaui.

Akan tetapi, kenyataan tidak selalu ideal. Kaitan antara pengajaran dan penelitian mungkin cukup erat. Akan tetapi, kaitan keduanya dengan pengabdian kepada masyarakat kadang sulit dibuat. Tidak semua dosen dapat mentransformasikan penelitiannya ke dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Misalnya dosen fisika teori yang meneliti teori dawai (string theory). Apa yang bisa dilakukannya untuk pengabdian kepada masyarakat, yang sesuai dengan bidangnya?

Sebenarnya, pengabdian kepada masyarakat bisa dilakukan dalam beberapa bentuk. Menurut UU No. 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan sivitas akademika yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Berdasarkan Permendikbud No. 3/2020 tentang standar nasional pendidikan tinggi, hasil pengabdian kepada masyarakat dapat berupa

  1. penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat dengan memanfaatkan keahlian sivitas akademika yang relevan;
  2. pemanfaatan teknologi tepat guna;
  3. bahan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; atau
  4. bahan ajar atau modul pelatihan untuk pengayaan sumber belajar

Jika kita melihat ke standar nasional pendidikan tinggi tersebut, kiranya membuat bahan ajar adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat juga. Membuat bahan ajar seperti apa? Bukankah membuat bahan ajar adalah bagian dari pendidikan dan bukan pengabdian kepada masyarakat?

Menurut hemat saya, contoh nyata pembuatan bahan ajar atau modul pelatihan sebagai pengabdian kepada masyarakat adalah maraknya saat ini penyelenggaraan webinar (web seminar) di kampus-kampus. Di masa pandemi ini, banyak dosen menyelenggarakan webinar untuk umum secara gratis. Ini adalah bentuk kepedulian sosial dosen terhadap masyarakat. Jika orang lain memberikan makanan atau uang bagi mereka yang terdampak pandemi, dosen memberikan ilmunya. Anggaplah ini sebagai Lecturer Social Responsibilty (mengikuti istilah CSR atau Corporate Social Responsibility bagi perusahaan).

Lebih jauh, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai suatu kebiasaan yang baru (new normal) di kampus-kampus. Selain webinar, saya membayangkan setiap dosen membuat konten video pembelajaran untuk disebarkan secara gratis ke masyarakat. Jika tidak memungkinkan dibuat secara khusus, rekam saja perkuliahan di kelas dan unggah di Youtube. Uangkan (monetize) jika ingin. Kampus hanya cukup menjadi pengumpul (aggregator) konten ini. Di satu sisi, kampus ikut andil dalam memeratakan akses ilmu pengetahuan. Di sisi lain, kampus juga memudahkan dosen melakukan tridharma perguruan tinggi.

Negara juga dapat memanfaatkan konten ini untuk disebarkan lebih luas lagi ke seluruh pelosok negeri dengan memanfaatkan TVRI seperti yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di masa pandemi ini. TVRI dapat secara periodik menayangkan konten-konten ini di jam tayangnya. Jika negara belum mampu untuk membuat pendidikan tinggi gratis bagi warganya, setidaknya cara ini dapat memeratakan akses terhadap ilmu pengetahuan melalui konten buatan negeri sendiri.

***

*)Oleh: Ismail, Dosen D4 Teknologi Rekayasa Multimedia Universitas Telkom, Bandung.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Terpilih Dampingi Teh Nia di Pilkada Bandung, Usman Sayogi Siap Mundur dari ASN
    Terpilih Dampingi Teh Nia di Pilkada Bandung, Usman Sayogi Siap Mundur dari ASN
    12/07/2020 - 22:00
  • Partai Golkar Resmi Usung Aliong Mus-Ramli di Pilkada Taliabu 2020
    Partai Golkar Resmi Usung Aliong Mus-Ramli di Pilkada Taliabu 2020
    12/07/2020 - 21:13
  • Santy Sastra Bagi Tips Manfaatkan Alam Bawah Sadar dalam Mendidik Anak
    Santy Sastra Bagi Tips Manfaatkan Alam Bawah Sadar dalam Mendidik Anak
    12/07/2020 - 21:06
  • Supervisi GP Ansor Ngawi Tingkatkan Kinerja Organisasi
    Supervisi GP Ansor Ngawi Tingkatkan Kinerja Organisasi
    12/07/2020 - 21:00
  • Dinas PPPA Malut Penuhi Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19
    Dinas PPPA Malut Penuhi Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19
    12/07/2020 - 20:52
  • Terduga Teroris Ihsan Abdullah Meninggal, Keluarga Tuntut Penjelasan Polisi
    Terduga Teroris Ihsan Abdullah Meninggal, Keluarga Tuntut Penjelasan Polisi
    12/07/2020 - 20:44
  • Bisnis Pengrajin Batik Jember Masih Lesu
    Bisnis Pengrajin Batik Jember Masih Lesu
    12/07/2020 - 20:38
  • Tingkatkan Budidaya Anggrek, Mentan RI Dorong Eka Karya Flora Buka Akses Pasar
    Tingkatkan Budidaya Anggrek, Mentan RI Dorong Eka Karya Flora Buka Akses Pasar
    12/07/2020 - 20:32
  • Nurhasanah Iskandar, Pengisi Suara Karakter Doraemon Tutup Usia
    Nurhasanah Iskandar, Pengisi Suara Karakter Doraemon Tutup Usia
    12/07/2020 - 20:26
  • Jembatan Gantung di Bone Bolango Gorontalo Roboh, Jalur Alternatif Warga Terputus
    Jembatan Gantung di Bone Bolango Gorontalo Roboh, Jalur Alternatif Warga Terputus
    12/07/2020 - 20:20

