Kopi TIMES

Memaknai Nilai Pancasila di Tengah Pandemi

Senin, 01 Juni 2020 - 09:20 | 22.82k
Memaknai Nilai Pancasila di Tengah Pandemi
Abiseka Anoraga, S Ap, M Ap, ASN LAN RI. (Foto: Abiseka for TIMES Indonesia)
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahir Dasar dan Ideologi Negara Indonesia, yakni Pancasila. Dicetus melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila.

Sebagai warga Indonesia tentu pancasilla dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Namun, masihkah ingat dengan arti pancasila itu sendiri. Tentu dari sejak kita duduk dibangku SD kita sudah diperkenalkan dengan Pencasila. Mulai dari sejarah sampai nilai-nilainya itu sendiri.

Spirit Pancasila ini bersumber dari gagasan kritis sosok Soekarno, tentang 5 dasar landasan berbangsa dan bernegara yang didengungkan pada sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada 29 Mei - 1 Juni 1945. Jangan sampai terjadi kedangkalan mental dan pikir. Ada kesadaran bahwa Tuhan yang maha kuasa adalah sumber kehidupan sehingga moral dan etika menjadi domain penting dalam perilaku manusia Indonesia.

Bung Karno dalam orasinya menyebut bahwa harus ada kebangsaan dan nasionalisme yang maju dan kuat dalam taman sari internasionalisme atau kemanusiaan. Dalam memaknai kelahiran Pancasila ini, marilah kita bersama-sama kembali ke dalam makna Pancasila sesungguhnya. Yang mempersatukan Indonesia dengan segala perbedaan yang ada dengan berdasarkan KeTuhanan.

Pancasila itu diartikan sebagai 5 dasar yang dijadikan dasar negara serta pandangan hidup bangsa. Yang berasal dari bahasa sansekerta yaitu Panca dan Sila. Pancasila itu sendiri sudah ada sejak Kerajaan Majapahit. Pada abad ke XIV pada buku Sutasoma karangan Mpu Tantular.

Pemerintah Indonesia, menjadikan Pancasila sebagai suatu kerangka berpikir dalam mengambil suatu kebijakan. Pancasila tercipta sebagai hasil dari sebuah proses pemikiran yang panjang dari para pendiri bangsa Indonesia (founding father).

Pembangunan nasional merupakan suatu upaya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Namun, apalah artinya semua anugerah yang dimiliki bangsa Indonesia, jika tidak diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusianya. Maka dari itu pembangunan nasional harus memiliki keterkaitan atau relevansi dengan keadaan yang dimiliki Indonesia saat ini.

Saat ini di tengah pandemi Covid-19, masyarakat dan Pemerintah mencoba kembali untuk memaknai arti nilai-nilai pancasila agar musibah segera berakhir dan kita akan menuju New Normal. Di mana dengan adanya bencana covid-19, perekonomian nasional menjadi lesu. Buktinya adalah banyak perusahaan negara dan swasta yang merumahkan karyawan.

Maka dari itu kita perlu bersatu dalam kebangkitan nilai-nilai Pancasila, agar segera terbebas dari pandemi COVID-19. Banyak kita temukan dan tentu menjadi kewajiban bahwa secara default tanpa diminta masyarakat Indonesia tergerak untuk saling membantu, melakukan aksi gotong royong berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Masyarakat bergotong royong dan tolong menolong tanpa melihat ras, agama, dan kesukuan. Tentu semangat yang bertumbuh ditengah pandemi senantiasa memotivasi untuk saling bergotong-royong sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Setiap manusia dan generasi pasti mengalami masa-masa sulit, tetapi juga akan merasakan masa-masa kebahagiaan.

Di tengah pandemi ini, kita semua juga dituntut untuk kreativif dalam memberi semangat yang diperlihatkan oleh karya anak bangsa yang terpanggil untuk menciptakan karya seni yang indah. Dewa Budjana salah satu anak bangsa yang menciptakan karya di tengah Pandemi Covid-19. Melalui syair dan alunan musik lagu berjudul ‘Satu Jalan’, tersirat pesan kepada seluruh elemen Bangsa Indonesia untuk kembali bersatu.

