Kopi TIMES

Perekonomian Indonesia dalam Kebijakan New Normal

Selasa, 02 Juni 2020 - 12:03 | 23.04k
Perekonomian Indonesia dalam Kebijakan New Normal
Abid Muhtarom, Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Lamongan (Unisla) dan LPPM-Litbangpemas Unisla

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Gambaran dan kebijakan pemerintah dalam menyesuaikan perekonomian di masa Coronavirus Disease atau Covid-19 mulai didengungkan dengan hadirnya kebijakan “New Normal”. 

Dimulai dengan Presiden Joko Widodo meninjau MARTI dan pusat perbelanjaan di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2020) untuk melihat kesiapan New Normal. Bahkan, Jokowi mengisyaratkan Indonesia mulai bersiap-siap untuk memulai awal kembalinya kehidupan ekonomi menuju normal. 

"Kita ingin sekali masuk ke normal baru. Masuk ketatanan baru dan kita ingin muncul kesadaran yang kuat, kedisiplinan yang kuat. Kita ingin tetap produktif, tapi aman Covid-19 19. Produktif tapi aman Covid-19, ini yang kita inginkan" bunyi pernyatan Jokowi. 

Namun, jika menilik kasus Covid-19 masih menunjukan kurva naik di Tanah Air, memunculkan pertanyaan kenapa program kebijakan pemerintah ini harus dilakukan? Kenapa pemerintah kita ingin new normal ini diterapkan?

Jawabannya, kita mengetahui saat ini perekonomian dunia bahkan Indonesia mengalami banyak penurunan yang disebabkan karena Covid-19. Bahkan pada kuartal pertama 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya tumbuh 2,97 persen saja, dan bahkan diprediksi pada kuartal kedua akan turun lagi. 

Jika hal ini dibiarkan maka perekonomian akan mengalami krisis, mengingat PSBB diterapkan di sebagian besar wilayah poros ekonomi utama di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, sepanjang bulan April dan Mei 2020.

PSBB tentu berpengaruh besar pada konsumsi rumah tangga, masyarakat yang berhenti bekerja berdampak pada sektor ekonomi lainnya seperti Mall, rapat-rapat di luar kantor, ke bioskop, beli rumah, tanah, rekreasi, dan lain-lain. 

Pengeluaran rumah tangga inilah yang berdampak besar dan sangat berpengaruh besar pada perekonomian tanah air. Sebab, sumbangsihnya bisa mencapai 58,14 persen dalam PDB kuartal satu di Indonesia. Namun, di masa pandemi Covid-19, konsumsi rumah tangga ini anjlok hingga 2,84 persen, padahal biasanya berada di kisaran 5 persen. 

Kondisi yang sama juga berlaku untuk impor, yang mengalami minus 17,7 persen pada kuartal pertama 2020. Padahal impor bahan baku sangat penting untuk menggerakan ekonomi di dalam negeri, sebagai penggerak sektor manufaktur dan juga perdagangan.

Untuk diketahui, industri perdagangan dapat mendongkrak perekonomian Indonesia, data PDB, pada kuartal pertama perdagangan menempati posisi kedua. Sektor ini hanya kalah dari industri pengolahan dan pertanian yang menempati posisi, tiga. 

Tetapi, dampak dari adanya Covid-19 dan diberlakukan PSBB menjadikan perdagangan menjadi turun. Disini pertumbuhan sektor perdagangan hanya bisa tumbuh 1,6 persen. 

Jika dilihat dari nilai nominal konsumsi rumah tangga dan perdagangan pada kuartal pertama 2020, baru pertama kali ini mengalami penurunan sejak tahun 2017 lalu (data BPS). 

Maka jika dilihat dari pernyataan Presiden Joko Widodo, kebijakan yang diambil pemerintah ini, tak lain dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian di Indonesia. Namun, di sisi lain, kebijakan new normal dikhawatirkan akan makin banyak masyarakat yang tertular Covid-19. 

Jika pun kebijakan new normal benar-benar diberlakukan, mau tidak mau kita harus menjalankan dan melaksanakan dengan protokol yang ditetapkan pemerintah. Maju terus Indonesiaku !!. (*)

***

*) Penulis: Abid Muhtarom, Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Lamongan (Unisla) dan LPPM-Litbangpemas Unisla

