Kopi TIMES

Kesadaran Adalah Kunci Utama Berakhirnya Virus COVID-19

Selasa, 02 Juni 2020 - 05:35 | 19.95k
Kesadaran Adalah Kunci Utama Berakhirnya Virus COVID-19
Rahayu Nur Fadhilah, Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Univ. Muhammadiyah Malang/UMM. (Grafis: TIMES INdonesia)
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, MALANGCovid-19 atau sering disebut dengan corona kini sudah bisa ditemui di Negara kita yaitu Indonesia. Wabah virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang baru-baru ini ditemukan.

Covid-19 ini pertama kali ada pada Negara China. Sementara itu, asal mula wabah ini berdasarkan versi pemerintah China berasal dari sebuah pasar hewan laut di Wuhan. Virus ini juga lebih mudah menyebabkan kematian pada penduduk usia lanjut. Awal mula virus ini masuk ke Indonesia melalui WNI yang berkontak langsung dengan temannya yang berasal dari WNA  yang sudah terinfeksi virus ini. Pada akhirnya Virus ini tersebar luas. Namun, karena kurangnya tindakan aktif dari para pemerintah virus ini memakan pasien yang cukup banyak.

Hadirnya Covid-19 di Indonesia membuat kasus-kasus di Indonesia bermunculan. Antara lain tentang perekonomian, kesehatan, maupun kasus kriminal dll. Salah satu kasus perekonomian seperti banyaknya para pekerja yang resah, karena di PHK. Sepinya suatu usaha pertokoan, UKM, dan rumah makan akibat Covid-19. Tidak hanya itu kasus kriminal seperti, pencurian penipuan lebih meningkat kebanding sebelum terjadinya corona. Karena, ketika pandemic semua aktivitas di liburkan atau diganti dengan work from home.

Penghasilan yang didapat ketika corona juga tidak seperti sebelumnya. Dampak yang terjadi ketika terjadinya virus corona membuat para rakyat kecil kesusahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berita yang simpang siur terus terjadi di setiap harinya, dan meningkatkan pasien yang terkena virus corona ini.Kasus yang timbul juga datang dari pasien COVID-19. Mereka tidak mau jujur karena takut dijauhi oleh orang-orang di sekitarnya. Pasien yang meninggal ini juga ditolak untuk dikuburkan di wilayahnya. Dampak virus ini juga membuat stigma negative orang-orang bermunculan yang berakibat stress kepada pasien. 

Sebagian orang melakukan sosial distanting , karena mereka mematuhi peraturan pemerintah dan memiliki kesadaran. Namun, bagaimana dengan masyarakat yang kurang sadar akan tindakannya?. Semakin hari pasien Covid-19 semakin bertambah drastis. Banyak sekali masyarakat yang masih meringankan adanya virus corona ini. Di beberapa provinsi, kota maupun sekitarnya, mereka masih tidak mematuhi peraturan pemerintah. Padahala virus corona sangat berbahaya. Kebanyakan masyarakat lupa memakai masker, lupa untuk mencuci tangan, dan masih banyak  berkerumunan di suatu tempat. Jika tidak sadar dengan bahayanya virus ini sampai kapan dunia ini akan sembuh.

Saat ini pada 30 Mei 2020 tempatnya pada hari Sabtu, pasien di Indonesia terkonfirmasi 25.773, dirawat 17, 185 dengan daftar meninggal dunia sekitar 1.573 orang yang dikutip dari Kompas.com. Akibat yang terjadi jika tidak mematuhi peraturan pemerintah dunia akan tetap seperti ini.

Pasien-pasien akan bertambah banyak. Berkurangnya penduduk disekitar. Solusinya, bukan membuat mental pasien Covid-19 turun, namun memberi semangat hal utama yang terpenting. Kesehatan mental dalam masa pandemic juga harus diperhatikan dalam hal ini, tidak hanya masalah ekonomi saja . Egois bukan hal utama untuk memecahkan kasus ini. Berbagai kasus yang terjadi pada saat wabah ini datang, banyak pula bermunculan kebijakan-kebijakan yang dilakukan berkali-kali untuk masyarakat Indonesia agar tetap tenang dan tidak memiliki inisiatif sendiri. 

Langkah Pandemi untuk tetap dirumah atau beraktivitas didalam rumah, lockdown, lalu PSBB sudah diarahkan , dan baru-baru ini presiden kita sudah mengeluarkan kebijakan baru yaitu 'NEW NORMAL', kembalinya ke bentuk semula atau kembali keaktivitas semula sehari-hari.

Menjaga tubuh dengan berolahraga, menjaga pola makan dan selalu mengonsumsi vitamin. Memakai masker, tidak berlebihan dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari, tidak berkerumunan atau hindari keluar rumah jika tidak perlu, dan selalu mencuci tangan adalah langkah kita yang paling efektif dalam mematuhi peraturan pemerintah. Memiliki insiatif positif sangatlah penting untuk mengajak orang-orang disekitar mematuhi peraturan pemerintah. (*)