Satu Jalan untuk menghadapi Pandemi Covid-19, kembali saling mencinta dan kembali menjalin persaudaraan sesama anak bangsa. Selain itu, semangat kegotong royongan untuk meningkatkan 'senyum' masyarakat juga dituntut untuk lebih kreatif dalam mengimplementasikan semangat gotong royong dan tolong menolong berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Diperlukan kesadaran dari seluruh elemen bangsa untuk mengatasi atau menghentikan penyebaran covid-19 ini. Pemerintah telah menetapkan sejumlah aturan, salah satunya adalah larangan mudik. Sebagai satu kesatuan persaudaraan, masyarakat seyogyanya mengikuti ketetapan larangan mudik itu.

Pemerintah menginstruksikan untuk menggunakan masker, tetap di rumah, juga para pemuka Agama telah menginstruksikan untuk ibadah dari rumah, rasa kesetiakawanan dan persaudaraan harus kita wujudkan dengan mengikuti imbauan yang telah ditetapkan. Pemerintah dan pemuka agama adalah saudara kita, mereka menetapkan suatu kebijakan atas dasar cinta untuk melindungi masyarakat.

Gerakan solidaritas berbagi itu bisa dimulai dari komunitas yang paling basic, dan kemudian menjadi satu gerak bersama dalam komunitas berbagi di tingkat RT dan RW. Dari komunitas terkecil itu, kemudian bisa terpupuk menjadi gerakan solidaritas nasional.

Mari kita semua khususnya generasi muda Indonesia untuk mempelajari sejarah bagaimana bangsa ini berdiri sehingga nilai-nilai Pancasila tidak hilang ditelan zaman dan mengokohkan rasa nasionalisme di tengah masa sulit seperti sekarang. Bantu pemerintah dengan tetap di rumah bagi yang memang bisa, sebarkan berita-berita positif yang valid untuk mengurangi hoax, saling bantu-membantu dengan apapun yang kamu bisa, dan gandeng pemuda di daerah-daerah lainnya lewat platform digital.

Dengan begitu, cita-cita bapak bangsa Indonesia untuk menciptakan negara yang adil dan makmur akan terwujud di masyarakat serta kita semua berharap akan dapat melewati ujian pandemi COVID-19 dengan baik.

*****

*) Oleh Abiseka Anoraga, S Ap, M Ap, ASN LAN RI

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pemkab Cilacap Berikan Bantuan Rp 2,9 M untuk 9 Parpol
    Pemkab Cilacap Berikan Bantuan Rp 2,9 M untuk 9 Parpol
    14/07/2020 - 09:37
  • Pasien Covid-19 di Magetan Bertambah 3 Lagi, 1 di Antaranya ASN
    Pasien Covid-19 di Magetan Bertambah 3 Lagi, 1 di Antaranya ASN
    14/07/2020 - 09:23
  • Gotong Royong, Warga  Dusun Junggo Beli Ambulans
    Gotong Royong, Warga Dusun Junggo Beli Ambulans
    14/07/2020 - 09:14
  • Kasus Covid-19 Kembali Melonjak Banjarnegara, Ada 25 Orang Dalam Perawatan
    Kasus Covid-19 Kembali Melonjak Banjarnegara, Ada 25 Orang Dalam Perawatan
    14/07/2020 - 09:00
  • Kolaborasi dan Sharing, Kunci Menuju New Normal Bidang Pendidikan
    Kolaborasi dan Sharing, Kunci Menuju New Normal Bidang Pendidikan
    14/07/2020 - 08:46
  • Latihan Kembali Ditunda, Arema FC Tetap Gelar Rapid Test Pada Pemain
    Latihan Kembali Ditunda, Arema FC Tetap Gelar Rapid Test Pada Pemain
    14/07/2020 - 08:34
  • Kekurangan Pengawas Sekolah, Begini Tanggapan Bupati TTS
    Kekurangan Pengawas Sekolah, Begini Tanggapan Bupati TTS
    14/07/2020 - 08:25
  • Perahu Layar Motor Sumber Rejeki 2 Karam di Perairan Gili Iyang
    Perahu Layar Motor Sumber Rejeki 2 Karam di Perairan Gili Iyang
    14/07/2020 - 08:12
  • Universitas Prasetiya Mulya: Era Sekarang Bikin Makin Semangat Dobrak Inovasi Bisnis
    Universitas Prasetiya Mulya: Era Sekarang Bikin Makin Semangat Dobrak Inovasi Bisnis
    14/07/2020 - 08:00
  • Ujian Doktor UMM, Muhammad Syafi'i Angkat Pengembangan Model Discovery Learning
    Ujian Doktor UMM, Muhammad Syafi'i Angkat Pengembangan Model Discovery Learning
    14/07/2020 - 07:32

