Kopi TIMES

Lansia Menuju Husnul Khatimah

Senin, 01 Juni 2020 - 11:08 | 16.08k
Lansia Menuju Husnul Khatimah
Rochmat Wahab adalah mantan rektor Universitas Negeri Yogyakarta.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Pada tanggal 29 Mei 2020 dinyatakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN). Acara ini semakin mendapat perhatian. Mungkin juga semakin sebanyak jumlah populasinya.

Berdasarkan data proyeksi BPS, tahun 2019 penduduk lansia di Indonesia adalah 9,75 atau sekitar 27 juta jiwa. Diperkirakan akan menjadi 12,54 persen atau 35,5 juta jiwa di tahun 2025, dan akan terus meningkat di tahun 2035 sebesar 16,77 persen atau 51 juta jiwa. Angka Lansia ke depan cenderung naik proporsinya, diduga di antaranya Lansia lebih terdidik dan peduli terhadap kesehatannya. Apapun alasannya, Lansia ingin menyongsong akhir hidupnya dengan husnul khatimah.

Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Indonesia yang semakin meningkat yaitu 71,5 tahun, sedangkan Usia Harapan Hidup Sehat baru mencapai 62,7 tahun (data Litbangkes, 2017). Terdapat kesenjangan 8,8 tahun, yang berarti dalam keadaan tidak sehat. Lansia dapat menderita berbagai macam penyakit dalam satu waktu (multipatologis). Penyakit yang paling sering diderita antara lain hipertensi, DM, stroke, jantung dan gangguan mental emosional serta demensia.

Terlepas dari itu memang secara kasuistik ada yang wafat cukup banyak di atas usia 70 tahun. Mereka bisa status sosial dan ekonominya baik, sehingga kebutuhan lahiriah untuk pemeliharaan kesehatan tercukupi. Namun karena faktor mental, bisa jadi kurang syukurnya atau agamanya kurang kuat, hidup  mereka bisa jadi belum tentu bahagia. Tetapi bagi yang status sosial dan ekonominya menengah ke bawah, tidak berarti kurang bahagia, karena buktinya ada yang relatif bahagia, karena hidupnya damai dan qanaah serta kuat ibadahnya. Selanjutnya Lansia yang wafat di atas  usia 60 tahun, di samping ikuti usia Rasulullah juga karena di masa pensiun banyak terjadi penurunan aktivitas yang berakibat pada fungsi tubuh berangsur-angsur menurun. Di samping kurang olahraga, sakit akibat dari pola makan sebelumnya dan sebagainya.

Siapapun yang bisa melewati usia 60 tahun patut mensyukuri. Walaupun kita tidak tahu, hari terakhir kita menghirup udara dan memenuhi panggilan Allah swt. Berapapun usia seseorang itu sebenarnya sudah ditentukan usianya oleh Allah swt ketika berusia 4 bulan dalam kandungan Ibu, disamping rizkinya, amalnya, atau apakah bahagia atau celakanya. Bahkan Allah swt betfirman “Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun.” (QS. Al-A’raf: 34).

Kita semua sangat berharap bahwa dalam menuju akhir kehidupan, kita sehat, mandiri, bahagia, bermanfaat dan selalu dekat dengan Tuhan, sehingga kapan pun kita dipanggil oleh Allah tetap memegang Islam sebagai agama dan pegangan hidup. Ingat yang selalu dipesankan khatib Jum’atan:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Yaa ayyuhalladziina aamanauu, ittaqullaaha haqqa tuqootih walaa tamuutunna illaa wa antum muslimuun”, yang artinya : “hi orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah, dan janganlah kami wafat kecuali tetap dalam Islam”.  (QS Ali Imran : 102). Kita semua selalu merindukan bahwa puncak kehidupan kita di dunia harus dalam berislam yang paling tinggi maqamnya. Jangan justru dalam posisi anti klimaks.

Mengapa demikian, karena cukup banyak ditemukan kasus, hidupnya bukan lagi husnul khatimah, melainkan suu-ul khaatimah. Sebagian Ulama mengatakan, ada sejumlah  perkara yang bisa menjadikan suu-ul khaatimah, di antaranya : rusak aqidahnya, menyepelekan urusan sholat, banyak melakukan maksiat, tidak istiqamah, minum khamr, durhaka kepada kedua orang tua, suka mencari-cari aib kaum muslimin lainnya, mengurangi takaran dan timbangan, dan menyakiti saudara muslimin. Dengan begitu kita menjaga diri dari perkara itu semua, sehingga tidak ada pilihan lain kecuali berakhir dengan husnul khatimah. Walaupun sangat disadari bahwa hal ini tidak mudah, karena banyak gangguan yang bisa merusak dan menjadikan suu-ul khotimah di era yang semakin tidak menentu.