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pinjam Ponsel Babinkamtibmas, Kapolda Jatim Video Call dengan Pasien Covid-19
    Pinjam Ponsel Babinkamtibmas, Kapolda Jatim Video Call dengan Pasien Covid-19
    15/07/2020 - 18:17
  • Yuk Rasakan Sensasi Melayang Ekstrem di Ngebel Adventure Park Ponorogo
    Yuk Rasakan Sensasi Melayang Ekstrem di Ngebel Adventure Park Ponorogo
    15/07/2020 - 18:05
  • Pemkab Pamekasan Bertekad Pertahankan WTP
    Pemkab Pamekasan Bertekad Pertahankan WTP
    15/07/2020 - 18:00
  • HBA Ke-60, Kejari Banyumas Gelar Baksos
    HBA Ke-60, Kejari Banyumas Gelar Baksos
    15/07/2020 - 17:55
  • Razia Bekas Lokalisasi, Petugas Gabungan di Kabupaten Malang Amankan 7 PSK
    Razia Bekas Lokalisasi, Petugas Gabungan di Kabupaten Malang Amankan 7 PSK
    15/07/2020 - 17:49
  • Panen Perdana Varietas HMS 400, Bupati Salwa Harap Desa Berinovasi di Bidang Pangan
    Panen Perdana Varietas HMS 400, Bupati Salwa Harap Desa Berinovasi di Bidang Pangan
    15/07/2020 - 17:43
  • Galang Dana, Paguyuban PKH Kabupaten Probolinggo Bantu Anak Gagal Ginjal
    Galang Dana, Paguyuban PKH Kabupaten Probolinggo Bantu Anak Gagal Ginjal
    15/07/2020 - 17:38
  • Pemerintah Bentuk Tim Pemburu Koruptor, Pimpinan DPR RI Minta Komisi III Dilibatkan
    Pemerintah Bentuk Tim Pemburu Koruptor, Pimpinan DPR RI Minta Komisi III Dilibatkan
    15/07/2020 - 17:26
  • Sekda Banjarnegara Serahkan Aplikasi Sisdes ke 12 Kelurahan
    Sekda Banjarnegara Serahkan Aplikasi Sisdes ke 12 Kelurahan
    15/07/2020 - 17:23
  • DPRD Pamekasan Belum Bisa Mengungkap Pemalsu Dokumen Pengajuan Dana CSR 
    DPRD Pamekasan Belum Bisa Mengungkap Pemalsu Dokumen Pengajuan Dana CSR 
    15/07/2020 - 17:19

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Pembelajaran Daring di Era New Normal
    Pembelajaran Daring di Era New Normal
    15/07/2020 - 16:21
  • Pergeseran Nilai dan Fungsi Masker
    Pergeseran Nilai dan Fungsi Masker
    15/07/2020 - 15:37
  • Maraknya Hoaks di media Sosial serta Antisipasinya
    Maraknya Hoaks di media Sosial serta Antisipasinya
    15/07/2020 - 12:28
  • Rumah Belajar, Mimpi Membangkitkan Teknologi untuk Nyala Api Pendidikan Indonesia
    Rumah Belajar, Mimpi Membangkitkan Teknologi untuk Nyala Api Pendidikan Indonesia
    15/07/2020 - 09:34
  • Imam Shamsi Ali: Sikapi Hagia Sofia dengan Bijak
    Imam Shamsi Ali: Sikapi Hagia Sofia dengan Bijak
    15/07/2020 - 08:21
  • Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    14/07/2020 - 20:40
  • Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    14/07/2020 - 16:07
  • Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    14/07/2020 - 15:00
  • Jokowi Bagi-bagi Duit Rp 2,4 Juta ke 62 Pedagang di Istana Bogor
    Jokowi Bagi-bagi Duit Rp 2,4 Juta ke 62 Pedagang di Istana Bogor
    15/07/2020 - 18:17
  • Salut, Mahasiswi UNS Bikin Hand Sanitizer Pakai Daun Sirih dan Lidah Buaya
    Salut, Mahasiswi UNS Bikin Hand Sanitizer Pakai Daun Sirih dan Lidah Buaya
    15/07/2020 - 18:17
  • Tipu Orangtua Angkat dan Ambil Uang Rp 60 Juta, Pasutri di Batam Diciduk
    Tipu Orangtua Angkat dan Ambil Uang Rp 60 Juta, Pasutri di Batam Diciduk
    15/07/2020 - 18:15
  • Status Red Notice Djoko Tjandra Hilang, Jaksa Agung: Tak Ada Cabut-Mencabut
    Status Red Notice Djoko Tjandra Hilang, Jaksa Agung: Tak Ada Cabut-Mencabut
    15/07/2020 - 18:13
  • Curhat Pedagang Angkringan Cantik di Klaten, Kerap Digoda Pembeli
    Curhat Pedagang Angkringan Cantik di Klaten, Kerap Digoda Pembeli
    15/07/2020 - 18:07
  • Kisah Letjen Kentot, Perwira TNI Ajudan Setia Jenderal Soeharto
    Kisah Letjen Kentot, Perwira TNI Ajudan Setia Jenderal Soeharto
    15/07/2020 - 05:02
  • Ternyata, Tarif Hana Hanifah Setara Gaji Ronaldo 1 Jam di Juventus
    Ternyata, Tarif Hana Hanifah Setara Gaji Ronaldo 1 Jam di Juventus
    15/07/2020 - 05:18
  • Terkuak, Hana Hanifah Gunakan Dokumen Palsu Saat Jalani Prostitusi
    Terkuak, Hana Hanifah Gunakan Dokumen Palsu Saat Jalani Prostitusi
    15/07/2020 - 07:25
  • Inggris Akhirnya Bersekutu Sama Amerika Keroyok China di Indo-Pasifik
    Inggris Akhirnya Bersekutu Sama Amerika Keroyok China di Indo-Pasifik
    15/07/2020 - 07:04
  • Honda CR-V Baru Resmi Mengaspal, Jangan Kaget Lihat Harganya
    Honda CR-V Baru Resmi Mengaspal, Jangan Kaget Lihat Harganya
    15/07/2020 - 11:50