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    13/07/2020 - 23:29
  • Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    13/07/2020 - 22:00
  • Spirit Kuliah Daring
    Spirit Kuliah Daring
    13/07/2020 - 21:03
  • Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    13/07/2020 - 20:15
  • Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    13/07/2020 - 19:38
  • Tiga Paslon Pilkada Tangsel, Ini Peta Kekuatannya
    Tiga Paslon Pilkada Tangsel, Ini Peta Kekuatannya
    13/07/2020 - 17:12
  • Pilkada 2020 dan Momentum Lahirnya Pemimpin Dengan Gaya Baru
    Pilkada 2020 dan Momentum Lahirnya Pemimpin Dengan Gaya Baru
    13/07/2020 - 16:11
  • Membangun Peradaban Meritokrasi di Era Bonus Demografi
    Membangun Peradaban Meritokrasi di Era Bonus Demografi
    13/07/2020 - 15:50
  • Klasemen Liga Spanyol pekan ke-36 Usai Duel Granada vs Real Madrid
    Klasemen Liga Spanyol pekan ke-36 Usai Duel Granada vs Real Madrid
    14/07/2020 - 09:57
  • WHO: Banyak Negara Salah Arah Tangani Virus Corona
    WHO: Banyak Negara Salah Arah Tangani Virus Corona
    14/07/2020 - 09:56
  • ACT Group Tawarkan Apartemen Cambio Lofts di Era New Normal
    ACT Group Tawarkan Apartemen Cambio Lofts di Era New Normal
    14/07/2020 - 09:56
  • Menlu AS: Aksi China Memburu Sumber Daya Langgar Hukum
    Menlu AS: Aksi China Memburu Sumber Daya Langgar Hukum
    14/07/2020 - 09:53
  • Detik-detik Atta Halilintar Lamar Aurel Hermansyah Terungkap
    Detik-detik Atta Halilintar Lamar Aurel Hermansyah Terungkap
    14/07/2020 - 09:49
  • Nasib Karier Militer SBY, Jenderal TNI Tercerdas Tanpa Bintang 4
    Nasib Karier Militer SBY, Jenderal TNI Tercerdas Tanpa Bintang 4
    14/07/2020 - 07:02
  • Petaka di Menit Akhir, Manchester United Gagal Tembus 3 Besar
    Petaka di Menit Akhir, Manchester United Gagal Tembus 3 Besar
    14/07/2020 - 04:00
  • Real Madrid Menang Lagi, Peluang Juara LaLiga Makin Terbuka
    Real Madrid Menang Lagi, Peluang Juara LaLiga Makin Terbuka
    14/07/2020 - 04:56
  • Palsukan SNI dan Rugikan Negara, Polri Diminta Tangkap Pengusaha Ini
    Palsukan SNI dan Rugikan Negara, Polri Diminta Tangkap Pengusaha Ini
    14/07/2020 - 06:34
  • Nasi Padang Jadi Sumber Penularan Corona, Cek Faktanya
    Nasi Padang Jadi Sumber Penularan Corona, Cek Faktanya
    14/07/2020 - 06:00