Nah sekarang apa yang bisa dilakukan oleh Lansia dalam mengisi sisa hidupnya, sehingga bisa bahagia di dunia, berakhir hidupnya di dunia dengan husnul khatimah dan dilanjutkan dengan hidup bahagia di akhirat. Untuk mewujudkan semua itu setidak-tidaknya kita mengatur pola hidup dengan makan yang sehat, berolahraga rutin sesuai dengan kondisinya, berstirahat cukup, menjaga silaturahim, membaca dan menulis hal-hal yang baik sambil mengaktifkan fungsi berpikir,  menjaga silaturahim dan aktivitas sosial dan keagamaan, dan istiqamah dalam beribadah. Masa pensiun disikapi dengan positif dan produktif. Hidup dengan sederhana. Mencari kegiatan rekreatif yang positif, bukan yang distruktif.

Utamanya untuk menghadap Allah swt, kita semua sangat merindukan bisa mengakhiri hidup dengan husnul khaatimah. Untuk itu selain kita menghindari perkara yang bisa menggiring kita menjadi suu-ul khatimah, kita dengan sadar bisa upayakan berbagai hal yang bisa mengantarkan kita menjadi husnul khatimah baik berupa ikhtiar maupun berdoa/bertawakal. Adapun ikhtiar yang bisa kita lakukan di antaranya : (1) Memperbanyak istighfar dan taubat nasuha,  (2) Menjaga iman dan ketakwaaan kepada Allah SWT secara istiqamah, (3) Berusaha sungguh-sungguh memperbaiki lahir batin, (4) Mendirikan shalat dan memelihara shalat, (5) Senantiasa mengerjakan amal shalih secara ikhlas semata-mata karena Allah, (6) Memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan hal-hal yang berguna, (7) Jangan pernah meremehkan dosa-dosa kecil yang telah dilakukan, (8) Senantiasa berdzikir dan mengingat Allah di manapun berada, dan (9) Upayakan selalu ingat akan kematian.

Barang siapa yang bisa meraih husnul khatimah dalam hidupnya, apapun kondisinya sekarang. Apakah dalam kesulitan atau kelonggaran hidupnya. Apakah dalam limpahan atau keterbatasan rizki. Apakah dalam kondisi kuat atau lemah badannya. Apakah dalam berilmu yang tinggi atau standar. Apakah dalam kondisi sehat atau sakit. Yang penting bahwa pada saat berakhir hidupnya dalam keadaan husnul khatimah. Bagi Lansia ingat anda Rasulullah saw, “Umur umatku antara 60 sampai 70 tahun, dan sedikit yang melampaui umur tersebut.” (HR. Ibnu Majah).

Untuk itu marilah kita ingat akan kematian, karena sepandai ummat adalah yang ingat akan kematian. Ibnu Umar RA berkata, ''Aku datang menemui Nabi Muhammad SAW bersama 10 orang, lalu salah seorang Anshar bertanya, siapakah orang yang paling cerdas dan paling mulia wahai Rasulullah? Nabi menjawab, orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya, mereka itulah orang-orang yang cerdas, mereka pergi dengan membawa kemuliaan dunia dan kehormatan.'' (HR Ibnu Majah).

Selain berbagai ikhtiar yang bisa kita lakukan secara optimal, kita perlu secara istiqamah bermunajat kepada Allah swt dengan berdoa :

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيهِ

“Ya Allah, jadikanlah sebaik-baiknya umurku adalah umur yang terakhirnya, sebaik-baiknya amalku adalah amal-amal penutupannya dan sebaik-baiknya hariku adalah hari saat aku menghadap-Mu.”

Selain itu bisa berdoa sebagai berikut:

اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ

Artinya: “Ya Alloh, akhirilah hidup kami dengan Islam, akhirilah hidup kami dengan membawa iman dan akhirilah hidup kami dengan husnul khotimah”.

Demikianlah sedikit renungan bagi Lansia dan yang menuju Lansia dalam menghadapi akhir kehidupan. Memang umumnya akhir kehidupan dibumi ini terjadi pada usia lansia, namun dewasa ini kematian tidak harus menunggu Lansia. Banyak kasus bahwa kematian bisa terjadi lebih awal karena berbagai penyebab. Karena itu wafat dengan husnul khatimah di samping utamanya menjadi kepedulian insan Lansia, juga bagi kelompok usia yang lebih awal. Akhirnya, yang penting bagaimana menjadi Lansia yang sehat, mandiri, produktif, bahagia, bermanfaat, istiqamah beribadah dan wafat dengan husnul khatimah.