***

*)Oleh: Rahayu Nur Fadhilah, Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Hasil Tes Swab Massal Pemandu Lagu di Cirebon Keluar, Ini Hasilnya
    Hasil Tes Swab Massal Pemandu Lagu di Cirebon Keluar, Ini Hasilnya
    15/07/2020 - 18:41
  • Akibat Kasus Joget Tiktok, Kadisparpora Bondowoso Dicopot Jabatannya
    Akibat Kasus Joget Tiktok, Kadisparpora Bondowoso Dicopot Jabatannya
    15/07/2020 - 18:35
  • Ingin Nikmati Kopi dan Senja? Nongkrong saja di Rooftop Traffic OR
    Ingin Nikmati Kopi dan Senja? Nongkrong saja di Rooftop Traffic OR
    15/07/2020 - 18:30
  • Siap-Siap ! Masyarakat Kabupaten Cirebon Tidak Gunakan Masker Kena Denda 150 Ribu
    Siap-Siap ! Masyarakat Kabupaten Cirebon Tidak Gunakan Masker Kena Denda 150 Ribu
    15/07/2020 - 18:24
  • BK DPRD Kota Cirebon Segera Tindaklanjuti Polemik Penghapusan Kata 'Khilafah'
    BK DPRD Kota Cirebon Segera Tindaklanjuti Polemik Penghapusan Kata 'Khilafah'
    15/07/2020 - 18:23
  • Pinjam Ponsel Babinkamtibmas, Kapolda Jatim Video Call dengan Pasien Covid-19
    Pinjam Ponsel Babinkamtibmas, Kapolda Jatim Video Call dengan Pasien Covid-19
    15/07/2020 - 18:17
  • Korps Wanita dan PNS Lantamal VIII Manado Berbagi Sayuran kepada Warga
    Korps Wanita dan PNS Lantamal VIII Manado Berbagi Sayuran kepada Warga
    15/07/2020 - 18:11
  • Yuk Rasakan Sensasi Melayang Ekstrem di Ngebel Adventure Park Ponorogo
    Yuk Rasakan Sensasi Melayang Ekstrem di Ngebel Adventure Park Ponorogo
    15/07/2020 - 18:05
  • Pemkab Pamekasan Bertekad Pertahankan WTP
    Pemkab Pamekasan Bertekad Pertahankan WTP
    15/07/2020 - 18:00
  • HBA Ke-60, Kejari Banyumas Gelar Baksos
    HBA Ke-60, Kejari Banyumas Gelar Baksos
    15/07/2020 - 17:55

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Pembelajaran Daring di Era New Normal
    Pembelajaran Daring di Era New Normal
    15/07/2020 - 16:21
  • Pergeseran Nilai dan Fungsi Masker
    Pergeseran Nilai dan Fungsi Masker
    15/07/2020 - 15:37
  • Maraknya Hoaks di media Sosial serta Antisipasinya
    Maraknya Hoaks di media Sosial serta Antisipasinya
    15/07/2020 - 12:28
  • Rumah Belajar, Mimpi Membangkitkan Teknologi untuk Nyala Api Pendidikan Indonesia
    Rumah Belajar, Mimpi Membangkitkan Teknologi untuk Nyala Api Pendidikan Indonesia
    15/07/2020 - 09:34
  • Imam Shamsi Ali: Sikapi Hagia Sofia dengan Bijak
    Imam Shamsi Ali: Sikapi Hagia Sofia dengan Bijak
    15/07/2020 - 08:21
  • Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    14/07/2020 - 20:40
  • Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    14/07/2020 - 16:07
  • Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    14/07/2020 - 15:00
  • Studi: Hubungan Seks Rutin Turunkan Risiko Kematian dari Berbagai Penyakit
    Studi: Hubungan Seks Rutin Turunkan Risiko Kematian dari Berbagai Penyakit
    15/07/2020 - 19:00
  • Penerapan Sistem Ganjil Genap di Pasar Seni Kuta Bali
    Penerapan Sistem Ganjil Genap di Pasar Seni Kuta Bali
    15/07/2020 - 19:00
  • Sering Diabaikan, Waspada Gejala Tekanan Darah Tinggi pada Hidung!
    Sering Diabaikan, Waspada Gejala Tekanan Darah Tinggi pada Hidung!
    15/07/2020 - 19:00
  • Aurel Hermansyah Sebut Lamaran Atta Halilintar Sebagai Kado Terindah
    Aurel Hermansyah Sebut Lamaran Atta Halilintar Sebagai Kado Terindah
    15/07/2020 - 18:59
  • Sesuai Standar Corona, Begini Penampakan PSK pada Masa New Normal
    Sesuai Standar Corona, Begini Penampakan PSK pada Masa New Normal
    15/07/2020 - 18:58
  • Kisah Letjen Kentot, Perwira TNI Ajudan Setia Jenderal Soeharto
    Kisah Letjen Kentot, Perwira TNI Ajudan Setia Jenderal Soeharto
    15/07/2020 - 05:02
  • Ternyata, Tarif Hana Hanifah Setara Gaji Ronaldo 1 Jam di Juventus
    Ternyata, Tarif Hana Hanifah Setara Gaji Ronaldo 1 Jam di Juventus
    15/07/2020 - 05:18
  • Inggris Akhirnya Bersekutu Sama Amerika Keroyok China di Indo-Pasifik
    Inggris Akhirnya Bersekutu Sama Amerika Keroyok China di Indo-Pasifik
    15/07/2020 - 07:04
  • Terkuak, Hana Hanifah Gunakan Dokumen Palsu Saat Jalani Prostitusi
    Terkuak, Hana Hanifah Gunakan Dokumen Palsu Saat Jalani Prostitusi
    15/07/2020 - 07:25
  • Meriam Canggih Paskhas TNI AU Tembak Pesawat Pembom Musuh di Makassar
    Meriam Canggih Paskhas TNI AU Tembak Pesawat Pembom Musuh di Makassar
    15/07/2020 - 11:02