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Pilkada Kaur 2020, Antara Penantang vs Petahana
    Pilkada Kaur 2020, Antara Penantang vs Petahana
    12/07/2020 - 12:24
  • Bangkitnya Generasi Pasca Pandemi
    Bangkitnya Generasi Pasca Pandemi
    12/07/2020 - 10:12
  • Hak Politik Buruh Migran dalam Pilkada Serentak 2020
    Hak Politik Buruh Migran dalam Pilkada Serentak 2020
    12/07/2020 - 08:35
  • RUU HIP Asas Kepentingan?
    RUU HIP Asas Kepentingan?
    11/07/2020 - 16:33
  • Tren Hijrah: Konstruksi Baru Identitas Muslim Milenial Urban Indonesia
    Tren Hijrah: Konstruksi Baru Identitas Muslim Milenial Urban Indonesia
    11/07/2020 - 15:37
  • Alat Penghancur Virus Corona di Air, Udara, dan Lingkungan
    Alat Penghancur Virus Corona di Air, Udara, dan Lingkungan
    11/07/2020 - 14:22
  • Dilema Jabatan Wakil Kepala Daerah
    Dilema Jabatan Wakil Kepala Daerah
    11/07/2020 - 13:34
  • Dangdut Koplo dan Dominasi Penguasa Industri Musik
    Dangdut Koplo dan Dominasi Penguasa Industri Musik
    11/07/2020 - 12:25
  • Sebelum Meninggal Dunia, Ayah Ivan Gunawan dalam Kondisi Sehat
    Sebelum Meninggal Dunia, Ayah Ivan Gunawan dalam Kondisi Sehat
    12/07/2020 - 22:02
  • Link Live Streaming Tottenham Hotspur vs Arsenal dan Susunan Pemain
    Link Live Streaming Tottenham Hotspur vs Arsenal dan Susunan Pemain
    12/07/2020 - 22:00
  • Jansen Kaget Honor Panitia Asian Games Belum Lunas: Semoga Uangnya Ada
    Jansen Kaget Honor Panitia Asian Games Belum Lunas: Semoga Uangnya Ada
    12/07/2020 - 21:57
  • Viral Roti Canai Ular dan 4 Berita Lifestyle Populer Lainnya
    Viral Roti Canai Ular dan 4 Berita Lifestyle Populer Lainnya
    12/07/2020 - 21:55
  • Pusat Perawatan Covid-19 India Siap Beroperasi, Diklaim Terbesar di Dunia
    Pusat Perawatan Covid-19 India Siap Beroperasi, Diklaim Terbesar di Dunia
    12/07/2020 - 21:50
  • Pemilik Warung Dekat Penemuan Mayat Editor Metro TV: Pisau Saya Begini
    Pemilik Warung Dekat Penemuan Mayat Editor Metro TV: Pisau Saya Begini
    12/07/2020 - 18:18
  • Geger, Kapal Perang Rusia yang Membuat Amerika Ciut Muncul di Barents
    Geger, Kapal Perang Rusia yang Membuat Amerika Ciut Muncul di Barents
    12/07/2020 - 06:44
  • Bongkar Kasus Pembunuhan Editor Metro TV, Tim Gabungan Dibentuk
    Bongkar Kasus Pembunuhan Editor Metro TV, Tim Gabungan Dibentuk
    12/07/2020 - 12:24
  • Jet Tempur Rusia Hadang Pesawat Militer AS di atas Laut Jepang
    Jet Tempur Rusia Hadang Pesawat Militer AS di atas Laut Jepang
    12/07/2020 - 11:20
  • Dicemarkan, Sultan Pontianak Resmi Laporkan Abu Janda ke Polisi
    Dicemarkan, Sultan Pontianak Resmi Laporkan Abu Janda ke Polisi
    12/07/2020 - 01:22