*****

*) Oleh: Rochmat Wahab adalah mantan rektor Universitas Negeri Yogyakarta

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Transparency Internasional Minta KPK Usut Tuntas Kasus Wahyu Setiawan
    Transparency Internasional Minta KPK Usut Tuntas Kasus Wahyu Setiawan
    14/07/2020 - 10:00
  • Pemkab Cilacap Berikan Bantuan Rp 2,9 M untuk 9 Parpol
    Pemkab Cilacap Berikan Bantuan Rp 2,9 M untuk 9 Parpol
    14/07/2020 - 09:37
  • Pasien Covid-19 di Magetan Bertambah 3 Lagi, 1 di Antaranya ASN
    Pasien Covid-19 di Magetan Bertambah 3 Lagi, 1 di Antaranya ASN
    14/07/2020 - 09:23
  • Gotong Royong, Warga  Dusun Junggo Beli Ambulans
    Gotong Royong, Warga Dusun Junggo Beli Ambulans
    14/07/2020 - 09:14
  • Kasus Covid-19 Kembali Melonjak Banjarnegara, Ada 25 Orang Dalam Perawatan
    Kasus Covid-19 Kembali Melonjak Banjarnegara, Ada 25 Orang Dalam Perawatan
    14/07/2020 - 09:00
  • Kolaborasi dan Sharing, Kunci Menuju New Normal Bidang Pendidikan
    Kolaborasi dan Sharing, Kunci Menuju New Normal Bidang Pendidikan
    14/07/2020 - 08:46
  • Latihan Kembali Ditunda, Arema FC Tetap Gelar Rapid Test Pada Pemain
    Latihan Kembali Ditunda, Arema FC Tetap Gelar Rapid Test Pada Pemain
    14/07/2020 - 08:34
  • Kekurangan Pengawas Sekolah, Begini Tanggapan Bupati TTS
    Kekurangan Pengawas Sekolah, Begini Tanggapan Bupati TTS
    14/07/2020 - 08:25
  • Perahu Layar Motor Sumber Rejeki 2 Karam di Perairan Gili Iyang
    Perahu Layar Motor Sumber Rejeki 2 Karam di Perairan Gili Iyang
    14/07/2020 - 08:12
  • Universitas Prasetiya Mulya: Era Sekarang Bikin Makin Semangat Dobrak Inovasi Bisnis
    Universitas Prasetiya Mulya: Era Sekarang Bikin Makin Semangat Dobrak Inovasi Bisnis
    14/07/2020 - 08:00

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    13/07/2020 - 23:29
  • Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    13/07/2020 - 22:00
  • Spirit Kuliah Daring
    Spirit Kuliah Daring
    13/07/2020 - 21:03
  • Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    13/07/2020 - 20:15
  • Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    13/07/2020 - 19:38
  • Tiga Paslon Pilkada Tangsel, Ini Peta Kekuatannya
    Tiga Paslon Pilkada Tangsel, Ini Peta Kekuatannya
    13/07/2020 - 17:12
  • Pilkada 2020 dan Momentum Lahirnya Pemimpin Dengan Gaya Baru
    Pilkada 2020 dan Momentum Lahirnya Pemimpin Dengan Gaya Baru
    13/07/2020 - 16:11
  • Membangun Peradaban Meritokrasi di Era Bonus Demografi
    Membangun Peradaban Meritokrasi di Era Bonus Demografi
    13/07/2020 - 15:50
  • Update Covid-19 Global 14 Juli: Grafik Pasien Meninggal Dunia Turun
    Update Covid-19 Global 14 Juli: Grafik Pasien Meninggal Dunia Turun
    14/07/2020 - 11:16
  • Kue Pernikahan Ini Tuai Cibiran, Dekorasinya Dianggap Cabul dan Norak
    Kue Pernikahan Ini Tuai Cibiran, Dekorasinya Dianggap Cabul dan Norak
    14/07/2020 - 11:11
  • 25 Dokter Muda di Solo Positif Corona, Diduga Tertular di Pesta Wisuda UNS
    25 Dokter Muda di Solo Positif Corona, Diduga Tertular di Pesta Wisuda UNS
    14/07/2020 - 11:07
  • Hits: Pertimbangkan Ini Sebelum Bercerai, Bahan Alami untuk Kulit Berminyak
    Hits: Pertimbangkan Ini Sebelum Bercerai, Bahan Alami untuk Kulit Berminyak
    14/07/2020 - 11:06
  • Atta Halilintar Tunggu Orangtuanya Buat Lamar Aurel Hermansyah Secara Resmi
    Atta Halilintar Tunggu Orangtuanya Buat Lamar Aurel Hermansyah Secara Resmi
    14/07/2020 - 11:05
  • Nasib Karier Militer SBY, Jenderal TNI Tercerdas Tanpa Bintang 4
    Nasib Karier Militer SBY, Jenderal TNI Tercerdas Tanpa Bintang 4
    14/07/2020 - 07:02
  • Penantang Innova Resmi Dijual Rp200 Jutaan, Lebih Mewah dan Nyaman
    Penantang Innova Resmi Dijual Rp200 Jutaan, Lebih Mewah dan Nyaman
    14/07/2020 - 09:37
  • Petaka di Menit Akhir, Manchester United Gagal Tembus 3 Besar
    Petaka di Menit Akhir, Manchester United Gagal Tembus 3 Besar
    14/07/2020 - 04:00
  • Kunci Pasukan Amerika Hancurkan Militer China Andai Pecah Perang
    Kunci Pasukan Amerika Hancurkan Militer China Andai Pecah Perang
    14/07/2020 - 06:02
  • Real Madrid Menang Lagi, Peluang Juara LaLiga Makin Terbuka
    Real Madrid Menang Lagi, Peluang Juara LaLiga Makin Terbuka
    14/07/2020 - 04:56